Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DAN ASUPAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BADUTA Yulita, Yulita; Jairani, Eka Nenni; Lestari, Wanda; Nababan, Agnes Sry Vera
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v6i2.4058

Abstract

Nutritional deficiencies continue to be a public health issue in Indonesia, particularly in Posyandu Lasoni in Hilizoi Village. Inadequate dietary intake has a severe influence on children if it is not balanced; in the short term, it affects brain development and impairs physical growth, while in the long term, it reduces cognitive capacity and immunity. The study aimed to find out the associated mothers' knowledge of the first 1000 days of life and food intake with toddler nutritional status in Posyandu Lasoni, Hilizoi Village, Gido District, Nias Regency. This research was cross-sectional. Mothers with children aged 6 to 24 months were recruited from Posyandu. Chi-square analysis was used to analyze the data. The results showed that there was a relationship between the mother's knowledge about the first 1000 days of life and the nutritional status of children aged 6-24 months with a p-value = 0.010 (p <0.05), and there is a relationship between food intake for children under five and the nutritional status of children aged 6-24 months with a p-value = 0.013 (p <0.05). It was to expand the understanding of Posyandu cadres, health professionals should be provided training relating to the first 1000 days of life, and it is intended that mothers with under-five children would seek more health information and be more diligent in participating in Posyandu events every month.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Uluan Toba Lubis, Izmi Arisa Putri; Silaban, Elza D.C; Jairani, Eka Nenni; Lubis, Putri Rahmi Virani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang rentan karena pada fase ini terjadi berbagai perubahan signifikan, baik secara fisik maupun psikologis. Di usia ini, remaja kerap menghadapi berbagai persoalan yang bisa berdampak negatif terhadap kesehatannya, khususnya dalam hal status gizi. Salah satu permasalahan gizi yang paling umum dijumpai adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Salah satu pencegahan dari kekurangan zat besi ini adalah dengan mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang sudah dicanangkan oleh pemerintah untuk remaja putri melalui sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di SMA Negeri 1 Uluan Toba. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 120 siswi yang dipilih menggunakan tekhnik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi variabel pengetahuan, dukungan keluarga, dan dukungan teman sebaya. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,000), dukungan keluarga (p = 0,000), dan dukungan teman sebaya (p = 0,000) dengan kepatuhan konsumsi TTD. Remaja putri yang memiliki pengetahuan, dukungan keluarga dan dukungan teman sebaya yang baik akan memiliki banyak peluang untuk patuh dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TEPUNG PISANG BARANGAN DI DESA SIGUCI KABUPATEN DELISERDANG, SUMATERA UTARA Sukapiring, Dewi Novina; Sari, Dini Novita; Jairani, Eka Nenni; Keliat, Jane Melita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.450-454

Abstract

Siguci Village is one of the barangan banana producing villages in North Sumatera. The processing of banana has great prospect as one of business opportunities that increase the income of the local community. One of the processed products that can be made from barangan banana is banana flour the purpose of this training is to increase the understanding of the people of Siguci Villagr about the alternative processing of banana goods into banana flour. The method of implementation is by conducting training and direct assistance in the manufature of banana flour and conducting pre-test dan post-test based on the results of pre-test with an averange value of 23,3 and post-test with an averange value of 65 so it can be concluded that there is an increase in public understanding of the alternative processing of banana goods