Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Menikah Dini pada Remaja putri Gampong Kuta Baro yesidiana; Ambiah Nurdin; Ully Fitria; Kiki asrifa Dinen; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 1 (2024): January–March, Health Promotion and Disease Prevention
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1gpzq079

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan dibawah usia 19 tahun. Indonesia merupakan negara yang menduduki peringkat 37 pernikahan dini di dunia. Pada lingkup negara di ASEAN, Indonesia menempati urutan kedua setelah Kamboja. Remaja putri cenderung mendominasi peningkatan angka kasus pernikahan dini. Hal ini beresiko pada kesehatan reproduksi pada remaja. Maka penting bagi remaja putri dapat mengetahui pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai literatur mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi dan menikah dini pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan literature review yangbersumber dari Pubmed, Scincedirect dan berbagai artikel penelitian serta laporan kasus dalam bahasa Indonesia, maupun bahasa Inggris. Ditentukan 8 sumber artikel yang layak dan relevan untuk digunakan dalam literature review. Sumber memperlihatkan hasil mengenai pengetahuan remaja putri terhadap kesehatan reproduksi, faktor yang mempengaruhi pernikahan dini, serta dampak akibat dari pernikahan dini pada remaja putri. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dini terbanyak selain budaya adalah minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Perlu dilakukan upaya peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pernikahan dini secara efektif seperti kampanye mengenai kedua hal tersebut melalui media sosial yang digunakan oleh remaja.
GAMBARAN PENCAPAIN IMUNISASI BALITA PUKESMAS TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA maulidia lidya; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8tgb8e84

Abstract

: Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan pemberantasan penyakit menular. Tingginya angka kematian anak dan bayi di Indonesia menyebabkan menurunnya derajat kesehatan masyarakat, salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan imunisasi dasar pada bayi dan anak secara lengkap. Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien dalam mencegah penyakit dan menurunkan angka kematian seperti cacar, polio, tubercolosis, hepatitis B, difteri, campak, rubella dan sindrom kecacatan bawaan akibat rubella (congenital rubella syndrome/CRS), tetanus, pneumonia (radang paru) serta meningitis (radang selaput otak).penelitian yang dilakukan di trienggadeng  menunjukkan adanya penurunan cakupan imunisasi dasar setelah adanya pandemi COVID-19 dari 79% menjadi 64% .
Pengerahuan Kesehatan Reproduksi dan Menika Dini pada Remaja Putri yesidiana; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/h1vcwd73

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang di lakukan oleh pasangan dibawa usia 19 tahun indonesia merupakan negara yang menduduki peringkat 37 pernikahan dini didunia.Pada lingkup negara di ASEAN, indonesia menempati urutan kedua setelah Kamboja,Remaja putri cenderung mendominasi peningkatan angka kasus pernikahan dini Hal ini berisiko pada kesehatan reproduksi pada remaja  maka penting bagi remaja putri dapat mengetahui pengrtahuan mengenai kesehatan reproduksi dan pernikahan dini penelitian bertujuan untuk menelaah berbagai literatur mengenai kesehatan reproduksi remaja dan menika dini pada remaja putri .Metode penitian menggunakan literature review yang bersumber dari pubmed,scincedirect dan berbagai artikel penlitian serta laporan kasus bahasa indonesia maupun inggris.
Eduksi giji pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil karmila br sihotang; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mmffx789

Abstract

Eduksi gisi pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil. stunting menggambar kan adanya masalah gizi koronis, di pengaruhi kondisi ibu atau calon bayi,masa janin, dan bayi balita,termasuk peyakit yang di derita selama masa balita,dampak buruk stunting jangka panjang menurunnya kemampuan kongnitif dan prestasi belajar,menurun nya kekebalan tubuh,dan resiko tinggi untuk muncul nya penyakit diabetes,kegemukan,peyakit jantung dan pembuluh darah, kanker,stroke,dan disabilitas pada usia tua,serta kualitas kerja yang kurang.upaya perbaikan yang di perlukan untuk mengatasi stunting salah satu nya melalaui intervensi gizi spesifik pada ibu hamil.
Tring Kunengsebagai Media Pengobatan Tradisionalpada Masyarakat Aceh Dan Kalimantan Novita Mlina; Ambia Nurdin; Kiki Asrifa Dinen; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/hsm2mx51

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmengetahuisecaramendalamtentangpengertiansehat dan sakitmenurutmasyarakat  Aceh di Gampong Gle Putoh, makna media TriengKunengdalampengobatantradisional, dan kepercayaanmasyarakatterhadappengobatantradisional. Pendekatanpenelitianinimenggunakanpendekatanpenelitiankualitatifdenganjenismetodepenelitianetnografi, pengujiankeabsahan data menggunakanteknikanalisis data kualitatif. Teori interpretatifdigunakansebagaipisauanalisisuntukmenginterpretasikanpraktik-praktikmanusia yang bermakna. Sehinggateknikpengumpulan data dengancaraobservasi, wawancara dan dokumentasi. Data diperolehdarisumberberupa orang, tempat dan arsipataudokumen. Hasil penelitianmenunjukkanbahwapemilihanupayapenyembuhanpenyakit yang sesuai oleh masyarakat, juga ditentukanataspersepsipenyebabdaripenyakit dan rasa sakit yang wajaratautidakwajar 
PEMAHAMAN MASYARAKAT PEDESAAN TERHADAP MANFAAT ASURANSI KSEHATAN INDONESIA MUSFIRA FIRA; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/36q0jn41

Abstract

ABSTRAKAsuransi kesehatan merupakan salah satu instrumen penting dalam perlindungan kesehatanmasyarakat, termasuk di wilayah pedesaan yang sering kali menghadapi tantanganaksesibilitas dan keuangan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Penelitianini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman masyarakat desa terkait pemanfaatanasuransi kesehatan di Indonesia melalui pendekatan tinjauan literatur. Hasil analisis literaturmenunjukkan bahwa pemahaman masyarakat desa terhadap asuransi kesehatan masihterbatas, dengan tingkat pengetahuan yang rendah tentang manfaat, jenis-jenis, danmekanisme asuransi kesehatan. Kata kunci: asuransi kesehatan; masyarakat desa; manfaat asuransi ABSTRACTHealth insurance is one of the important instruments in the protection of public health,including in rural areas that often face accessibility and financial challenges in obtainingadequate health services. This study aims to describe the understanding of ruralcommunities regarding the utilization of health insurance in Indonesia through a literaturereview approach. The results of the literature analysis show that the understanding of healthinsurance among rural communities is still limited, with a low level of knowledge about thebenefits, types, and mechanisms of health insurance.Keywords: health insurance; village community; insurance benefits  
ANALISIS LIBERATUR : INTERVENSI EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA nur atiya; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rs1as094

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalam darah lebih rendah dari biasanya. Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang serius yang salah satunya menyerang wanita hamil. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 37% wanita hamil di seluruh dunia menderita anemia (WHO, 2023). Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah tinjauan literatur yang membahas literatur mengenai intervensi anemia pada ibu hamil. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “Intervensi Efektif untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia” sampai akhirnya diperoleh 10 literatur yang relevan untuk menyusun artikel ini. Terdapat pengaruh signifikan terkait peningkatan kadar hb dari pemberian seduhan bunga rosella, konsumsi rumput laut, pemberian pisang ambon dan pepaya, konsumsi teh daun katuk, pemberian telur ayam kampung, pemberian jus buah bit, jus bayam merah, jus buah naga dan jambu biji, pemberian kurma dan sari kacang hijau pada ibu hamil anemia. Berdasarkan pengamatan liberatur terkait penelitian dapat menyimpulkan pemberian makanan yang kaya akan zat besi, asam folat, mineral dan vitamin dapat meningkatkan kadar Hb secara signifikan dan pemberian tablet Fe juga terbukti efektif dalam meningkatkan kadar Hb serta kombinasi makanan yang mengandung vitamin dan tablet Fe dapat memberikan efek yang lebih optimal dalam meningkatkan kadar Hb.
Hubungan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Terhadap kejadian Diare : Literature Review Putri Rifka; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/q548et69

Abstract

Beberapa Faktor yang menjadi penyebab timbulnya penyakit diare di sebabkan oleh kuman melalui kontaminasi makanan/minuman yang tercemar tinja/kontak langsung dengan penderita,sedangkan faktor-faktor penjamu dan faktor lingkungan. Prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang buruk dapat mempengaruhi dengan kejadian diare. Perilaku hidup bersih dan sehat seseorang sangat berhubungan dengan peningkatkan derajat kesehatan individu, keluarga, masyarakat dan lingkungannya. Sehingga dengan berperilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari akan menghindarkan kita dari berbagai penyakit terutama penyakit-penyakit infeksi seperti diare. Apabila faktor lingkungan tidak sehat karena tercemar kuman diare serta berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat pula yaitu melalui makanan dan minuman maka dapat menimbulkan kejadian penyakit diare Berdasarkan data World Health Organization (WHO), Penyakit diare merupakan masalah global dengan potensi kejadian luar biasa yang sering di sertai dengan kesakitan dan kematian. literature review ini bertujuan untuk menggambarkan keterkaitan PHBS dengan kejadia diare.   
Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Cara Periksa Payudara Sendiri Feby Anggi Astuti; ambia Nurdin; Meylissa; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April–June, Community Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bjhsq029

Abstract

Abstract: Knowledge of women about the risks and benefits of early detection of breast cancer positively affect their health beliefs, attitudes, and behaviors so that health care professionals can develop effective breast health programs. InIndonesian,foundmorethan80% of casesareat an advanced stage, so thattreatment effortsachieve a curedifficult. One of theearly detectionof breastcancerisbreast self-examinationbehavior(BSE). The purpose of the study was to determine the correlation between the knowledge about breast cancer with breast self-examination method. This research uses an analytic descriptive study design cross sectional approach. The sampling technique is total sampling with a number for research subjects consisted of 64 female college student grade IV from Nursing program science. Measuring instrument used are questionnaires and statistical analysis used was chi square with the aid of the computer program SPSS. The results of the 64 respondents indicate that there were 37 people (57,8%) had a high knowledge about breast cancer and 27 people (42,2%) had low knowledge level, while there were 33 people (51,6%) had good BSE method, and 31 people (48,4%) had an favorable BSE method. The statistical result is p = 0,96 (α = 0,05). In conclusion there is no relationship between knowledge of breast cancer with breast self-examination method. Expected of the research to be developed in a way related to the effect of BSE method toward incidence of breast cancer. Key words: Knowledge, Breast Cancer, Breast self-examination method Abstrak: Pengetahuan perempuan tentang risiko dan manfaat dari deteksi dini kanker payudara berpengaruh positif terhadap keyakinan mereka tentang kesehatan, sikap, dan perilaku, sehingga perawatan kesehatan profesional dapat mengembangkan program kesehatan payudara yang efektif. Di Indonesia ditemukan lebih dari 80% kasus berada pada stadium lanjut, sehingga upaya pengobatan mencapai kesembuhan sulit dilakukan.Salah satu upaya deteksi dini kanker payudara adalah periksa payudara sendiri (SADARI).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan tentang kanker payudara dengan cara periksa payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Tekniksampling yang digunakan adalah total sampling dengan subjek penelitian sejumlah 64 yang terdiri dari mahasiswi semester IV Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UNSRAT. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner danuji statistik yang digunakan adalah chi square dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian dari 64 responden menunjukkan bahwa terdapat responden dengan pengetahuan tentang kanker payudara tinggi yakni sejumlah 37 orang (57,8%),berpengetahuan rendah sejumlah 27 orang (42,2%), sedangkan responden dengan cara sadari yang baik sejumlah 33 orang (51,6%) dan yang melakukan cara sadari dengan tidak baik sebanyak 31 orang (48,4%). Hasil uji statistik p = 0,96 ( α = 0,05). Kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kanker payudara dengan cara periksa payudara sendiri. Diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan terkait dengan pengaruh cara sadari terhadap kejadian kanker payudara.  
PERANAN ETIKA KESEHATAN (THE ROLE OF HEALTH ETHICS) tiaafdila dila; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Reza Kurnia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/befd7n15

Abstract

Etika kesehatan punya peran sangat penting dalam medis dan perawatan kesehatan dengan menciptakan keseimbangan antara pelayanan optimal dan perlindungan hak pasien. Teori deontologi, seperti yang digunakan dalam etika kesehatan, menekankan kewajiban moral mutlak, memprioritaskan tindakan yang benar tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, termasuk prinsip-prinsip moral seperti keadilan dan otonomi pasien (Komada et al., 2023; Smith et al., 2023). Perlunya etika kesehatan tercermin dalam konsep otonomi pasien, yang menempatkan pasien sebagai individu yang berkompeten dan berhak membuat keputusan terkait perawatan kesehatannya. Teori ini menunjukkan bahwa menghormati otonomi pasien adalah aspek krusial dari pelayanan kesehatan yang etis (Krubiner et al., 2023). Selain itu, pandangan utilitarianisme, yang mengejar kebahagiaan maksimal bagi jumlah orang, dapat diterapkan dalam memilih tindakan perawatan kesehatan yang memberikan manfaat terbesar bagi sebanyak mungkin pasien (Jose et al., 2023). Etika, sebagai cabang filsafat yang membahas prinsip-prinsip moral, punya peran penting dalam membimbing perilaku manusia. Aristoteles, Immanuel Kant, Jeremy Bentham, dan John Stuart Mill adalah tokoh-tokoh kunci dengan pendekatan etika yang berbeda. Prinsip-prinsip etika, seperti otonomi, kebaikan, keadilan, dan tidak melukai, menjadi panduan utama dalam bidang kesehatan, memastikan integritas dan kesejahteraan pasien. Dalam perspektif , etika kesehatan mencakup dimensi fisik, moral, dan spiritual. Al-Ghazali dan konsep "Adab al-Tabib" menyoroti keseimbangan antara tubuh dan jiwa, serta tanggung jawab moral dokter. Penelitian "Etika Kerahasiaan Medis: Asal Mula Perspektif Hukum " oleh Sayyed Mohamed Muhsin menunjukkan bahwa prinsip kerahasiaan medis dalam berakar pada nilai-nilai agama untuk melindungi hak privasi individu. Saran untuk peneliti di masa mendatang adalah mendalaminya lebih lanjut dengan mengeksplorasi penerapan prinsip-prinsip etika dalam situasi kesehatan yang lebih spesifik, serta melibatkan perspektif budaya dan agama lainnya. Hal ini akan membantu memperluas pemahaman kita tentang kompleksitas etika kesehatan dalam masyarakat yang semakin beragam.