Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

DIRECTING A FICTIONAL FILM ABOUT BLACKMAIL AS A FORM OF CYBER GENDER-BASED VIOLENCE AGAINST WOMEN fatani, bilaal ruziqa; adi, anggar erdhina; anwar, Ardy Aprilian
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan berbasis siber adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan perbuatan yang melanggar hukum, yang mana perbuatan tersebut dilakukan lewat media online atau berbasis siber. Menurut data yang dipaparkan oleh Komnas Perempuan, blackmail termasuk ke dalam salah satu bentuk kekerasan berbasis siber yang menyasar para perempuan. Perancangan ini bertujuan untuk menyediakan platform edukatif dan informatif tentang pentingnya perlindungan terhadap korban blackmail. Sebanyak 6.305 kasus dicatat oleh Komnas Perempuan pada tahun 2023, dengan Jawa Barat sebagai provinsi yang mencatat jumlah kasus tertinggi. Blackmail sebagai bentuk Kekerasan Berbasis Gender Siber memberikan dampak sosial kepada korbannya. Tindakan pemerasan merusak berbagai aspek kehidupan sosial korban, terutama merusak hubungan pribadi korban. Dengan pemilihan media film pendek fiksi dan dengan pendekatan penyutradaraan, diharapkan film ini nantinya dapat memberikan tontonan menarik sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak sosial blackmail sebagai bentuk kekerasan berbasis gender siber dan mendorong diskusi serta tindakan nyata untuk melindungi korban KBGS. Kata kunci: penyutradaraan, dampak sosial, perempuan, blackmail, KBGS
FILM TOURISM: A CASE STUDY OF SUMEDANG AS SUNDANESE CULTURAL PUSEUR Denny Nugraha, Novian; Erdhina Adi, Anggar; Budi Haswati, Sri Mharani; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v13i2.4022

Abstract

As a Sundanese Cultural Puseur (center), Sumedang Regency can arguably increase Local Own-Source Revenues (PAD – Pendapatan Asli Daerah) for the Sumedang Municipal Government. Hence, this artistic study aims to offer a positive identity for Sumedang Regency through film tourism. Specifically, this research employs a practical method to produce a film tourism creation titled “Historical Land of Pasundan.” The results indicate that the visual look of the Sumedang film tourism is quite complex and dynamic, demonstrating the regency’s superior potential, culinary offerings, and indigenous Sundanese culture. Sumedang is specifically labeled as the  Sundanese Culture Puseur partly due to its historical significance and to attract a greater number of domestic and international tourists. This film tourism captures many images containing wide shots, close-ups, and camera movements and hence appears to be very dynamic as a part of the tourism and creative industry’s efforts to recover from the Covid-19 effects.
PENATAAN KAMERA FILM ASMARALOKA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI TAMAN BUNGA NUSANTARA Vionita Radjawane, Elsay; Erdhina Adi, Anggar; Guna Putra, Wibisono Tegar
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bukan hanya keindahan alam yang menarik para wisatawan untuk datangke Kota Bandung, namun juga banyaknya tempat wisata yang unik. Minatmasyarakat untuk berwisata paska pandemi terhalang oleh PemberlakuanPembatasan Kegiatan Masyarakat, atau yang sering kita sebut dengan istilahPPKM. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandungmenyampaikan bahwa terjadi penurunan minat wisatawan sebesar 50 persen.Penelitian ini dibuat dengan latar belakang menurunnya minat wisatawan di masapaska pandemic covid-19. Penelitian ini dirancang menggunakan metodekualitatif, yaitu dengan cara mengumpulkan data yang penulis dapatkan melaluibeberapa sumber. Selain bertujuan untuk meningkatkan kembali minatwisatawan dan mendongkrak kembali perekonomian di Kota Bandung, penelitianini juga bertujuan untuk melihat perkembangan media film sebagai salah satumedia yang dapat berguna untuk mempromosikan tempat wisata.Kata Kunci: pariwisata, paska pandemi, ekonomi kreatif
PERANCANGAN SETTING DAN PROPERTY DALAM FILM TOURISM KONSERVASI MANGROVE CEMARA Novalisa, Yoan Melliana; Adi, Anggar Erdhina; Mario, Mario
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Ekowisata memiliki manfaat berupa peningkatan ekonomi, perlindungan sumberdaya  alam,  budaya  serta  peningkatan  kualitas  hidup.  Salah  satunya Konservasi Mangrove Cemara berada di Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Namun, Konservasi  Mangrove  Cemara  kurang  dikenal  masyarakat  Banyuwangi  karena kurangnya  promosi  oleh  masyarakat  setempat.  Perancangan  film  tourism  ini bertujuan  untuk  memperkenalkan  Konservasi  Mangrove  Cemara  agar  lebih dikenal  masyarakat  Banyuwangi.  Penelitian  kualitatif  digunakan  dalam perancangan ini dengan observasi, wawancara, studi pustaka dan kuisioner untuk menentukan  khalayak  sasar.  Perancangan  ini  menggunakan  pendekatan  studi kasus dengan unit analisis konservasi, pendidikan dan rekreasi untuk menganalisis potensi  dan  permasalahan  di  Konservasi  Mangrove  Cemara,  serta  sebagai landasan  pemikiran  dalam  merancang  setting  dan  property.  Berdasarkan  hasil analisis,  belum  ada  media  yang  memberikan  informasi  mengenai  potensi  dan manfaat  Konservasi  Mangrove  Cemara.  Dikarenakan  kurangnya  sumberdaya manusia  dan  ilmu  yang memadai  terkait  promosi  yang  menyebabkan  promosi hanya  dilakukan  dari  mulut  ke  mulut.  Sehingga  Konservasi  Mangrove  Cemara kurang dikenal masyarakat Banyuwangi. Rancangan media yang dihasilkan adalah film  tourism  untuk  memperkenalkan  Konservasi  Mangrove  Cemara  kepada masyarakat Banyuwangi berusia 17-25 tahun. Film tourism ini akan menampilkan keindahan  alam  dan  kegiatan  wisata  yang  ada  di  Konservasi Mangrove  Cemara dengan  fokus  pada  ranah  desainer  produksi  yang menciptakan  dan merancang setting dan property, wardrobe dan make-up dengan identitas natural dalam film tourism.  Kata  kunci  :  konservasi  mangrove  cemara,  film  tourism,  desainer  produksi, identitas natural.
PENYUTRADARAAN FILM DOKUMENTER TENTANG PENGARUH INSTAGRAM TERHADAP GAYA BERPAKAIAN MAHASISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG Alfa Husada, Abdurrasyid; Erdhina Adi, Anggar; Maharani, Adinda
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya berpakaian saat ini menjadi faktor penting bagi mahasiswa untuk menunjukan identitas diri dan mengekspresikan perasaannya. Oleh karena itu, terdapat beberapa mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom Bandung mengikuti tren gaya berpakaian melalui media sosial tanpa mempertimbangkan dengan kesesuaian dirinya sendiri. Saat ini Instagram merupakan media sosial yang diminati oleh mahasiswa dikarenakan fitur dan konten yang diberikan oleh Instagram. Di Instagram mahasiswa bisa menemukan banyak referensi dan dan tren gaya berpakaian yang sedang populer. Sehingga media Instagram dinilai dapat mempengaruhi gaya berpakaian mahasiswa DKV Universitas Telkom Bandung. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan informasi mengenai bagaimana media Instagram dapat mempengaruhi gaya berpakaian mahasiswa DKV di Universitas Telkom Bandung serta memberikan informasi mengenai kesadaran mahasiswa terhadap tren gaya berpakain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka sebagai instrumen pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sosial. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom Bandung yang aktif menggunakan Instagram. Penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram berpengaruh terhadap gaya berpakaian mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Telkom Bandung. Mahasiswa mengubah gaya berpakaiannya berdasarkan inspirasi gaya berpakaian pengguna yang diikutinya di Instagram. Perubahan tersebut terjadi atas dorongan dari dirinya sendiri maupun dari lingkungannya.Kata kunci: Gaya Berpakaian, Media Sosial, Instagram, Tren, Penyutradaraan
PENYUTRADARAAN FILM DOKUMENTER OBSERVASIONAL TENTANG PENGHAYAT ALIRAN KEBATINAN KAPRIBADEN DI WANGON Rahindra, Nanda Krisna; Erdhina Adi, Anggar; Fiandra, Yosa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Di dalam masyarakat modern Indonesia, masih terdapat beberapa kelompok yang memegang teguh ajaran tradisi dari nenek moyangnya, salah satunya adalah penghayat aliran keba__nan Kapribaden. Penghayat aliran keba__nan Kapribaden sering diasosiasikan dengan kegiatan kultus yang menekankan pada pemahaman mis__k dan klenik yang ditunjukkan dengan kegiatan sembahyangan serta penggunaan sesaji di dalam ak__vitasnya. Hasil peneli__an menunjukkan bahwa ke__daktahuan masyarakat awam akan makna dibalik ajaran Kapribaden menyebabkan keberadaan penghayat Kapribaden seringkali dihadapkan dengan resistensi dari masyarakat awam pemeluk agama konvensional yang diakui negara. Fenomena ini diangkat ke dalam perancangan __lm dokumenter observasional dengan pendekatan etnogra__ untuk memberikan gambaran mengenai pola perilaku, sistem kepercayaan, nilai-nilai, bahasa, serta nilai-nilai yang terkandung di dalam kehidupan penghayat Kapribaden. Kata Kunci: Aliran Kapribaden, Film Dokumenter Observasional, Penyutradaraan.
Dokumenter Animasi: Sebuah Kritik Wacana Visual Adi, Anggar Erdhina
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 2 No. 2 (2011)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v2i2.555

Abstract

Animation documentary is a contemporary phenomen, it come together with reality and film naration, eventhough the value of reality  does not fixed. By psychoanalisis approach, this article try to explore the value of ideology as visual image representation about reality. Debating of visual image does not as reality representation, and it can be minimalized by understanding of visual metaphore which used by animation documentary filmmaker.Key words : film, documentary, animation, psychoanalysis, and ideology     
MITOS KULTURAL DALAM OBJEK DESAIN: Analisis Terhadap Karakter Antropomorfis Adi, Anggar Erdhina
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 3 No. 1 (2011)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v3i1.631

Abstract

Culture is always evolving and changing to follow the society development. The result alwaysleaves footstep in the form of value or artifacts. The character design in the past was amanifestation of the people culture as expression value in the form of artifacts, one of theforms is anthropomorphic characters. Meanwhile, in the modern era the realization comes inmany forms; for instance movies, comics, and novels with a variety of designs. This embodimentcannot be separated from the cultural values as a constituent. The object is understood asa truth because it becomes a cultural myth. This paper attempts to interpret the phenomenonof design objects in the form of character anthropomorphic as a design object.
FILM TOURISM: A CASE STUDY OF SUMEDANG AS SUNDANESE CULTURAL PUSEUR Denny Nugraha, Novian; Erdhina Adi, Anggar; Budi Haswati, Sri Mharani; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v13i2.4022

Abstract

As a Sundanese Cultural Puseur (center), Sumedang Regency can arguably increase Local Own-Source Revenues (PAD – Pendapatan Asli Daerah) for the Sumedang Municipal Government. Hence, this artistic study aims to offer a positive identity for Sumedang Regency through film tourism. Specifically, this research employs a practical method to produce a film tourism creation titled “Historical Land of Pasundan.” The results indicate that the visual look of the Sumedang film tourism is quite complex and dynamic, demonstrating the regency’s superior potential, culinary offerings, and indigenous Sundanese culture. Sumedang is specifically labeled as the  Sundanese Culture Puseur partly due to its historical significance and to attract a greater number of domestic and international tourists. This film tourism captures many images containing wide shots, close-ups, and camera movements and hence appears to be very dynamic as a part of the tourism and creative industry’s efforts to recover from the Covid-19 effects.