Riko Andrian
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Genealogi Ilmu Balaghah dalam Peradaban Islam: Kajian Historis Dan Epistemologis Erka Pulungan; Hadi Zain; Husnatul Hamidiyyah; Riko Andrian
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8237

Abstract

Artikel ini mengkaji genealogi ilmu balaghah dalam peradaban Islam melalui pendekatan historis-epistemologis. Dengan menggunakan metode library research dan analisis deskriptif-komparatif, penelitian ini menelusuri perkembangan ilmu balaghah dari fase embrionik (abad ke-2 H) hingga sistematisasi skolastik (abad ke-6 H ke atas). Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu balaghah lahir bukan sebagai disiplin independen, melainkan sebagai respons intelektual terhadap tantangan membuktikan i'jaz al-Qur'an. Tiga tokoh sentral—Al-Jahiz, Abdul Qahir al-Jurjani, dan Al-Sakkaki—memainkan peran paling krusial dalam membentuk kerangka epistemologis ilmu ini. Temuan utama artikel ini adalah bahwa balaghah tidak hanya berfungsi sebagai alat retorika, melainkan sebagai sistem ilmu yang memiliki fondasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis tersendiri dalam tradisi keilmuan Islam.
Paradigms of Arabic Language Learning: A Critical Review of Religious Linguistics, Interdisciplinary Perspectives, and Arabic for Specific Purposes (ASP) Widiya Yul; Ahmad Fikri; Riko Andrian
AL-TA'RIB : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/altarib.v14i1.11233

Abstract

The increasing diversification of Arabic language education in Islamic higher education has generated competing learning paradigms that often operate in isolation and produce fragmented learner competencies. This study critically examines three dominant paradigms of Arabic language learning at the State Islamic Institute of Kerinci: Religious-Linguistics, the Interdisciplinary Approach, and Arabic for Specific Purposes (ASP). Employing a qualitative critical review design, the study analyzes the epistemological foundations, pedagogical orientations, strengths, and limitations of each paradigm within contemporary Arabic language education. The findings reveal that the Religious-Linguistics paradigm effectively develops classical textual literacy and Islamic scholarship but provides limited support for communicative competence in modern contexts. The Interdisciplinary Approach enhances academic relevance across disciplines, yet its engagement with turāth-based literacy remains insufficient. Meanwhile, ASP strengthens professional and academic communication skills but tends to emphasize technical language functions at the expense of broader epistemological and value-oriented dimensions. The analysis demonstrates that the separation of these paradigms contributes to an imbalance in students’ intellectual, communicative, and professional competencies. In response, this study proposes an Integrative Arabic Learning Paradigm that synthesizes epistemological, dialogical, and pragmatic dimensions into a unified framework. This model offers a conceptual foundation for developing more holistic, context-responsive, and globally competitive Arabic language curricula in Islamic higher education.
Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Transformasi Pedagogis, Efektivitas, dan Tantangan Etis Riko Andrian; Dinda Puspa Kirana; Siti Afifah Meisaroh; Eka Ramayani; Ummu Tsumairo; Muhammad Habib Riziq
AL-FIKRA Vol 25 No 1 (2026): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan semakin cepat masuk ke kelas bahasa, tetapi bukti untuk pembelajaran bahasa Arab masih tersebar pada kajian generative AI, pengenalan ujaran, dukungan menulis, dan mobile learning. Penelitian ini mensintesis literatur bereputasi untuk mengidentifikasi kontribusi AI yang dapat dipertanggungjawabkan dalam Pendidikan Bahasa Arab serta batas transfer temuan dari bahasa lain. Penelitian menggunakan structured integrative literature review dengan prioritas jurnal Scopus Q1–Q3 dan metadata DOI yang dapat ditelusuri. Studi dikodekan berdasarkan keterampilan bahasa, fungsi AI, peran pembelajar, orkestrasi guru, bukti hasil belajar, variasi bahasa Arab, dan risiko etik. Sintesis menunjukkan bahwa AI paling berguna sebagai scaffolding untuk menulis iteratif, umpan balik, diagnosis pelafalan, latihan kosakata, dan interaksi personal berisiko rendah. Nilainya menurun ketika keluaran Arab diterima tanpa verifikasi, ragam dialek dan Bahasa Arab Standar Modern diperlakukan sama, atau asesmen mengabaikan kepengarangan dan proses belajar. Penelitian menawarkan ARABI-AI Alignment Framework yang menghubungkan akurasi linguistik Arab, pedagogi bertanggung jawab, personalisasi adaptif, umpan balik manusia–AI dua arah, dan integritas.