Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Berbasis Pengabdian Masyarakat Berorientasi Digital dan Kolaboratif sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Pemberdayaan Sosial : Pengabdian Hegar Harini; Ahmad Jauhari Hamid Ripki; Herlina; Arifannisa; Nor Khakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya literatur akademik mengenai pengabdian masyarakat dengan mengkaji konsep, implementasi, manfaat, tantangan, dan strategi pengembangan manajemen pendidikan berbasis pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan teknologi digital serta kolaborasi multipihak. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar dan berbagai sumber resmi yang kredibel yang diterbitkan pada periode 1984–2026. Pada tahap awal ditemukan 50 artikel yang relevan, kemudian setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 29 artikel dipilih untuk dianalisis. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, sintesis literatur, dan interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pengabdian masyarakat, digitalisasi, dan kolaborasi mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, literasi digital, kemampuan pemecahan masalah, serta kompetensi sosial peserta didik, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan belum optimalnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Artificial Intelligence dalam Pendidikan: Implikasi Pemanfaatan ChatGPT Terhadap Kualitas Pembelajaran dan Etika Akademik Hegar Harini; Arbiana Putri; Herlina; Nurhasanah; Nor Khakim
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5652

Abstract

This study aims to analyze the implications of ChatGPT utilization on learning quality and academic ethics in the context of modern education. The method used is a literature review with a qualitative approach and descriptive analysis of 31 selected articles from a total of 50 sources obtained through Google Scholar within the period 1977–2026. Data analysis techniques involving data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results show that the use of ChatGPT contributes to improved learning efficiency, conceptual understanding, and flexibility in the learning process. On the other hand, there are risks of technology dependency, potential decline in critical thinking skills, and increasing violations of academic ethics such as plagiarism. The discussion also highlights the need to strengthen digital literacy, develop authentic assessment models, and establish clear institutional policies to optimize the use of this technology. The use of ChatGPT in education requires a balance between technological innovation and the strengthening of ethical values in order to provide sustainable benefits. This study has limitations as it is based solely on a literature review of 31 articles; consequently, it does not fully represent the development of ChatGPT’s use in education. Further research is recommended to develop empirical studies, strengthen digital literacy and authentic assessment, and formulate policies that balance technological innovation and academic ethics