Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

RELATIONSHIP BETWEEN ROOM HEAD SUPERVISION AND NURSES COMPLIANCE IN IMPLEMENTING FALL RISK PREVENTION IN THE INPATIENT ROOM OF ARIFIN ACHMAD HOSPITAL Hikmah, Muttakhidatul; Suci, Wice Purwani; Dwi Guna, Stephanie
Journal of Vocational Nursing Vol. 6 No. 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v6i2.67425

Abstract

Introduction: The purpose of this research was to determine the relationship between room head supervision and nurses’ compliance in implementing fall risk prevention in the inpatient room at Arifin Achmad Hospital. Methods: This research used a descriptive correlative design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 76 respondents, selected using the total sampling technique. Supervision was measured using a 28-item questionnaire, consisting of 17 favorable items and 11 unfavorable items, with a Cronbach’s alpha reliability coefficient of 0.912. Nurse compliance was measured using a 9-item questionnaire, with a Cronbach’s alpha reliability coefficient of 0.973. Data were analyzed using bivariate analysis with the chi-square test. Results: The results of the study showed that 39 nurses (51.3%) were in the compliant category in implementing fall risk prevention. Most of the compliant nurses received good supervision from the head room, as reported by 29 nurses (72.5%). Meanwhile, among the 37 nurses (48.7%) in the less compliant category, the majority received poor supervision from the head room, as stated by 26 nurses (72.2%). The statistical test results showed a p-value of 0.000 (< 0.05), indicating that the null hypothesis (H₀) was rejected. Conclusions: It can be concluded that there is a significant relationship between head room supervision and nurses’ compliance in implementing fall risk prevention in the inpatient rooms of Arifin Achmad Hospital.
Hubungan Persepsi Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Inspeksi Visual Asetat dengan Intensi Deteksi Dini Kanker Serviks Furqon, Muhammad; Utami, Sri; Suci, Wice Purwani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1464

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang paling banyak diderita wanita yang terjadi pada organ reproduksi yaitu leher rahim. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV). IVA menjadikan pilihan yang lebih efektif dan efiesien untuk dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian kanker serviks pada WUS. Persepsi WUS tentang pemeriksaan IVA dapat dipengaruhi oleh intensi deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan persepsi WUS tentang IVA terhadap intensi deteksi dini kanker serviks di RI. Sidomulyo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 99 responden yang diambil teknik accidental sampling dan kriteria inklusi WUS di wilayah Puskesmas RI Sidomulyo. Analisis yang digunakan adalah menggunakan Chi Square. Penelitian menemukan sebanyak 49 responden (68,1%) wanita usia subur  memiliki persepsi negatif dengan intensi rendah, dan sebanyak 8 responden (29,6%) wanita usia subur memiliki persepsi positif dengan intensi rendah. Hasil uji statistic menunjukkan ada hubungan persepsi WUS tentang IVA terhadap intensi deteksi dini kanker serviks di wilayah kerja Puskesmas RI. Sidomulyo (p value (0,000) < α (0,05)). Terdapat hubungan persepsi WUS tentang IVA terhadap intensi deteksi dini kanker serviks di wilayah kerja Puskesmas RI. Sidomulyo.
Peningkatan Budaya Keselamatan Pasien melalui Pemberdayaan Champion Keselamatan Pasien Suci, Wice Purwani
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 2/Nomor 2/Juli 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.727 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v2i2.17

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan champion keselamatan pasien terhadap penerapan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Haji Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan pre-experiment design: pretest-posttest without control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 81 perawat. Data dianalisis dengan menggunakan tes mcnemar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan persentasi penerapan budaya keselamatan pasien setelah program pemberdayaan champion keselamatan pasien dengan pengaruh yang tidak bermakna secara statistik (p= 0,451; CI= 0.084-0.928). Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan pemberdayaan champion keselamatan pasien untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien. Pengembangan ini harus memperhatikan kriteria champion keselamatan pasien dan kondisi rumah sakit.
Gambaran Perilaku Perawat dalam Pencegahan Phlebitis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Tampubolon, Maria Silvia; Suci, Wice Purwani; Aulia, Nur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3846

Abstract

Perawat adalah tenaga kesehatan yang berperan penting dalam pelaksanaan asuhan keperawatan, termasuk tindakan pencegahan phlebitis pada pasien yang mendapatkan terapi intravena. Phlebitis merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi akibat pemasangan infus dan masih menjadi indikator mutu penting dalam pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 101 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distibusi frekuensi pada setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan phlebitis. Sebanyak 95 perawat (94,1%) memiliki pengetahuan yang baik, 97 perawat (96%) memiliki sikap positif, dan 88 perawat (87,1%) melakukan tindakan pencegahan dengan baik. Perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis berada dalam kategori baik. Namun demikian, hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan upaya edukasi, pelatihan, dan pemantauan berkelanjutan agar kejadian phlebitis dapat ditekan dan mutu pelayanan semakin optimal.
Gambaran Penggunaan Aplikasi Kesehatan Mobile dan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Dheby Putri Artiray; Misrawati Misrawati; Wice Purwani Suci
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30122

Abstract

Komplikasi pada ibu hamil dapat menyebabkan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Pengetahuan seorang ibu mengenai kehamilan dapat memberikan pengaruh terhadap pencegahan dan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). Edukasi kesehatan dapat melalui aplikasi kehamilan ibu hamil namun penggunaan aplikasi kesehatan ibu hamil masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan aplikasi Kesehatan mobile ibu hamil dan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki sebanyak 61 responden, yang ditentukan dengan teknik non- probabilitas yaitu purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Mayoritas ibu hamil berusia 20-35 tahun (95,1%), usia kehamilan trimester 3 (42,6%), primigravida (59,0%), tingkat pendidikan terakhir pendidikan menengah (49,2%) dan status pekerjaan tidak bekerja atau IRT (63,9%). Frekuensi penggunaan aplikasi kesehatan mobile ibu hamil menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan aplikasi responden adalah rendah sebanyak 36 responden (59,0%) dan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan didapatkan hasil pengetahuan baik sebanyak 39 responden (63,9%). Pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan mayoritas baik tetapi frekuensi penggunaan aplikasi kesehatan mobile pada ibu hamil adalah rendah.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Nutriteens Sebagai Program Berbasis Internet Untuk Pengontrolan Asupan Nutrisi Pada Remaja Obesitas: Studi Kuasi Eksperimen Syeptri Agiani Putri; Wice Purwani Suci; Ririn Muthia Zukhra; Fathra Annis Nauli; Radinal Dwiki Novendra
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52240

Abstract

Peningkatan prevalensi obesitas pada remaja memerlukan inovasi pengelolaan nutrisi yang mudah diakses dan efektif. Aplikasi mobile health (mHealth) seperti NutriTeens berpotensi mendukung pemantauan asupan kalori secara mandiri dan meningkatkan kepatuhan remaja terhadap pengaturan nutrisi harian. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi NutriTeens dalam meningkatkan pengetahuan gizi dan mengontrol asupan nutrisi pada remaja obesitas. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest dengan 30 remaja obesitas. Intervensi berlangsung selama empat minggu melalui edukasi langsung dan pengulangan materi menggunakan aplikasi NutriTeens. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi dan food recall 24 jam. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan gizi (15,60 menjadi 16,23), namun tidak signifikan (p = 0,399). Terdapat perbedaan signifikan antara kebutuhan energi dan asupan aktual (p = 0,002), menandakan ketidaksesuaian asupan energi dengan kebutuhan fisiologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa NutriTeens efektif dalam memonitor asupan nutrisi, namun belum berdampak signifikan pada peningkatan pengetahuan. Optimalisasi fitur interaktif dan durasi intervensi diperlukan untuk memperoleh hasil yang lebih efektif.