Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Model Inquiry Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains di Sekolah Dasar Neneng Aisyah Silvi; Siti Nurkamilah; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Inquiry Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelas, tetapi setelah perlakuan diperoleh perbedaan yang signifikan, dengan nilai t-hitung 5,118 lebih besar daripada t-tabel 2,025. Dengan demikian, model Inquiry Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SDN 2 Sindanggalih Silmi Aghnia Fitri; Widdy Sukma Nugraha; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SDN 2 Sindanggalih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V, yaitu 20 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa meningkat pada kedua kelas, tetapi peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 56,1 menjadi 91,05, sedangkan kelas kontrol dari 55,5 menjadi 88,3. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SDN 7 Regol Garut Nazwa Kaisya Insira; Eko Fajar Suryaningrat; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKN di kelas III SDN 7 Regol Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa, yaitu 19 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 40,53 pada pretest menjadi 79,21 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,71 menjadi 72,89. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung  2,592 lebih besar daripada t-tabel 2,0281. Dengan demikian, model Talking Stick berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Padasuka melalui Seminar Literasi Digital dan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Fitri Ayu Febrianti; Deni Darmawan; Moh Salimi; Neni Nadiroti Muslihah; Ejen Jenal Mutaqin; Risma Nuriyanti; Ichsan Muhammad; Ari Darmanto
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/badranaya.v4i1.3811

Abstract

Rendahnya literasi digital dan terbatasnya pemahaman kewirausahaan menjadi tantangan masyarakat Desa Padasuka, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai literasi digital dan kewirausahaan berbasis potensi desa. Kegiatan dilaksanakan melalui Seminar Literasi Digital dan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Balai Desa Padasuka pada 11 Agustus 2025 dengan melibatkan 35 peserta, terdiri atas perangkat desa, pelaku UMKM, dan siswa SMKN 14 Garut. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan simulasi praktik sederhana penggunaan media sosial serta aplikasi digital untuk pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang etika digital, pemasaran digital, WhatsApp Business, Instagram, dan marketplace. Peserta juga menunjukkan minat menerapkan pemasaran online. Kendala utama meliputi keterbatasan perangkat digital, akses internet belum merata, dan perlunya pendampingan lanjutan. Seminar ini menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi pemerintah desa, perguruan tinggi, UMKM, dan komunitas lokal setempat.
Pendampingan Pembelajaran Adaptif Berbantuan Kecerdasan Buatan untuk Personalisasi Capaian Akademik Siswa SD di Kabupaten Garut Tatang Herman; Sufyani Prabawanto; Rostina Sundayana; Ejen Jenal Mutaqin; Aryanti; Fitri Ayu Febrianti; Lina Siti Nurwahidah
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/badranaya.v4i1.3933

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang dan menerapkan pembelajaran adaptif berbantuan kecerdasan buatan untuk personalisasi capaian akademik siswa di Kabupaten Garut. Permasalahan mitra mencakup pembelajaran yang masih seragam, keterbatasan pemanfaatan data hasil belajar, serta rendahnya keterampilan guru dalam menggunakan AI secara pedagogis. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan melalui komunitas praktik guru. Teknologi yang digunakan berupa chatbot berbasis Large Language Model, Canva Pro, learning analytics, perangkat pembelajaran adaptif, dan asesmen berbasis data. Hasil yang ditargetkan meliputi peningkatan pemahaman guru, tersusunnya perangkat pembelajaran adaptif, implementasi pembelajaran berbantuan AI di kelas, serta model praktik yang dapat direplikasi. Program ini mendukung transformasi digital pendidikan dasar, memperkuat budaya reflektif guru, dan mendorong layanan pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan individual siswa. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan mutu literasi dan numerasi siswa SD secara berkelanjutan di wilayah mitra sasaran terpilih.
Pengaruh Metode PQR4 terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 2 Kersamenak Azizah Sadatul Mugfaroh; Dani Gunawan; Fitri Ayu Febrianti
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.1948

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode PQ4R terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 2 Kersamenak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen non-equivalent control group. Sampel berjumlah 40 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui tes esai dan dianalisis menggunakan uji independent sample t-test serta N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen (76,90) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (65,50). Uji hipotesis menunjukkan nilai t = 3,481 dengan p = 0,002 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, metode PQ4R berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa
Pengaruh Model Inquiry Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains di Sekolah Dasar Neneng Aisyah Silvi; Siti Nurkamilah; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Inquiry Learning terhadap kemampuan literasi sains peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan N-gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelas, tetapi setelah perlakuan diperoleh perbedaan yang signifikan, dengan nilai t-hitung 5,118 lebih besar daripada t-tabel 2,025. Dengan demikian, model Inquiry Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains siswa Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SDN 2 Sindanggalih Silmi Aghnia Fitri; Widdy Sukma Nugraha; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SDN 2 Sindanggalih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V, yaitu 20 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa meningkat pada kedua kelas, tetapi peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 56,1 menjadi 91,05, sedangkan kelas kontrol dari 55,5 menjadi 88,3. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III SDN 7 Regol Garut Nazwa Kaisya Insira; Eko Fajar Suryaningrat; Fitri Ayu Febrianti; Ejen Jenal Mutaqin
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKN di kelas III SDN 7 Regol Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa, yaitu 19 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 40,53 pada pretest menjadi 79,21 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,71 menjadi 72,89. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung  2,592 lebih besar daripada t-tabel 2,0281. Dengan demikian, model Talking Stick berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Pendampingan Implementasi Pendidikan Karakter “Pancawaluya” (Cageur, Bager, Bener, Pinter, Singer) di Sekolah Maulida Aulia Rahman; Fitri Ayu Febrianti; Jamilah Jamilah; Ryani Sri Lestari
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.83725

Abstract

Penerapan kebijakan pendidikan karakter di Jawa Barat saat ini diarahkan pada penguatan nilai-nilai kearifan lokal Pancawaluya (Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer). Munculnya kebijakan Pancawaluya sebagai identitas pendidikan karakter menuntut sekolah dan guru untuk melakukan penyesuaian dalam praktik pembelajaran. Hasil observasi di beberapa sekolah Kabupaten Garut menunjukkan bahwa guru masih memandang kebijakan tersebut sebagai tambahan beban administrasi setelah penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), sehingga implementasi nilai karakter belum terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan karakter Pancawaluya secara sistematis. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan sekolah, In House Training, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di sekolah, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan berkembangnya pemahaman guru, tersusunnya perangkat pembelajaran berbasis Pancawaluya, dan mulai terintegrasinya nilai karakter dalam budaya sekolah.