Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Struktur Sosial dan Ekonomi Penghuni Rumah Susun Blok 17 Kelurahan 24 Ilir Kota Palembang Deva Agustrianda; Moh Alif Awaluddin; Sisy Viola Gendis Nasution; Nara Zatty; Oktaviana Br Ginting; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2709

Abstract

Perkembangan wilayah perkotaan di Indonesia ditandai dengan meningkatnya urbanisasi yang membawa dampak perubahan pada struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Kota sebagai tempat pemusatan sosial dan ekonomi menjadi tujuan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan mereka, akan tetapi di sisi lain hal ini dapat memicu ketimpangan sosial dan ekonomi terutamabagi masyarakat menegah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sebuah struktur sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan yaitu penghuni Rumah Susun Blok 17, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik yang digunakan yaitu melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara mendalam dengan para penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas penghuni Rumah Susun Blok 17 berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah dan dominan bekerja di sektor informal. Meskipun demikian, struktur sosial masyarakat di lingkungan rumah susun tersebut menunjukkan adanya tingkat kepedulian dan solidaritas yang kuat antarwarga.
Upaya Keluarga Kurang Mampu dalam Mencukupi Kebutuhan Hidup di Kecamatan Kertapati Kota Palembang Mustar Robi; Adellia Ayu Zahra; Alyssa Nabillah; Nur Rahma Vadila; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya keluarga kurang mampu dalam mencukupi kebutuhan hidup di Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Kemiskinan perkotaan merupakan permasalahan sosial yang kompleks karena tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan layanan publik lainnya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, jurnal, dan sumber akademik yang relevan dengan topik kemiskinan dan kondisi sosial ekonomi keluarga kurang mampu. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sumber literatur pada portal Google Scholar dengan kata kunci kemiskinan, keluarga kurang mampu, dan sosial ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga kurang mampu bekerja di sektor informal dengan pendapatan yang tidak stabil, sehingga berdampak pada keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar. Untuk menghadapi kondisi tersebut, keluarga mengembangkan berbagai strategi bertahan hidup, seperti melakukan pekerjaan ganda, mengelola pengeluaran rumah tangga secara lebih hemat, memanfaatkan bantuan sosial dari pemerintah, serta memanfaatkan jaringan sosial di lingkungan sekitar. Selain itu, solidaritas sosial dan partisipasi dalam komunitas juga menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga di tengah keterbatasan yang dihadapi.
Dinamika Permukiman Kumuh di Kota Palembang dalam Perspektif Sosial dan Ekonomi Mirna Delli Septiana; Ernia Syah Putri; Suhardi Suhardi; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss2.2739

Abstract

Permukiman kumuh merupakan salah satu permasalahan perkotaan yang masih banyak di temukan di berbagai kota besar Indonesia, termasuk Kota Palembang. Kondisi permukiman kumuh ini biasanya ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi, kondisi lingkungan yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar seperti sanitasi dan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pemukiman kumuh di kota palembang dadi perspektif sosial dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan deskriptif analitik. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya permukiman kumuh dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pertumbuhan penduduk yang tinggi, urbanisasi, keterbatasan lapangan pekerjaan, serta rendahnya tingkat pendapatan masyarakat. Selain itu, kondisi sosial masyarakat juga turut mempengaruhi terbentuknya kawasan permukiman kumuh. Oleh karena itu, penanganan permukiman kumuh memerlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat melalui kebijakan pembangunan perkotaan yang lebih merata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Mata Pencaharian dan Dinamika Sosial Masyarakat Pendatang dalam Proses Urbanisasi di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang Putri Adinda; Umi Khasanah; Geneva Nurwahyu Al Imani; Sahara; Rohmat; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2393

Abstract

Urbanisasi merupakan fenomena perpindahan penduduk dari desa ke kota yang berdampak pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kota Palembang sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan mengalami peningkatan arus urbanisasi yang memengaruhi kehidupan masyarakat pendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian serta dinamika sosial masyarakat pendatang di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap informan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pendatang yang sebagian besar berasal dari Serang, Banten mengalami perubahan mata pencaharian dari sektor agraris di daerah asal menuju sektor informal di perkotaan, seperti buruh angkut di pasar dan pekerjaan rumah tangga. Selain itu, masyarakat juga mampu membangun hubungan sosial yang harmonis melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat solidaritas antar warga.
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL BAGI UMKM POKLATSAR KEMILAU BERKARYA DESA SUNGSANG IV Abdul Kholek; Suci Wahyu Fajriani; Ainul Zulqoifah Asmawati; Mallia Hartani; Nabila Tahira; Deska Fitriyani; Kurnia Asni Sari
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v9i1.233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kemampuan literasi digital dan promosi daring bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) POKLATSAR “Kemilau Berkarya” di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Program ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan rendahnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk lokal di wilayah pesisir. Melalui pendekatan partisipatif dan metode learning by doing, peserta pelatihan dilatih untuk mengelola akun bisnis digital, membuat konten promosi menarik, serta memahami strategi pemasaran melalui platform Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business. Proses kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan intensif penerapan hasil pelatihan. Hasil kegiatan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan media sosial sebagai alat promosi dan komunikasi bisnis. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 83% peserta menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pengelolaan akun digital dan produksi konten. Menghasilkan sistem kerja sama berbasis komunitas melalui pembentukan identitas “Produk Unggulan Desa Sungsang IV” yang memperkuat jejaring promosi antarpelaku usaha. Melalui sinergi ini, muncul kesadaran baru bahwa digitalisasi bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi juga strategi keberlanjutan usaha di era modern. Program membantu peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, mendukung pencapaian SDGs ke-8 tentang pertumbuhan ekonomi inklusif serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mewujudkan transformasi digital melalui tridarma pengabdian masyarakat.