Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Guru SDN 239 Sarajoko dalam Menulis KTI melalui Klinik Penulisan Berbasis PTK Saiful; Rina Asrini Bakri; Rahayu Rahayu; Anugerah Febrian Syam; Muhammad Nur Alam
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5220

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 239 Sarajoko dalam menulis karya tulis ilmiah melalui klinik penulisan berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Program ini dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya kemampuan guru dalam menyusun karya ilmiah, khususnya dalam mengidentifikasi masalah pembelajaran, menyusun laporan penelitian, dan menerapkan kaidah penulisan akademik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan intensif, praktik menulis bertahap, dan kegiatan telaah sejawat (peer review). Sebanyak 15 guru mengikuti program yang dilaksanakan melalui delapan sesi tatap muka yang dipadukan dengan pendampingan daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun karya tulis ilmiah berbasis PTK. Peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merumuskan masalah penelitian, menyusun prosedur PTK, mengorganisasi laporan ilmiah, serta menerapkan teknik sitasi yang sesuai. Selain itu, motivasi dan kepercayaan diri guru dalam menulis karya ilmiah juga mengalami peningkatan selama program berlangsung. Luaran kegiatan berupa 15 draft proposal PTK yang telah melalui proses revisi dan pendampingan secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa klinik penulisan berbasis PTK yang dilaksanakan secara sistematis dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menulis karya tulis ilmiah. Pendampingan berkelanjutan, praktik langsung, dan umpan balik konstruktif menjadi faktor penting dalam mendukung terbentuknya budaya akademik dan profesionalisme guru di SD Negeri 239 Sarajoko.
English Language Learning in Encouraging the Aviation Security: Case Study at Vocational Training Program Maya Masita; Muhammad Basri; Amirullah Abduh; Saptandri Widiyanto; Ahmad Rossydi; Anugerah Febrian Syam
Journal of Vocational Education Studies Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9 No 1
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v9i1.13160

Abstract

Indonesian Language is playing a crucial role as a unifying tool and the official language for government communications as stated at Article 36 of the 1945 Constitution of Indonesia. However, the International Civil Aviation Organization (ICAO) designates six official languages: French, English, Spanish, Russian, Arabic, and Chinese, to facilitate communication among its 193 member states. This study employs a qualitative design, utilizing document analysis and interviews to explore the potential strategies for improving English language proficiency in the aviation sector. The results indicate that to enhance English proficiency among aviation personnel in Indonesia, tailored ESP Programs, simulation-based training, regular assessments, and blended learning approaches should be implemented. Collaborations with international organizations and support from the government will further ensure alignment with ICAO standards, fostering effective communication in critical situations. The discussion highlights the importance of English proficiency at Indonesian airports for providing directions and services, in compliance with Indonesia's ratification of ICAO's six languages. This study recommends some potential strategies to strengthening English language education in Indonesia's aviation sector to support effective international communication and enhance service quality at airports, aligning with ICAO standards.