Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Influence of Using the Murottal Method in Improving the Reading of Mad Laws in Surah Ar-Rahman Maudin; Muhamad Ridwan; Rusli; Basri
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the effect of the murottal method on improving fifth-grade students’ understanding of madd rules in Surah Ar-Raḥman at SDN 3 Katobengke. Madd rules constitute an essential component of tajwid and require auditory sensitivity and consistent practice to distinguish correct elongation length in Qur’anic recitation. A quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The participants were 28 students from Grade 5 selected through total sampling. Data were collected using test and non-test techniques. Test instruments included a written pretest and posttest assessing students’ ability to identify madd locations, classify madd types, and determine appropriate elongation length, as well as an oral recitation performance test evaluated with an analytic rubric measuring accuracy of madd duration, fluency, and tempo consistency. Non-test data were gathered through classroom observation sheets documenting instructional implementation and student engagement, supported by recitation recordings as documentation. Data analysis involved descriptive statistics and inferential testing using a paired-samples t-test, preceded by assumption checks for normality. Learning improvement was also examined using N-gain to categorize individual progress. The results indicate a significant increase in students’ written test scores and oral recitation performance after the implementation of murottal-based instruction. Observational data further reveal improved student participation, greater awareness of madd segments, and increased self-correction behaviors during practice. The most substantial gains were found in identifying mad ṭabī‘ī and distinguishing madd forms associated with hamzah, while some difficulties persisted in waqf-dependent madd types (e.g., arid li-s-sukun). Overall, the study concludes that the murottal method effectively enhances students’ tajwīd competence in madd rules by providing accurate recitation models and structured repetitive practice, and it recommends targeted reinforcement for waqf-related rules and sustained practice beyond classroom sessions.
The Effectiveness of Connectivism Theory-Based Learning Media in Improving Digital Islamic Literacy Abdul Rahim; Rusli; Linda Lestari; Ani Pratiwi; Juharmin Suruambo
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 3 No. 2 (2025): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital transformation in education necessitates innovative approaches in the development of learning media, including in Islamic Religious Education (IRE). One of the most relevant approaches to the information era is connectivism theory, which emphasizes the importance of knowledge networks in the learning process. This study aims to analyze the effectiveness of connectivism-based learning media in enhancing students’ digital Islamic literacy, defined as the ability to access, evaluate, and utilize Islamic information critically, ethically, and contextually through digital media. This research employed a qualitative approach using library research methods, analyzing primary and secondary sources related to connectivism, instructional media, and digital Islamic literacy. Data were thematically analyzed through interpretive and critical methods based on relevant scholarly literature. The findings indicate that implementing connectivism-based learning media is effective in promoting students’ active participation in Islamic digital knowledge networks, improving critical thinking skills toward online religious content, and fostering moderate religious attitudes. However, challenges such as limited technological access and teacher readiness remain significant barriers to implementation in certain educational settings. The study concludes that connectivism offers a strong theoretical foundation for designing IRE learning media that are contextual, interactive, and aligned with 21st-century educational characteristics. The research recommends the development of a connectivism-oriented digital IRE curriculum and intensive training programs for educators to support effective implementation.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENERAPAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 BUTON TENGAH Sulasri; Rusli
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar Pendidikan Agama Islam, sangat ditentukan oleh metode pembelajaran yang digunakan guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama islam adalah metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dengan penerapan metode resitasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah sebagai populasi penelitiannya. Sebagai penelitian kualitatif, maka instrument yang digunakan meliputi Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data, menggunakan teknik reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode resitasi siswa mampu menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan tugas yang diberikan, penerapan metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama islam pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah
URGENSI PENGUASAAN MATERI AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA KELAS VIII MTs LAPANDEWA KABUPATEN BUTON SELATAN Sulasri; Maudin; Rusli
SYATTAR Vol. 5 No. 1 (2024): Jurna Syattar: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang urgensi penguasaan materi Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa kelas VIII MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Tiga masalah dalam penelitian ini, yakni: 1) Bagaimana penguasaan materi Aqidah Akhlak pada siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton; 2) bagaimana kepribadian siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan; 3) bagaimana urgensi penguasaan materi Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan dalam upaya mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisa data menggunakan analisa data kualitatif, yakni: kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran Aqidah Akhlak adalah cukup baik, yang dibuktikan dengan nilai siswa yang melampaui KKM mata pelajaran Aqidah Akhlak; 2) Kepribadian siswa cukup baik, sebagai wujud dari penguasaan materi Aqidah Akhlak; 3) Penguasaan siswa pada materi qidah Akhlak memiliki urgensi terhadap pembentukan akhlak siswa Kelas VIII MTs Lapandewa Kaindea Kabupaten Buton Selatan
Edukasi Akhlak Tercela Melalui Media Video Kartun Animasi Pada Anak di TPQ Al – Ikhlas Kota Baubau Nurul Khatimah; Resna Yanti; Ainul Yakin Oktaviani; Madi; Sulastri; Rusli; Muhamad Ridwan; Maudin
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i2.7030

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai akhlak tercela kepada anak-anak di TPQ Al-Ikhlas Kota Baubau melalui media video kartun animasi. Media animasi dipilih karena daya tarik visualnya yang tinggi dan kemampuannya menyampaikan pesan moral dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Program ini melibatkan 15 anak usia 6–12 tahun, dengan lima sesi pemutaran video animasi yang membahas berbagai topik akhlak tercela, seperti berbohong, sombong, dan malas. Setelah menonton video, dilakukan diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman anak-anak terhadap pesan moral yang disampaikan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai akhlak tercela, diikuti dengan perubahan perilaku positif. Anak-anak lebih sadar akan dampak perilaku buruk dan termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, program ini memberikan dampak signifikan dalam mendukung pembentukan karakter anak yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Strategi Promosi Program Studi Melalui Pembuatan Konten Edukatif Berbasis Media Sosial Oktaviana Purnamasari; Fitrinanda An Nur; Ida Ri’aeni; Madi; Rusli; Jufri; Harry Fajar Maulana
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i2.8046

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan strategi promosi program studi melalui pembuatan konten edukatif berbasis media sosial di Universitas Muhammadiyah Buton. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan penguatan citra akademik, serta belum optimalnya kapasitas sivitas akademika dalam mengelola komunikasi digital secara terencana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan strategi konten, implementasi produksi konten, serta evaluasi dan refleksi. Peserta kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa, dan pengelola program studi sebagai aktor utama dalam proses pengembangan konten. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang serta memproduksi konten edukatif yang informatif, kontekstual, dan mencerminkan identitas keilmuan program studi. Konten yang dihasilkan mampu meningkatkan keterlibatan audiens dan memperkuat citra institusi sebagai pusat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan digital. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya budaya kolaboratif dan literasi digital yang berkelanjutan di lingkungan akademik. Dengan demikian, strategi promosi berbasis konten edukatif terbukti efektif sebagai pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung transformasi komunikasi pendidikan tinggi dan penguatan daya saing institusi secara berkelanjutan.
Penguatan Literasi Generasi Muda melalui Gerakan Sosial Edukatif di Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur Muhammad Yusnan; Irman Matje; Acoci; Rusli; Madi; Sulasri; Abdul Kahar Syarifuddin; Risman Iye
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i2.8061

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi generasi muda melalui pendekatan gerakan sosial edukatif di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya budaya literasi dan terbatasnya ruang belajar nonformal yang mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pengembangan kapasitas diri dan sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, khususnya pemuda dan tokoh lokal, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan program, implementasi kegiatan literasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan literasi dikembangkan dalam bentuk diskusi tematik, pembacaan reflektif, dan aktivitas kolaboratif yang kontekstual dengan kehidupan sosial masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran literasi, partisipasi sosial, serta terbentuknya ruang belajar berbasis komunitas yang berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi pada penguatan modal sosial, peningkatan interaksi sosial yang positif, dan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Secara keseluruhan, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan gerakan sosial edukatif efektif dalam membangun literasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi pada konteks masyarakat pedesaan dengan karakteristik serupa.