Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jimstek

PENERAPAN LEAN SIX SIGMA DALAM UPAYA MENGURANGI WASTE PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI CETAK DI PT XYC Nor sholikin; Bekti Nugrahadi; Anita Oktaviana Trisna Devi; Yunita Primasanti
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 02 (2025): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jimstek.v7i02.2106

Abstract

Penelitian ini menerapkan metode Lean Six Sigma melalui pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk mengurangi cacat produksi pada kemasan fleksibel di PT XYC. Dari data produksi Desember 2024–April 2025, ditemukan tingkat cacat sebesar 9,2% dari total produksi. Tiga cacat utama yaitu blocking, delamination, dan tinta tidak kering yang menghasilkan 93% dari total kecacatan. Pengukuran kinerja proses menunjukkan rata-rata level sigma 3,0, menandakan perlunya peningkatan. Analisis Value Stream Mapping mengungkapkan 10,04% waktu proses terbuang oleh aktivitas yang tidak bernilai tambah. Penyebab utama cacat diidentifikasi menggunakan diagram fishbone, mencakup faktor manusia, mesin, metode, pengukuran, dan material. Hasil analisis ini menjadi dasar untuk menyusun langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas dan efisiensi proses produksi.
Ergonomi, MSds, OWAS, Conveyor, PERANCANGAN FLEXIBLE DAN EXTENDABLE CONVEYOR UNTUK MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDS) DAN MENINGKATKAN EFISIENSI PADA PROSES MUAT GULA KARUNG DI CV BANGKIT JAYA Ibnu Mustaqim Nur Hasan; Bekti Nugrahadi; Anita Oktaviana Trisna Devi
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 02 (2025): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jimstek.v7i02.2108

Abstract

Proses pemuatan gula karung manual di CV Bangkit Jaya menimbulkan permasalahan serius terkait kesehatan kerja dan efisiensi operasional. Operator mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan proses kerja mengalami inefisiensi waktu hingga 40–60 menit per truk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain conveyor yang fleksibel dan dapat diperpanjang (extendable) guna mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta meningkatkan efisiensi operasional dalam proses pemuatan gula karung. Perancangan dilakukan menggunakan pendekatan sistematis Pahl dan Beitz, dengan analisis risiko postur kerja melalui metode OWAS, dan validasi desain menggunakan SolidWorks serta Finite Element Analysis (FEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain konveyor yang diusulkan mampu menurunkan skor risiko MSDs dari kategori 3–4 (berbahaya) menjadi kategori 1–2 (aman). Selain itu, konveyor ini berhasil mempersingkat waktu pemuatan sebesar 50%, dari rata-rata 50 menit menjadi 17 menit 5 detik, dan mengurangi kebutuhan operator dari 5 menjadi 3 orang. Secara finansial, investasi ini menunjukkan kelayakan dengan payback period selama 1,9 tahun. Simulasi FEA juga mengonfirmasi kekuatan struktur dengan faktor keamanan (safety factor) pada rentang 13–289, yang membuktikan bahwa solusi ini layak secara teknis, ergonomis, dan ekonomis untuk diimplementasikan.
Pengaruh Cafe Atmosphere, Kualitas Pelayanan, dan Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Pada D'Angkringan Sragen Oktavian Hendratha Madjid Prayatna; Anita Oktaviana Trisna Devi; Erna Indriastiningsih
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 01 (2026): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jimstek.v8i01.2114

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Café Atmosphere, Kualitas Pelayanan, dan Iklan terhadap Keputusan Pembelian pada D’Angkringan Sragen. Menggunakan metode kuantitatif dengan survei pada 100 responden melalui teknik simple random sampling, data dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Café Atmosphere (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) dengan koefisien regresi 0,878 (Sig. 0,000) dan menjadi faktor paling dominan. Kualitas Pelayanan (X2) juga berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 6,603 (Sig. 0,000). Sebaliknya, Iklan (X3) tidak berpengaruh signifikan dengan koefisien -0,150 (Sig. 0,615). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Sig. F 0,000) dengan kontribusi sebesar 92,5%, sedangkan 7,5% dipengaruhi faktor lain di luar model.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Bata Ringan Dengan Pendekatan Metode Six Sigma Dan FMEA-AHP di PT Nusantara Building Industries (PT.NBI) Habib Syahrun Ramadhan Habib; Yunita Primasanti; Agung Widiyanto Fajar Sutrisno; Anita Oktaviana Trisna Devi
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 8 No. 01 (2026): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jimstek.v8i01.2119

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan aspek penting dalam menjaga konsistensi mutu produk, khususnya pada industri bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proses dan mengidentifikasi faktor risiko penyebab cacat. Metode yang digunakan yaitu Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control), dikombinasikan dengan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tingkat sigma proses produksi bata ringan periode Januari – Desember 2024 sebesar 3,905, yang artinya bahwa proses produksi bata ringan di PT NBI sudah memenuhi atau melebihi standar rata-rata kualitas di Indonesia. Jenis reject dominan dari hasil analisis diagram pareto yaitu pecah, gompal, dan dimensi dengan total persentase reject kumulatif sebesar 91,74%. Berdasarkan perhitungan FMEA-AHP, diperoleh faktor prioritas penyebab cacat yaitu pada jenis reject pecah dan gompal antara lain proses cutting pada penetrasi rendah atau green cake keras dengan nilai RPN sebesar 6,96, proses oiling kurang merata dengan nilai RPN 6,78, adanya gap atau terjadi hentakan antara meja tilting dengan green cake dengan nilai RPN 6,7. Sedangkan pada jenis reject dimensi antara lain operator kurang teliti dengan nilai RPN sebesar 7,11, operator kurang pengecekan dengan nilai RPN 6,56, pengembangan cake pendek dengan nilai RPN 6,37.