Andi Baetal Mukaddas
Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMBELAJARAN SENI KRIYA MENGGUNAKAN BAHAN LOGAM PADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH DENA KABUPATEN BIMA Ramli; Andi Baetal Mukaddas; Irsan Kadir
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2019): HARMONI: OCTOBER 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6111ec83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran seni kriya menggunakan logam plat kuningan pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Dena Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 17 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran terlaksana sesuai perencanaan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan metode demonstrasi, pendekatan CTL, dan penugasan. Siswa menunjukkan antusiasme yang baik, meskipun mengalami kesulitan pada tahap pengetokan. Nilai rata-rata siswa adalah 79,11 (kategori cukup). Secara umum, karya siswa bervariasi dan menunjukkan kreativitas dalam pembuatan kaligrafi berbahan logam.
PROSES BERKARYA SENI KALIGRAFI MIXED MEDIA DENGAN MENGGUNAKAN ABU GOSOK PADA KELAS VIII 2 MTS DDI CABANG PADANGLAMPE Syamsuddin Sahib; Muhammad Rapi; Andi Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2019): HARMONI: OCTOBER 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/1f83nv11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan abu gosok dalam pembelajaran seni lukis kaligrafi serta kualitas karya yang dihasilkan. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VIII 2 MTs DDI Cabang Padanglampe. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berkarya meliputi: persiapan alat dan bahan, pembuatan sketsa, pencampuran abu gosok dengan lem, penempelan pada tripleks, pengeringan, pewarnaan, dan pengeringan akhir. Pelaksanaan proses tergolong cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis. Kualitas karya dinilai baik berdasarkan aspek ide, penguasaan teknik, bentuk, kreativitas, serta kecemerlangan (integrity, harmony, clarity). Sebanyak 90% siswa memperoleh nilai di atas rata-rata dan menghasilkan karya yang unik.
PROSES BERKARYA SENI KRIYA MENGGUNAKAN TEMPURUNG KELAPA BAGI SISWA KELAS VII SMPUNISMUH MAKASSAR Fitri Ningsih; Ali Ahmad Muhdy; Andi Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2019): HARMONI: OCTOBER 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/y8hjhn30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran seni rupa dalam pembuatan seni kriya menggunakan tempurung kelapa pada siswa kelas VII B SMP Unismuh Makassar, serta memperoleh data mengenai proses berkarya dengan teknik tempel. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang terbagi dalam empat kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berkarya tergolong cukup baik, ditunjukkan oleh tiga kelompok yang mampu menyelesaikan karya dengan desain dan teknik yang baik. Pembelajaran ini juga meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa, meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan pada tahap pemotongan dan penempelan tempurung kelapa ke media tripleks.
PEMBUATAN KERAJINAN DARI AKAR POHON KOPIDI KABUPATEN BANTAENG Rizal Trimawan; Andi Baetal Mukaddas; Muh. Faisal
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 12 No 2 (2022): HARMONI: OCTOBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wwq5z128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan kerajinan akar pohon kopi di Desa Bontotappalang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya pelestarian budaya daerah sekaligus aset nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 13 pengrajin pada tahun 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi meliputi pemilihan dan pengolahan bahan, penggunaan sarana produksi, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat. Kerajinan ini memiliki potensi pemasaran yang cukup baik hingga ke luar negeri, namun masih menghadapi kendala dalam aspek permodalan, pemasaran, dan profesionalisme pengrajin. Keberadaan industri ini berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja di Desa Bontotappalang.
PEMBUATAN BATIK TULIS DI SMK NEGERI 2SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Nur Winda Purnawati; Andi Baetal Mukaddas; Kahar Wahid
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 12 No 2 (2022): HARMONI: OCTOBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j662sw39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan batik tulis di SMK Negeri 2 Somba Opu serta memperkenalkan motif bernuansa lokal Sulawesi Selatan, khususnya motif lontara yang diterapkan pada setiap karya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan batik tulis meliputi tahap perancangan desain, pencantingan (klowong), pewarnaan, pencelupan, penutupan (nembok), pelorodan (ngelorod), pengeringan, dan penyetrikaan. Bahan utama yang digunakan adalah kain katun atau sutera, lilin/malam, serta zat pewarna, dengan berbagai alat pendukung seperti canting dan gawangan. Faktor pendukung berasal dari kebijakan pemerintah dalam pengembangan batik nasional, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan bahan baku yang sebagian besar diperoleh dari Pulau Jawa.
PROSES PEMBUATAN BAKUL DARI BAHAN DAUN KELAPA OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BARAKA KABUPATEN ENREKANG Anugerah; Muhammad Rapi; Andi Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 12 No 2 (2022): HARMONI: OCTOBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/25n41g71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan bakul oleh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Baraka, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan bakul dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan alat dan bahan, tahap penganyaman, dan tahap finishing. Pada tahap persiapan, alat dan bahan yang digunakan meliputi pisau, gunting, dan daun kelapa. Tahap penganyaman dilakukan dengan teknik anyaman berselang satu menggunakan helai daun kelapa sebagai lungsi dan pakan hingga membentuk bakul. Tahap finishing dilakukan dengan melipat dan menyelipkan ujung anyaman untuk merapikan tepi bakul. Faktor penghambat terdapat pada proses pembentukan sudut dan penyelesaian akhir, sedangkan faktor pendukung adalah ketersediaan bahan baku yang mudah diperoleh.
PROSES MERAJUT DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK CROCHET PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 4 RAHA KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA Tri Januarty; Andi Baetal Mukaddas; Roslyn Baetal Mukaddas
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 15 No 2 (2025): Harmoni Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Seni Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ktasw142

Abstract

Seni budaya merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia yang mencakup berbagai bidang, termasuk seni rupa yang menghasilkan karya fungsional. Salah satu bentuk seni rupa adalah seni handmade, seperti merajut, yang dapat diajarkan di sekolah untuk mengembangkan keterampilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran merajut serta kendala yang dihadapi siswa dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi dan mampu mengikuti teknik crochet yang diajarkan. Namun, kendala yang dihadapi terutama pada tahap awal, yaitu kesulitan memegang hakpen dan membuat rantai rajutan secara konsisten.