Transformasi digital telah mengubah pola partisipasi masyarakat, termasuk dalam praktik kewarganegaraan di wilayah pedesaan. Namun, rendahnya literasi digital masih menjadi kendala utama dalam mewujudkan partisipasi digital yang inklusif. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat digital civic engagement melalui peningkatan literasi digital masyarakat Desa Karanganyar. Metode yang digunakan adalah participatory action research melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi program. Kegiatan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, pemuda, kelompok perempuan, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital peserta sebesar 78% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Tingkat partisipasi peserta selama program mencapai 85%, dengan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas sosial berbasis digital sebesar 70%. Selain itu, kelompok perempuan dan lansia mulai aktif memanfaatkan media digital untuk memperoleh informasi publik dan berpartisipasi dalam forum komunitas digital desa. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi digital berperan strategis dalam memperkuat digital civic engagement yang inklusif dan partisipatif. Oleh karena itu, program literasi digital perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kebijakan pembangunan desa guna mendukung masyarakat yang adaptif di era digital.
Copyrights © 2026