Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Web Dengan Menggunakan Google Sites Arova, R Balkis; Rosidi, Irsad; Muharrami, Laila Khamsatul; Qomaria, Nur; Fikriyah, Aida
Natural Science Education Research Vol 7, No 1 (2024): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v7i1.11967

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengetahui kelayakan bahan ajar e-modul menggunakan situs google sites. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan desain pengembangan menggunakan model 4D tanpa menggunakan tahap disseminate (penyebaran). Berdasarkan hasil uji coba terbatas, Kelayakan bahan ajar e-modul berbasis web dengan menggunakan google sites menunjukkan data yang sangat valid dengan validasi media sebesar 86% dan reliabilitas sebesar 97%, validasi materi sebesar 81% dengan reliabilitas sebesar 96,43%. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis web dengan menggunakan google sites dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA SMP.
Pengembangan E-Modul Ajar Kimia Hijau Bermuatan Etno-STEM Berbasis Guided Inquiry untuk Membekali Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Izzania, Rahma Annisa; Sumarni, Woro; Harjono, Harjono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v18i1.46536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul ajar berbasis guided inquiry bermuatan etno-STEM, mengetahui tingkat kelayakan, respon siswa, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Pengembangan e-modul ajar menggunakan model 4D (define, design, development, disseminate) yang dibatasi sampai tahap ke 3. Penelitian dilaksanakan di MAN 1 KUDUS kelas X tahun ajaran 2023/2024. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa pada uji coba skala kecil dan 72 siswa untuk uji coba skala besar. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi materi, lembar validasi media, lembar angket respon, dan instrumen tes berpikir kritis. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) tingkat kelayakan e-modul ajar berbasis guided inquiry bermuatan etno-STEM pada materi kimia hijau pada aspek materi 94% dalam kategori “sangat valid” dan pada aspek media 95% dengan kategori “sangat valid”, (2) hasil respon siswa yaitu sebesar 85%  yang termasuk dalam kategori “sangat praktis”, (3) e-modul ajar efektif dalam membekali kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Modul Bahan Ajar Berbasis Website Untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Mekanisme Pasar Novitasari, Anindita Trinura; Pratikto, Heri; Rahayu, Wening Patmi
Research and Development Journal of Education Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v10i1.23379

Abstract

Teaching material modules as a means of supporting teaching and learning activities for students are a source of learning materials that can improve student learning outcomes. Designed systematically to help the process of understanding the topics discussed in a learning material. The teaching material module has evolved into it earier for students and educators to have flexibility in adequate accessibility anywhere and anytime in a learning contaxt that is not limited to just being in the classroom face to face. The design is effective, such as attention to students learning needs, multimedia-based, combining text, images, video and animation to be more interactive and interesting. The validity test of the website-based teaching material module showed very feasible test results through assessments by media experts, material experts, and trials on students. The learning results obtained from using that the cognitive level of students on the topic of discussion material in this module has increased through a better level of learning outcomes in the average class value compared to conventional modules.
Pendampingan Pengembangan Modul Tutorial Bahan Ajar Kursus Desain Grafis di Pondok Modern Darussalam Gontor Tahun 2021 Sista, Taufik Rizki
Khadimul Ummah Vol. 3 No. 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v3i2.6912

Abstract

PKM. Pendampingan Pengembangan Modul dan Video tutorial Sebagai Bahan Ajar Kursus Disain Grafis di Pondok Modern Darussalam Gontor Tahun 2021 berujuan untuk mengatasi keterbatasan media belajar dalam kegiata pembelajaran Teknik Informatika pada bidang desain grafis. Mitra kegiatan ini adalan Darussalam Computer Center (DCC) atau pusat komputerisasi di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat Ponorogo. Permasalahan yang dialami mitra dalam hal kegiatan pendidikan dan pengajaran adalah kurangnya modul yang digunakan untuk kegiatan kursus pada materi disain grafis. Pelatihan disain grafis yang dimaksudkan adalah pelatihan disain dengan menggunakan photoshop. Animo santri dalam mengikuti kursus sangat tinggi, akan tetapi sampai hari ini DCC belum memiliki modul, baik berupa buku ataupun video tutorial, yang dimanfaatkan sebagai bahan ajar. Sehingga dalam pembelajaran kursus disain grafis, terpaksa menggunakan modul dan tutorial cetakan luar yang terkadang menampilkan ilustrasi foto dan gambar yang menamplkan aurat lawan jenis, sehingga hal ini menggangu kesakralan budaya pesantren yang islami. Hasil dari kegaitan PKM ini adalah berupa buku modul tentang disain grafis yang akan dipatenkan atas nama Darussalam Computer Center.
Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis STEM Untuk Mewujudkan Kemandirian Siswa Fase B Nurul Azizah, Aprillia; Sukamto, Sukamto; Patonah, Siti
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 11 No. 2 (2024): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v11i2.4295

Abstract

Penggunaan STEM pada kegiatan pembelajaran yang diterapkan dalam bentuk model, bahan ajar maupun LKS dapat memberikan dampak yang baik. Tujuan penelitian yaitu mengetahui dan mendeskrispikan keefektifan modul ajar IPAS berbasis STEM yang dilakukan guru pada materi mengubah bentuk energi untuk mewujudkan kemandirian siswa kelas IV di SDN Sampangan 01 Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sampangan 01 Kota Semarang pada kelas I. Pengembangan modul berdasarkan prosedur pengembangan dari Borg & Gall dengan tahapan; 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain modul, 4) validasi desain, 5) uji coba pemakaian, 6) revisi modul ajar, 7) uji coba modul ajar, dan 8) modul ajar akhir. Hasil penelitian adalah Berdasarkan hasil uji kepratisan yang dilakukan terhadap guru dan siswa di SDN Sampangan 01 Kota Semarang di dapat persentase sebesar 97% dengan kriteria “Sangat Praktis” dan pada uji skala kecil yang melibatkan 27 orang siswa di dapat hasil respon siswa sebesar 81,01% dengan kriteria “Sangat praktis”. Modul ajar ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber belajar siswa ketika belajar mandiri khusunya pada materi mengubah bentuk energi. Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul ajar Ajar, Pendekatan STEM
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA Nengsih, Dona; Febrina, Winda; Maifalinda, Maifalinda; Junaidi, Junaidi; Darmansyah, Darmansyah; Demina, Demina
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i1.1738

Abstract

The Independent Curriculum teaching module is considered an adequate tool crucial for the smooth implementation of learning with new modes or paradigms, especially if it is associated with the transformation of the industrial and digital revolutions (Maipita et al., 2021). The Independent Curriculum teaching module refers to a number of tools or media facilities, methods, instructions and guidelines that are designed systematically, interestingly and, of course, according to the needs of students. The teaching module itself can be said to be an implementation of the Learning Objectives Flow (ATP) which was developed from Learning Achievements (CP) with the Pancasila Student Profile as the target. Teaching modules are arranged according to the phase or stage of student development. Teaching modules also consider what will be learned with clear learning objectives. Of course, the basis for development is also long-term oriented. Teachers also need to know and understand the concept of teaching modules with the aim of making the learning process more interesting and meaningful. This article was developed using the exposition method with the aim of explaining improving the quality of learning by developing effective teaching modules. The method used is the literature study method Keywords: Learning Quality, Teaching Module
Pengembangan Modul Ajar Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantu Geogebra Materi Persamaan Garis Lurus pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bumijawa Sonia, Devi Rezha; Purwanto, Burhan Eko; Munadi, Munadi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.839

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui analisis pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus,  Mengetahui desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus, Mengetahui validitas model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebra pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri dua Bumijawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development . Langkah-langkah dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah penelitian model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka alur penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini hanya pada tiga tahapan, yaitu Analysisatau analisis, Design atau desain, Development dan evaluasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri dua Bumijawa yang jumlah seratus enam puluh empat siswa. Kesimpulan penelitian adalah Analisis dalam pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra terdiri dari lima tahapan antara lain: analisis Awal-Akhir, analisis siswa  atau Learner Analysis, analisis Konsep atau Concept Analysis, analisis Tugas atau Task Analysism dan Spesifikasi Tujuan Pembelajaran atau Specifying Instructional Objectives, Desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra yaitu: pembuatan instrumen penilaian modul ajar berupa angket kelayakan produk dan perancangan melalui beberapa tahapan yakni: deskripsi modul ajar sebelum dikembangkan dan hasil pengembangan modul ajar untuk memperbaiki pembelajaran. Validitas dalam pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra  terdiri dari dua langkah yaitu Expert Jugdment atau penilaian ahli yang disertai revisi dan delopmental testing atau uji coba pengembangan menggunakan Validasi Ahli atau Expert Jugdment, Uji Validasi Isi Aiken, dan Permodelan Rasch untuk mengukur krakteristik butir pada uji coba angket respon siswa butir soal materi persamaan garis lurus. Berdasarkan rekapitulasi ketuntasan belajar diketahui bahwa dari enam kelas yaitu kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, dan VIII F  yang berjumlah seratus enam puluh empat siswa, jumlah siswa yang tuntas sebanyak seratus empat puluh tiga atau, sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak dua puluh satu.  Jadi, dari data tersebut dapat disimpulkan terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa setelah pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebra
Pengaruh Metode Fokus Group Discussion dan Perilaku Inovatif Guru PAUD terhadap Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Alfiyah, Alfiyah; Kusrina, Tity; Nasukha, Muntoha
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1393

Abstract

Salah satu contoh perilaku inovatif guru dalam penyusunan modul ajar adalah desain kegiatan yang mendorong kolaborasi antar siswa, melatih keterampilan komunikasi dan kerja sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode Fokus Group Discussion  terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka, perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka, dan interaksi antara metode Fokus Group Discussion (FGD) dan perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka PAUD di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang meneliti populasi atau sampel tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Metode survei adalah proses yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa: Metode Fokus Group Discussion berpengaruh terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Dari enam puluh responden yang menjawab kuesioner Sangat Tidak Setuju sebesar dua orang. Tidak Setuju sebesar tiga orang atau sebesar. Netral sebesar delapan orang, dan Setuju sebesar empat puluh tujuh orang. Perilaku inovatif guru berpengaruh terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Dari enam puluh tujuh responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju sebanyak dua orang. Tidak Setuju sebanyak tiga orang. Netral sebanyak enam orang . Setuju sebanyak empat puluh dua orang. Sangat Setuju sebanyak tujuh orang. Total enam puluh orang. (3) Interaksi antara metode Fokus Group Discussion (FGD) dan perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka antara lain FGD memicu perilaku inovatif guru, mendukung implementasi perilaku inovatif guru, memfasilitasi kolaborasi dan kerjasama, dan FGD sebagai alat evaluasi dan pengembangan.
Pengembangan Modul Ajar IPAS dengan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantu AI Canva pada Siswa Sekolah Dasar Rahayu, Bangun Sri; Hartinah, Sitti; Suriswo, Suriswo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1502

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan relevansi dengan kebutuhan zaman. Konsep Merdeka Belajar, yang diimplementasikan melalui Kurikulum Merdeka, menekankan pada pengembangan modul ajar untuk meningkatkan keterampilan siswa. Penelitian ini mengembangkan modul ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan AI Canva di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan keterlibatan siswa. Validitas modul mencapai 100% dengan nilai Cronbach's Alpha 0,793. Siswa di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 11,6% pada pre-test menjadi 85,71% pada post-test. Modul ajar berbantuan AI Canva dan PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Terdiferensiasi dalam Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung (Fase D) pada Siswa SMP Negeri 6 Sungai Kakap Puspita, Ela; Haryadi, Rahman; Darma, Yudi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 4 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i4.1650

Abstract

This study aims to develop learning media in the form of differentiated-based teaching modules in the material of curved side space (phase D). This study uses the ADDIE development model with the following procedures: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This study was conducted at SMP Negeri 6 Sungai Kakap, Kubu Raya Regency. Data collection techniques used in this study were indirect communication techniques, measurement techniques, direct communication techniques, documentation, and observation. While the data collection tools used were expert validation sheets, response questionnaires, and problem-solving ability test sheets. The data analysis technique used was to find the validity, practicality, and effectiveness of the teaching module. The level of validity with a very valid category with media validity of 86.59% and material 83.44%. The level of practicality with very practical criteria is indicated by the student response questionnaire reaching a value of 96.05% and the teacher response questionnaire 92%. The level of effectiveness with effective criteria based on the completion value determined by the school. The test results showed an effectiveness index of 0.6389 with the criteria of "moderate" and an effectiveness percentage of 63.89% with the criteria of "quite effective"

Page 38 of 90 | Total Record : 896