cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PENERAPAN BUDAYA PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RSU DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Wahyuni Harsul; Syahrul Syahrul; Abdul Majid
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.054 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i2.3656

Abstract

Pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan hal penting dalam mutu pelayanan Rumah Sakit (RS), sebab pelaporan IKP dapat digunakan pihak manajemen mutu pelayanan RS sebagai koreksi bagi organisasi untuk memperbaiki sistem pelayanan. Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk membantu dalam menyelesaikan masalah dan menjadi bagian kegiatan pembelajaran lapangan dengan mengaplikasikan secara nyata teori perubahan dan konsep manajemen keperawatan, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah teridentifikasinya masalah dalam penerapan budaya pelaporan IKP, yaitu belum maksimalnya pelaksanaan sosialisasi format dan alur pelaporan IKP, pengembangan skill dan pengetahuan perawat tentang alur pelaporan IKP, tingkat kepatuhan perawat dalam melaporkan IKP, ketersediaan fasilitas sarana dan prasarana, belum optimalnya pendampingan dalam pelaporan IKP dan pelaksanaan proses evaluasi dari pelaporan IKP. Untuk mengatasi masalah yang dihadapi, diperlukan sosialisasi alur dan format pelaporan IKP yang ada di Rumah Sakit, pelatihan/in house training terkait masalah patient safety dalam hal pelaporan IKP, pengadaan buku saku pelaporan IKP sebagai panduan bagi perawat di ruangan ketika membuat laporan insiden, serta melakukan pendampingan dan monitoring evaluasi (monev) dalam hal peningkatan penerapan budaya pelaporan IKP. Kesimpulan: Sosialisasi dan In House Training Patient Safety memberikan pengaruh dalam peningkatan skill dan pengetahuan perawat khususnya dalam hal pelaporan IKP, penyediaan fasilitas sarana dan prasarana memberikan efek yang positif dalam pelaporan IKP di ruangan, pendampingan dan monitoring evaluasi mampu meningkatkan motivasi dan tingkat pengetahuan perawat dalam pelaporan IKP.
PENYULUHAN TENTANG MENANGGULANGI UJARAN KEBENCIAN DI SMA SANTA THERESIA JAKARTA Roswita Oktavianti; Lusia Savitri Setyo Utami
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.441 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.4672

Abstract

Abstract. Hate speech messages in social media and instant messaging services that are increasingly widespread have the potential to threaten the unity of the nation. Hate speech messages not only seek to instigate and influence a person but also disunite the people of Indonesia. The younger generation as the active users of social media and instant messaging is considered vulnerable to the exposure of hate speech messages. Therefore, the community service team of Faculty of Communication Tarumanagara University conducted counseling to Santa Theresia High School students in Central Jakarta about the prevention of hate speech. It aims to provide understanding to high school students about hate speech so that they can identify messages with hate speech nuances and know how to encounter them. After the counseling, the results show that the digital generation as the high social media and instant messaging users with hate speech messages are able to identify the hate speech messages that they receive in both social media and instant messaging services. They can also consider that hate speech messages are not a form of freedom of speech.Key words: hate speech, social media, instant messaging Abstrak. Pesan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial dan layanan pesan instan yang semakin marak berpotensi mengancam persatuan kesatuan bangsa. Ujaran kebencian tidak hanya berupaya menghasut dan mempengaruhi seseorang tetapi juga memecah belah masyarakat Indonesia. Generasi muda sebagai pengguna aktif media sosial dan pesan instan rentan dengan terpaan pesan ujaran kebencian. Atas dasar itulah, tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara melakukan penyuluhan kepada siswa SMA Santa Theresia Jakarta Barat tentang penanggulangan ujaran kebencian. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada siswa SMA tentang ujaran kebencian, sehingga mampu mengidentifikasi pesan-pesan bernuansa ujaran kebencian dan cara menanggulanginya. Setelah penyuluhan, survei menunjukkan generasi muda sebagai generasi digital dengan kondisi tingginya penggunaan media sosial dan pesan instan, mampu mengidentifikasi pesan-pesan ujaran kebencian yang mereka terima baik di media sosial maupun layanan pesan instan. Generasi ini juga menilai bahwa ujaran kebencian bukan bentuk dari kebebasan berbicara.Kata Kunci: Ujaran kebencian, media sosial, pesan instan
APLIKASI TEKNOLOGI DRIP IRRIGATION DAN SEED PRIMING PADA PERTANAMAN KEDELAI SAAT MUSIM KEMARAU DI DESA TODDOLIMAE DAN TODDOPULIA Hendrik Gunadi; Machmud Djunaidy
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2793.82 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.5120

Abstract

Abstract. Toddolimae and Toddopulia Villages are soybean-producing villages in Maros Regency. These two villages citizens have difficulties in planting soybeans in the dry season, in July/August, because the planting area is rainfed rice fields without irrigation. Therefore, to overcome this obstacle the Community Partnership Program (PKM) was conducted in two farmer groups namely the Parang Lambere Farmer Group in Toddolimae Village and Toddopulia Farmer Group in Toddopulia Village. This PKM aims to provide an understanding to farmers on the conditions of planting land and the use of technology solutions. The specific target to be achieved and a solution to the problem of partners is by applying technology to land in the form of organic matter (compost), technology to seeds with seed priming (hydro and halo priming), the use of superior seeds Demas 1 and Devon 2, and technology to water management with rain harvest and gradual irrigation with drip irrigation. The output achieved is that farmers in Toddolimae and Toddopulia villages can plant soybeans in the dry season with the productivity of Demas 1 was 1.75 t/ha, and Devon 2 was 1.8 t/ha. This result shows an increase in soybean production quantity from the previous production. In addition, there is an increase in farmers' knowledge of science and technology in this case is the mastery of drip irrigation technology and seed priming.Keywords:  dry season, organic matter, drip irrigation, seed priming Abstrak. Desa Toddolimae dan Toddopulia merupakan desa-desa penghasil kedelai di Kabupaten Maros yang kesulitan melakukan penanaman kedelai pada musim kemarau yaitu pada bulan Juli/Agustus karena areal pertanaman yang merupakan sawah tadah hujan tanpa irigasi. Untuk mengatasi kendala tersebut maka dilakukanlah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Parang Lambere yang berada di Desa Toddolimae dan Kelompok Tani Toddopulia di Desa Toddopulia. PKM ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani akan kondisi lahan pertanaman dan solusi penggunaan teknologi. Target khusus yang ingin dicapai dan merupakan solusi atas permasalahan mitra adalah dengan penerapan teknologi terhadap tanah berupa pemberian bahan organik (kompos), teknologi terhadap benih dengan seed priming (hydro dan halo priming), penggunaan benih unggul Demas 1 dan Devon 2, serta teknologi terhadap pengelolaan air dengan panen hujan serta  irigasi bertahap dengan irigasi tetes. Adapun luaran yang dicapai adalah petani di Desa Toddolimae dan Toddopulia dapat melakukan penanaman kedelai di musim kemarau dengan produktivitas Demas 1 adalah 1,75 ton/ha dan Devon 2 adalah 1,8 ton/ha yang berarti adanya peningkatan kuantitas produksi kedelai dari yang sebelumnya tidak ada, serta peningkatan pengetahuan petani akan iptek dalam hal ini adalah penguasaan teknologi irigasi tetes dan seed priming.Kata kunci:  musim kemarau, bahan organik, irigasi tetes, seed priming
PENINGKATAN KAPASITAS TENANT DI POSKO JASUDA DENGAN MENERAPKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN BUSSINESS MODEL CANVAS Indrabayu Indrabayu; Abdul Razak Munir; Intan Sari Areni
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.275 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.4973

Abstract

Abstract. POSKO (Center Operation of Communication Community System) Jasuda is a place for micro business communities in tamalanrea sub-district which is partner in the services that have been done during KKN Unhas 99. Analysis result of the situation and condition shows that there are 3 things that need special treatment in POSKO Jasuda to develop business unit opportunity. These three things need to reintroduce BMC, hybrid digital assistance and improvement of existing information system. This service aims to reform management information system of the posko unit that can be used to assist small and medium enterprises (SMEs) that built. Reintroduce BMC to SMEs that built which is the fundamental business feasibility analysis and provide mentoring for business improvement and IT skill for staff in the posko unit so that comunity can develop and raise SMEs that built. In addition, the existing SIM in the posko will be upgraded to fulfill the needs of SMEs and to develop marketing system of social media for each tenant. This service activity is integrated with Hasanuddin University KKN program, especially general debriefing (preparation of the training modul, recruitment/registration and training/student training. Internal debriefing is done separately by each thematic scheme of KKN, adjusting provision for KKN participants’ before joining partner. Joint activities between students and SMEs community in POSKO JASUDA, start from BMC model introduction training, SMEs shaping process that is in line with the SIM advancing program and coaching training and 1 month of mentoring. KKN participants are divided in to 10 groups to assist tenants and 1 group for POSKO JASUDA. Result of this KKN-PPM service shows tremendous impact on the capacity and sustainability of tenants who are all micro-scale businesses.Keywords: ICT technology, BMC, KKN-PPM DiktiAbstrak. POSKO (Pusat Operasi Sistem Komunitas Komunikasi) Jasuda adalah suatu wadah komunitas Usaha Mikro di kecamatan Tamalanrea yang menjadi mitra tempat kegiatan pengabdian yang dilakukan pada KKN Unhas gel. 99. Hasil analisis situasi dan kondisi menunjukkan terdapat tiga hal yang perlu penanganan khusus di POSKO Jasuda untuk keberlangsungan ataupun peluang berkembangnya unit usaha di dalamnya. Ketiga hal tersebut adalah perlunya reintroduced BMC (Business Model Canvas), pendampingan digital hybrid dan perbaikan sistem informasi eksisting. Tujuan pengabdian yang dilakukan adalah reformasi ulang dari Sistem Informasi Manajemen unit POSKO agar dapat berfungsi efisien untuk UKM binaan; Melakukan reintroduced BMC ke para UKM binaan yang merupakan fundamental analisis kelayakan usaha; dan Memberi mentoring perbaikan usaha dan IT skill bagi para staf di unit POSKO sehingga komunitas dapat mengembangkan dan membesarkan para unit UKM binaan. Selain itu SIM eksisiting di POSKO akan di upgrade untuk memenuhi kebutuhan UKM dan mengembangkan sistem marketing social media bagi setiap tenant. Kegiatan pengabdian ini diintegrasikan dengan program KKN Universitas Hasanuddin khususnya pembekalan umum (Persiapan Modul Latih, Perekrutan/pendaftaran dan pelatihan/pembekalan mahasiswa). Pembekalan internal dilakukan terpisah dan dilaksanakan masing-masing oleh skema tematik KKN, menyesuaikan bekal bagi peserta KKN sebelum bergabung dengan mitra. Aktivitas bersama antara mahasiswa dan masyarakat UKM di POSKO Jasuda, mulai dari pelatihan pengenalan model BMC,  proses shaping unit UKM yang sejalan dengan program SIM Advancing dan Coaching Training serta pendampingan selama 1 bulan. Peserta KKN dibagi dalam 10 kelompok untuk mendampingi tenant dan 1 kelompok untuk POSKO Jasuda.  Hasil pengabdian KKN-PPM ini menunjukkan impact yang luar biasa terhadap kapasitas maupun keberlangsungan tenant yang semuanya berskala usaha mikro.Kata Kunci: teknologi ICT, BMC, KKN-PPM Dikti
PENERAPAN SISTEM PADI ORGANIK DENGAN APLIKASI AGENS HAYATI P60 DAN URINE KELINCI DI DESA PIASA KULON KABUPATEN BANYUMAS Ahadiyat Yugi Rahayu; Sapto Nugroho Hadi; Ida Widiyawati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.4 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.5639

Abstract

Abstract. Organic farming systems are environmentally friendly cultivation systems because without application of external inputs of synthetic fertilizers and pesticides. In order to increase the knowledge of understanding of farmers, demonstration plots of organic farming systems were carried out, especially on rice plants. The objective of this service activity is to increase knowledge and understanding and its application to the Ngudi Mratani farmer group regarding the organic method of rice systems through the application of microbial agent and rabbit urine based on results of research conducted at higher education institutions (Unsoed) that have the potential to be applied on land farmers and have high yield potency. The application of rabbit urine-based POC, coconut shell liquid smoke and Bio P 60 is applied to paddy planting demonstration plots and compared to other farmers who apply organic methods in different areas. The results of the activity showed that there was an increase in the absorption of knowledge, an increase in knowledge and understanding and the potential for success of 78.5%, 79.5% and 60%, respectively, which indicated good and potentially successful criteria. The yield of rice obtained in general by application organic rice system ranges from 4.6 to 6.0 t/ha. The application of rabbit urine POC showed the best results with a production of 6.02 t/ha.Keywords: Organic rice, rabbit liquid fertilizer (POC), coconut shell liquid smoke, Bio P 60.Abstrak. Sistem pertanian organik merupakan sistem budidaya yang ramah lingkungan karena tidak menggunakan input eksternal pupuk dan pestisida hayati. Untuk bisa meningkatkan pengetahuan pemahaman petani maka dilakukan demplot sistem pertanian organik khususnya pada tanaman padi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta penerapannya pada kelompok tani Ngudi Mratani mengenai metode padi sistem organik dilakukan melalui aplikasi mikroba dan urine kelinci dari hasil penelitian yang telah dilakukan di lembaga pendidikan tinggi (Unsoed) yang memiliki potensi untuk diterapkan di lahan petani dan memiliki daya hasil yang cukup tinggi. Aplikasi POC berbasis urine kelinci, asap cair tempurung kelapa dan Bio P 60 diterapkan pada demplot pertanaman padi dan dibandingkan dengan petani lain yang menerapkan metode organik di area yang berbeda. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terjadi peningkatak penyerapan pengetahuan, peningkatan pengetahuan dan pemahaman dan potensi keberhasilan masing-masing 78,5%, 79,5% dan 60% yang mengindikasikan kriteria baik dan berpotensi berhasil. Hasil padi yang diperoleh secara umum dari penerapan sistem padi organik ini berkisar antara 4,6 – 6,0 t/ha. Aplikasi POC urine kelinci menunjukan hasil terbaik dengan produksi 6,02 t/ha.Kata Kunci: Padi organik, POC urin kelinci, asap cair tempurung kelapa, Bio P 60
APLIKASI BUDIDAYA TANAMAN SAYUR DAN BUAH SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA SISWA SDN 1 PANDAK DAN SDN 1 SUMAMPIR KABUPATEN BANYUMAS Sapto Nugroho Hadi; Kartini Kartini; Tri Harjoso
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.592 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.4353

Abstract

Abstract. This activity aims to carry out the application of organic vegetable and fruit cultivation in SDN 1 Pandak and SDN 1 Sumampir, Banyumas Regency, Central Java Province and find the impact on the level of consumption of vegetables and fruit. The target audiences are the fifth-grade students of SDN 1 Pandak, Baturraden District and SDN 1 Sumampir, North Purwokerto District, Banyumas Regency. The activity was carried out for ten months with several methods such as organic vegetable and fruit cultivation training from seeding, planting, to harvesting. The vegetable and fruit products from further cultivation were processed into food products made from vegetables and fruits. These various food products were served to students to be enjoyed together. The researcher then observed the impact of the activity from the pre-test and post-test answers. The results showed that the application activities of vegetable and fruit cultivation organically in both partner schools can be carried out properly. The vegetable and fruit products were successfully harvested and served in the form of processed food. This activity has an impact on increasing the frequency of consumption of vegetable and fruit. The frequency of frequent consumption of vegetable in SDN 1 Pandak increased from 65.79% to 89.47%, while in SDN 1 Sumampir increased from 96.15% to 98.08%. The frequency of fruit consumption frequency in SDN 1 Pandak increased from 81.58% to 97.37%, while in SDN 1 Sumampir increased from 57.69% to 86.54%.Keywords: Vegetable and fruit cultivation, SDN 1 Pandak, SDN 1 SumampirAbstrak. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan aplikasi budidaya tanaman sayur dan buah secara organik pada SDN 1 Pandak dan SDN 1 Sumampir, Kabupaten Banyumas dan mengetahui dampaknya terhadap tingkat konsumsi sayur dan buah. Khalayak sasaran adalah Siswa Kelas V SDN 1 Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas dan SDN 1 Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Kegiatan dilakukan selama sepuluh bulan dengan metode yang dilakukan berupa pelatihan budidaya tanaman sayur dan buah secara organik, dari mulai penyemaian, penanaman, sampai pemanenan. Produk sayur dan buah hasil budidaya lebih lanjut diolah menjadi produk makanan berbahan sayur dan buah. Aneka produk makanan ini disajikan kepada siswa untuk dapat dinikmati bersama. Dampak kegiatan diamati secara seksama melalui jawaban pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan kegiatan aplikasi budidaya tanaman sayur dan buah secara organik pada kedua sekolah mitra dapat dilaksanakan dengan baik. Produk tanaman sayur dan buah berhasil dipanen dan disajikan dalam bentuk makanan olahan berbahan/berkomposisi sayur dan buah. Kegiatan ini berdampak kepada peningkatan frekuensi konsumsi sayur dan buah. Frekuensi tingkat keseringan konsumsi sayur di SDN 1 Pandak meningkat dari 65,79% menjadi 89,47%, sedangkan di SDN 1 Sumampir meningkat dari 96,15% menjadi 98,08%. Frekuensi tingkat keseringan konsumsi buah di SDN 1 Pandak meningkat dari 81,58% menjadi 97,37%, sedangkan di SDN 1 Sumampir meningkat dari 57,69% menjadi 86,54%.Kata Kunci: Budidaya tanaman sayur-buah, SDN 1 Pandak, SDN 1 Sumampir
PENYULUHAN PENERAPAN ILMU STATISTIK DI SMAN 1 TALANG KELAPA, BANYUASIN, SUMATERA SELATAN Sagita Charolina Sihombing; Rahmawati Rahmawati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.883 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.3805

Abstract

Abstract. This community service was carried out at SMA Negeri 1 Talang Kelapa, Banyuasin, South Sumatra. This activity is in the form of counseling on the role of statistical science in the field of health data. This activity aims to provide information to students of SMA Negeri 1 Talang Kelapa about the role of statistical science in the field of health data. This service activity begins with the introduction of statistical data, the introduction of simple parameters used in the health field, how to process simple statistical data using Microsoft Excel, and ends with evaluating the achievement of activities. The results of community service showed that most of the students of SMA 1 Talang Kelapa had understood the statistics and the role of statistics in processing data with simple parameters in the health field.Keywords: Counseling, statistical sciences, health data Abstrak. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegiatan ini berupa penyuluhan peran ilmu statistik dalam bidang data kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Talang Kelapa tentang peran ilmu statistik dalam bidang data kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan tahapan pengenalan data-data statistik, pengenalan parameter-parameter sederhana yang digunakan dalam bidang kesehatan, cara mengolah data-data statistik sederhana dengan menggunakan Microsoft Excel, dan diakhiri dengan mengevaluasi capaian kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa siswa-siswi SMA Negeri 1 Talang Kelapa sebagian besar sudah memahami ilmu statistik dan peran ilmu statistik dalam pengolahan data dengan parameter sederhana dalam bidang kesehatan.Kata Kunci: Penyuluhan, ilmu statistik, data kesehatan
PERBAIKAN GIZI REMAJA BERBASIS SEKOLAH DI SMA NEGERI 15 MAKASSAR Citra Kesumasari; Yessy Kurniati; Djunaidi Machdar Dachlan; Aminuddin Syam; Devintha Virani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.714 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.5450

Abstract

Abstract. Improvement of school-based nutrition is important to do, considering students are the nation's next generation. One of the efforts is through balanced nutrition education. The purpose of this activity is to increase the knowledge about the balanced nutrition for students and school members of State High School 15 Makassar, South Sulawesi. The activities were carried out by fully involving the target audience, starting from balanced nutrition education activities in adolescents, demonstrations on determining the nutritional status of adolescents, and discussions. The results of the activities indicate that there has been an increase in knowledge about balanced nutrition in the target audience in accordance with the predetermined indicators of success.Keywords: Teenagers, nutrition, canteen, teacher, students, balancedAbstrak. Perbaikan gizi berbasis sekolah penting untuk dilakukan, mengingat siswa merupakan generasi pelanjut bangsa. Salah satu upaya tersebut adalah melalui edukasi gizi seimbang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang pada siswa dan warga sekolah di SMA Negeri 15 Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan secara penuh khalayak sasaran, mulai dari kegiatan edukasi gizi seimbang pada remaja, demonstrasi penentuan status gizi remaja dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang pada khalayak sasaran sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.Kata Kunci: Remaja, gizi, kantin, guru, siswa, seimbang
PEMBERDAYAAN MANTAN BURUH MIGRAN MELALUI INTRODUKSI BUDIDAYA ANGGREK DENDROBIUM SP DENGAN BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM DAN APLIKASI PUPUK HAYATI MIKORIZA DI KABUPATEN BANYUMAS Okti Herliana; Tri Harjoso; Eny Rokhminarsi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.778 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.3696

Abstract

Abstract. Paguyuban Seruni is a community group consisting of former and migrant workers' families. One of the problems faced is how to be able to invest the proceeds of working abroad so that they can still get income as a fulfillment of their family's life needs. One type of business that can be done is agriculture, such as nursery or selling ornamental plants, especially orchids. Orchid is an ornamental plant that has high economic value because it has a good flower shape, a variety of colors, and the freshness of flowers that can last a long time. The purpose of this activity is to provide assistance and training in order to increase the knowledge, understanding, and skill of the members of Paguyuban Seruni regarding the cultivation of orchids on various planting media with the application of mycorrhizal biofertilizers. The methods used in this activity are 1. Counseling, 2. Training, 3. Making Demonstration Plots, and 4. Mentoring. The result of this activity is an increase in 80% of knowledge and skills in orchid cultivation in community members. They are able to perform acclimatization of bottled orchid seeds, transplant orchid seeds and adolescents on various growing media, and perform orchid treatments by growth hormone application and mycorrhizal biofertilizer. The Paguyuban Seruni members see the opportunity for orchid cultivation to have a good process so that it is expected to be done to earn income and improve welfare.Keywords: Empowering, migrant worker, orchid, planting media, mikoriza Abstrak. Paguyuban seruni merupakan kelompok masyarakat yang beranggotakan mantan  dan keluarga buruh migrant. Salah satu masalah yang dihadapi adalah bagaimana agar bisa menginvestasikan uang hasil bekerja di luar negeri agar tetap bisa mendapatkan penghasilan sebagai pemenuhan kebutuhan hidup keluarganya. Salah satu jenis usaha yang dapat dilakukan adalah bidang pertanian, yaitu usaha penjualan tanaman hias khususnya anggrek. Bunga anggrek merupakan tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomi tinggi karena mempunyai bentuk bunga yang bagus, beragam warna dan kesegaran bunga dapat bertahan lama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pendampingan dan memberikan pelatihan agar dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan anggota paguyuban seruni mengenai budidaya anggrek pada berbagai media tanam dengan aplikasi pupuk hayati mikoriza. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah 1. Penyuluhan, 2. Pelatihan, 3.Pembuatan Demplot Percobaan, 4. Pendampingan. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan budidaya  anggrek pada anggota paguyuban seruni sebesar 80%. Mampu melakukan aklimatisasi terhadap bibit anggrek botolan, mampu melakukan transplanting bibit anggrek seedling dan remaja pada berbagai media tanam, melakukan perawatan anggrek dengan menambahkan hormone pertumuhan dan pupuk hayati mikoriza. Anggota paguyuban melihat peluang usaha budidaya anggrek memiliki prosek bagus sehingga diharapkan dilakukan guna mendapatkan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan.Kata Kunci: Pemberdayaan, buruh migran, anggrek, media tanam, mikoriza
IBM PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN PAKET WISATA OUTBOND INGKUNG KWALI DI DUSUN KALAKIJO Fadia Fitriyanti; Yordan Gunawan
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Panrita Abdi - April 2019
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.561 KB) | DOI: 10.20956/pa.v3i1.4058

Abstract

Abstract. The Kalakijo Community has recently established a Tourism Centre, which functions as a traditional culinary center for Javanese Chicken Culinary "Ingkung Kuali." Based on the participatory mapping and inquiries with the Kalakijo Community, some main issues needed to be addressed for the development of the Kalakijo Tourism Village. The issues are namely: 1. the need to develop foreign language skills for local youth community henceforth shall be referred to "Karang Taruna" and 2. to increase the marketing of Ingkung Kuali outbound package. The intended target and outcomes of the above are 1. English language skill training for the Karang Taruna as many as 6-8 youths for three days from 24 - 26 September 2016 at night located in the Karang Taruna office, Dusun Kalakijo. 2. Based on the discussion with the Ingkung Kuali Outbound tourism package marketing unit, it is found that there are a networking problem or the lack thereof, the problems currently facing the marketing unit. Therefore, with the Universitas Muhammadiyah Yogyakarta vast network, we are doing a promotion excursion to 23 Muhammadiyah Elementary throughout Sleman Regency, Yogyakarta, and Bantul Regency in August 2016. The implementation method for the Ibm Sustainable Tourism Development of Kuali Ingkung Outbound Tourism is the English language skills training for Kalakijo Karang Taruna and the expansion of the promotion of Ingkung's Outbound activities to 23 Muhammadiyah Elementary Schools throughout Sleman Regency, Yogyakarta, and Bantul Regency. The result shows that the Kalakijo Karang Taruna has gotten a basic understanding of Basic-English skills, such as the understanding of making active and passive sentences from the present tense, future tense, past tense, and present perfect tense in the form of writing and speaking. The marketing and promotion expansions of outbound tourism packages through the establishment of a network to various Muhammadiyah Elementary Schools throughout Sleman Regency, Yogyakarta, and Bantul Regency.Keywords: Sustainable tourism, tourism package, outbound Abstrak. Saat ini masyarakat Kalakijo telah mendirikan Pusat Wisata (Tourism Centre) yang sekaligus berfungsi sebagai pusat kuliner Ingkung Kwali. Berdasarkan pemetaan secara partisipatif dengan masyarakat, beberapa permasalahan yang dihadapi dalam rangka Kampung Wisata Kalakijo adalah sebagai berikut: 1.Pemberdayaan ketrampilan bahasa bagi Karang Taruna, 2.Peningkatan pemasaran paket outbond  Ingkung Kuali. Target dan luaran sebagai berikut : 1.Pelatihan ketrampilan berbahasa Inggris bagi pemuda karang taruna berjumlah 6-8 orang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 24 sampai dengan 26 September 2016 bertempat di Kantor Karang Taruna Dusun Kalakijo di malam hari. 2.Berdasarkan diskusi dengan unit pemasaran paket outbond  Ingkung Kuali, ada persoalan pemasaran sehingga dengan jaringan yang dimiliki oleh UMY, kami melakukan promosi kegiatan outbond Ingkung Kuali ke 23 SD Muhammadiyah dilingkungan DIY yaitu sekitar Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul pada bulan Agustus 2016. Metode pelaksanaan pengabdian Ibm Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Paket Wisata Outbond Ingkung Kwali di Dusun Kalakijo ini meliputi 1) pelatihan bahasa Inggris bagi pemuda Karang Taruna Dusun Kalakijo, 2) Perluasan Jasa Promosi Kegiatan Outbond Dusun Kalakijo ke 23 SD Muhammadiyah dilingkungan DIY yaitu sekitar Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul. Hasil Kegiatan Pengabdianini adalah 1) Pemuda Karang Taruna Dusun Kalakijo memperoleh pemahaman membuat kalimat aktif dan pasif dari tenses Present Tense, Future Tense, Past Tense, Present Perfect Tense dalam writing dan speaking 2) Memperluas pemasaran dan promosi paket Outbond melalui jaringan SD Muhammadiyah se Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta.Kata Kunci: Parawisata berkelanjutan, paket wisata, outbound

Page 6 of 46 | Total Record : 451


Filter by Year

2017 2025