cover
Contact Name
Al Hibnu Abdillah
Contact Email
alhibnu_abdillah@stiperkutim.ac.id
Phone
+6282299815707
Journal Mail Official
jpt@stiperkutim.ac.id
Editorial Address
Jln. Soekarno-Hatta, No 1, Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
Location
Kab. kutai timur,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Terpadu
ISSN : 23547251     EISSN : 25497383     DOI : https://doi.org/10.36084/jpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Terpadu merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil - hasil penelitian bidang pertanian dalam skala luas yang mencakup bidang agroteknologi, kehutanan, kelautan, perikanan, agribisnis serta peternakan.
Articles 268 Documents
Perilaku Adaptasi Kangkareng Perut-Putih (Anthracoceros albirostris) di Kawasan Pemukiman Tanjung Bara, Kutai Timur, Kalimantan Timur Niningsih, Liza; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v12i2.581

Abstract

Kangkareng perut-putih/KPP (Anthracoceros albirostris) dikenal toleran terhadap hutan terdegradasi dan habitat terbuka. KPP bersifat omnivora dan cenderung frugivora dengan buah Ficus spp. sebagai pakan utama. KPP membantu menebar biji tumbuhan sehingga berperan penting bagi keseimbangan ekosistem hutan. KPP bersama anggota famili Bucerotidae lainnya termasuk satwa dilindungi secara nasional maupun internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku adaptasi KPP di Kawasan Pemukiman Tanjung Bara, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Jenis data pada penelitian secara garis besar terdiri atas data populasi, perilaku, dan habitat. Pengumpulan data perilaku menggunakan metode focal time sampling yang dianalisis secara deskriptif menggunakan rata-rata, kisaran, dan persentase. Pengumpulan data vegetasi menggunakan plot botani berukuran 40 m x 50 m di tempat KPP beraktivitas dan dianalisis untuk mendeskripsikan komposisi dan struktur vegetasi. Selama penelitian berhasil dijumpai 2 kelompok KPP (4 dan 19 individu). KPP di Kawasan Tanjung Bara menggunakan >75 % waktu hariannya untuk istirahat dengan proporsi waktu untuk aktivitas lain yang lebih kecil. KPP di Kawasan Tanjung Bara menghabiskan 99,7% untuk makan buah dan sisanya untuk serangga. Buah Ficus benjamina dimakan KPP dalam proporsi waktu paling besar (82,59%). Jenis buah lainnya adalah Chrysalidocarpus lutescens, Syzygium sp., Vitex pubescens, Elaeis sp. dan Caryota mitis. KPP tidak begitu selektif dalam memilih pohon tempat istirahat dan memanfaatkan minimal 27 spesies pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPP yang hidup di Kawasan Pemukiman Tanjung Bara mampu beradaptasi pada habitat pemukiman yang terbuka dengan aktivitas manusia yang cukup tinggi serta memanfaatkan ruang yang sama dengan manusia.
Penggunaan Jakaba Untuk Meningkatkan Efisiensi Pemupukan Pada Tanaman Selada (Lactuva sativa) Di Lahan Organosol Ibnusina, Fedri; Nofrianil, Nofrianil; Arnayulis, Arnayulis; Sari, Fahyuni Asdiva
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v12i2.577

Abstract

Hortikultura termasuk jenis komoditi tanaman pertanian yang banyak dibudidayakan oleh manusia. Sayuran adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang dianggap sebagai komoditi unggulan. Selada adalah salah satu jenis sayuran yang banyak dibudidayakan. Keberadaan tanah jenis organosol, menjadi tantangan untuk mendapatkan pertumbuhan dan produksi yang tinggi bagi tanaman. Tanah Organosol memiliki sifat asam, dan miskin unsur hara. Solusi yang digunakan adalah dengan pemberian Jakaba. Jakaba dapat menyuburkan tanah, dan membantu tanaman dalam mendapatkan unsur hara pada tanah, sehingga dapat menurunkan ketergantungan terhadap pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pemupukan jakaba dan NPK untuk pertumbuhan dan produksi selada terhadap pemberian berbagai konsentrerasi jakaba. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok perlakuan yang diuji pemberian jakaba Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan yaitu pemberian 100% NPK, 35 ml/l jakaba + 50% NPK, 25 ml/l jakaba + 50% NPK. Hasil penelitian didapatkan pengaruh nyata pemberian jakaba terhadap pengamatan jumlah daun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pengamatan panjang daun,lebar daun, dan bobot segar. Nilai rata-rata bobot segar yang paling tinggi ditemukan perlakuan 35 ml jakaba + 50%NPK dengan nilai rata-rata 118 gram.
Analisis Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (Eco Enzyme) dan AB Mix Pada Larutan Nutrisi Dalam Budidaya Selada Hidroponik Usman, Faisal; Sapareng, Sukriming; Yasmin, Yasmin
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.574

Abstract

Permintaan sayuran sehat yang terus meningkat mendorong pengembangan budidaya hidroponik sebagai solusi pertanian efisien, terutama di lahan sempit. Selada (Lactuca sativa L.), sebagai salah satu komoditas hortikultura unggulan, memiliki potensi besar dalam sistem hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi pupuk AB Mix dan Eco Enzyme terhadap pertumbuhan tanaman selada dalam sistem hidroponik wick. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan faktor dosis pupuk AB Mix (200, 300, 400 ppm) dan konsentrasi Eco Enzyme (1:1000, 2:1000, 3:1000). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, bobot segar daun dan akar, luas daun, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan E3A0 (Eco Enzyme 3:1000 + AB Mix 200 ppm) memberikan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan, termasuk tinggi tanaman (13,5 cm), jumlah daun (42,67 helai), dan bobot segar daun (51,33 gr). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi Eco Enzyme dan AB Mix secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan selada sekaligus mengurangi kebutuhan pupuk anorganik, menjadikannya alternatif ramah lingkungan yang ekonomis untuk budidaya hidroponik skala rumah tangga.
Model Komunikasi Bisnis Pada Usaha Kecil Menengah Produk Pupuk Organik (Studi Kasus Usaha Pupuk Organik Bena Tani Cerdas) Juita, Firda; Effendi, Midiansyah; Rannu, Agwin Beckham
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.591

Abstract

UKM Bena Tani Cerdas merupakan produsen pupuk organik yang telah mengimplementasikan berbagai bentuk dan fungsi komunikasi dalam kegiatan bisnisnya sejak awal 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model komunikasi bisnis yang diterapkan berdasarkan bentuk dan fungsi komunikasi, serta menganalisis hambatan komunikasi yang dihadapi oleh pelaku usaha. Penelitian dilaksanakan pada November 2023 hingga Februari 2024 di Kelurahan Budaya Pampang, Kota Samarinda. Informan dalam penelitian ini terdiri atas satu produsen pupuk organik dan sepuluh konsumen, yang meliputi tiga mitra kerja dan tujuh pengguna akhir, dengan teknik purposive sampling untuk produsen dan snowball sampling untuk konsumen. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi yang digunakan mencakup model linier (100%), interaksional (60%), dan transaksional (40%), dengan dominasi model linier. Bentuk komunikasi yang paling banyak digunakan adalah komunikasi verbal dan melalui media (masing-masing 80%). Fungsi komunikasi yang paling dominan adalah fungsi informatif (100%), diikuti oleh fungsi persuasif (60%) dan kerjasama (40%). Hambatan komunikasi yang dihadapi meliputi hambatan penyampaian, fisik, semantik, dan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi yang adaptif untuk meningkatkan efektivitas interaksi bisnis di sektor UKM pertanian organik.
Strategi Pengembangan Petani Milenial Di Kabupaten Cilacap Fathurahman, Fathurahman; Hariyadi, Hariyadi; Setianto, Novie Andri; Wulan, Tyas Retno; Sari, Lilik Kartika
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.593

Abstract

The quality of human resources is one of the factors that supports the success of agricultural development. One of the problems faced in agricultural development is the decreasing availability of human resources. The development of millennial farmers is an effort to sustain agriculture and attract the younger generation to play an active role in the agricultural sector. The study aims to describe the characteristics of millennial farmers and design a strategy for developing millennial farmers in Cilacap Regency. The analysis method used is qualitative descriptive analysis and SWOT analysis. The characteristics of millennial farmers in the use of technology are that technology is very supportive in agricultural activities. The competence of millennial farmers is a provision in farming. The work history before becoming a millennial farmer is a consideration for the millennial generation in making decisions to become millennial farmers. The results of the IFAS and EFAS analyses show that the internal factors of strength in the development of millennial farmers in Cilacap Regency include being responsive to technology and independent, while the weakness factors are low asset ownership, negative perception attitudes and laziness. Opportunity factors in EFAS in the development of millennial farmers in Cilacap Regency include advances in technology and information communication, government support and supporting officers and broad market opportunities. While the threat factors include climate change and pest and disease attacks, unsupportive regulations, fluctuating agricultural product prices and attractive job offers in the city. Strategies in developing millennial farmers include smart farming programs for millennial farmers, digital agricultural marketing training and capital grant assistance
Pengaruh Perbedaan Warna Fosfor dan Ketinggian Perangkap Feromon terhadap Tangkapan Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) di PTPN II Tanjung Garbus Raja, Marsaulina Lumban; Hartini, Hartini; Sukmawati, Fitria Nugraheni
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.599

Abstract

Pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) menjadi hama utama yang menyerang kelapa sawit, terutama di area tanaman ulang. Kehadirannya sangat merugikan karena serangga ini berkembang biak pada bahan organik yang sedang mengalami proses pembusukan. Salah satu metode pengendalian yang mendukung program Pengendalian Hama Terpadu (PHT) adalah penggunaan perangkap feromon. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh warna fosfor pada perangkap feromon dengan variasi ketinggian terhadap jumlah tangkapan kumbang tanduk. Penelitian dilakukan pada Februari–Maret 2023 di Afdeling V Kebun Tanjung Garbus, PT Perkebunan Nusantara II, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah warna fosfor dengan empat perlakuan: kontrol (tanpa warna), biru, hijau, dan merah muda. Faktor kedua adalah ketinggian perangkap feromon dengan tiga variasi: 1,5 meter, 2 meter, dan 2,5 meter, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi diuji pada tiga blok ulangan, menghasilkan total 36 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan Sidik Ragam (ANOVA), dan apabila terdapat perbedaan nyata, diuji lanjut dengan DMRT pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi warna fosfor dan ketinggian perangkap feromon tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah tangkapan kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros).
Analisis Sistem Agribisnis Sub Sektor Hortikultura Di Kabupaten Mukomuko Usna, Yeni; Mulyasari, Gita; Yuliarso, M Zulkarnain; Sulistyowati, Endang
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.600

Abstract

This study aims to analyze the agribusiness system of the Horticultural Sub-Sector in Mukomuko Regency using the literature review method. This approach examines various aspects of agribusiness, including the supply of production facilities sub-system, cultivation sub-system, product processing sub-system, marketing sub-system, and supporting sub-systems that support the sustainability of the agribusiness system. Mukomuko Regency has good potential for the development of the Horticulture sub-sector by integrating all of these sub-systems in a harmonized and integrated manner.In this study the methodology used was a literature review. This approach involves collecting, reviewing, and analyzing secondary data obtained from various sources, including scientific articles, books, reports, and other publications relevant to the topic of Horticulture subsector agribusiness. The results of this study indicate that the production facilities subsystem, the farming production/cultivation subsystem and the marketing subsystem have been running well and are profitable. While the processing subsystem has not been running well because farmers have not been able to process horticultural products with more modern. Sub-system support has also been running well but not yet optimal
Status Kesuburan Berdasarkan Fitoplankton Di Perairan Danau Waren, Tual Utami, Endang Sri; Fitrinawati, Henny
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.602

Abstract

Lake Waren is an important lotic in Tual City, playing a crucial role in maintaining ecological balance, a habitat for flora-fauna aquatic, a hydrological cycle, and an area for fish spawning and growth. However, human activities (domestic wastel, tourism activities) increase nutrient levels (N and P) which triggers eutrophication and impacts water quality degradation, changes in phytoplankton composition, and disruption of food chain. Phytoplankton composition and abundance can describe the trophic status (oligotrophic, mesotrophic, eutrophic). Therefore, monitoring water through phytoplankton analysis and organic pollution levels is important to maintain ecosystem balance and ecological sustainability, especially for fisheries. Plankton sampling was conducted at five stations for three observations over two weeks. Plankton samples obtained from plankton net were given 2-3 drops of Lugol as preservation, then observed under a microscope using Sedwick-Rafter Counting Cell (SRC). The results of the plankton analysis explained that Lake Waren has a eutrophic status (IN = 7.7) and indicated organic matter contamination (IP = 15). The aquatic ecosystem is in a stable condition and has good resilience ability, with no dominance of certain plankton species described from medium diversity (phytoplankton 1.7096 - 2.3044; zooplankton 0.8587 - 1.6406), high uniformity (phytoplankton 0.9006 - 0.9610; zooplankton 0.7156 - 1.0194), and low dominance (phytoplankton 0.1070 - 0.2039; zooplankton 0.2093 - 0.4793). This condition is supported by water quality parameters according to quality standards for the life of freshwater biota, namely temperature (30 - 32oC), pH (8.2 - 8.6), DO (4 - 6.5 mg/L), and brightness (80 - 130 cm).
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Pemberian Mikoriza dan Biochar Padi di Lahan Pasir Arini, Nindya; Anwar, Khairul; Abdillah, Alwi Yusuf
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.606

Abstract

Lahan pasir memiliki potensi besar yang dapat digunakan sebagai lahan budidaya hortikultura. Namun lahan pasir memiliki banyak faktor pembatas, salah satunya adalah rendahnya kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari pengaruh pemberian mikoriza dan biochar padi terhadap pertumbuhan dan hasil dari tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 – Februari 2024 di lahan pasir Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis mikoriza 0 g/tanaman (M1), 3 g/tanaman (M2), dan 5 g/tanaman (M3). Faktor ke dua dosis biochar padi 0 ton/ha (S1), 6 ton/ha (S2), dan 12 ton/ha (S3). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji anova serta dilanjutkan menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza 5 g/tanaman (M3) berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering konsumsi per rumpun, bobot umbi kering konsumsi per petak, bobot brangkasan segar dan bobot brangkasan kering. Sedangkan Biochar padi dosis 12 ton/ha (S3) berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah umbi per rumpun. Pada interaksi kombinasi terhadap dua perlakuan berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 5 MST, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering konsumsi per rumpun dan bobot umbi kering konsumsi per petak.
Pengelolaan Bioenergi Berbasis Kayu Lokal: Integrasi Kajian Teknis dan Sosial di Wilayah Perbatasan Indonesia–Timor Leste Kehi, Maria Y. R.; Dethan, Jemmy Jonson Sula; Koehuan, Jonathan E.; Kette, Arlindo U. S.
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.609

Abstract

The reliance of border communities on firewood as a primary energy source remains high due to limited access to modern energy. This study aims to examine the bioenergy potential of three locally available wood types commonly used by residents of Alas Selatan Village, Kobalima Timur District, Malaka Regency, East Nusa Tenggara: Leucaena leucocephala (Lamtoro), Tectona grandis (Teak), and Tamarindus indica (Tamarind). A descriptive quantitative and qualitative approach was employed. Laboratory tests were conducted to measure moisture content and ash content as indicators of combustion efficiency. Observations and interviews were carried out to explore community practices in the collection and storage of firewood. The results show that all three wood types exhibit low moisture content (<8%), with Tamarind having the lowest at 7.57%. In terms of ash content, Lamtoro proved to be the most efficient, producing only 1.3% ash, followed by Teak (2.355%) and Tamarind (4.725%). The community applies adaptive firewood storage methods, such as storing wood under stilt houses and above kitchen hearths (para-para), which facilitate effective drying. These findings indicate that the management of locally sourced wood-based bioenergy holds significant potential as a sustainable energy alternative in border regions, particularly when supported by technical education and appropriate conservation policies.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 2 Desember 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XII Nomor 1 Juni 2024 Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 2 Desember 2023 Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 1 Juni 2023 Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 2 Desember 2022 Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022 Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021 Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 1 Juni 2021 Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 2 Desember 2020 Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 1 Juni 2020 Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019 Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 1 Juni 2019 Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018 Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 1 Juni 2018 Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017 Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V nomor 1 Juni 2017 Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 2 Desember 2016 Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IV nomor 1 Juni 2016 Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015 Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015 Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014 Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014 Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 2 November 2013 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid I nomor 1 Mei 2013 More Issue