cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan
ISSN : 25489879     EISSN : 25992139     DOI : -
Edcomtech is a journal in the field of educational technology which contains conceptual studies and empirical findings in scientific disciplines of educational technology theories and practices. The covered topics are involved the foundation and philosophy of educational technology, design and implementation, assessment and evaluation, strategies and models of general and specific learning, research and development methods, research and development methods, emerging technologies, and technology integration in learning. Journal of Edcomtech is willing to facilitate writers to disseminate conceptual ideas, development, and research findings which are useful in the development of science, study programs, and educational technology profession.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 11 Documents clear
Pengembangan Video Termediasikan Augmented Reality sebagai Electronic Performance Support System dalam Pembelajaran Yerry Soepriyanto; Basith Rahmatullah
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.463 KB)

Abstract

Abstrak: Pebelajar kadangkala merasa kesulitan pada saat mengillustrasikan isi pembelajaran berupa pengetahuan konsep. Oleh karena itu pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk video yang termediasikan oleh Augmented Reality yang valid untuk digunakan dalam sistem elektronik pendukung kinerja (Electronic Performance Support System) pembelajaran. Marker (Penanda) ditempatkan pada modul bahan ajar pada bagian gambar yang mengillustrasikan sebuah konsep, sehingga pada saat pebelajar belum mamahami secara penuh maka kamera smartphone yang digunakan sebagai detektor marker menangkap dan menjalankan video-nya. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Sadiman untuk mengembangkan video termediasikan Augmented Reality. Hasil pengembangan adalah video termediasikan Augmented Reality yang digunakan sebagai sistem pendukung kinerja pembelajaran dalam katagori valid.Abstract: Students sometimes find it difficult to illustrate learning content in the form of conceptual knowledge. Therefore, this development aims to produce video products mediated by Augmented Reality which are valid for use in learning performance support electronic systems (Electronic Performance Support Systems). A marker is placed on the teaching material module in the image part that illustrates a concept, so that when students do not fully understand it, the smartphone camera used as a marker detector captures and runs the video. This study uses Sadiman's development method to develop Augmented Reality mediated videos. The result of the development is Augmented Reality mediated video which is used as a learning performance support system in a valid category. 
Penerapan Metode Kooperatif Jigsaw untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Ilham Fahriansah; Agus Wedi; Saida Ulfa
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.938 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas V SD Negeri Tanjungrejo I Malang. Dengan menggunakan prosedur PTK, penelitian ini dilakukan 2 siklus perbaikan. Proses perbaikan pembelajaran dengan menerapkan metode kooperatif Jigsaw dapat merangsang interaksi antar siswa. Hasil tindakan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam kelompok.Abstract: This study aims to increase the activeness and learning outcomes of students in social studies in class V SD Negeri Tanjungrejo I Malang. By using the PTK procedure, this study carried out 2 cycles of improvement. The process of improving learning by applying the Jigsaw cooperative method can stimulate interaction between students. The results of the action indicate an increase in learning outcomes and student activity in the group. 
Pengembangan Media Animasi Pembelajaran Interaktif Pokok Bahasan Gaya Pada Matapelajaran IPA Kelas IV SD Muzakki Muzakki; Mohammad Efendi; Abdul Manan
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.573 KB)

Abstract

Abstrak: Agar konsep-konsep abstrak yang diajarkan pada matapelajaran IPA SD dapat diterima oleh siswa diperlukan sebuah media atau perantara untuk mengkonkretkan materi. Pengembangan media ini menggunakan model Sadiman (2008), dengan materi tentang pokok bahasan gaya. Validitas hasil pengembangan ditunjukkan oleh pemenuhan kriteria yang diperoleh dari hasil ujicoba, yaitu ahli media dengan tingkat validitas sebesar 90,56%, ahli materi sebesar 91,11% dan siswa perorangan sebesar 95,56%, siswa kelompok kecil sebesar 94,44% serta siswa kelompok besar sebesar 91,17%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, disimpulkan bahwa media animasi pembelajaran interaktif pada matapelajaran IPA pokok bahasan gaya adalah valid atau layak.Abstract: In order for the abstract concepts taught in elementary science subjects to be accepted by students, a medium or intermediary is needed to concretize the material. This media development uses the Sadiman (2008) model, with material on the subject of style. The validity of the development results is indicated by the fulfillment of the criteria obtained from the test results, namely media experts with a validity level of 90.56%, material experts at 91.11% and individual students at 95.56%, small group students of 94.44% and large group students of 91.17%. Based on the results of this validation, it was concluded that the interactive learning animation media on the science subject subject of style was valid or feasible. 
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF POKOK BAHASAN GAYA PADA MATAPELAJARAN IPA KELAS IV SD Muzakki, Muzakki; Efendi, Mohammad; Manan, Abdul
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, Oktober 2016
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.098 KB)

Abstract

Agar konsep-konsep abstrak yang diajarkan pada matapelajaran IPA SD dapat diterima oleh siswa diperlukan sebuah media atau perantara untuk mengkonkretkan materi. Pengembangan media ini menggunakan model Sadiman (2008), dengan materi tentang pokok bahasan gaya. Validitas hasil pengembangan ditunjukkan oleh pemenuhan kriteria yang diperoleh dari hasil ujicoba, yaitu ahli media dengan tingkat validitas sebesar 90,56%, ahli materi sebesar 91,11% dan siswa perorangan sebesar 95,56%, siswa kelompok kecil sebesar 94,44% serta siswa kelompok besar sebesar 91,17%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, disimpulkan bahwa media animasi pembelajaran interaktif pada matapelajaran IPA pokok bahasan gaya adalah valid atau layak.Kata kunci: pengembangan, animasi pembelajaran, interaktif.
Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Pelajaran Bahasa Di Kelas V Sekolah Dasar Dyaristya E; Agus Wedi; Eka Pramono Adi
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.686 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan proses, dan penilaian hasil pembelajaran dalam pelajaran bahasa di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan proses pembelajaran sudah dilakukan oleh masing-masing guru bahasa; pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan sesuai dengan RPP, dan penilaian hasil belajar dilakukan melalui ulangan harian dan ulangan semester.Abstract: This study aims to describe the planning, process implementation, and assessment of learning outcomes in language lessons in grade V elementary school. This study used a descriptive research design with observation, documentation, and interview methods. The results showed that the learning process planning had been carried out by each language teacher; the implementation of the learning process is carried out in accordance with the lesson plan, and the assessment of learning outcomes is carried out through daily tests and semester tests.
Pengaruh Pemanfaatan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas IV Sekolah Dasar Prayoga Dwi Jatmiko; Anastasia Wijayantin; Susilaningsih Susilaningsih
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.929 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan video pembelajaran terhadap hasil belajar mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) kelas IV di SDN I dan SDN III Tasik madu Trenggalek. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (eksperimen kuasi). Penelitian ini menganalisis ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media video pembelajaran dan tidak menggunakan video pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media video pembelajaran secara signifikan berbeda perolehan hasil belajarnya di bandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media video pembelajaran.Abstract: This study aims to determine the effect of the use of instructional videos on the learning outcomes of fourth grade natural science (IPA) subjects at SDN I and SDN III Tasik Honey Trenggalek. The research design used was quasi-experimental (quasi-experimental). This study analyzes whether there are differences in student learning outcomes using instructional video media and not using instructional videos. The results showed that learning using instructional video media was significantly different in the acquisition of learning outcomes compared to learning that did not use instructional video media.
Implementasi Pembelajaran Tematik Kelas 1 SD Hermin Tri Wahyuni; Punaji Setyosari; Dedi Kuswandi
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.138 KB)

Abstract

Abstrak: Pembelajaran tematik terpadu menempatkan satu tema dikaji dari sejumlah pelajaran. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengungkap pelaksanaan pembelajaran tematik di SDN Percobaan 01 Malang. Fokus kajian terhadap faktor pendukung, penghambat, dan upaya guru mengatasi hambatannya. Temuan penelitian menyatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran sudah baik dan mencakup semua komponen pembelajaran tematik. Faktor pendukung terutama dari kepala sekolah, guru, siswa, dan lingkungan sekitar sekolah; faktor penghambat berupa sulitnya mencari kaitan antar mata pelajaran; guru berlatih mengembangkan jaringan tema secara kontekstual dan memantapkannya melalui kegiatan team teaching dan KKG.Abstract: Integrated thematic learning puts one theme to be studied from a number of lessons. Through a case study approach, this research reveals the implementation of thematic learning at SDN Experiment 01 Malang. The focus of the study is on supporting factors, obstacles, and the efforts of teachers to overcome obstacles. The research findings state that the implementation of learning is good and includes all thematic learning components. Supporting factors, especially from the principal, teachers, students, and the environment around the school; the inhibiting factor is the difficulty of finding links between subjects; teachers practice developing a network of themes in a contextual manner and strengthening it through team teaching and KKG activities. 
Pengembangan E-Module dan Tutorial Matakuliah Pengembangan Media Audio Radio Jurusan Teknologi Zainul Abidin
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.183 KB)

Abstract

Abstrak: Pembelajaran matakuliah pengembangan media audio/radio pada jurusan tep FIP UM diharapkan mahasisa mampu membuat/mengembangkan berbagai macam bentuk dan format dengan pola dan prosedur yang tepat dan sesuai. Konsep-konsep yang harus dikuasai berkaitan dengan bentuk-bentuk, pola, format, kedudukan, prosedur dan cara pemanfaatan media audio pembelajaran. Jika konsep ini tidak dikuasai akan berpengaruh pada kualitas hasil pengembangannya. Tahap ini merupakan tahap yang sangat penting sebelum menguasai pembuatan media audio/radio perlu penguasaan konsepkonsep (Praproduksi), diantaranya: 1) macam-macam bentuk ,pola, format, kedudukan, proedur dan cara pemanfaatannya, 2) macam-macam cara pembuatan media audio pembelajaran. Secara umum pengembangan berhubungan dengan (1) penyusunan rancangan, (2) penulisan naskah, (3) produksi, (4) evaluasi. (Arif S. Sadiman,2007:97-174). Dari uraian di atas dapat dijabarkan fase-fase model/pendekatan yang digunakan pada pengembangan produk antara lain 1). Identifikasi kebutuhan, 2). Perumusan Masalah, 3). Perumusan Alat Pengukur Keberhasilan, 4). Proses Produksi, 5). Evaluasi, 6). Implementasi. Dampak dari pengembangan media ini adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan kemampuan pengembangan mahasiswa. Hasil dari validasi ahli desain pembelajaran sebesar 92% dan Ahli Media sebesar 90% hal ini menggambarkan pengembangan media pembelajaran betul-betul memenuhi ketentuan-ketentuan dan prinsip-prinsip pembelajaran.Abstract: Learning audio / radio media development course at the UM FIP department is expected to be able to make / develop various forms and formats with appropriate and appropriate patterns and procedures. The concepts that must be mastered are related to forms, patterns, formats, positions, procedures and how to use audio learning media. If this concept is not mastered, it will affect the quality of the development results. This stage is a very important stage before mastering the production of audio / radio media, it is necessary to master the concepts (preproduction), including: 1) various forms, patterns, formats, positions, procedures and ways of using them, 2) various ways of making audio media learning. In general, development is related to (1) drafting, (2) script writing, (3) production, (4) evaluation. (Arif S. Sadiman, 2007: 97-174). From the description above, it can be explained the phases of the model / approach used in product development, including 1). Identification of needs, 2). Problem Formulation, 3). Formulation of Success Measurement Tools, 4). Production Process, 5). Evaluation, 6). Implementation. The impact of this media development is an increase in the knowledge, attitudes, and development abilities of students. The results of the validation of the learning design experts were 92% and the Media Experts were 90%, this illustrates that the development of learning media really meets the provisions and principles of learning. 
Teknik Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Nourina Kartika Sakti; Sihkabuden Sihkabuden; Susilaningsih Susilaningsih
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.203 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan teknik talking stick, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Teknik talking stick adalah teknik pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan menggunakan alat bantu tongkat yang bertujuan mendorong siswa untuk berani mengungkapkan pendapat. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik talking stick dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA.Abstract: The purpose of this study is to describe the application of the talking stick technique, student activities, and student learning outcomes. The talking stick technique is a learning technique that is packaged in the form of a game using stick tools that aim to encourage students to have the courage to express their opinions. This study used a PTK design. The data was collected by means of observation, documentation and field notes. The results showed that the application of the talking stick technique could improve the activities and learning outcomes of science learning. 
Menakar Kebebasan Media Massa dan Radikalisme Agama Mundir Mundir
Edcomtech Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.696 KB)

Abstract

Abstrak: Media massa (mass media) merupakan sebuah singkatan yang berasal dari media komunikasi massa (mass communication media), adalah sarana penyampaian pesan dan aspirasi, serta alat komunikasi untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat secara luas. Di era reformasi, media massa tumbuh subur dalam berbagai bentuk, misalnya TV, radio, internet, surat kabar, majalah, tabloid, dan lain sebagainya. Media massa mengemban empat fungsi: fungsi informasi (to inform) fungsi pendidikan (to educate), fungsi hiburan (to entertain), dan fungsi kontrol sosial (to influence). Dari sejumlah media massa yang ada, media online (internet) merupakan salah satu media yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kepentingan termasuk dakwah agama Islam dalam batas-batas yang moderat maupun radikal. Nah, tulisan ini mengkaji tentang media massa online (internet), mengingat internet merupakan salah satu media massa yang mudah didapat, murah biayanya, dapat menjangkau semua wilayah dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu.Abstract: Mass media (mass media) is an abbreviation which comes from mass communication media, is a means of conveying messages and aspirations, as well as a means of communication to disseminate information to the public at large. In the reform era, mass media flourished in various forms, for example TV, radio, internet, newspapers, magazines, tabloids, and so on. The mass media has four functions: an information function (to inform) an education function (to educate), an entertainment function (to entertain), and a social control function (to influence). From a number of mass media, online media (internet) is one of the media that is widely used by the public for various purposes, including the preaching of Islam within moderate and radical boundaries. Well, this paper examines the online mass media (internet), considering that the internet is one of the mass media that is easy to get, cheap in cost, can reach all areas and is not limited by space and time.

Page 1 of 2 | Total Record : 11