cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ORTOPEDAGOGIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 273 Documents
Permainan Teka-Teki Silang Bergambar dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Anak Tunagrahita Ringan Hana Aditiya Candra; Endro Wahyuno
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.146 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i12016p51-53

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan teka-teki silangbergambar terhadap hasil bvelajar mata pelajaran IPS anak Tunagrahita Ringan kelas IV SLB . Penelitianini menggunakan metode eksperimen jenis penelitian Pre-Eksperimental Design dengan desain “OneGroup Pretest-Posttes Design”. Dilihat dari rata-rata hasil pre-test yaitu 42,66 ke rata-rata hasil posttest81,34 dapat dikatakan hasil belajarsiswa mengalami peningkatan. Berdasarkan penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa permainan teka-teki silang bergambar berpengaruh terhadap hasil belajar matapelajaran IPS anak Tunagrahita Ringan.The purpose of this study was to determine The Influence Crossword Puzzle Picture gameto Learning Outcomes of social sciences for Students with Mental Retardation Class IV In SLB B/CDharma Wanita 01 Pakisaji Malang. This research was conducted using the method of experimentalresearch type of research Pre Experimental Design. And in the study, researchers used the design “Onegroup pretest-posttest design”. Judging from the average of the pre-test is 42.66 to average 81.34 posttestresults can be said to increase student learning outcomes. Based on this study we can conclude thatthe crossword picture game effect on the Learning Outcomes of social sciences for Students with MentalRetardation.
Development Learning Sequence dalam Kemampuan Berhitung Operasi Bilangan Bulat Anak Diskalkulia Azka Baqiyatul Haibah; Abdul Huda
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 5, No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.931 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12018p050

Abstract

Anak diskalkulia di SD Alam Ar Rohmah mengalami kesulitan pada kemampuan bahasa  dan membaca yang berpengaruh dalam memahami simbol- simbol dalam matematika. Pendekatan  development learning sequence merupakan pendekatan yang berdasarkan pada tahapan perkembangan  anak dari konkret dengan menggunakan media nyata dan semi konkret dengan manipulasi gambar yang  mampu menjembatani anak untuk berpikir abstrak. Tujuannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendekatan development learning sequence terhadap kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia kela VI di SD Alam Ar Rohmah. Metode penelitian dengan menggunakan Single Subject Research dengan desain A-B-A. Hasil penelitian menunjukkan presentase overlap sebesar 0%. Kesimpulannya, pendekatan development learning sequence berpengaruh meningkatkan kemampuan  berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia kelas VI di SD Alam RohmahMalang.
Pengaruh Media Dot CardsTerhadap Kemampuan Berhitung Siswa Tunagrahita Sedang Danang Dwi Purnomo; M Shodiq; Ahmad Samawi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 5, No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.303 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12018p001

Abstract

Abstrak: Anak tunagrahita sedang mengalami hambatan dalam perkembangan kognitif khususnya bidang akademik pada pelajaran matematika khususnya berhitung. media dot cards untuk meningkatkan berhitung. Peneliti ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kemampuan berhitung sebelum intervensi, (2) kemampuan berhitung setelah intervensi, (3) pengaruh media dot cards. Penelitian eksperimen dengan uji Wilcoxon. Hasilnya adalah adanya pengaruh media dot cards. Perhitungannya diperoleh Thitung = 0. α =0,05 dan n = 6. Diperoleh Ttabel = 2, H0 ditolak dan Hi diterima, sebab Thitung 0 < Ttabel 2. Kesimpulannya adalah nilai rata-rata pre-test yaitu 51,08, dan nilai rata-rata post-test yaitu 79,69. Jadi, terdapat pengaruh media dot cards terhadap kemampuan berhitung siswa tunagrahita sedang.
Layanan Bimbingan Kematangan Karir bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SMK Inklusi Serlia Wega Novitarani; Endro Wahyuno
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 4, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.25 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12018p115

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan kematangan karir bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah kejuruan inklusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan persentase.Sampel penelitian ini adalah seluruh guru BK, GPK dan Wali Kelas di lima sekolah kejuruan inklusi di kota Malang, yang terdapat 5 sekolah dengan respondenberjumlah39.Didapatkanhasilpenelitiandenganrata-rata(82,7%),artinya pelaksanaan bimbingan kematangan karir di sekolah kejuruan inklusi tkota Malang telah terlaksana dengan baik. Terdapat satu pernyataan pada aspek realisasi keputusan karir yang hasilnya sebesar 40 %, artinya pada pernyataan tersebut belum terlaksa dengan baik. Kesimpulan bahwa peserta didik berkebutuhan khusus belum mampu mengambil keputusan mengenai masa depannya secara mandiri tanpa bimbingan dan bantuan orangtua
Bahan Ajar Keterampilan Menggambar Tunagrahita Damai Dewata Puri; Mohammad Efendi; Sinta Yuni Susilawati
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.592 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p7-12

Abstract

Bahan ajar keterampilan menggambar bagi anak tunagrahita sedang Kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan bahan ajar keterampilan menggambar yang diperuntukkan oleh siswa tunagrahita sedang di kelas IV. Penelitian dilakukan dengan metode Research and Development dengan model atau desain dari Dick dan Carey. Instrumen yang digunakan berupa observasi, angket, dan uji coba produk, dengan hasil pengembangan bahan ajar keterampilan menggambar sangat valid digunakan untuk siswa tunagrahita sedang kelas IV.
Persepsi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Terhadap Implementasi Model Dammri Dewi Ekasari Kusumastuti; Imam Yuwono
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.017 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p35-38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran persepsi mahasiswa berkebutuhan khusus terhadap implementasi model DAMMRI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualiatif. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang mahasiswa tunadaksa dan 1 orang mahasiswa tunagrahita ringan semester V, penelitian di lakukan di program studi pendidikan khusus FKIP ULM Banjarmasin, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kedua subjek terhadap implementasi model DAMMRI sudah baik dan mereka cukup antusias dengan adanya model ini. Namun apabila dibandingkan persepsi antara keduanya diketahui bahwa persepsi DRA terhadap implementasi model DAMMRI lebih baik dibandingkan IH. Temuan yang diperoleh sekaligus juga sebagai masukan adalah IH masih belum memahami peran juru ketik pada saat implementasi model DAMMRI sehingga ke depannya perlu dilakukan sosialisasi terhadap keberadaan juru ketik di dalam kelas. 
Media Clay Tepung sebagai Sarana Menulis Permulaan Tunagrahita Asri Kurnianing Dewi; Abdul Huda; Rizqi Fajar Pradipta
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.661 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p13-19

Abstract

Media clay tepung untuk meningkatkan kemampuan pra menulis permulaan siswa tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pra menulis permulaan siswa tunagrahita setelah diberikan media clay tepung. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen menggunakan media clay tepung untuk meningkatkan kemampuan pra menulis permulaan siswa tunagrahita. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dalam pemberian media clay tepung dalam meningkatkan kemampuan pra menulis permulaan. 
Penerapan Pelatihan Terapi Auditory Verbal Therapy (AVT) untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Tunarungu Lutfi Isni Badiah; Muhammad Nurrohman Jauhari; Sambira Mambela
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.466 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p39-42

Abstract

Anak tunarungu adalah anak yang kemampuan pendengan dan bicaranya mengalami gangguan atau hambatan. Hal ini disebabkan adanya kelainan atau kerusakan pada organ pendengarannya. Namun dengan adanya penggunaan alat bantu dengan (ABD) yang mutakhir dan terapi yang tepat, dapat membantu anak tunarungu mengembangkan bahasa verbalnya melalui kegiatan mendengar.  Salah satu pilihan terapi yang bisa digunakan untuk mengembangkan Bahasa verbal anak tunarungu adalah terapi AVT. Peranan orang tua dalam keberhasilan terapi Auditory Verbal Therapy (AVT) untuk mengembangkan bahasa anak tunarungu sangat besar karena tidak mungkin hanyak mengandalkan sesi terapi di tempat terapi. Meskipun begitu, masih banyak ditemui permasalahan di lapangan, yakni orang tua dari anak tunarungu yang merasa kesulitan ketika mencari referensi lengkap tentang prosedur pelaksanaan AVT. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah orang tua dari anak tunarungu yang bersekolah di KB-TK Aurica Surabaya. Total peserta berjumlah 21 orang. Pelatihan terapi AVT yang diberikan kepada orang tua tunarungu ada 3 materi yakni (1) pemberian informasi mengenai Program dan Teknik Terapi AVT, (2) peran orang tua dalam pengulangan terapi AVT di rumah dan (3) praktek terapi AVT dan berdiskusi dengan peserta pelatihan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi, serta simulasi. 
Efektifitas Model Pembelajaran CRV Ideal Dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Mahasiswa Tunarungu Mirnawati Mirnawati; Imam Yuwono
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.592 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p20-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran CRV-IDEAL dalam meningkatkan partisipasi belajar mahasiswa tunarungu dalam kegiatan perkuliahan di kelas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenic penelitian ekperimen tipe pre eksperimen, desain penelitian menggunakan one group pretest posttes (O1 X O2). Subjek pada penelitian ini adalah 5 orang mahasiswa tunarungu semester V (3 orang laki-laki dan 2 orang perempuan), penelitian di lakukan di program studi pendidikan khusus FKIP ULM Banjarmasin, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertisipasi belajar mahasiswa tunarungu pada pretest berada dalam kategori kurang baik dengan nilai rata-rata sebesar 32,4, sedangkan pada posttest partisipasi belajar mahasiswa tunarungu termasuk dalam kategori cukup baik dengan nilai rata-rata sebesar 69. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan partisipasi belajar mahasiswa tunarungu secara signifikan setelah penerapan model pembelajaran CRV-IDEAL dalam kegiatan perkuliahan yang menyesuaikan dengan kebutuhan belajar dan prinsip pembelajaran anak tunarungu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model CRV-IDEAL efektif dalam meningkatkan partisipasi belajar mahasiswa tunarungu.
Mengevaluasi Pelaksanaan Undang Undang Disabilitas: Studi Kasus Kampus-Kampus di Kudus Jawa Tengah Moh Rosyid
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 6, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.487 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i12020p43-49

Abstract

Tujuan ditulisnya naskah ini mengevaluasi perlunya disegerakan dibentuknya Komisi Nasional Disabilitas oleh negara. Akibat belum dibentuk, pelaksanaan UU Disabilitas tidak dilaksanakan dengan baik oleh penyelenggara kampus-kampus di Kota Kudus Jawa tengah. Sehingga pelaksanaan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas kaitannya dengan ketaatan penyelenggara kampus dalam memfasilitasi sarana dan prasarananya bagi penyandang disabilitas harus dievaluasi. Data diperoleh penulis bersumber dari kajian pustaka berupa tulisan para penulis yang memiliki konsen terhadap fasilitas umum dan perpustakaan dan muatan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan UU No 43 Tahun 2017 tentang Perpustakaan. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Perpustakaan sebagai badan publik berkewajiban menyediakan kemudahan sarana dan prasarana mengakses bagi publik dan penyandang disabilitas. Akan tetapi, dalam konteks  penyandang disabilitas hanya angan-angan karena perangkat dukung dalam UU Penyandang Disabilitas berupa 8 peraturan pemerintah (PP), 2 peraturan presiden (Perpres), 1 peraturan menteri sosial (Permensos), dan pembentukan Komisi Nasional Disabilitas belum terwujud. Bila semua itu terwujud, harapan terciptanya UU Keterbukaan Informasi Publik pun terwujud. Dengan demikian, tugas kita bersama mengawalnya agar tujuan diterbitkannya UU Penyandang Disabilitas, UU Perpustakaan, dan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 30 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada Bangunan Gedung dan Lingkungan dapat terwujud bagi warga negara, khususnya penyandang disabilitas. Keberadaan Komisi Nasional Disabilitas sangat mendesak dibentuk.