cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Psikologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2022)" : 9 Documents clear
Metode Pelatihan dengan Pendekatan Psikoedukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Selective Attention pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) Muna, Naeila Rifatil; Jatnika, Ratna; Purwono, Urip; Siregar, Juke R.
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p10-24

Abstract

Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas (GPPH) umumnya tidak mampu memfokuskan atensi, mengontrol diri, mengatur diri, dan mengarahkan diri pada tujuan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kemampuan selective attention, yaitu kemampuan untuk mengabaikan distraksi yang menyebabkan tugas-tugas yang dikerjakan cenderung tidak selesai sesuai instruksi dan batas waktu yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pelatihan dengan pendekatan psikoedukasi untuk meningkatkan kemampuan selective attention. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan single case-interrupted time series design. Instrument yang digunakan untuk mengukur selective attention menggunakan The D2 of Attention Test. Subjek penelitian ini adalah anak dengan GPPH predominan inatensi sebanyak satu orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil pengukuran skor TN-E pada tahap pretest diperoleh 290 poin dan meningkat pada tahap posttest menjadi 413 poin. Dibandingkan dengan norma pada GPPH usia delapan tahun, maka terjadi peningkatan dari kategori di bawah rata-rata menjadi kategori di atas rata-rata. Berdasarkan data kuatitatif dan data kualitatif, menunjukkan bahwa metode pelatihan peningkatan selective attention dengan pendekatan psikoedukasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan selective attention pada anak dengan GPPH.
Sendiri Saat Pandemi: Peran Kecerdasan Emosi terhadap Stres pada Mahasiswa Rantau Wibowo, Doddy Hendro; Kojongian, Monica Geaby R.
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p1-9

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan mahasiswa rantau mengalami keterbatasandan berakibat pada kondisi stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiadakah pengaruh kecerdasan emosi terhadap stres pada mahasiswarantau pada masa pandemi Covid-19. Metode pengambilan sampel denganteknik quota sampling, melibatkan 141 mahasiswa rantau di Kota Salatiga.Penelitian ini menggunakan Perceived Stress Scale dan Skala KecerdasanEmosi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,052 (p lebihdari 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh antarakecerdasan emosi terhadap stres pada mahasiswa rantau di saat pandemiCovid-19.
Efektivitas Komunikasi Persuasi Melalui Penggunaan Gambar Dampak Positif Berhenti Merokok untuk Meningkatkan Motivasi Berhenti Merokok Abadiah, Nur Diny; Purba, Herison P.
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p25-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas komunikasi persuasi melalui penggunaan gambar dampak positif berhenti merokok untuk me-ningkatkan motivasi berhenti merokok. Penelitian dilakukan menggunakan metode quasi experiment yang melibatkan 30 orang subjek ber­jenis kelamin laki-laki dengan rentang usia antara 20–23 tahun dan dengan skor motivasi berhenti merokok rendah hingga sedang. Desain penelitian menggunakan one-group pretest-posttest design. Motivasi para subjek dinilai menggunakan skala motivasi berhenti merokok milik Barus. Data yang telah diperoleh dianalisa menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasi melalui gambar dampak positif berhenti merokok dapat dikategorikan efektif dalam meningkatkan motivasi berhenti merokok. Hal ini dikarenakan proses komunikasi persuasi mengakibatkan suatu perubahan informasi mengenai merokok, yang dalam penelitian ini berfokus pada dampak positif dari berhenti merokok. Perubahan informasi itu kemudian menjadi suatu penguatan karena pemberian media gambar yang menunjukkan dampak positif dari berhenti merokok dilakukan secara kontinu sehingga subjek penelitian termotivasi untuk berhenti merokok.
Self Esteem dan Gratitude sebagai Prediktor Body Image: Studi pada Remaja Laki-Laki di Kota Malang Shanti, Pravissi; Az Zahra, Afifah Chusna
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p71-85

Abstract

Masa remaja ditandai dengan perubahan fisik dan perubahan sosial yang dapat berdampak pada diri, salah satunya pada body image. Body image berkaitan dengan self esteem dan gratitude. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh self esteem dan gratitude terhadap body image secara parsial dan simultan pada remaja laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki di Kota Malang. Sampel penelitian adalah 314 individu berusia 12–21 tahun yang berdomisili di Kota Malang dan berjenis kelamin laki-laki, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala self esteem, skala gratitude, dan skala body image. Uji validitas dalam penelitian ini adalah validitas isi dan uji beda dihitung dengan menggunakan korelasi Pearson’s product moment. Reliabilitas instrumen berada pada kategori tinggi, dihitung menggunakan rumus Cronbach’s alpha. Analisis data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self esteem dan gratitude berperan terhadap body image secara simultan dengan F sama dengan 86,556 dan p sama dengan 0,000 (p kurang dari 0,05). Secara parsial, diperoleh nilai p sama dengan 0,000 (p kurang dari 0,05) untuk self esteem dengan body image dan p sama dengan 0,000 (p kurang dari 0,05) untuk gratitude dengan body image. Oleh sebab itu, sebagai upaya agar remaja laki-laki memiliki positive body image, maka perlu dipertimbangkan langkah-langkah pencegahan atau intervensi secara psikologis maupun program mengenai strategi peningkatan self esteem dan gratitude.
Hubungan antara Ketidakpuasan Bentuk Tubuh dengan Objektifikasi Diri pada Remaja Pengguna Instagram Candra, Irene Aprillia; Novianty, Anita
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p34-49

Abstract

Ketidakpuasan bentuk tubuh adalah penilaian negatif individu terhadap bentuk tubuhnya dikarenakan adanya kesenjangan antara tubuh sebenarnya dan ideal individu. Salah satu alasan terjadinya ketidakpuasan bentuk tubuh individu adalah karena objektifikasi diri, yaitu ketika individu melihat dirinya sebagai objek yang diperhatikan. Hipotesis penelitian, yaitu terdapat hubungan antara setiap dimensi objektifikasi diri dengan ketidakpuasan bentuk tubuh pada remaja pengguna Instagram. Penelitian ini melibatkan 312 orang remaja pengguna Instagram berusia 18–24 tahun dan mengikuti konten selebriti, olahraga, atau juga model. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan kuesioner daring berisi skala Objectified Body Consciousness (OBCS) untuk mengukur objektifikasi diri dan skala Body Dissatisfaction Scale (BDS) untuk mengukur ketidakpuasan bentuk tubuh. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi metode koefisien korelasi Spearman. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif antara objektifikasi diri dimensi pengawasan tubuh serta dimensi internalisasi pandangan budaya dan rasa malu terhadap tubuh dengan ketidakpuasan bentuk tubuh, sedangkan tidak ditemukan hubungan antara objektifikasi diri dimensi keyakinan untuk mengontrol penampilan dengan ketidakpuasan bentuk tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa semakin individu memperhatikan tubuhnya secara konstan, maka semakin individu tidak puas dengan tubuhnya dan semakin individu menginternalisasi pandangan mengenai standar ideal yang ada dan merasa malu terhadap tubuhnya, maka semakin individu tidak puas dengan tubuhnya.
Hubungan Kredibilitas Typical person Endorser dengan Brand Equity Produk R pada Mahasiswa Gamma Rahmita Ureka Hakim; Faradeni Faradeni; Tutut Chusniyah
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p86-94

Abstract

Pembangunan ekuitas produk menjadi hal penting dalam memenangkan kompetisi perusahaan. Salah satu upaya yang sering digunakan adalah dengan memanfaatkan endorser. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kredibilitas typical person endorser produk R dengan ekuitas merek. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Penelitian ini menggunakan metode korelasi deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang angkatan 2014–2018 berjumlah 697 orang mahasiswa yang memiliki karakteristik: (1) pengguna produk R; dan (2) pernah melihat bintang iklan produk R. Sampel penelitian berjumlah 100 orang merupakan sampel populasi. Terdapat dua instrumen yang digunakan, yaitu: (1) skala ekuitas merek produk yang terdiri atas 19 item; dan (2) skala kredibilitas endorser yang terdiri atas 15 item. Uji hipotesis menggunakan Pearson’s product moment. Hasil uji hipotesis diperoleh data rxy sebesar 0,461 dengan signifikansi 0,000. Dengan demikian, terdapat hubungan positif dan dalam kategori cukup antara kredibilitas typical person endorser dengan ekuitas merek produk R pada mahasiswa. Saran yang diberikan untuk perusahaan, yaitu perusahaan bisa memilih typical person endorser sebagai pendukung merek sekaligus juru bicara dalam iklan yang patut dipertimbangkan. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat mendalami penelitian ini pada analisis per aspek kredibilitas typical person endorser.
Hubungan Resiliensi dan Perceived Social Support dengan Stres Akademik Saat Pembelajaran Daring pada Mahasiswa Ikhwaningrum, Annisa Rezky Surya; Yusuf, Munawir; Saniatuzzulfa, Rahmah
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p50-61

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi menyebabkan mahasiswa harus beradaptasi untuk melakukan pembelajaran secara daring dan menghadapi banyaknya kendala pembelajaran daring. Hal tersebut dapat menjadi stressor yang akan menghambat proses pembelajaran sehingga memengaruhi proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi hubungan antara resiliensi dan perceived social support dengan stres akademik saat pembelajaran daring; (2) mengidentifikasi hubungan resiliensi dengan stres akademik saat pembelajaran daring; dan (3) mengidentifikasi hubungan perceived social support dengan stres akademik saat pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel disproportionate random sampling. Penelitian ini menggunakan sampel mahasiswa sebanyak 168 orang. Terdapat tiga skala yang digunakan, yaitu skala stres akademik (rx sama dengan 0,866), skala resiliensi (rx sama dengan 0,935), dan skala perceived social support (rx sama dengan 0,856). Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dan perceived social support dengan stres akademik pada mahasiswa (sig. sama dengan 0,000 kurang dari 0,05 dan R square sama dengan 0,102), dengan kekuatan hubungan yang rendah (R sama dengan 0,319). Selain itu, terdapat kontribusi resiliensi dan perceived social support dengan stres akademik sebesar 10,2 persen, terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan stres akademik (sig. sama dengan 0,000 kurang dari 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived social support dengan stres akademik (sig. sama dengan 0,588 lebih besar dari 0,05). Resiliensi memberikan sumbangan efektif sebesar 10,2 persen.
Hubungan Makna Panggilan dan Keterikatan Kerja pada Guru Pangesti, Stephanie Widya; Riasnugrahani, Missiliana
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p62-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kaitan antara panggilan dan keterikatan pekerjaan pada guru, dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Calling and Vocation Questionnaire dan Utrecht Work Engagement Scale yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh responden berjumlah 82 orang guru dengan minimal masa kerja satu tahun. Dengan Pearson's correlation analysis, didapatkan bahwa kedua dimensi panggilan, yaitu presence of calling dan search for calling, masing-masing berkorelasi positif dan signifikan dengan keterikatan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa baik guru yang sudah merasakan panggilan maupun yang masih aktif mencari panggilan memiliki keterikatan yang kuat dengan pekerjaannya sebagai seorang guru.
Faktor Prediktor Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Disabilitas Putri, Finta Ramadhani; Dwiastuti, Ike
Jurnal Sains Psikologi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v11i12022p34-41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara optimismedengan prestasi akademik, hubungan antara penyesuaian diri dengan prestasiakademik, dan apakah optimisme dan penyesuaian diri dapat memprediksiprestasi akademik pada mahasiswa disabilitas di Kota Malang. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain korelasionalkepada 50 orang mahasiswa disabilitas yang dipilih dengan metode purposivesampling. Tiga kesimpulan berdasarkan analisis data, yaitu: ada hubunganantara optimisme dengan prestasi akademik dengan hasil uji t-parsial sebesar1,724 dan p-value kurang dari 0,01; ada hubungan antara penyesuaian diridengan prestasi akademik dengan hasil uji t-parsial sebesar 1,819 dan p-valuekurang dari 0,01; serta ada hubungan antara optimisme dan penyesuaian diridengan prestasi akademik pada mahasiswa disabilitas di Kota Malang dengannilai R2 sama dengan 0,313 dan p-value kurang dari 0,01. Hasil inimenunjukkan bahwa prestasi akademik mahasiswa disabilitas sebesar 31%diprediksi oleh kemampuan optimisme dan penyesuaian diri. Implikasi daripenelitian ini dapat digunakan oleh pengambil kebijakan dan praktisi dalamupaya meningkatkan prestasi akademik mahasiswa disabilitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 9