cover
Contact Name
Soni
Contact Email
soni@umri.ac.id
Phone
+6281268059209
Journal Mail Official
pengabdianumri@umri.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28290
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI
ISSN : 25500198     EISSN : 27453782     DOI : https://doi.org/10.37859/jpumri.v4i1
Pengabdian Untuk Mu negeRI merupakan jurnal diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sebagai media untuk mempubikasikan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen dan juga mahasiswa sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI terbit 3 kali setahun pada Bulan Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 575 Documents
PELATIHAN PENGELASAN APLIKATIF BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN “DARUL ULUM” MAGETAN Alfi Tranggono Agus Salim; Fredy Susanto; Indarto Yuwono; Wahyu Pribadi; Sulfan Bagus Setyawan; Khairul Anam Basyar; Jovial Auliya Furqan; Muhammad Abdul Aziz; Ubaeydilah ma’ruf
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.328 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1500

Abstract

Teknologi pengelasan merupakan teknologi terapan, yang mana teknologi ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dalam produk, baik produk dalam skala besar maupun skala kecil. Penerapan teknologi pengelasan dapat dilakukan didunia pendidikan maupun masyarakat, didunia pendidikan dapat dilakukan dengan pendidikan formal sedangkan dimasyarakat dapat dilakukan dengan pelatihan. Pelatihan pengelasan dimasyarakat kami lakukan dengan program pengabdian yaitu pengabdian pelatihan pengelasan aplikatif bagi santri Pondok Pesantren. Pendidikan agama disebuah pesantren mengarah ke pembentukan afektif dan sikap, yang akan menimbulkan penambahan jumlah SDM kurang terampil. Melihat kondisi seperti diatas maka salah satu langkah yang perlu diambil adalah dengan memberikan pelatihan pengelasan bagi santri Pondok Pesantren. Pelatihan ini menerapkan teknologi pengelasan hingga menghasilkan produk. Pelatihan dimulai dari pengenalan, teknik pengelasan hingga aplikasi pengelasan untuk membuat produk, produk yang dihasilkan berupa meja belajar lipat yang digunakan untuk santri Pondok Pesantren. Pelatihan ini telah memberikan dampak positif bagi santri Pondok Pesantren, yang mana sebelumnya belum begitu dapat memahami teknologi pengelasan, pelatihan ini bisa menguasai keterampilan pengelasan. Dengan penguasaan keterampilan pengelasan maka masyarakat alumni pondok pesantren juga memiliki keterampilan dan bisa mengembangkan wirausaha.
PELATIHAN DAN PENERAPAN SISTEM PRESENSI BERBASIS KOMPUTER UNTUK PENGELOLAAN DATA KEHADIRAN APARAT DESA Rohmat Gunawan; Alam Rahmatulloh
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.694 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1502

Abstract

Desa sebagai suatu sistem pemerintahan yang memiliki batas wilayah, berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pengelolaan data kehadiran aparat desa harus dikelola dengan baik, karena dapat mempengaruhi kinerja pelayanan kepada masyarakat. Pencatatan data kehadiran secara konvensional, biasanya dilakukan ketika jam masuk kerja dengan membubuhkan tanda tangan pada sebuah buku atau form daftar hadir. Proses pencatatan kehadiran seperti ini sangat sederhana tetapi mudah dimanipulasi. Agar masalah tersebut dapat ditangani, dalam kegiatan pengabdian ini diterapkan sistem pencatatan kehadiran berbasis fingerprint. Dibanding dengan pencatatan kehadiran berbasis elektronik lainnya seperti: time recording machine, id card with barcode system, magnetic card dan Radio Frequency Identification (RFID) card, sistem pencatatan kehadiran berbasis fingerprint ini lebih baik karena proses pengambilan data kehadiran didasarkan pada pola sidik jari setiap aparat desa, sehingga penitipan identitas kepada orang lain dapat diminimalisir. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, telah diterapkannya sistem pencatatan data kehadiran berbasis sidik jari di lokasi mitra, pelatihan penggunaan sistem kepada administrator pengelola data kehadiran di lokasi mitra telah dilakukan dan laporan data kehadiran secara otomatis diproses oleh sistem serta dapat ditampilkan atau dicetak ketika dibutuhkan.
LITERASI FINANSIAL PADA TAMAN BACA MASYARAKAT Hanjar Ikrima Nanda; Ria Zulkha Ermayda; Fitri Purnamasari; Nabila Dini Syara; Mochammad Galih Satriyo
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.827 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1504

Abstract

Abstrak Pengelolaan mandiri oleh pemilik Taman Baca Masyarakat (TBM), seringkali dihampiri oleh masalah keuangan yang cukup mengancam kontinuitasnya. Kurang pengetahuan dari pengurus organisasi nirlaba ini dapat diminimalisir dengan memberikan lokakarya terkait pengelolaan keuangan organisasi sejenis. Dana dari donasi—baik tunai maupun non tunai—seyogyanya diterima, dicatat, serta dilaporkan dengan baik dan menarik, sehingga meningkatkan kepercayaan donatur. Tujuan dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk memberikan keterampilan teknis terkait pembuatan laporan keuangan TBM yang mudah dipahami oleh para stakeholder, dengan menggunakan metode berupa penggalian masalah, pemberian materi serta praktik. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah leadership group discussion yang hasilnya membantu kegiatan berikutnya agar tepat sasaran. Kegiatan selanjutnya yaitu lokakarya yang diselenggarakan dalam bentuk praktik pencatatan dan juga penyajian laporan keuangan yang menarik serta mudah dipahami. Kegiatan pengabdian ini direspon positif oleh peserta, dan mereka mulai berkomitmen untuk tertib mencatat donasi tunai dan non tunai di TBM masing-masing. Ke depannya, kegiatan semacam ini sebaiknya ditindaklanjuti dengan pendampingan untuk menyesuaikan inti dari materi dengan keunikan masing-masing TBM. Kata kunci: Literasi Finansial, Taman Baca Masyarakat, Laporan Keuangan, Organisasi Nirlaba Abstract Self-management by the owners of the Community Reading Park (TBM), often accompanied by financial problems that threaten its continuity. Lack of knowledge from the management of this non-profit organization can be minimized by providing workshops related to the financial management of similar organizations. Funds from donations—both cash and non-cash—should be received, recorded, and reported both properly and attractively, thereby increasing donor trust. The purpose of this series of activities is to provide technical skills related to the preparation of TBM financial reports that are easily understood by stakeholders, using excavating problems, providing material and practice as the methods. The first activity carried out was a leadership group discussion whose results helped the next activity to be on target. The next activity is a workshop about recording practices and the making of interesting financial statements that easy to be understand. The community service activity was responded positively by the participants, and they began to commit to an orderly record of cash and non-cash donations at their respective TBMs. In the future, this kind of activity should be followed up with assistance to adjust the core of the material with the uniqueness of each TBM. Keywords: Financial Literacy, Taman Baca Masyarakat, Financial Reports, Non-Profit Organization
DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PRODUK PKK Ria Zulkha Ermayda; Hanjar Ikrima Nanda; Dwi Narullia
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.227 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1506

Abstract

Abstrak Kegiatan yang dilakukan Kelompok PKK Desa Sutojayan sebagian besar telah diarahkan kepada aktivitas yang produktif dan bernilai jual, seperti pembuatan kerajinan tas dari tali kur, membuat bros, dan berbagai jenis keripik. Beberapa produk tersebut mampu dihasilkan oleh kelompok PKK dalam kurun waktu tertentu. Berdasarkan analisis situasi, dibutuhkan cara atau strategi khusus dalam melakukan pemasaran produk-produk tersebut, karena selama ini pemasaran masih dilakukan dalam lingkup lokal atau hanya sebatas dari mulut ke mulut. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan terkait strategi pemasaran produk kepada kelompok PKK melalui pelatihan digital marketing. Metode pelaksanaan kegiatan ini yakni pelatihan secara langsung sekaligus praktik pada aplikasi online yang digunakan, yakni facebook dan instagram. Hasil dari kegiatannya ini adalah anggota kelompok PKK dapat membuat akun online yang khusus untuk memasarkan produk-produk yang dihasilkan melalui akun facebook dan instagram. Melalui strategi digital marketing, beberapa produk yang dihasilkan oleh Kelompok PKK Desa Sutojayan dapat dikenal secara meluas sehingga mampu mengangkat nama Desa Sutojayan. Keywords: Digital Marketing, local product, marketing training Abstract Most of the activities undertaken by the PKK group in Sutojayan Village have been directed to productive and valuable selling activities, such as making handicraft bags made from rope ties, making brooches, and various types of chips. Some of these products were able to be produced by the PKK group within a certain period. Based on the situation analysis, special methods or strategies are needed in marketing these products, because so far marketing has only been carried out in the local scope or only limited to word of mouth. This activity aims to increase knowledge related to product marketing strategies to PKK group through digital marketing training. The method used in the implementation of activities is direct training as well as practice in the online application used, namely Facebook and Instagram. As a result of this activity, PKK group members can create an online account specifically for marketing products produced through Facebook and Instagram accounts. Through digital marketing strategies, some of the products produced by the PKK group can be widely recognized so that they can raise the name of the Sutojayan Village. Keywords : Digital Marketing, produk lokal, pelatihan pemasaran
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KEPADA PENAMBANG EMAS TANPA IJIN DI DESA NOELTOKO, KEC.MIOMAFFO BARAT, KAB.TTU Yusuf Rumbino; Fani Serangmo; Herry Zadrak Kotta; Woro Sundari; Ika Krisnasiwi; Noni Banunaek
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.581 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1549

Abstract

Abstract Exploitation of natural resources through unlicensed gold mining (PETI) is not in accordance with mining operational standards occurring along the Noeltoko River, West Miomaffo Subdistrict, Timor Tengah Utara Regency, East Nusa Tenggara Province resulting in damage and environmental degradation. Changes and environmental damage include the formation of dug holes around the river flow, turbidity of water, changes in river flow. Other problems that arise are conflicts between these PETI workers and with other communities. This community service activity aims to provide an understanding to the community about the importance of maintaining and caring for rivers from excavation in the river walls that can cause debris / landslides explaining the impact of the use of hazardous materials such as mercury / mercury and cyanide, socialization of regulations regarding the formation of People's Mining Areas (WPR) ), introducing "sluice box" equipment to help the process of separating gold sand from sand. This activity was supported by the UPT ESDM Atambua Branch and was followed by 40 people who used to mine on the Noeltoko river. It is expected that the guidance and assistance can raise public awareness to be able to mine but still preserve the environment Keyword: PETI, Noeltoko, WPR, sluicebox, Abstrak Eksploitasi sumber daya alam melalui Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak sesuai dengan standar operasional penambangan terjadi di sepanjang sungai Noeltoko-Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi Nusa Tenggara Timur yang mengakibatkan kerusakan dan penurunan kualitas lingkungan. Perubahan dan kerusakan lingkungan tersebut diantaranya terbentuk lubang-lubang galian di sekitar aliran sungai, kekeruhan air, berubahnya aliran sungai.. Permasalahan lain yang timbul adalah konflik antar pekerja PETI ini maupun dengan masyarakat lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan merawat sungai dari penggalian di dinding sungai yang dapat mengakibatkan runtuhan/longsoran menjelaskan dampak penggunaan bahan berbahaya seperti air raksa/merkuri dan sianida, sosialisasi peraturan tentang pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), mengenalkan peralatan “sluice box” untuk membantu proses pemisahan buiran emas dari pasir.Kegiatan ini didukung oleh pihak UPT ESDM Cabang Atambua dan dikuti oleh 40 orang masyarakat yang biasa menambang di sungai Noeltoko. Diharapkan dengan adanya pembinaan dan pendampingan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat untuk dapat menambang namun tetap menjaga kelestarian lingkungan Kata kunci: PETI, Noeltoko, WPR, sluicebox
Pelatihan Motivasi Berwirausaha Pada Survivor Bipolar di Komunitas Bipolar Care Indonesia Simpul Yogyakarta Andhita Dyorita Khoiryasdien; Annisa Warastri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.768 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1551

Abstract

Bipolar disorder is a psychiatric disorder in which the sufferer has episodes of mania and depression. The difference between bipolar disorder and those who don't suffer from bipolar disorder is that people with bipolar disorder will feel sad or happy without the need for a clear reason. Bipolar survivors can still move normally under stable conditions. However, the negative community stigma of mental disorders make it difficult for bipolar survivors to find work and become unproductive. Bipolar survivors only get education related to mental health and pharmacy all this time. Bipolar survivors need education about development and empowerment. Then training is needed that provides education to bipolar survivors on motivation in entrepreneurship. The result is increased understanding of participants in managing emotions, motivation, opportunities and business innovation. In addition, participants also succeeded in preparing business plans.
Pemberdayaan Duta Keluarga Tuberkulosis sebagai Upaya Mencegah terjadinya TB Multi Drugs Resistent di Puskesmas Sidomulyo RJ Pekanbaru Trisiwi Kusuma Ningrum; Maswarni Maswarni; Yuyun Ria Wahyuni
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.555 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1561

Abstract

Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang dapat menyerang organ paru maupun ekstra paru. Penderita TB harus menjalani pengobatan selama 6-8 bulan. Apabila tidak minum obat hingga tuntas dapat menyebabkan resistensi kuman yang disebut TB Multi Drugs Resistent yang dapat membahayakan kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Penderita yang mengalami TB MDR akan menjalani pengobaan dengan jangka waktu lebih lama dengan kombinasi pemberian obat secara injesi maupun oral. Hal ini akan menambah beban kerja tubuh penderita TB sehingga dapat mengalami berbagai keluhan yang lebih berat saat menjalani pengobatan. Tujuan adalah untuk memberikan wawasan kepada keluarga bagaimana tips menjalin komunikasi efektif untuk memberikan motivasi penderita TB minum obat hingga sembuh dan juga memberikan motivasi dan edukasi kepada penderita TB tentang efek samping obat anti TB dan penatalaksanaannya. Metode PKM dengan menggunakan ceramah dan diskusi unuk mencari solusi permasalahan yang dialami oleh penderita dan keluarga dalam proses pengobatan TB. Selain itu juga dengan memberikan kartu minum obat kepada Pendamping Menelan Obat sebagai media untuk mengontrol keteraturan minum obat. Hasil kegiatan PKM menunjukkan pengetahuan peserta PKM tentang penyakit TB dan tehnik berkomunikasi efektif untuk mensupport penderita TB minum obat hingga sembuh mayoritas dalam kategori baik. selain itu 100% penderita TB minum obat secara teratur.
TINJAUAN SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA IBADAH QURBAN Evi Marlina; Isran Bidin; Zul Azmi; Adriyanti Agustina Putri; Rama Gita Suci
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.747 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1564

Abstract

Ibadah qurban merupakan ibadah pemotongan hewan qurban yang diselenggarakan setiap tahun oleh umat muslim diseluruh dunia tepatnya saat merayakan hari besar aidil adha. Dengan demikian, ibadah qurban secara tidak langsung akan berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat dimana ibadah qurban tersebut dilaksanakan. Dari aspek sosial ekonomi ibadah qurban tidak hanya hanya sebatas ritual kegamaan semata tetapi juga bisa sebagai penggerak perekonomian masyarakat terutama dalam pengadaan hewan qurban.. Selanjutnya dalam aspek sosial budaya adalah bagaimana ibadah qurban dapat mengubah gaya hidup umat menjadi lebih sederhana yang jauh dari sifat konsumerisme dan gaya hidup berlebihan. Permasalahan yang selama terjadi di masyarakat adalah kurangnya kesadaran masyarakat (jamaah) tentang hikmah dari ibadah qurban terutama dari aspek sosial ekonomi dan budaya. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat (jamaah) terhadap hikmah dari ibadah qurban teruitama dari aspek sosial ekonomi dan budaya. Kegiatan ini dilakukan di mesjid Istiqlal Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecataman Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Pendekatan yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi, yaitu dengan memberikan penjelasan materi secara tutorial dan diskusi serta memberikan contoh pengelolaan dan pelaksanaan ibadah qurban yang dapat meningkatkan dampak sosial ekonomi dan budaya masyarakat
MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN PEMUDA BERBASIS TECHNOPRENEUR MELALUI PELATIHAN TUNE UP SEPEDA MOTOR DI KARANG TARUNA LABUHBARU BARAT PEKANBARU Jusnita; Denur; Siti Samsiah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.225 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1617

Abstract

Kendala dan tantangan yang dihadapi karang taruna Labuhbaru Barat Kecamatan Payung Sekaki antara lain; (a) Kegiatan karang taruna masih lebih bersifat rekreatif; (b) Masih kurangnya kader profesional terutama terkait dengan perannya sebagai agen pembaharu (change agent) dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial utamanya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi produktif; (c) kurang tanggapnya sikap masyarakat terhadap pengembangan kualitas karang taruna. Hasil dari pengabdian adalah kecakapan individu dan sosial 90% peserta latih menunjukkan kategori “baik”, 7,5% berada pada kategori “cukup” dan hanya 2,5% peserta yang menunjukkan kategori “Kurang”. 100% peserta latih menunjukkan disiplin dan semangat yang baik. Setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan telah memiliki kemampuan dalam aspek; (1) kecakapan personal yaitu mampu memelihara dan memperbaiki sepeda motor yang berkaitan dengan keterampilan mekanik antara lain meliputi; system tune up, system engine, system kelistrikan, dan system chasis, (2) kecakapan sosial yaitu memiliki kemampuan bekerjasama dengan unit usaha lain, memiliki kemampuan berkomunikasi dan negoisasi dengan pelanggan (customer), (3) kecakapan akademik yaitu memiliki kemampuan memecahkan masalah, misalnya jika terjadi kesalahan teknis dalam pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor dan memiliki keberanian belajar dari kesalahan (trial and error). Dan (4) kecakapan Vokasional yaitu memiliki kemampuan kecepatan menyelesaikan satu produk jasa service sepeda motor.
PELATIHAN PENGELOLAAN WEBSITE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PUBLIKASI PROFIL KELURAHAN TANGKERANG SELATAN PEKANBARU Regiolina Hayami; Yulia Fatma; Soni Soni; Febby Apri Wenando
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.099 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1619

Abstract

Abstract Website is one of the internet media tools that functions to display, promote and can even be used as a media to find information needed quickly and without space and time. Kelurahan as one of the government institutions requires media interaction and socialization so that people both living in the region and the wider community can get all information relating to the region quickly. With a website it can be easy to access and become a media of information to be more effective and efficient because it can be accessed anywhere and anytime. This community service aims to provide learning education in the form of training on website management as a profile information on the Tangkerang Selatan village profile. With this community service, it is expected to be able to help the village in helping and using blogspot as a media for publication of profiles and information in the Tangkerang Selatan village. Keywords: Website Profile, Blogspot, Community Service, Tangkerang Selatan Village Abstrak Website merupakan salah satu sarana media internet yang berfungsi untuk menampilkan, memperkenalkan bahkan dapat berfungsi sebagai media pencari informasi yang sedang dibutuhkan dengan cepat dan tanpa batasan ruang dan waktu. Kelurahan sebagai salah satu lembaga pemerintahan membutuhkan media interaksi dan sosialisasi agar masyarakat baik yang tinggal diwilayah tersebut maupun masyarakat luas dapat memperoleh segala informasi terkait wilayah dengan cepat. Dengan adanya website dapat mempermudah dalam pengaksesan serta menjadi media informasi menjadi lebih efektif dan efisien karena dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pembelajaran dalam bentuk pelatihan tentang pengelolaan website sebagai media informasi profil kelurahan Tangkerang Selatan. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu pihak kelurahan dalam memanfaatkan dan menerapkan blogspot sebagai media publikasi profil dan informasi di kelurahan Tangkerang Selatan. Kata Kunci : Website Profil, Blogspot, Pengabdian, Kelurahan Tangkerang Selatan