cover
Contact Name
Soni
Contact Email
soni@umri.ac.id
Phone
+6281268059209
Journal Mail Official
pengabdianumri@umri.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28290
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI
ISSN : 25500198     EISSN : 27453782     DOI : https://doi.org/10.37859/jpumri.v4i1
Pengabdian Untuk Mu negeRI merupakan jurnal diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sebagai media untuk mempubikasikan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen dan juga mahasiswa sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI terbit 3 kali setahun pada Bulan Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 581 Documents
Optimalisasi Leadership dan Sarana Belajar Sebagai Pilar Pendidikan Sekolah Alam Melalui Inisiasi Outbound di Sekolah Alam Rumbai Pekanbaru Berry Kurnia Vilmala; Afdhil Hafid; Defrizal Hamka
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.326 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1647

Abstract

One of the shortcomings in the implementation of education in schools is the lack of a forum that can facilitate student leadership which is integrated with learning in the Classroom. In general, Leadership is carried out in extracurricular activities in schools. The implementation of Leadership training has limited time in its implementation and is felt to be less than optimal. Leadership is separate from student learning activities. UMRI has experts in the field of Science (IPA) and Education under the auspices of the Faculty of Teacher Training and Education and the field of Technology Design under the auspices of the Faculty of Computer Science who can contribute their knowledge to the Leadership optimization program and the means of learning together with nature through outbound initiation at the Rumbai Nature School. The main activity that would be carried out in this program is to design and create an integrated outbound facility with the Natural Joint Learning facilities in the Sekolah Alam Rumbai environment. The output that is expected to be generated from this activity is the availability of integrated outbound facilities to support Leadership through outbound and scientific logic through Student Learning Together Nature can be optimized.
Sosialisasi Langkah Cuci Tangan Yang Benar Guna Mewujudkan Masyarakat Sehat Di Sman 2 Sibolga Sumaiyah Sumaiyah; Marianne Marianne; Embun Suci Nasution; Dewi Pertiwi; Sony Eka Nugraha
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.587 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1680

Abstract

Washing hands is a simple step that can be improve the level of health of oneself, family and community. World Health Organization (WHO) has provided rules regarding good and proper washing steps, whereby the Indonesian government is promoting its socialization especially in the school environment. Senior High School (SMA) Negeri 2 Sibolga is one of the randomly selected schools to carry out the right hand washing step socialization according to WHO. The level of student’s knowledge about the correct steps for washing hands has been shown increase after socialization.
Penjernihan Air Bersih dengan Filter Alami dan Aerasi di Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kubu Raya Mochamad Hilmy; Herry Prabowo
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.025 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1692

Abstract

Fresh water is a vital requirement in human daily life. Teluk Bakung Village relies on fresh water supplies from the Ambawang River and wells made by the community. The condition of well water in Teluk Bakung Village tends to be the color of ground water which is influenced by the roots of trees, blackish brown and high iron content. The purpose of this Community Service activity is to carry out water filtration on gambut soil to improve the condition of fresh water sources at Al-Muhajirin Mosque in Mu'allaf village, Teluk Bakung Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency, Kalimantan Barat as meeting the mosque's needs and the society. The method of applying IPTEKS is by transferring IPTEKS by improving the physical condition of the Al-Muhajirin Mosque building, the application of clean water filtration as well as training the local staffs for operations and maintenance as well as the plumbing network. It is expected that the addition of aeration system groundwater that has iron content will make it clearer than just filtration which has been carried out at that location.
Peningkatan Softskill Remaja Masjid Fastabiqul Khairat Kelurahan Sungai Sibam Kota Pekanbaru Fatmawati Moekahar; Al Sukri; Asrinda Amalia
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.16 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1779

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan: (1) memberikan keterampilan softskill public speaking; (2) memberikan pengetahuan literasi media bagi remaja di Kelurahan Sungai Sibam. Kegiatan ini bermula dari fenomena perkembangan internet memberikan pengaruh yang cukup besar bagi masyarakat, terutama bagi remaja. Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Setiap hari anak-anak dan remaja di lingkungan sungai Sibam, banyak menghabiskan waktu untuk bermain internet. Kegiatan ini biasa dilakukan baik melalui gadget maupun di warung internet (warnet) yang saat ini tersebar banyak di berbagai sudut di permukiman warga. Kondisi ini yang menjadikan keresahan bersama bagi setiap orang tua. Kesibukan orang tua bekerja tidak lagi dapat mengontrol kegiatan anak-anak remaja sepulang sekolah. Padahal konten media internet menyuguhkan berbagai informasi baik yang bersifat positif maupun negatif. Kegiatan yang telah dilakukan terdiri dari dua program yakni seminar literasi media dan pelatihan public speaking. Seminar literasi media dilakukan bersamaan dengan kegiatan pelatihan penulisan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan praktik menulis di mading (majalah dinding). Kegiatan dilanjutkan pelatihan public speaking. Luaran dari program PKMS ini berupa peningkatan softskill remaja terhadap literasi media, dan public speaking. Kata Kunci: Softskill, Literasi Media, Public Speaking dan Remaja
PKMS Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Ibu Rumah Tangga Penghasil Aneka Cemilan Khas Kampar di Desa Merangin Zayyinul Hayati Zen; Denny Astrie Anggraini
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.908 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1780

Abstract

Desa Merangin memiliki beberapa Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Ibu-ibu Rumah Tangga. Salah satunya adalah KUBE Berkat Yakin. KUBE dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga kreatif berkumpul bersama dan mempunyai keinginan tinggi untuk berkarya guna membantu perekonomian keluarga. KUBE ini menghasilkan aneka cemilan khas Kampar, seperti : Kerupuk Lomang, Kerupuk Jengkol, dan cemilan khas Kampar lainnya. Beberapa hal yang menjadi permasalahan bagi KUBE Berkat Yakin ini antara lain : kemampuan produksi KUBE yang masih rendah karena pengerjaan masih manual dengan menggunakan peralatan dapur sederhana dengan tenaga kerja diri sendiri, kurangnya permodalan dan keterbatasan akses permodalan untuk pengembangan, belum adanya manajemen keuangan yang baik, kemasan produk masih sangat sederhana dan kurang menarik, serta belum berjalannya manajemen organisasi kelompok dalam pengelolaan KUBE. Sasaran PKM KUBE Desa Merangin ini diharapkan kedepannya mampu meningkatkan produksi, diiringi dengan peningkatan kualitas produk, dan perbaikan kemasan produk yang lebih menarik serta pengelolaan usaha secara profesional sehingga mampu memperkenalkan produknya berupa aneka cemilan khas Kampar ke masyarakat lokal, nasional, bahkan internasional. Output yang diberikan berupa pendampingan peningkatan pengetahuan SDM tentang industri makanan cemilan, pengembangan desain kemasan yang menarik dan pengelolaan usaha secara profesional agar daerah pemasaran produk semakin luas dan dapat meningkatkan omzet penjualan KUBE Berkat Yakin.
Program Kemitraan Masyarakat Stimulus Rumah Jahit Nia Siti Rodiah; Wira Ramashar; Zul Azmi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.178 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1782

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Rumah Jahit Nia dalam memisahkan pencatatan keuangan antara pemilik dan usaha serta pelatihan dalam menyusun biaya pokok produksi. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Jahit Nia Jl. Merak Gg. Merak 1 Kec. Bukit Raya Kel. Tangkerang Labuai. Pengabdian ini dibuat setelah melakukan survey awal yang menemukan bahwa Rumah Jahit Nia belum menerapkan konsep entitas bisnis dalam usahanya sehingga tercampur pencatatan atas keduanya, selain itu Rumah Jahit Nia juga belum menyusun laporan keuangan. Setelah kegiatan ini dilakukan Rumah Jahit Nia diharapkan dapat menyusun laporan keuangannya sendiri dan mengetahui berapa keuntungan yang dimilikinya.
PKMS Kampung Lele, Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar Nofripa Herlina; Novia Gesriantuti; Shabri Putra Wirman; Elsie Elsie; Israwati Harahap; Yeeri Badrun; Yulia Fitri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.357 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1788

Abstract

Partners in the Stimulus Community Partnership Program (PKMS) are RT 08 RW 02 Pantai Raja Village, Perhentian Raja District, Kampar Regency. This partner group has a business as a catfish breeder (Clarias sp.). Catfish hatchery efforts in Pantai Raja Village have started 8 years ago. However, there are problems faced by catfish farmers, namely catfish attacked by diseases and death such as fungal diseases, white spots on the body of the fish. This is thought to be caused by water quality that is not good (poisonous) as well as a lot of residual fish residue at the bottom of the pond. Based on this, the team from the Stimulus Community Partnership Program (PKMS) Muhammadiyah University of Riau (UMRI) has conducted mentoring and monitoring activities to help resolve problems from partners. The forms of activities that have been carried out are socialization and training in aquaponics making. Based on discussions with participants during the socialization and training, it can be seen that participants' knowledge of good aquaponics is felt to be very lacking.
Kenali Gejala Dan Perilaku Beresiko Hepatitis di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Yuyun Priwahyuni; Nia Septia Lisa; Christine Vita Gloria; Agus Alamsyah; Ikhtiyaruddin Ikhtiyaruddin; Ferda Melenina
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.743 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1791

Abstract

Hepatitis adalah kelainan hati berupa peradangan sel hati. Peradangan ditandai dengan peningakatan kadar enzim hati. Peningkatan disebabkan adanya gangguan kerusakan membran hati. Ada dua faktor penyebabnya yaitu faktor infeksi dan faktor noninfeksi. Faktor penyebab infeksi antara lain virus hepatitis dan bakteri. Hepatitis Virus adalah penyakit menular dalam bentuk peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Jenis hepatitis virus terdiri atas hepatitis A, B, C, D, dan E. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat bagaimana mengenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis. Metode PKM penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang kenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis, sasaran PKM masyarakat di Puskesmas Simpang Tiga Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan Sabtu 23 November 2019. Hasil kegiatan PKM didapat bahwa dari 70 masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut, 70% masyarakat mengetahui dan dapat menyebutkan mengenai tentang penyakit hepatitis terutama masyarakat sudah dapat mengenali gejala hepatitis dan perilaku yang beresiko yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis. Kegiatan penyuluhan dan pendidikan kesehatan berupa ceramah tentang kenali gejala dan perilaku beresiko hepatitis sangat efektif dilaksanakan pada masyarakat. Kepada pihak terkait seperti DinKes dan Puskesmas Simpang Tiga dapat mengagendakan kegiatan ini secara rutin dan melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan baik kepada masyarakat tentang penyakit hepatitis A, B, dan C.
3M Plus Cegah Demam Berdarah Di Posyandu Pelita Hati Sidomulyotimur Kota Pekanbaru Yuyun Priwahyuni; Selvi Lestari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.293 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1794

Abstract

Demam Berdarah Dengeu (DBD) adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, karena jumlah penderita dan luas penyebarannya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk (Kementerian Kesehatan RI, 2010). Demam berdarah ditemukan di hampir semua bagian dunia, terutama di negara-negara tropis dan subtropis (Ariani, 2016), yang dalam 5 tahun terakhir jumlah kasus dan daerah yang terkena dampak terus meningkat dan menyebar secara luas dan sering menyebabkan peristiwa / wabah luar biasa (Depkes RI, 2008). Data WHO (2015) memperkirakan bahwa 2,5 miliar atau 40% populasi dunia berisiko terkena DBD, terutama mereka yang tinggal di daerah perkotaan di negara tropis dan subtropis. Saat ini diperkirakan ada 390 juta infeksi dengue yang terjadi di seluruh dunia setiap tahun. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam mengimplementasikan metode pendidikan kesehatan 3M plus Prevent Dengue Fever, target PKM untuk Posita Pelita Hati RW 11, Desa Sidomulyo, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini diadakan pada 15 November 2019. Hasil yang diperoleh adalah bahwa dari 20 ibu yang berpartisipasi dalam kegiatan, 50% ibu tahu dan telah melakukan 3M plus. Kata kunci: 3M plus Cegah Demam Berdarah, Pelita Hati Posyandu
Peningkatan Keterampilan Promosi Online Dodol Kelapa Sawit PKK Desa Alam Panjang Desliana Dwita; Wan Laura Hardilawati; Novia Gesrian Tuti
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.878 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1796

Abstract

Desa Alam Panjang terletak di Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh kelompok PKK di Desa Alam Panjang adalah memproduksi dodol kelapa sawit. Meskipun cukup laku, namun dodol tersebut belum banyak yang mengenal dan hanya dijual di Desa Alam Panjang dan beberapa desa tetangga. Kelompok pengusul mencoba mencari solusi dari permasalahan kurang dikenalnya dodol kelapa sawit dengan memberikan pelatihan tentang strategi promosi melalui media online. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 September 2019 di Kantor Desa Alam Panjang dan diikuti oleh 14 orang anggota PKK. Metode yang dilakukan melalui pendekatan dan pelatihan. Tahapan pelaksanaan kegiatan dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi yang berfokus pada keterampilan promosi online. Dalam pelaksanaan kegiatan, tim pengusul dibantu oleh mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa untuk dokumentasi dan penyiapan perlengkapan kegiatan. Untuk kepakaran, tim pengusul terdiri dari tiga orang dosen dari bidang ilmu yang berbeda yaitu Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan Biologi. Hasil dari kegiatan ini peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang cara promosi lewat media online. Meskipun peserta sangat antusias, namun terdapat masukan dari peserta yaitu mereka menginginkan diadakan kembali pelatihan dengan topik tentang cara membuat dodol yang lebih efektif. Kelompok mitra merasa kesulitan mengaduk dodol dengan cara tradisional.