cover
Contact Name
Soni
Contact Email
soni@umri.ac.id
Phone
+6281268059209
Journal Mail Official
pengabdianumri@umri.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28290
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI
ISSN : 25500198     EISSN : 27453782     DOI : https://doi.org/10.37859/jpumri.v4i1
Pengabdian Untuk Mu negeRI merupakan jurnal diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sebagai media untuk mempubikasikan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen dan juga mahasiswa sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI terbit 3 kali setahun pada Bulan Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 575 Documents
MINIMALISASI STUNTING DAN DETEKSI DINI MASALAH PERKEMBANGAN BALITA DI POSYANDU 2 DESA ARANGMANGU KECAMATAN PURWOJATI BANYUMAS Surtiningsih; Linda Yanti
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.117 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1450

Abstract

Banyumas Regency is ranked in the top 100 districts with the highest stunting rates in Indonesia. The stunting rate in Banyumas is known to be 24% of the 300 under-five samples, the number has exceeded the WHO standard, which is a maximum of 20%. In Karangmangu Village based on the results of a preliminary survey in Posyandu 2 Karangmangu of 30 toddlers who carried out weighing in Posyandu 2 found that 5 children were stunted and 2 were malnourished. Based on preliminary data at Posyandu 2, it is necessary to make a comprehensive approach especially for babies under the age of 2 years (Baduta). Early detection of malnutrition status and stunting is expected to be handled properly so as to minimize problems that can arise from malnutrition and stunting problems. The activities that will be carried out include a thorough assessment, examination of growth and development, examination of motor development, training in appetite massage for infants / toddlers, provision of vitamin A and supplementation of milk for toddlers with malnutrition and stunting. The results of this activity were the detection of cases of malnutrition and stunting of infants under 2 years of age (Baduta) in Karangmangu Village, assisting Baduta with counseling about stunting and malnutrition, training in cold cough massage and appetite massage, vitamin A supplementation and supplementary food at each meeting, as well as providing additional milk for infants of poor nutritional status and stunting of 15 under two toddlers.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA UBI KAYU PADA KELOMPOK TANI MAJU JAYA DI NAGARI DURIAN GADANG Husnarti; Sevindrajuta; Fitri Ekawati
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.986 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1454

Abstract

Ubi kayu merupakan salah satu komoditi pertanian yang sangat diandalkan di Nagari Durian Gadang karena ubi kayu merupakan bahan baku utama bagi agroindustri kerupuk ubi kayu yang tidak hanya ada di Nagari Durian Gadang tapi juga di nagari lain yang ada di Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota. Pasokan ubi kayu tentunya sangat mempengaruhi keberlangsungan produksi agroindustri kerupuk ubi kayu tersebut. Kelompok tani Maju Jaya sebagai salah satu pemasok ubi kayu mengalami kendala dalam budidaya ubi kayu, yaitu adanya penyakit busuk umbi yang menyerang tanaman ubi kayu mereka. Sehingga produktivitas ubi kayu menurun. Tujuan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan petani tentang pengendalian hama penyakit ubi kayu khususnya busuk umbi. Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan petani dalam menekan hama dan penyakit ubi kayu sehingga produksi ubi kayu dapat ditingkatkan kembali.
ATIHAN PEMBUATAN TEPUNG MOCAF SEBAGAI PENGGANTI TEPUNG TERIGU DI KELOMPOK WANITA TANI ENGGAL MUKTI Riswanto; Anak Agung Oka; Siti Suptihatin; Teguh Santoso; Lia Wijaya; Nur Indah Sari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.27 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1465

Abstract

Abstract Community service in Reno Basuki village, Rumbia, Central Lampung was focus to develop the group of farm women or KWT. KWT is one of the way to make a good effect on economics situation of society and also the way to solve the problems of national economics. The biggest comodity in KWT Enggal Mukti is cassava. Product from cassava can be a solution of Indonesian’s problem. One of the problem about economics in Indonesia is about the number of using wheat flour. As we know that wheat flour was produced by using wheat and Indonesia cannot produce it. So, the Indonesian’s goverments have a decision to import it from the other country. This situation is not good for Indonesia because it can make bad impact for Indonesia. The way to solve this condition is looking for the other kind of flour, and one of them is MOCAF (Modified Cassava Flour). Finally, the community service in KWT Enggal Mukti is training about ‘how to make mocaf’. Keywords: KWT, Training, Mocaf Abstrak Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di kampung Reno Basuki, Rumbia, Lampung Tengah terfokus pada pengembangan kelompok wanita tani (KWT). KWT sebagai salah satu tonggak perubahan perekonomian keluarga menjadi sebuah jalan untuk memperbaiki perekonomian nasional. Komoditas yang melimpah di kawasan KWT Enggal Mukti adalah singkong. Pemanfaatan singkong menjadi sebuah jalan baru untuk menyelesaikan permasalahan perekonomian di Indonesia Permasalahan yang kini terjadi adalah adanya kecenderungan masyarakat Indonesia dalam menggunakan tepung gandum, baik dibuat dalam bentuk olahan gorengan, kue, atau yang lainnya. Akan tetapi, gandum bukanlah komoditas asli dari Indonesia sehingga pemenuhan gandum dilakukan dengan cara impor. Hal ini pastilah sangat berdampak pada perekonomian nasional. Oleh karena itu, pada pengabdian masyaraakt ini akan dilakukan pelatihan pembuatan mocaf (modified cassava flour) sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Kata Kunci: KWT, Pelatihan, Mocaf
MANAGEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN DAN PEREKONOMIAN PETANI SAWIT DI KOPERASI KARYA MENTULIK (KSU-KM) Zulfadli Hamzah; Tri Purnama Sari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.399 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1471

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting sekali yang harus di pertimbangkan oleh sebuah perusahaan maupun instansi yang ada di sektor Perkebunan termasuk untuk Koperasi. Pentingnya manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) agar kecelakaan dalam bekerja dapat di minimalisir yang akhirnya juga akan berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas pekerja. Adapun yang menjadi Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah KSU karya Mentulik karena berdasarkan survey dan wawancara yang dilakukan masih minimnya pengetahuan dan kesadaran Pekerja di kebun kelapa sawit tentang pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Selain itu, Juga di temui beberapa pekerja di kebun kelapa sawit yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika sedang bekerja baik itu ketika lagi memanen maupun ketika sedang melakukan perawatan. Berdasarkan dari permasalahan tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat berusaha memberikan beberapa solusi diantaranya dengan mengadakan penyuluhan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk beberapa pekerja. pelaksanaan kegiatan PKM ini dilakukan dengan mengadopsi langkah-langkah action researchi yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Luaran yang akan di capai dalam kegiatan ini terdiri dari luaran wajib yaitu video kegiatan dan publikasi pada media cetak atau elektronik serta meningkatnya keberdayaan mitra bagi permasalahan yang dihadapi yaitu peningkatan pengetahuan dan kesadaran pekerja maupun manajemen tentang pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang akhirnya juga dapat meningkatkan Produktivitas pekerja dan perekonomian masyarakat. Sedangkan luaran tambahan yaitu Publikasi Ilmiah Jurnal Nasional Tidak Terakreditas. Keywords: Produktivitas Kerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Alat Pelindung Diri, Perekonomian Masyarakat.
PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN MAS DI DESA RUMAH GERAT Lasma Melinda Siahaan; Antonius KAP Simbolon
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.038 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1478

Abstract

Abstract Rumah Gerat Village is one of the villages in Biru-Biru District, Deli Serdang Regency, North Sumatera. The dominance of the people in this village work as goldfish breeders. However, a serious problem is precisely found in conducting goldfish farming in this village. The low education about goldfish cultivation, the price goldfish feed, and the community's economy which is still lacking a major obstacle. Therefore, the aim of the Community Partnership Program activity is the Development of Fisheries in the Rumah Gerat Village. The method used in implementing this program is carried out through three stages. In the first stage, the service team conducted a socialization of fish culture to the farmer groups. The next step is to provide a goldfish pellet molding machine and ingredients for making fish pellets. Then, the team guided the fish farmer groups in using the machine and made goldfish pellets directly by mixing various types of fish pellet materials. In the final stage, the team handed over 4000 goldfish to be distributed to the ponds. From the results of the activity, it can be concluded that there is an increase in knowledge of farmer groups about goldfish cultivation, improvement of the skills of farmer groups in making goldfish pellet feeds by using the machine and help of farmer groups in starting aquaculture activities with the assistance of providing goldfish seeds. Keywords: Aquaculture, Feed, Seedlings, Carp Abstrak Desa Rumah Gerat merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Dominasi masyarakat yang tinggal di desa ini mempunyai mata pencaharian sebagai peternak ikan mas. Akan tetapi, permasalahan serius justru ditemukan dalam melakukan budidaya ikan mas. Rendahnya pendidikan masyarakat akan budidaya ikan mas, harga pakan yang mahal, serta ekonomi masyarakat yang masih kurang menjadi kendala utama. Oleh karena itu, tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat adalah Pengembangan Perikanan di Desa Rumah Gerat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program dilakukan melalui tiga tahapan. Pada tahap pertama, melakukan sosialisasi budidaya ikan kepada kelompok tani. Tahap selanjutnya adalah memberikan mesin pencetak pelet ikan dan bahan-bahan pembuatan pelet ikan. Kemudian, memandu kelompok tani ikan dalam menggunakan mesin pencetak pelet dan membuat langsung pelet ikan mas dengan mencampurkan berbagai jenis bahan pembuatan pelet ikan sesuai dengan takarannya. Tahap terakhir, tim pengabdian menyerahkan 4000 ekor bibit ikan mas untuk disebarkan di kolam yang menjadi area kegiatan. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan kelompok tani akan budidaya ikan mas, peningkatan keterampilan kelompok tani dalam membuat pakan pelet ikan mas dengan menggunakan mesin pencetak pelet dan terbantunya kelompok tani dalam memulai kegiatan budidaya dengan adanya bantuan pemberian bibit-bibit ikan mas. Kata Kunci: Budidaya, Pakan, Bibit, Ikan Mas
PENDAMPINGAN PEER GROUP UNTUK MENURUNKAN RESIKO TRIAD KRR DI SMAN 2 SIAK HULU Hastuti Marlina; Yeyen Gumayesty; Raviola
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.379 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1480

Abstract

Abstract Three main problems of adolescents in the field of reproductive health or known as the Adolescent Reproductive Health Triad are sexuality, drugs, HIV / AIDS increased, it has an impact on the quality of adolescent reproductive health as the next generation of the nation. Various research results on this matter are known that all individuals, especially adolescents are at risk of experiencing the Adolescent Reproductive Health triad because of the influence of friendship. To overcome this problem, collaboration between health institutions and schools is needed, in this case 2 Siak Hulu High School. The community service activities went smoothly and succeeded in improving the cognitive, affective and psychomotor aspects of the participants. In the affective aspect, it also increased from before getting mentoring on TRIAD KRR with an average of 41 and increased after participating in mentoring with an average of 75.5. In the psychomotor aspect, which was considered more on the Agent Genre aspect in the skills to spread information about the TRIAD KRR to peers with a mean difference before and after mentoring of 33.4, meaning participants were more skilled at educating peers after getting mentoring. Key words: Peer Group, Genre Agent, TRIAD KRR Abstrak Tiga masalah utama remaja dalam bidang kesehatan reproduksi atau dikenal dengan Triad KRR yaitu seksualitas, napza, HIV/AIDS meningkat, hal tersebut berdampak terhadap kualitas kesehatan reproduksi remaja sebagai generasi penerus bangsa. Hasil penelitian mengenai hal tersebut diketahui bahwa semua individu khususnya usia remaja berisiko mengalami triad KRR karena pengaruh pertemanan. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan kerjasama antara institusi kesehatan dengan pihak sekolah, dalam hal ini SMA 2 Siak Hulu. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan berhasil meningkatkan aspek kognitif , afektif dan psikomotor peserta. Pada aspek kognitif nilai rata-rata pretest 43,5 dan meningkat setelah pendampingan dengan nilai rata-rata post tes 78. Pada aspek afektif ikut meningkat dari sebelum mendapatkan pendampingan mengenai TRIAD KRR dengan rata-rata 41 dan meningkat setelah mengikuti pendampingan dengan rata-rata 75,5. Pada aspek psikomotor yang dinilai lebih kepada aspek Agent Genre dalam keterampilan menyebarkan informasi mengenai TRIAD KRR kepada teman sebaya dengan selisih rerata sebelum dan setelah pendampingan sebesar 33,4, artinya peserta lebih terampil melakukan edukasi terhadap sebaya setelah mendapatkan pendampinganah Kata Kunci: Peer Group, Agen Genre, TRIAD KRR
PELATIHAN TRIK PEMBUATAN KARYA TULIS BERBENTUK PTK DI MA AL-HIDAYAH Rica Wijayanti; Didik Hermanto; Buaddin Hasan
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.948 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1481

Abstract

Abstract The training in making tricks in the form of Classroom Action Research aims to help overcome the problems of the teachers in MA Al-Hidayah in the case of the difficulty of making PTK-shaped tuis work. In addition, this training can also increase knowledge for teachers so that the level of professionalism of teachers in MA Al-Hidayah is higher. The method used in this training is to use lecture, discussion, direct demonstration, and mentoring methods The method of reflection and discussion is applied when delivering the basic principles of implementing classroom action research; the demonstration method is applied when delivering material for innovative learning models and making instructional media; the guidance method is applied during the process of making a paperwork in the form of a PTK. The instrument used to see the success of the training program was the participant's questionnaire response sheet. Based on the results of the questionnaire distributed, it was found that each training conducted ≥75% of the trainees had a very good understanding of the material delivered during the training. In addition, the final results of this training are in the form of written product in the form of CAR as many as 20 works created by the trainees themselves. Keywords: Training, Tricks of Writing, and PTK Abstrak Pelatihan trik pembuatan karya tulis berbentuk Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan guru-guru di MA Al-Hidayah dalam hal kesulitan pembuatan karya tuis berbentuk PTK. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menambah pengetahuan bagi para guru sehingga tingkat profesionalisme guru di MA Al-Hidayah semakin tinggi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah menggunakan metode ceramah, diskusi, peragaan langsung, dan pembimbingan Metode ceramah dan diskusi diterapkan saat menyampaikan materi prinsip dasar pelaksanaan penelitian tindakan kelas; metode peragaan diterapkan saat menyampaikan materi model-model pembelajaran yang inovatif dan pembuatan media pembelajaran; metode pembimbingan diterapkan saat proses pembuatan pembuatan karya tulis berbentuk PTK. Instrumen yang digunakan untuk melihat keberhasilan program pelatihan ini adalah lembar angket respon peserta pelatihan. Berdasarkan hasil angket yang dibagikan diperoleh hasil bahwa setiap pelatihan yang dilakukan peserta pelatihan telah sangat paham terhadap materi yang disampaikan saat pelatihan berlangsung. Selain itu, hasil akhir dari pelatihan ini yaitu berupa produk karya tulis berbentuk PTK sebanyak 20 karya yang dibuat sendiri oleh para peserta pelatihan. Kata Kunci : Pelatihan, Trik Pembuatan karya Tulis, dan PTK
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DENGAN METODE WHOLE BRAIN TEACHING DALAM PEMBELAJARAN DI BIMBINGAN BELAJAR PENCIL GENERATION DI LINGKUNGAN V SIMALINGKAR B MEDAN TUNTUNGAN Juli Loisiana Butar-butar; Ferdinand Sinuhaji; Jenita Anjani Br. Sembiring
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.181 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1482

Abstract

The environment greatly influences the establishment of human character and large urban suburbs are areas inhabited majority by the lower middle class. The main goal in community service is to provide character education through free tutoring for Mathematics and English for primary school in course center Pencil Generation in Zone V Simalingkar B Sub-District Medan Tuntungan North Sumatera. The method used in process of the character education is the Whole Brain Teaching (WBT) method which is integrated during the teaching and learning process in the course center. The steps taken by the team in order to carry out this activity are as follows: (1). preparation for service activities, (2). provide guidance about characters, (3). forming learning groups based on class, (4). guide children to learn with the Whole Brain Teaching method, (5). sometimes play games related to Mathematics and English. The result of this service is academic improvement in Mathematics and English. Beside the academic improvement, there is also an increase in character that is manners, perseverance, discipline, tolerance, and caring.
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS MENGGUNAKAN EFFECTIVE MICROORGANISMS (EM4) BAGI GURU-GURU SD NEGERI 18 PEKANBARU Asyti Febliza; Zul Afdal; Oktariani Oktariani
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.191 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1488

Abstract

Public Elementary School 18 Pekanbaru is one of autonomous adiwiyata school in 2012. The program done in this school is compost production. However, this act had not used effective microorganisms (EM4) so it caused more time consuming and ineffective for plants fertilizer. To overcome this problem, volunteer team conducted compost production training by using effective microorganisms (EM4) for teachers in Public Elementary School 18 Pekanbaru. The purpose of this activity is to increase teachers’ knowledge about making compost by adding effective microorganisms (EM4). Demonstration and practice method was used in this activity. This program was conducted for two days in which the first day for delivering theory information and demonstration/practice about impulse sealer utilization. In the second day was conducted compost production training by using EM4. This activity located in Public Elementary School 18 Pekanbaru was conducted in several steps, namely: preparation step, implementation step, and evaluation step. Based on evaluation questionnaire result which was given to Public Elementary School 18 Pekanbaru teachers obtained information that approximately 72,7% teachers’ knowledge increased after training activity.
PELATIHAN MANAJEMEN ASET DESA DI DESA MEREMPAN HULU KECAMATAN SIAK, KABUPATEN SIAK Taufeni Taufik; Yunieta Anisma; Yusralaini; Susilatri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.771 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1489

Abstract

Abstract Every teaching institution has a tri dharma that must be carried out by its lecturer. One form of tri dharma tertiary education is community service. Community service is carried out so that lecturers use science and technology to advance the welfare of society and educate the nation's life. The form of dedication carried out was village asset management training in Merempan Hulu Village, Siak Subdistrict, Siak District, with 30 participants coming from the villages of Buantan Besar, Langkai, and Merempan Hulu. Participants consisted of the village head, elements of the village apparatus involving KKN students in Merempan Hulu. With the aim of the activity, participants understand the meaning of village asset management, the scope and principles of village asset management. After this training is expected the village head and village apparatus will understand village asset management and village asset management. In this training more than 80% of participants understood the training on asset management and village asset management. Keywords: Training, Village Asset Management, Merempan Hulu Village, Siak District Abstrak Setiap penguruan tinggi memiliki tri dharma yang harus dijalankan oleh dosennya. Salah satu bentuk tri dharma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan agar pada dosen memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun bentuk pengabdian yang dilakukan adalah pelatihan manajemen aset desa di Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, dengan jumlah peserta 30 orang yang berasal dari desa Buantan Besar, Langkai, dan Merempan Hulu. Peserta terdiri dari kepala desa, unsur perangkat desa dengan melibatkan mahasiswa KKN di Merempan Hulu. Dengan tujuan kegiatan, peserta memahami makna manajemen aset desa, lingkup dan prinsip-prinsip pengelolaan aset desa. setelah dilakukan pelatihan ini diharapkan kepala desa dan perangkat desa memahami manajemen aset desa dan pengelolaan aset desa. Dalam pelatihan ini lebih dari 80 % peserta memahami pelatihan manajement aset dan pengelolaan aset desa. Kata kuncis: Pelatihan, Manajemen Aset Desa, Desa Merempan Hulu, Kecamatan Siak

Page 11 of 58 | Total Record : 575