MEDIAPSI
MEDIAPSI accepts original research papers covering all areas of psychology including: general and experimental, industrial and organizational, social, developmental, educational, and clinical. Unfortunately, we currently do not accept review articles to be published in MEDIAPSI.
Articles
255 Documents
Keterkaitan career goal discrepancy dan career calling dengan career decision making self efficacy pada mahasiswa
Nuru Tri Rohimah;
Dian Kinayung;
Widyowati, Arini
Mediapsi Vol 11 No 1 (2025): JUNI IN PRESS
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2025.011.01.1160
The following study aims to examine “the relationship between career goal discrepancy and career calling with career decision making self-efficacy in students”. This study involved 236 students using the cluster random sampling technique. The following study applies a quantitative approach through a scale that has met reliability standards as a data collection tool. The scales used were the “career goal discrepancy scale”, “career calling scale”, and “career decision making self-efficacy scale”. The data was analysed using multiple regression analysis techniques with the help of SPSS software. The study found that there is a very significant relationship between career goal discrepancy and career calling with career decision making self-efficacy in students at Ahmad Dahlan University. The results showed that career goal discrepancy had a significant negative relationship with career decision making self-efficacy, while career calling had a very significant positive relationship with career decision making self-efficacy.
Pain is inevitable, suffering is optional: The effect of stress on pain tolerance
Nurwanti, Ratri;
Qonita, Sarah
Mediapsi Vol 11 No 1 (2025): JUNI IN PRESS
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2025.011.01.1165
Stress and pain tolerance are known to have a causal and even a circular causality relationship. However, current evidence shows contradictory results. Researchers believe that stress could reduce pain tolerance, yet others believe the opposite. These differences among studies might relate to the instrument or protocol differences, only involving either men or women as participants and participants' condition (patient versus non-patient). This randomized between-subject experimental study investigated the effect of stress induction on pain tolerance involving healthy men and women as participants. A total of 40 participants were randomly assigned to either the experimental condition, where they received stress induction using the Trier Social Stress Test (N = 17), or the control condition, where they received the placebo task of the friendly-Trier Social Stress Test (N = 23). We also used the Cold Pressure Test (CPT) protocol to measure pain tolerance. The main analysis of this study showed that moderate and short stress resulting from stress induction significantly reduced participants’ pain tolerance. Despite the significant pain tolerance difference between the experimental and control condition, participants in both groups rated the pain they experienced at the same intensity. A correlational analysis between pain intensity and pain tolerance showing a significant negative correlation between those variables supported this finding. This complex mechanism of stress and pain tolerance needs further study and exploration.
Peran Impostor Syndrome dalam Menjelaskan Kecemasan Akademis pada Mahasiswa Baru
Ali, Endang Suryaning;
Kurniawati, Yunita;
Nurwanti, Ratri
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.1
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran impostor syndrome dalam menjelaskan kecemasan akademis pada mahasiswa baru. Subyek penelitian (N = 160) diperoleh melalui random sampling terhadap mahasiswa baru psikologi. Data diperoleh melalui Clance Impostor Phenomenon Scale (CIPS) yang terdiri dari 20 aitem dan State Trait Anxiety Inventory (STAI) yang terdiri dari 20 aitem untuk State Anxiety dan 20 aitem untuk Trait anxiety yang telah diadaptasi. Hasil penelitian menunjukkan 63 (39.35%) subyek tergolong impostor dan 37 (23.15%) subyek mengalami kecemasan akademis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai R square sebesar 0.175 jadi sumbangan efektif impostor syndrome terhadap kecemasan akademis pada mahasiswa baru sebesar 17.5 % Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh nilai F sebesar 33.582 dengan signifikansi sebesar p=0.0001 (p<0.05) yang berarti terdapat pengaruh positif antara impostor syndrome dengan kecemasan akademis.
Pengaruh Tayangan Humor Terhadap Short Term Memory pada Mahasiswa Baru
Lathifah, Ningrum Baha;
Ramli, Amir Hasan;
Faizah, Faizah
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.2
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengetahui pengaruh tayangan humor terhadap short term memory. Metode humor mampu mengurangi hormon kortisol dan hormon epinephrine sehingga informasi yang diterima dapat diantar ke otak untuk proses storage dan recall. Metode penelitian yaitu metode eksperimental dengan rancangan randomized matched two group design. Penelitian dilakukan kepada 50 partisipan mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya dan terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen masing-masing 25 partisipan. Hasil uji independent sample t-test menyatakan bahwa terdapat pengaruh tayangan humor terhadap kemampuan Short Term Memory partisipan dengan nilai signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05.
Internal Locus of Control dan Self-Efficacy Pemain Bola Basket dalam Melakukan Free Throw
Setiawan, Agus Iwan;
Kurniawati, Yunita;
Fitriani, Afia
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.3
Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran internal locus of control terhadap self-efficacy pemain bola basket dalam melakukan free throw. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah pemain bola basket yang terdaftar dalam turnamen National Basketball League (NBL) Seri X di Surabaya. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah simple random sampling dengan subjek berjumlah 78 pemain. Data diperoleh melalui dua alat ukur, yaitu skala internal locus of control berdasarkan teori Rotter (Wirtama, 2014) dan skala self-efficacy berdasarkan teori Albert Bandura yang disusun oleh Wirtama (2014) dan dimodifikasi oleh peneliti. Pengolahan data penelitian menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internal locus of control berperan secara signifikan terhadap self-efficacy pemain bola basket dalam melakukan free throw dengan memberikan kontribusi sebanyak 39.1%.
Hubungan Burnout dengan Work-Life Balance pada Dosen Wanita
Darmawan, Achmad Amrullah Yoga Priyo;
Silviandari, Ika Adita;
Susilawati, Ika Rahma
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.4
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara burnout dan work-life balance pada dosen wanita. Responden dalam penelitian ini adalah dosen yang mengajar di Universitas Negeri di Kota Malang. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah quota sampling dengan komposisi 14 orang dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 40 orang dari Universitas Negeri Malang, dan 44 orang dari Universitas Brawijaya. Data diperoleh melalui dua alat ukur, yaitu skala burnout yang disusun oleh Kusuma (2013) berdasarkan teori Greenberg (2002) dan skala work-life balance dari Fisher, Bulger, & Smith (2009) yang telah ditransadaptasi oleh Silviandari, dkk (2014). Hasil analisis memperlihatkan nilai koefisien korelasinya adalah (r) -0.563 dengan p = 0.000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kedua variabel yang bersifat negatif dan berada pada rentang sedang. Hal ini berarti semakin tinggi nilai burnout maka semakin rendah nilai work-life balance. Begitu pula sebaliknya semakin rendah nilai burnout maka semakin tinggi nilai work-life balance.
Pengaruh Perceived Organizational Support dan Organizational-Based Self Esteem Terhadap Work Engangement
Dwitasari, Ade Indah;
Ilhamuddin, Ilhamuddin;
Widyasari, Selly Dian
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.5
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support dan organizational-based self-esteem terhadap work engagement. Subjek penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap mulai dari level staf sampai kepala bagian di PT. Pupuk Kaltim sebanyak 327 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan skala perceived organizational support, skala organization-based self-esteem, dan skala work engagement. Analisis data yang digunakan yaitu metode regresi berganda dengan uji F dan uji t. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh secara bersama-sama perceived organizational support dan organizational-based self esteem terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (0.000 < 0.05). Hasil analisis lain menunjukkan adanya pengaruh perceived organizational support secara parsial terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.002 (0.002 < 0.05), dan adanya pengaruh organizational based self-esteem secara parsial terhadap work engagement dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (0.000 < 0.05). Ini menunjukkan kedua faktor tersebut mempengaruhi work engagement baik secara bersama-sama maupun parsial. Hasil penelitian dapat memberikan pengetahuan kepada perusahaan untuk meningkatkan work engagement pada karyawan dengan memperhatikan kedua faktor tersebut.
Resiliensi Pengungsi Korban Sampang
Semedhi, Bima Pusaka;
Lestari, Sumi;
Hasanah, Nur
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.6
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi dari pengungsi konflik Sampang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai metode untuk mengumpulkan data dan menggunakan metode analisis tematik data dengan subjek yang berjumlah 2 orang pengungsi konflik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pengungsi resilien terhadap tekanan dan permasalahan yang terjadi di tempat pengungsian dimana hal itu di buktikan dengan adanya sumber resiliensi yaitu faktor I am, I have, dan I can serta 7 kemampuan resiliensi yaitu kemampuan regulai emosi, pengendalian impuls, analisis kausal, efikasi diri, optimisme, empati, dan reaching out pada kedua subjek.
Perbedaan Political Awareness Dilihat dari Peran Gender Pemilih Pemula
Rojihah, Rojihah;
Akhrani, Lusy Asa;
Hasanah, Nur
Mediapsi Vol 1 No 1 (2015): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2015.001.01.7
Tuntutan adanya kesetaraan gender dalam bidang politik yang disuarakan oleh gerakan feminis di Indonesia pada akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan affirmatif action, yaitu memberi kuota 30% bagi perempuan dalam persaingan politik di Indonesia. Pemuda sebagai pemilih pemula adalah agent of change, moral force, iron stock dan social control  yang memiliki kontribusi besar untuk mewujudkan kebangkitan bangsa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan kesadaran politik dilihat dari peran gender pemilih pemula. Desain enelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan skala political awareness serta skala peran gender. Reliabilitas menggunakan formula Cronbach Alpha. Uji asumsi penelitian ini menggunakan uji normalitas dengan formula Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas dengan Levene’s test. Uji Hipotesis menggunakan anova satu jalur (one way anova) menggunakan bantuan SPSS 20.0 for widows. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang tidak signifikan karena p > 0,05 yang menunjukkan bahwa political awareness tidak bisa dibedakan berdasarkan peran gender.
Gambaran Tingkat Kesejahteraan Psikologis Penyandang Tunanetra Dewasa Muda
Brebahama, Alebanyo;
Listyandini, Ratih Arruum
Mediapsi Vol 2 No 1 (2016): JUNE
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.mps.2016.002.01.1
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat kesejahteraan psikologis pada tunanetra yang berada pada usia dewasa muda, dengan melibatkan 36 orang tunanetra yang berusia antara 20–40 tahun serta berdomisili di DKI Jakarta. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur hasil adaptasi dari Psychological Well-being Scale yang dikembangkan oleh Ryff. Setelah dilakukan uji validitas konstruk dan reliabilitas melalui konsistensi internal diperoleh 31 item dengan α=0,93. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 69% responden memiliki skor kesejahteraan psikologis yang tergolong tinggi, sedangkan 31% lainnya memiliki skor kesejahteraan psikologis yang tergolong rendah. Dimensi kesejahteraan psikologis yang paling tinggi adalah pada aspek personal growth, sedangkan yang paling rendah adalah pada aspek autonomy.