cover
Contact Name
Indah Juwita Sari
Contact Email
indah.juwitasari@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
biodidaktika@untirta.ac.id
Editorial Address
Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Ciwaru No. 25, Kota Serang, Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : 1907087X     EISSN : 25274562     DOI : 10.30870/biodidaktika.v18i1.17311
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya is a peer-reviewed journal that covers research and review articles in Biology and Biology Education.
Articles 173 Documents
TRIPLOIDISASI IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) MENGGUNAKAN EKSTRAK UMBI KEMBANG SUNGSANG (Gloriosa superba L.) DENGAN LAMA PERENDAMAN YANG BERBEDA Swastika Oktavia; Tuti Setiawati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i1.7822

Abstract

ABSTRAKPengelolaan budidaya perikanan termasuk Ikan Mas (Cyprinus carpio L.)perlu memperhatikan efisiensi dan produktivitas usaha serta kualitas ikan. Hal ini harus diimbangi dengan upaya perbaikan dan peningkatan kualitas induk maupun benih ikan.Triploidisasi merupakan salah satu metode manipulasi kromosom untuk perbaikan dan peningkatan kualitas genetik ikan guna menghasilkan benih ikan yang unggul.Bahan kimia yang umum digunakan untuk teknik triploidisasi adalah kolkisin.Namun, senyawa kolkisin dalam bentuk sediaan murni memiliki nilai pasar yang tinggi dan permintaan yang konsisten di bidang kedokteran. Kembang Sungsang (Gloriosa superba L.) merupakan tanaman yang seluruh bagian tanamannya mengandung senyawa aktif kolkisin (0,1-1,8%), pada bagian umbinya sekitar0,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman ekstrak umbi Kembang Sungsang terhadap fertilitas, daya tetas telur, sintasan, dan pertumbuhan larva Ikan Mas dan untuk mengetahui efektivitas ekstrak umbi Kembang Sungsang dalam menginduksi Ikan Mas triploid.Penelitian dilakukan menggunakanmetode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan.Perlakuan yang diberikan adalah perlakuan telur tanpa perendaman dan perendaman telur pada ekstrak Kembang Sungsang konsentrasi 50% dengan lama perendaman 1 menit, 1,5 menit, 2 menit dan 2,5 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman yang berbeda ekstrak umbi Kembang Sungsangmempunyai pengaruh terhadap terhadap fertilitas,daya tetas telur,sintasan,dan pertumbuhan larva ikan Mas. Perendaman telur dengan ekstrak umbi Kembang Sungsang konsentrasi 50% selama 2,5 menitsangat efektif  dalam menginduksi Ikan Mastriploid. 
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN FIELD TRIP PADA EKOSISTEM MANGROVE Amprasto Amprasto; Rayi Akbar Rahmatika; Rini Solihat
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i2.8723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan menggunakan metode pembelajaran field trip. Kurikulum pembelajaran biologi pada materi ekosistem memiliki kompetensi dasar yang perlu diajarkan yaitu keterampilan menganalisis. Keterampilan ini adalah salah satu keterampilan yang dibutuhkan pada pembelajaran abad 21 yaitu berpikir kritis. Metode pembelajaran field trip mampu membuat siswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan biologi membutuhkan sumber pembelajaran yang banyak serta dapat ditemukan secara langsung di alam dengan pembelajaran field trip. Salah satu ekosistem yang perlu diajarkan kepada siswa adalah ekosistem mangrove, dimana di Indonesia sendiri ekosistem ini dalam keadaan kritis khususnya di daerah Jakarta. Penelitian ini menggunakan one group pre-test and post-test design. Instrumen yang digunakan terdiri dari soal essay dan angket respon siswa terhadap metode pembelajaran field trip. Hasil yang didapatkan keterampilan berpikir kritis siswa meningkat tetapi pada kategori rendah, dengan N-gain 0,16. Dari tujuh sub-indikator yang dibekalkan melalui metode field trip, indikator keterampilan berpikir kritis yang meningkat paling tinggi adalah keterampilan memberi pertimbangan dan mengambil keputusan serta yang paling rendah adalah keterampilan menganalisis bagaimana setiap bagian yang ada berinteraksi untuk menghasilkan sesuatu yang lebih kompleks. Respon siswa terhadap pembelajaran dengan metode field trip positif. Berdasarkan hasil penelitian ini metode pembelajaran field trip pada ekosistem mangrove dapat menstimulus peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa.
ANALISIS KUALITAS AIR DAS CIBANTEN DAN CIDANAU KABUPATEN SERANG Aditya Rahman KN; Mauliddina Trihasti; Muas Sisul Haq
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i1.8204

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air dan status baku mutu DAS Cibanten dan Cidanau. Dilakukan pengukuran parameter fisika (TDS dan TSS) dan kimia (pH, DO, COD, BOD) pada DAS Cibanten dan Cidanau pada Januari-Desember 2018. Pada sampel air DAS Cibanten hanya 19,44% sampel yang memenuhi kondisi kelas II atau dapat dinyatakan baik. Sedangkan 80,56% lainnya dinyatakan cemar ringan. Pada data pemantauan DAS Cidanau didapatkan hasil bahwa 38,3% sampel air dinyatakan memenuhi baku mutu kelas II, sedangkan 59,57% lainnya dinyatakan cemar ringan dan 2,13% yang dinyatakan cemar sedang. Sampel yang dinyatakan cemar sedang.
IDENTIFIKASI TELUR CACING PARASIT PADA FESES HEWAN TERNAK DI PROPINSI BANTEN Hadi Susilo; Nurullah Asep Abdillah; Kiki Rizki Amelia
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i2.8719

Abstract

Hewan ternak mamalia seperti: sapi, kambing, kerbau dan kelompok unggas seperti: ayam dan bebek memiliki peran penting, salah satunya untuk kebutuhan pangan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahuidan mengidentifikasi telur cacing parasit pada feses hewan ternak Di Propinsi Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode flotasi dan sedimentasi dengan menggunakan sampel feses hewan ternak (sapi, domba dan kerbau). Hasil penelitian menunjukan bahwa hewan ternak di Provinsi Banten terinfeksi Nematoda, Trematoda dan Cestoda pada fesesnya. Telur cacing parasit yang ditemukan sebanyak 9 jenis, yaitu: Haemochus, Trichostronylus, Toxocara, Cooperia,Trichiuris trichiura, Strongyloid sp.,Moniezia sp.,Fasciola sp.dan Paramphistomum sp. Prevalensi tertinggi  dan intensitas tertinggi dari jenis Haemochus. Infeksi pada ternak juga dapat terjadi secara tunggal atau campuran (terdiri atas dua atau lebih cacing parasit). Prevalensi tertinggi adalah infeksi tunggal Nematoda 56,25% dan infeksi campuran (kombinasi Trematoda dan Nematoda) sebanyak 28,75%. Tingkat prevalensi dan intensitas telur cacing parasit di hewan ternak di Provinsi Banten tergolong rendah.
MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X MIPA PADA KONSEP KEANEAKARAGAMAN HAYATI Ahmad Nana Permana; Endang Surahman; Rita Fitriani
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i1.7824

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran pemaknaan terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep keanekaragaman hayati kelas X MIPA SMAN 5 Kota Tasikmalaya, tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan September 2019, di SMA Negeri 5 Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain randomized Pretest-Posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruhkelas X MIPA SMA Negeri 5 Kota Tasikmalaya, sebanyak tujuh kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 247 orang, dengan teknik cluster random sampling, hasilnya adalah kelas X MIPA 4 (eksperimen) dan X MIPA 6 (kontrol). Instrumen penelitian menggunakan instrumen tervalidasi Anates (32 butir) berbentuk pilihan majemuk dengan lima option. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pemaknaan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA pada konsep keanekaragaman hayatidi SMA Negeri 5 Kota Tasikmalaya, tahun ajaran 2019/2020. 
PENERAPAN BIOMAGAZINE SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI TERHADAP LITERASI MEMBACA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 7 PANDEGLANG Ika Rifqiawati; Dwi Ratnasari; Indria Wahyuni; Indah Juwita Sari
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i1.8205

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian biomagazine sebagai bahan ajar biologi terhadap literasi membaca dan motivasi belajar siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode weak eksperiment dengan desain penelitian static group pretest and posttest design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 7 Pandeglang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 di SMA Negeri 7 Pandeglang. Pengumpulan data melalui angket literasi membaca dan angket motivasi belajar siswa. Angket literasi membaca mengukur aspek pemerolehan informasi eksplisit, aspek penarikan hubungan antar informasi dalam teks, aspek penyimpulan, dan aspek pengistegrasian ide dan informasi. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa penerapan biomagazine berpengaruh terhadap literasi membaca siswa di SMA Negeri 7 Pandeglang dengan p-value  sebesar 0.0000002528. Aspek literasi membaca yang tertinggi adalah aspek pengintegrasian ide dan informasi, dan aspek terendah adalah aspek penentuan ide pokok. Motivasi belajar siswa setelah diberikan biomagazine mendapatkan skor rata-rata yaitu 66,6. Penggunaan biomagazine membantu siswa dalam mengintegrasikan ide dan informasi karena informasi-informasi yang disajikan di biomagazine bermanfaat, bahasanya mudah dipahami, dan disertakan dengan contoh-contoh yang berkaitan dengan materi. Selain itu biomagazine berisi informasi dan tampilan yang menarik, sehingga dapat mendorong motivasi belajar siswa.
ANALISIS MATRIKS USG (URGENCY, SERIOUSNESS AND GROWTH) BANTEN MANGROVE CENTER BAGI MASYARAKAT KELURAHAN SAWAH LUHUR KECAMATAN KASEMEN KOTA SERANG Enggar Utari; Indria Wahyuni
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i2.8720

Abstract

Kerusakan hutan mangrove, dan konversi hutan untuk dijadikan tambak atau pengguna lainnya akibat adanya perkembangan penduduk akan menimbulkan bahaya intrusi air laut dari laut ke arah daratan. Kerusakan habitat mangrove ini diakibatkan oleh faktor alam dan faktor manusia. Upaya-upaya penyelamatan ekosistem mangrove adalah bagaimana menjalin komunikasi dan koordinasi yang efektif diantara para aktor. Banten Mangrove Center adalah wadah yang digunakan untuk penyelamatan Ekosistem Mangrove di Provinsi Banten yang masih tersisa kurang dari 3.000 ha. Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif yang dilaksanakan pada bulan Januari 2020. Populasipenelitian adalahSeluruh Masyarakat Kelurahan Sawah Luhur. Adapun subyek penelitian adalah tokoh masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Kelurahan Sawah Luhur kecamatan Kasemen Kota Serang , tempat habitat hutan mangrove dan masyarakat di luar kawasan hutan mangrove dengan menggunakan Analisis Matriks USG. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) isue prioritas masalah terdapat pada Paradigma lama di masyarakat  (Antrhoposentris) yang masih lekat, rendahnya pemahaman masyarakat tentang konservasi mangrove, Tingginya tekanan ekologis, kerentanan pada Daerah dekat kawasan hutan mangrove dan kurangnya komitmen penyelamatan lingkungan hutan mangrove, (2) perlu di bentuk Banten Mangrove Center sebagai upaya penyelamatan Ekosistem Mangrove di Desa Sawah Luhur Kecamatan Kasemen.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DALAM MATERI KEMAGNETAN MELALUI PENERAPAN ALAT PERAGA DI KELAS IX A SMPN 13 KOTA SERANG Omah Rohmawati
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i1.7825

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya nilai hasil pembelajaran siswa dalam mata pelajaran IPA pada materi kemagnetan, hal ini dikarenakan dari strategi pembelajaran yang belum cocok dan kurang menarik bagi siswa sehingga aktivitas serta motivasi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran sangat rendah. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut dilakukan lah proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga untuk mengaktifkan kembali motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kontribusi pembelajaran dengan menggunakan alat peraga terhadap hasil belajar IPA pada materi kemagnetan. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model Penelitian Tindakan Kelas Mc Taggart dan menggunakan 2 siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX A SMPN 13 Kota Serang, sebanyak 33 siswa. Berdasarkan hasil pengolahan data, maka didapatkan hasil penelitian pada  siklus I peningkatannya yaitu sebesar 70 dan siklus II 80. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa penggunaan alat peraga memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil belajar IPA materi kemagnetan kelas IX A SMPN 13 Kota Serang. Disarankan kepada peneliti maupun guru diharapkan untuk menggunakan alat peraga dalam pembelajaran IPA pada materi kemagnetan.
PERSEPSI MAHASISWI UNTIRTA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DAN PERMASALAHANNYA Dwi Ratnasari; Ika Rifqiawati; Indria Wahyuni; Indah Juwita Sari; Siti Gia Syauqiyah
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v15i2.8705

Abstract

Minimnya pengetahuan remaja dalam persoalan kesehatan reproduksi menyebabkan banyaknya remaja yang mengalami perilaku seksual yang menyimpang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengenai kesehatan reproduksi dan permasalahannya. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode survei dengan subjek penelitian 100 mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Instrumen yang digunakan adalah angket dan wawancara persepsi tentang kesehatan reproduksi dan permasalahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswi tentang kesehatan reproduksi yang terendah tentang kelainan dan penyakit seksual. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan persepsi mahasiswi tentang pentingnya kesehatan reproduksi adalah melalui pembinaan dan penyuluhan, serta pendalaman materi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi yang dapat disisipkan pada materi dalam mata kuliah tertentu.
PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME Humaeroh Humaeroh; Anis Fauzi
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v17i1.16102

Abstract

Pembelajaran konsep kelangsungan hidup organisme membutuhkan media yang nyata, karena berhubungan dengan perbandingan strukur fisik, fungsi dari ciri makhluk hidup. Media tersebut dapat berupa sebuah kartu bergambar yang disajikan dalam bentuk media permainan edukasi. Diharapkan media permainan edukasi ini dapat menstimulasikan siswa agar lebih memahami konsep kelangsungan hidup organisme. Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini bertujuan untuk memahami penggunaan media permainan edukasi dalam pembelajaran konsep kelangsungan hidup organisme, serta mengetahui respon siswa tentang penggunaan media permainan edukasi dalam pembelajaran konsep kelangsungan hidup organisme. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen. Karena dalam penelitian ini terdapat variabel yang tidak dapat dikontrol dengan baik. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonrandomized Control Group Pretest-postest design. Dalam desain ini, dua kelompok terlebih dahulu diberikan tes awal (pretest). Lalu pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan, kemudian dilakukan pengukuran di akhir pembelajaran (postest).Berdasarkan hasil penelitian di SMP Negeri 11 Kota Serang pada kelas IX dengan media permainan edukasi disimpulkan bahwa penggunaan media permainan edukasi dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada konsep kelangsungan hidup organisme, serta respon siswa tentangpenggunaan media permainan edukasi termasuk dalam kriteria sangat berminat dengan hasil 54 %.

Page 10 of 18 | Total Record : 173