cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PERBANDINGAN METODE SIMPLE ALTERNATIVES KONTRAK HARGA PASTI DAN METODE MULTIPLE ALTERNATIVES KONTRAK HARGA POKOK Mangare, Jantje B.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan anggaran dapat menimbulkan perselisihan dan konflik dari semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Salah satu alternatif sistem kerjasama yang diinginkan oleh pemilik dan kontraktor pada sistem kontrak proyek konstruksi yaitu Metode Simple Alternatives pada kontrak harga pasti dan Metode Multiple Alternatives pada kontrak harga pokok.  Metode Simple Alternatives dan Metode Mutiple Alternatives pada sistem kontrak proyek konstruksi merupakan suatu analisa ekonomi teknik dengan data proyek hasil penunjukan langsung kita dapat membandingkannya yaitu dengan menganalisa jenis – jenis kontrak yang ada pada kontrak harga pasti dan kontrak harga pokok dan hasil yang didapat adalah hasil negosiasi dari pemilik dan kontraktor. Pada proses pembuatan suatu proyek konstruksi, pemilik dapat memilih salah satu alternatif pembiayaan proyek dari Metode Simple Alternatives dan Metode Multiple Alternatives untuk dinegosiasikan dengan pihak kontraktor, dari hasil yang didapat maka dengan menggunakan Metode Multiple Alternatieves pada kontrak harga pokok dengan jenis kontrak Target Perkiraan Kontrak maka keuntungan finansial sangatlah dimungkinkan dapat menguntungkan bagi pemilik proyek maupun kontraktor. Kata Kunci: Simple Alternatives, Kontrak, Multiple Alternatives
ANALISIS PUSHOVER PADA STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT TIPE PODIUM Sudarman, .; Manalip, Hierico; Windah, Reky S.; Dapas, Servie O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam konstruksi gedung bertingkat adalah adanya risiko akibat gempa bumi. Salah satu metode untuk analisis beban gempa adalah analisis pushover. Analisis pushover merupakan prosedur analisis untuk mengetahui perilaku keruntuhan suatu bangunan terhadap gempa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa besar gaya maksimum yang ditahan oleh struktur, level kinerja, dan pola keruntuhan struktur gedung bertingkat tipe podium, akibat beban gempa. Pemodelan struktur yang dibuat berupa bangunan non podium, podium I, podium II, podium III, dan podium IV. Struktur bangunan dari beton bertulang, berlantai 12, tinggi tiap lantai 4 meter, dan jarak antara bentang 6 meter. Standar analisis mengacu pada tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk gedung SNI 1726:2012, ATC 40 dan FEMA 356. Analisis struktur dilakukan dengan menggunakan software SAP2000. Penelitian ini menghasilkan, gaya geser dasar maksimum yang menentukan dari kelima tipe gedung yang terbesar, yaitu gedung non podium 2165 ton dengan perpindahan maksimum 0,97m, dan yang terkecil adalah gedung podium III yaitu 1614 ton, dengan perpindahan maksimum 0,63 m. Level kinerja berdasarkan ATC 40 masuk dalam kategori Immediate Occupancy, berdasarkan FEMA 356 masuk kategori level B, dan berdasarkan SNI 1726:2012 memenuhi batasan simpangan antar lantai. Pola keruntuhan gedung sesuai dengan prinsip kolom kuat balok lemah. Kata kunci: Analisis pushover, podium, level kinerja, keruntuhan, SAP2000
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG TERHADAP BERBAGAI KALA ULANG BANJIR DI SUNGAI LOBONG, KECAMATAN TUTUYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Sahusilawane, Gravenno; Sumarauw, Jeffry S. F.; Tangkudung, Hanny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Lobong di Bolaang Mongondow Timur pernah meluap dan membanjiri beberapa daerah yang dilewatinya yang mengakibatkan kerugian bagi warga yang tinggal disekitar sungai maupun pengguna jalan raya. Untuk mengantisipasi banjir yang akan terjadi, dibutuhkan studi mengenai kapasitas penampang sungai Lobong.Analisis dilakukan dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2010 s/d 2018 berasal dari pos hujan Buyat-Buyat. Data tahun 2009 diambil dari pos hujan terdekat yaitu Nuangan-Lanut. Setelah didapat besaran hujan, dilakukan pemodelan hujan aliran, simulasi debit banjir, debit puncak, serta simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur dilakukan dengan program komputer HEC-HMSHasil simulasi menunjukkan bahwa semua penampang sungai Lobong yang ditinjau, sudah tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun.Kata kunci: Kapasitas Penampang, Sungai Lobong, Kala ulang, Tinggi Muka Air, HEC-HMS.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN PELABUHAN LAUT SERUI DI KOTA SERUI PAPUA Kastanya, Jori George Kherel; Kereh, Lexie F.; Manoppo, Mecky R. E.; Sendow, Theo K.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kondisi Pelabuhan Serui sebagai salah satu bentuk jasa transportasi laut yang sangat berarti bagi perkembangan dan peningkatan sumber daya alam dan taraf hidup penduduk di daerah Serui, tidak cukup lagi dalam menampung barang dan penumpang yang semakin meningkat sehingga kapal yang lain harus menunggu untuk bertambat, membuat keadaan dermaga menjadi tidak teratur dan tidak nyaman. Dengan demikian pelabuhan Serui sudah harus mengalami penataan dan perluasan. Langkah-langkah penelitian untuk perencanaan perluasan pelabuhan Serui adalah pengambilan data 10 tahun terakhir (2002-2011) pada pelabuhan Serui, kemudian data tersebut dikompilasi dan dianalisa.Perencanaan pengembangan fasilitas pelabuhan Serui di lakukan berdasarkan hasil dari ramalan arus naik-turun penumpang, bongkar-muat barang, kunjungan kapal dan arus bongkar-muat peti kemas dengan menggunakan metode regresi linier dan metode regresi non linier. Hasil perhitungan adalah sebagai berikut: Dermaga tahun 2012 mempunyai tambatan dengan panjang 140 meter sedangkan untuk tahun 2016 panjang tambatan ditambah menjadi 245 meter dan pada tahun 2021 panjang tambatan ditambah menjadi 350 meter. Terminal penumpang tahun 2012 perlu penambahan 327 m2 sehingga totalnya menjadi 627 m2, untuk tahun 2016 perlu penambahan 342 m2 sehingga total menjadi 642 m2 dan tahun 2021 perlu penambahan 364 m2 sehingga total menjadi 664 m2. Lapangan penumpukan tahun 2012 perlu penambahan 240 m2 sehingga total menjadi 840 m2 sedangkan untuk tahun 2016 perlu penambahan 1900 m2 sehingga total menjadi 2500 m2 dan tahun 2021 perlu penambahan 9200 m2 sehingga total menjadi 9800 m2. Gudang pada tahun 2012 perlu penambahan 1800 m2 sehingga total menjadi 2400 m2. Sedangkan untuk tahun 2016 perlu penambahan sebesar 3400 m2 sehingga total menjadi 4000 m2 dan tahun 2021 perlu penambahan sebesar 6600m2 sehingga total menjadi 7200 m2. Kata kunci :pelabuhan, pengembangan, fasilitas
PENGARUH BENTUK BADAN PROFIL BAJA RINGAN TERHADAP KUAT TEKAN Ruus, Kezia; Handono, Banu Dwi; Pandaleke, Ronny
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya produk baja ringan (cold formed steel) yang dipakai sebagai material struktur memberikan gagasan untuk melakukan inovasi yaitu, penggunaan material baja ringan pada struktur utama bangunan. Akibat dari penggunaan pelat yang tipis ini, pengaruh tekuk lokal pada badan dan flens penampang akan menjadi lebih signifikan dibanding baja biasa. Namun karena penggunaan pelat yang sangat tipis dan metode pembentukan dengan penggilingan dingin, maka penampang dapat digiling dalam berbagai bentuk yang lebih optimal. Untuk menaikkan kuat tekan penampang, kecenderungan untuk mengalami tekuk dapat dikurangi salah satunya dengan memodifikasi bentuk geometri penampang dengan menggunakan pengaku memanjang, atau biasa disebut pengaku tengah (Intermediate stiffner).Penelitian dilakukan terhadap profil kanal C dengan tiga bentuk modifikasi bentuk badan profil dimana mutu baja ringan mengikuti standar Australia (AS1397) yaitu G550 yang diaplikasikan pada seluruh profil yang akan dianalisis. Selanjutnya dilakukan pemodelan finite element dengan program Ansys Mechanical APDL. Analisis linear buckling (eigen buckling) digunakan untuk memperoleh besarnya beban kritis tekuk profil dan mode keruntuhan struktur. Setelah diperoleh besar beban kritis tekuk, maka hasil tersebut dibandingkan antara profil kanal C tanpa modifikasi badan profil (C1) dengan profil kanal C yang dimodifikasi bentuk badan profilnya (C2, C3 dan C4).Dari analisis eigen buckling dengan finite element model diketahui bahwa dengan memodifikasi bentuk badan profil dapat mereduksi tekuk lokal yang terjadi pada badan profil sehingga dapat meningkatkan kemampuan tekan. Persentase peningkatan beban kritis yang terjadi pada short column sebesar 1.46%-2.16%, untuk intermediate column sebesar 0.08%-1% dan untuk long column sebesar 0.1%-0.12%. Peningkatan beban kritis terbesar terjadi pada profil C3 untuk semua angka rasio kelangsingan yang dianalisis. Kata Kunci : Baja Ringan, Finite Element Model, Eigen Buckling, ANSYS
ANALISIS KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI DI KELURAHAN TONA 1 KABUPATEN SANGIHE Gaghana, Marleve Ighnatius Sasundung I. S.; Binilang, Alex; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan masalah yang sangat sering terjadi di Indonesia termasuk di wilayah Kota Tahuna. Penyebab terjadinya banjir cukup beragam, diantaranya karena kurangnya daerah resapan air, pembangunan di pinggir sungai yang mengakibatkan mengecilnya penampang sungai. Sungai Buas merupakan salah satu sungai yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kecamatan Tahuna Timur. Sungai Buas adalah sungai yang debitnya berubah-rubah tiap tahunnya mengakibatkan meluapnya sungai tersebut, puncaknya terjadi pada tahun 2008 dan 2014. Meluapnya sungai Buas menggenangi pemukiman penduduk disekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan besaran debit banjir dan tinggi muka air penampang di sungai Buas di titik jembatan dekat dengan kantor Telkom Tahuna, Kelurahan Tona 1, terhadap berbagai kala ulang banjir. Penelitian ini menggunakan metode log person III. Sumber data yang digunakan adalah data-data primer dan sekunder, data curah hujan pos Kuma atau data sekunder dari kantor badan wilayah sungai.Berdasarkan hasil penelitian didapat curah hujan tinggi, kemudian dilakukan simulasi hujan aliran dengan HSS SCS menggunakan program computer HEC-HMS. Hasil dari simulasi debit puncak dimasukkan ke dalam program computer HEC-RAS untuk simulasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukan bahwa penampang pada STA 0 + 73 dan 0 + 83 tidak dapat menampung debit banjir terjadi untuk kala ulang 100 tahun. Kata kunci: Debit Banjir Rencana, Kapasitas Penampang, HEC-HMS, HEC-RAS 
PENENTUAN SUPPLY MATERIAL MENGGUNAKAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN PERUMAHAN CITRA LAND TIPE ASCOT) Sumajow, Jolan Juliana; Malingkas, Grace Y.; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Persediaan material atau bahan baku selalu terjadi pada pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Memiliki persediaan material yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan berkurangnya benefit dari suatu perusahaan. Sebaliknya jika persediaan material mengalami kekurangan di dalam suatu tahap pelaksanaan proyek konstruksi maka kelancaran pelaksanaan akan terganggu sehingga berakibat waktu penyelesaian proyek bergeser dan menjadi tidak tepat waktu. Terlihat jelas bahwa biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengadakan suatu persediaan material ternyata cukup besar dan sering hal ini luput dari perhatian pihak pelaksana proyek. Economic Order Quantity atau jumlah pemesanan yang ekonomis adalah model persediaan yang dapat membantu manajemen untuk mengambil keputusan tentang unit yang harus dipesan agar tidak terjadi investasi berlebihan yang ditanamkan dalam persediaan dan tidak mengalami kehabisan persediaan yang mengakibatkan terhentinya proses produksi, kehilangan keuntungan (laba) dan lain-lain. Landasan manajemen untuk mencapai dua butir tujuan tersebut adalah meminimumkan biaya, dalam kaitannya dengan persediaan maka kriterianya adalah meminimumkan biaya persediaan (Total Cost of Inventory = TIC). Tempat penelitian dilakukan di wilayah Kota Manado dan waktu penelitian dimulai sekitar bulan Oktober tahun 2012, pada Proyek Pembangunan Perumahan Citra Land Manado Type Ascot yang berlokasi di Jl. Raya Winangun Kompleks Perumahan Citra Land Manado, dan dilaksanakan oleh PT. Karya Tinumbu Baru. Jumlah kebutuhan bahan jenis semen, pasir, dan kerikil untuk pembangunan 25 unit perumahan Citra Land tipe Ascot yakni 3818 zak semen, 835 m3 pasir, dan 65 m3 kerikil, dimana biaya persediaan material untuk semen yakni Rp. 1.520.206,94, untuk pasir yakni Rp. 617.820,14, dan untuk kerikil yakni Rp. 190.090,38. Agar diperoleh hasil yang maksimal maka bentuk pemesanan untuk semen dilakukan sebanyak 4 tahapan dengan jumlah frekuensi pemesanan sebanyak 4 (empat) kali, untuk pasir dilakukan sebanyak 4 tahapan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 6 (enam) kali, dan untuk kerikil dilakukan sebanyak 1 kali dengan frekuensi pemesanan. sebanyak 2 (dua) kali. Kata kunci: Economic Order Quantity, persediaan material, tahap pemesanan
ANALISIS NERACA AIR SUNGAI SANGKUB DI TITIK BENDUNG SANGKUB KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Ineke, Venesia Aprilia; Tanudjaja, Lambertus; Sumarauw, Jeffry S.F.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung Sangkub memanfaatkan air dari Sungai Sangkub untuk mengairi lahan irigasi yang sedang dikembangkan untuk mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Sungai Sangkub menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat sekitarnya. Pertumbuhan penduduk dan pembangunan di berbagai sektor pada masa yang akan datang mengakibatkan bertambahnya kebutuhan akan air. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan studi mengenai analisis neraca air untuk melihat keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air di DAS Sangkub.Analisis neraca air dilakukan dengan menganalisis ketersediaan air dan kebutuhan air di DAS Sangkub. Ketersediaan air dihitung menggunakan metode NRECA (National Rural Electric Cooperative Association) dengan masukan data curah hujan, evapotranspirasi dan parameter DAS untuk mencari debit andalan Q80%. Kebutuhan air yang dihitung adalah kebutuhan air baku dan air irigasi.Dari hasil analisis, neraca air untuk kebutuhan air baku dan lahan irigasi fungsional masih terjadi defisit air pada bulan-bulan Maret, Agustus, September, Oktober, dan November I. Apabila kebutuhan air dihitung menggunakan seluruh lahan potensial yang ada maka, ketersediaan air tidak dapat memenuhi kebutuhan air sampai 20 tahun mendatang. Untuk mengatasi kekurangan air dapat dilakukan sistem penggolongan dan dapat juga dengan membangun waduk untuk menyimpan air kelebihan di saat musim hujan dan digunakan pada saat musim kemarau. Kata Kunci : Sungai Sangkub, DAS Sangkub, Metode NRECA, Neraca Air
PENGARUH PERCEPATAN DURASI TERHADAP WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN PERSEKOLAHAN EBEN HAEZAR MANADO) Simatupang, Juan Sebastian; Dundu, A. K. T.; Sibi, Mochtar
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan suatu proyek konstruksi membutuhkan perencanaan, penjadwalan dan pengendalian yang baik, karena perencanaan dan penjadwalan yang kurang baik akan berdampak terjadinya keterlambatan pekerjaan. Salah satu tindakan yang dapat diambil adalah dengan mengoptimasi, yaitu mempercepat durasi pelaksanaan pekerjaan  proyek dengan tidak mengabaikan pentingnya biaya yang akan timbul akibat percepatan durasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan durasi dan biaya percepatan yang efisien. Metode yang dipakai adalah studi literatur dan studi lapangan. Data primer dari lapangan adalah data RAB dan kurva “S” dari pekerjaan yang ditinjau yaitu “Pembangunan Gedung Persekolahan Eben Haizar”. Pengolahan data menggunakan program Microsoft Project 2013. Dari hasil pembahasan mekanisme pengendalian waktu dengan CPM (Critical Path Method) diperoleh kesimpulan bahwa percepatan ini bisa mengurangi durasi total jadwal proyek yang sebelumnya 163 hari menjadi 145 hari (lebih cepat 18 hari), dengan total biaya pekerjaan yang awal sebelum adanya percepatan adalah Rp.290,700,000 meningkat menjadi Rp.317,925,000 setelah dilakukan percepatan. Kata kunci: Proyek, Durasi, Network Planning, MS Project
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFIT KONTRAKTOR PADA PROYEK KONSTRUKSI Nata, Hendra; Mangare, Jantje B.; Walangitan, Deane R. O.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan atau kualitas hidup manusia ke arah yang lebih baik dengan cara memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar lingkungan hidupnya . Keberhasilan pembangunan pada pelaksanaan suatu proyek konstruksi dalam mencapai tujuan yang di rencanakan memerlukan sumber daya di antaranya waktu, dana, teknologi, manusia dan material. Manajemen Konstruksi menjadi salah satu penggerak pada area pembangunan. Dalam dunia manajemen konstruksi, nilai upah dari pekerja proyek merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perencanaan proyek Sementara penyediaan material, peralatan dan Faktor keuangan pada sebuah proyek pembangunan jika tidak mengalami hambatan akan sangat menunjang proses pada sebuah pembangunan itu sendiri. karakteristik lapangan yang ideal akan berpengaruh pada proses pembangunan pada sebuah proyek Kata kunci : tenaga kerja, material, peralatan, karakteristik lapangan, profit kontraktor

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue