cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL STATIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
PENGARUH BRACING PADA BANGUNAN BERTINGKAT RANGKA BAJA YANG BERDIRI DI ATAS TANAH MIRING TERHADAP GEMPA Rienanda, Farren Evangelistha; Kumaat, Ellen J.; Windah, Reky S.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom pada bagian bawah struktur bangunan yang menopang bangunan pada tanah miring memiliki ketinggian yang berbeda. Kerusakan sering ditemui pada kolom pendek. Hal itu disebabkan adanya selisih yang besar dalam distribusi gaya untuk kolom pendek dan kolom panjang. Distribusi gaya dengan selisih yang besar tersebut menyebabkan struktur tidak stabil saat menerima beban sehingga perlu dihindari. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengkombinasikan struktur dengan bracing (elemen pengaku portal). Penelitian dilakukan dengan pemodelan struktur bangunan rangka baja yang terdiri dari 10 lantai yang berdiri di atas tanah dengan kemiringan 12,5  dan dilakukan variasi penempatan bracing yang akan ditempatkan bertahap dari lantai dasar sampai lantai 9 sisi luar struktur. Analisis dilakukan dengan alat bantu ETABS 2016. Respons struktur yang ditinjau adalah simpangan struktur, gaya geser dasar dan gaya geser pada kolom tingkat pertama struktur.Hasil analisis menunjukkan bahwa pemodelan struktur bangunan yang berdiri di atas tanah miring dengan pemasangan bracing pada lantai dasar (Model B) menghasilkan gaya geser pada kolom pendek paling kecil jika dibandingkan dengan pemodelan lainnya. Respons struktur yang dihasilkan oleh Model B seperti periode struktur, displacement dan simpangan antar tingkat juga telah memenuhi persyaratan yang ada. Kata Kunci: Bangunan Bertingkat, Baja, Tanah Miring, Bracing, Kolom Pendek
ANALISA NILAI EKUIVALENSI MOBIL PENUMPANG (emp) DENGAN METODE TIME HEADWAY DAN REGRESI LINEAR BERGANDA (STUDI KASUS: JALAN RAYA TOMOHON) Lendeng, Lucia Emmanuella; Lalamentik, Lucia G. J.; Pandey, Sisca V.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi kinerja jalan memerlukan informasi terbaru mengenai kondisi dan karakteristik lalu lintas suatu jalan. Selama ini dalam perhitungan kinerja jalan menggunakan arus lalu lintas dari berbagai tipe kendaraan yang dikonversikan ke satuan mobil penumpang menggunakan nilai ekuivalen mobil penumpang (emp) berdasarkan MKJI 1997. Tiap-tiap jalan memiliki kondisi lalu lintas dan geomerik yang berbeda-beda yang membuat nilai emp menurut MKJI tidak lagi sesuai dengan karakteristik lalu lintas jalan tersebut. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai nilai emp untuk mendapatkan hasil evaluasi kinerja jalan yang benar-benar sesuai dengan karakteristik lalu lintas di jalan Raya Tomohon.Penelitian dilaksanakan pada dua titik lokasi di ruas jalan Raya Tomohon yang dibagi menjadi dua segmen. Nilai emp dihitung dengan menggunakan dua metode yaitu metode regresi linear dan metode Time Headway. Metode regresi linear akan mendapatkan nilai emp dari hasil analisis dan perhitungan data arus kendaraan bermotor dengan menggunakan pendekatan matematik dan statistic, sedang metode time headway akan mendapatkan nilai emp dengan cara melakukan perhitungan waktu antara bumper depan kendaraan di depan dengan bumper depan kendaraan dibelakangnya pada saat melewati batas headway. Nilai emp yang didapatkan melalui perhitungan dengan kedua metode ini kemudian digunakan dalam perhitungan kinerja ruas jalan.Dari hasil perhitungan diperoleh nilai emp dengan menggunakan metode time headway di segmen satu untuk untuk arah ke Manado dan sebaliknya nilai emp MC sebesar 0,98 dan 0,9 dan HV sebesar 0,0. Dan 0,53. Dan untuk segmen dua arah ke Kawangkoan dan sebaliknya nilai emp MC sebesar 0,86 dan 1,11 dan HV 0,38 dan 0,24. Untuk nilai emp hasil perhitungan dengan menggunakan metode regresi linear berganda di segmen satu arah ke manado dan sebaliknya untuk MC sebesar 0.6 dan 0,4 dan HV 1,4 dan 1,2. Untuk segmen dua arah ke Kawangkoan dan sebaliknya nilai emp MC adalah 0,2 dan 0,5 dan HV 1,4 dan 1,2. Kemudian dilakukan perhitungan untuk menganalisis kinerja ruas jalan dan didapatkan nilai DS dengan menggunakan nilai emp hasil perhitungan metode time headway di segmen satu DS sebesar 0,58 dan segmen dua DS sebesar 0,72. Sedangkan nilai DS menggunakan emp yang dihitung dengan metode regresi linear berganda di segmen satu adalah DS sebesar 0,5 dan segmen dua DS sebesar 0,53. Perbedaan nilai emp antara beberapa metode diatas disebabkan oleh perbedaan dalam pengumpulan data dan metode perhitungan. Nilai DS yang disarankan oleh MKJI 1997 adalah <0,75. Didapatkan untuk hasil DS menggunakan metode time headway dan metode regresi linear berganda untuk kedua segmen di jalan Raya Tomohon cukup layak untuk melayani arus lalu lintas di jam sibuk. Kata Kunci: emp, Time Headway, Regresi Linear, Kinerja Jalan
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DI SUNGAI DINAMUNEN KABUPATEN MINAHASA UTARA Pagayang, Enjelia Tasya; Halim, Fuad; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendangkalan akibat sedimentasi menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di sungai Dinamunen. Sungai Dinamunen merupakan salah satu sungai yang bermuara di danau Tondano. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis angkutan sedimen di sungai Dinamunen kabupaten minahasa utara. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran langsung di sungai untuk mendapatkan data morfologi sungai dan sampel sedimen pada dasar sungai. Sampel sedimen kemudian diperiksa di laboratorium untuk mendapatkan ukuran diameter butiran (, ) dan berat jenis sedimen. Dalam analisis juga digunakan nilai hasil analisis debit banjir. Data- data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan rumus empiris yaitu Van Rijn dan Meyer-Peter. Dari analisis debit sedimen dasar di sungai Dinamunen diperoleh hasil : untuk metode Van rijn dengan  kala ulang 5 Tahun = 27,002 kg/det, kala ulang 10 Tahun = 53,638 kg/det, Kala Ulang 25 Tahun = 111,13 kg/det, kala ulang 50 Tahun = 177,56 kg/det, dan kala ulang 100 Tahun = 270,23 kg/det, sedangkan metode Meyer-Peter memperoleh  untuk kala ulang 5 Tahun = 71,317 kg/det, 10 Tahun = 109,164 kg/det, kala ulang 25 Tahun = 171,715 kg/det, kala ulang 50 Tahun = 229,836 kg/det, dan kala ulang 100 Tahun = 298,444. Hasil analisis menunjukkan debit sedimen dasar mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya debit aliran sungai. Kata kunci : Kata kunci: Debit Banjir, Sedimen, Sungai Dinamunen
ANALISIS NERACA AIR SUNGAI KINALI DI TITIK BENDUNG KINALI ONGKAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Mokobombang, Muhamad Ervan; Sumarauw, Jeffry S. F.; Tanudjaja, Lambertus
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAS Kinali terletak di Desa Tanoyan Selatan merupakan salah satu daerah irigasi yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondow yang sedang dikembangkan untuk lahan pertanian tanaman pangan. Pertumbuhan jumlah penduduk yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan air juga pembangunan di berbagai sektor yang memberikan dampak pada berkurangnya daerah resapan air menjadi faktor yang harus diperhatikan. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan Analisis Neraca Air untuk melihat keseimbangan antara Ketersediaan dan Kebutuhan air di DAS Kinali sekarang ini hingga beberapa tahun ke depan. Analisis neraca air dilakukan dengan menganalisa ketersediaan air di DAS Kinali menggunakan metode NRECA (National Rural Electric Cooperative Association) untuk mencari debit andalan 80%  (Q80). Kebutuhan Air Irigasi dihitung untuk jenis padi varietas unggul berdasarkan koefisien tanaman padi dari FAO (1977) dan untuk Kebutuhan Air Bersih dihitung berdasarkan kriteria perencanaan air bersih Ditjen Cipta Karya Dinas PU (1997) hingga 20 tahun ke depan. Dari hasil analisis, neraca air untuk kebutuhan lahan irigasi fungsional dan air bersih saat ini masih terdapat defisit air pada bulan-bulan tertentu seperti pada bulan Januari II, Maret II, Mei II, Juli I, Agustus I, September dan Oktober,  dimana defisit mencapai 0,436 m3/detik pada bulan September. Apabila menggunakan seluruh lahan potensial yang ada untuk saat ini hingga 20 tahun ke depan, ketersediaan air sudah tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air di daerah ini. Kata Kunci : DAS Kinali, Metode Nreca, Lahan Irigasi Fungsional
KARAKTERISTIK PENGEMUDI DALAM PEMILIHAN RUTE BILA ADANYA PEMBERLAKUAN ELECTRONIC ROAD PRICING (ERP) PADA RUAS JALAN SAM RATULANGI Worang, Gerry C. D. A.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado berkembang dengan pesat di tandai dengan meningkatnya pertumbuhan industri, perdagangan, bisnis, pertokoan, dan pemukiman, sehingga aktivitas perjalanan menjadi tinggi dan menimbulkan kemacetan yang tinggi pula, akibat ketidakmampuan jalan untuk menampung volume kendaraan yang melewati ruas-ruas jalan tersebut setiap hari. Pemerintah telah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi kemacetan ini, namun belum berjalan efisien. Oleh karena itu bisa diterapkan Sistem Jalan Berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) pada ruas Jalan Sam Ratulangi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dalam pemilihan rute. Penelitian ini menggunakan metode Stated Preference, kemudian diolah dengan analisa statistik binomial logit. Survei ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 200 responden berisi karakteristik pelaku perjalanan, meliputi kondisi sosio-ekonomi, dengan atribut selisih biaya perjalanan, selisih Volume Capacity Ratio (VCR), selisih kecepatan dan selisih waktu tempuh perjalanan antara Jalan Sam Ratulangi dan Jalan 17 Agustus di Kota Manado. Hasil penelitian dikumpulkan dan kemudian dilakukan analisa regresi linear dan pemodelan dilakukan dengan menggunakan model binomial logit sehingga didapat variabel-variabel memiliki hubungan yang kuat dalam pemilihan rute. Akan terjadi perpindahan pemilihan rute, apabila selisih biaya perjalanan dari kedua rute tersebut > Rp. 4.000, kemudian jika selisih VCR Jl. Sam Ratulangi = 0,15 maka probabilitas pemilihan rute akan seimbang, dan apabila bila selisih VCR > 0,15 maka responden akan cenderung memilih Jl. 17 Agustus, pelaku perjalanan akan memilih rute Jl. Sam Ratulangi bila selisih kecepatan > 2 km/jam, Akan terjadi perpindahan rute dari Jl. Sam Ratulangi ke Jl 17 Austus apabila selisih waktu tempuh > -5 menit. Persamaan  utilitas diperoleh: Y =  0,838445 + 0,000188  + 0,051353  + 0,022483  + 0,336948 Hasil dari regresi yang diperoleh telah memenuhi syarat, sehingga seluruh variabel bebas bersama–sama berpengaruh terhadap variabel terikat. Kata kunci: Binomial Logit, Electronic Road Pricing, Pemilihan Rute, Stated Preference
ANALISA HUBUNGAN ANTARA VOLUME LALU LINTAS DAN PRESENTASE PENGGUNAAN LAHAN PADA RUAS JALAN A. A. MARAMIS KOTA MANADO Rumondor, Eko Randy; Sendow, Theo K.; Timboeleng, James A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado adalah ibukota Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan pusat kegiatan baik perekonomian, pendidikan bahkan kegiatan lainnya di Kota Manado. Dari semua sarana fasilitas umum yang ada, dan sebagai salah satu kota yang termasuk dalam rute sistem transportasi nasional, dari Manado ke Bandara dan sebaliknya, ruas jalan A.A Maramis Kota Manado memiliki andil untuk menampung sekaligus menyalurkan pergerakkan lalu lintas antar kawasan, disamping juga untuk harus menyediakan ruang pergerakkan lalu lintas untuk warganya. Ruas jalan A.A Maramis menjadi kompleks dan padat terutama pada waktu-waktu dimana terjadi peningkatan pergerakkan lalu lintas yang tinggi.Adapun teori dari penelitian yaitu Volume Lalu Lintas Jam Puncak dan kecepatan lalu lintas, Kemudian pemodelan yang dipakai adalah analisa regresi berganda dengan rumus Y = a + B1 X1 + B2 X2 + B3 X3, dimana Y adalah variabel terikat yang akan menghubungkan variabel X, a adalah intercept  atau koefisien B1,B2,B3 adalah koefisien dari variabel X dan X1,X2,X3 adalah variabel bebas.Studi yang dilakukan dalam penelitian ini bersifat riset yang dilakukan diruas jalan A.A Maramis yang terbagi menjadi 9 segmen dan di lakukan selama 9 hari survey. Survey dilakukan pada pukul 06.00 - 18.00 dan bertujuan untuk mengetahui Volume, Kecepatan, Luas Lahan disekitar jalan Selebar 100m, dan pemodelan jalan A.A Maramis. Teknik analisa data yang dilakukan dengan menggunakan analisa regresi linear dan MKJI 1997.Berdasarkan hasil survey, diperoleh hasil penelitian yaitu volume (Q) puncak berkisar  1973 smp/jam sampai 3612 smp/jam. Dengan volume puncak tertinggi terjadi pada senin, 20 February 2017. Kecepatan rata-rata berkisar  12 Km/jam sampai 64 Km/jam. Dalam menganalisa ruas jalan A.A Maramis dengan menggunakan MKJI (1997), didapat kapasitas 5271,8688 (smp/jam) dan derajat kejenuhan 0,685, dengan pemodelan untuk jalan A.A Maramis dengan persamaan regresi linear Y= 2456,45+(-324,07)X1+(-0.99)X2+(-8,04)X3, dimana: Y adalah volume puncak lalu lintas, X1 adalah presentase penggunaan lahan, X2 adalah penduduk, dan X3 adalah kecepatan. Kata Kunci: Persamaan Regresi Linear, Volume, Kecepatan,  Presentase Penggunaan Lahan
PERENCANAAN TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN JALAN TIPE B DI KECAMATAN TOMOHON SELATAN KOTA TOMOHON Kandou, Christmas T. S.; Pandey, Sisca V.; Kaseke, Oscar H.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Perda Kota Tomohon No 6 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Tomohon Tahun 2013 – 2033, dalam Bab 4 Pasal 14 Ayat 1b direncanakan akan dibangun 4 terminal penumpang angkutan jalan raya tipe B, masing-masing di  Kecamatan Tomohon Barat, Tomohon Timur, Tomohon Utara, dan Tomohon Selatan. Dalam penelitian ini dibahas tentang perencanaan terminal di Kecamatan Tomohon selatan yang  merupakan kawasan tingkat kedatangan trayek terbanyak dibandingkan dengan Kecamatan lain.Perencanaan terminal penumpang angkutan jalan raya ini digunakan data terminal eksisting untuk perencaanan terminal baru yang mengacu pada Permenhub No. 132 Tahun 2015 dan tidak mengambil data forecast karena akan memerlukan data jangka panjang. Berdasarkan data tersebut akan di analisis Fasilitas dan Kapasitas terminal, Pola Parkir dan antrian pada terminal, serta Model bentuk rencana terminal beserta layout-nya.Dari hasil analisis data yang diperoleh maka untuk luas perencanaan terminal adalah 7665 m² dan terdiri dari 2 (dua) jalur dengan perincian 1 (satu) jalur untuk areal kedatangan dan 1 (satu) jalur untuk areal pemberangkatan. Terminal menggunakan 2 (dua) pintu yaitu 1 (satu) pintu masuk dan 1 (satu) pintu keluar. Dan untuk areal parkir kendaraan yaitu areal kedatangan menggunakan sistem parkir 180º dan areal pemberangkatan menggunakan sistem parkir 90º. Diharapkan hasil perencanaan yang didasarkan pada data terminal eksisting dapat memenuhi kebutuhan perencanaan salah satu terminal yang akan dibangun di tomohon selatan kota Tomohon. Kata Kunci : Perencanaan Terminal, Tomohon Selatan
ANALISIS KONSOLIDASI TANAH DI BAWAH BENDUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AKAR WAKTU DAN METODE HYPERBOLA Luntungan, Teresa Nadia; Sumampouw, Joseph E. R.; Rondonuwu, Steeva G.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi bendungan seringkali mengalami keretakan pada dinding atau penurunan. Faktor penyebab masalah tersebut salah satunya adalah proses konsolidasi atau perubahan volume tanah yang terjadi akibat keluarnya air pori. Hal inilah yang diamati untuk mengetahui besarnya penurunan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar penurunan yang akan terjadi pada konstruksi bendungan tersebut. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan pemeriksaan parameter dan pengujian konsolidasi yang dimana untuk nilai Cv akan dibandingkan dan dihitung menggunakan Metode Akar Waktu dan Metode Hyperbola. Analisis koefisien konsolidasi memperlihatkan bahwa Metode Akar Waktu memberikan nilai Cv yang relatif lebih besar dibandingkan Metode Hyperbola yang diuji dalam tiga sampel tanah. Untuk jenis tanah dalam penelitian ini Metode Hyperbola lebih baik digunakan karena memberikan nilai perhitungan Cv yang kecil dimana lebih cenderung kejenis tanah lempung dan Metode Akar Waktu akan lebih cenderung kejenis tanah yang berpasir (cohesionless soil). Kedua metode tersebut dapat digunakan pada penelitian ini sedangkan untuk metode lain seperti Logaritma Waktu tidak dapat digunakan karena tidak sesuai dengan bentuk grafik yang ditentukan. Untuk penurunan konsolidasi diketahui pada sampel satu sebesar 68.074 cm, sampel dua sebesar 23.834 cm, sampel tiga sebesar 67.202 cm dan daya dukung tanah untuk sampel satu sebesar 19.587 kg/cm2, sampel dua sebesar 23.834 kg/cm2, dan sampel 3 sabesar 21.265 kg/cm2. Dari hasil perhitungan kapasitas daya dukung tanah dan penurunan dapat disimpulkan bahwa semakin kecil daya dukung tanah akan semakin besar penurunan, sedangkan semakin besar daya dukung tanah maka semakin kecil penurunan tersebut. Kata Kunci : Konsolidasi, Metode Akar Waktu, Metode Hyperbola, Penurunan
PENGUJIAN MODULUS ELASTISITAS PADA BETON DENGAN MENGGUNAKAN TRAS SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS Lukar, Stevania Elisabeth Claudia; Pandaleke, Ronny E.; Wallah, Steenie E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan pembangunan struktur bangunan teknik sipil merupakan dua hal yang saling berkaitan. Beton juga mempunyai beberapa kelebihan salah satunya adalah mampu memikul beban tekan sehingga penggunaannya semakin meningkat tetapi pemenuhan akan bahan baku beton semakin berkurang. Salah satu alternatifnya penggunaan material Pasir dengan cara mengganti sebagian agregat halus dengan tras yang merupakan batuan gunung berapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan nilai modulus elastisitas. Benda uji berupa silinder 10 cm x 20 cm. Mutu yang di targetkan adalah 25 MPa dengan persentase campuran beton 0%, 5%, 10%, 15%. Pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas pada beton substitusi parsial agregat halus menggunakan tras di lakukan pada umur 7, 14, 28 dengan berat volume beton normal 2117,26 – 2233,31 kg/mᶾ. Nilai kuat tekan mengalami peningkatan sebanding dengan umur. Nilai kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari 17.55 MPa, sementara umur 14 hari rata-rata 23.90 MPa serta kuat tekan pada beton umur 28 hari rata-rata diperoleh 29.08 MPa, Pada umur 28 hari nilai modulus rata-rata tras 0% 25614.6 MPa, Pada 5% 25376.2 MPa, Pada 10% 22534.4 MPa, Dan pada 15% 18155.4 MPa. Nilai modulus elastisitas menurun sesuai penambahan bahan pengganti sebagian agregat halus. Kata Kunci: Pasir, Tras, Kuat Tekan, Modulus Elastisitas
ANALISA KEBUTUHAN ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DI KOTA MANADO (Studi Kasus : Trayek Paal Dua – Lapangan) Hillary, Lindsay; Rumayar, Audie L. E.; Longdong, Jefferson
JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa kebutuhan angkutan umum di Kota Manado dilakukan pada trayek Paal Dua – Lapangan. Kebutuhan jumlah armada optimal dapat dihitung berdasarkan metode Break Even Point (BEP), dengan meninjau prinsip keseimbangan antara pendapatan operator dan Biaya Operasi Kendaraan (BOK) dengan metode DLLAJ. Pendapatan operator itu sendiri berdasarkan tarif dengan menghitung Load Factor. Komponen yang akan dihitung untuk mengetahui biaya operasi kendaraan dengan metode DLLAJ adalah biaya langsung dan biaya tak langsung. Hasil analisa menunjukkan bahwa rata–rata jumlah penumpang/hari sebanyak 130 penumpang dengan nilai Load Factor sebesar 27,20%. Pendapatan rata–rata yang diperoleh per tahun adalah Rp. 186.112.739,- dan biaya operasi kendaraan rata–rata adalah Rp. 204.724.013,-. Dengan demikian pengalokasian 135 unit kendaraan belum memenuhi kondisi keseimbangan bagi usaha operator, dikarenakan selisih antara pendapatan/kend/thn dengan biaya operasi kendaraan bernilai negatif sebesar Rp. - 17.926.013. Kebutuhan jumlah armada pada trayek Paal Dua – Lapangan berdasarkan tarif yang ditentukan oleh pemerintah adalah sebanyak 112 unit kendaraan, sedangkan kebutuhan jumlah armada berdasarkan tarif yang berlaku dilapangan sebanyak 123 unit kendaraan. Kata Kunci : Load Factor, Biaya Operasi Kendaraan (BOK), Break Even Point (BEP), Armada Optimal, Pendapatan Operator

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sipil Statik Vol 10 No 2 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 10 No 1 (2022): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 9 No 1 (2021): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 12 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 11 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 10 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 9 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 8 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 6 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 5 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 4 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 3 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 12 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 11 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 10 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 9 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 8 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 7 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 6 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 5 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 10 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 8 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 7 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 6 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 5 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 3 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 12 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 11 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 10 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 9 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 8 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 7 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 6 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 5 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 4 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 2 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 1 (2016): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 12 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 11 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 8 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 7 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 6 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 5 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 4 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 3 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 2 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 1 (2015): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 7 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 6 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 4 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 2 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 11 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 8 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 7 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 6 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 5 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 3 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 1 (2012): JURNAL SIPIL STATIK More Issue