cover
Contact Name
Rachmad Rizal Yulianto
Contact Email
rahmatrizalyulianto1990@gmail.com
Phone
+6285791298048
Journal Mail Official
jurnal.alwijdan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Mojosari No.2, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies
ISSN : 25412051     EISSN : 25413961     DOI : 10.58788
AL-WIJDÁN: Journal of Islamic Education Studies is a scientific journal of Islamic education that contains the results of research by experts in the field of Islamic education from various perspectives, including: Islamic Education Management Islamic Education and Peace Character building Islamic Education Innovation Educational Technology and Islamic Education Curriculum Islamic Education for Elementary, Middle, and Higher Levels Islamic Education Literacy, and Other Islamic Studies
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 236 Documents
Penggunaan Media Bergambar Untuk Meningkatkan Tata Cara Berwudhu Siswa Autis kamaliah, dina
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.668 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tata cara berwudhu khususnya untuk peserta didik autis. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas VIIni dilakukan dalam 2 siklus tindakan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi dapat diketahui sejauh mana peserta didik dapat melakukan wudhu dengan runtut dan benar. Agar dapat mengetahui adanya keberhasilan peserta didik dalam berwudhu, maka dilaksanakan tes wudhu. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, bahwa penggunaan Media Bergambar pada mata pelajaran PAI pada pokok bahasan wudhu peserta didik autis kelas VII SMPLB Putra Jaya Kota Malang meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas belajar, yakni pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 64%. Pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 75,56%. Serta hasil belajar peserta didik meningkat, ketuntasan klasikal mencapai 80% dari ketuntasan klasikal yang di tetapkan yaitu 70%. Kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran menggunakan Media Bergambar juga meningkat hingga mencapai keberhasilan 96% yang termasuk dalam kategori baik sekali. Kesimpulan dari penelitian ini penggunaan media bergambar pada pembelajaran PAI pokok bahasan berwudhu dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam berwudhu.   Kata kunci: Media bergambar, Tata cara wudhu, Autis
Optimalisasi Penerapan Tradisi Pesantren Salaf Bagi Santri Kalong Mubarok, Najib
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.619 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.355

Abstract

Pondok pesantren tradisional (pesantren salaf) dengan semua kelengkapan kurikulumnya menitikberatkan pendidikan karakter melalui pembiasaan berbasis lingkungan. Melalui tradisi- tradisi pesantren salaf, santri dididik untuk terbiasa menjalankan tradisi keilmuan, tradisi ubudiyah (peribadatan), dan tradisi sosial kemasyarakatan. Di sisi lain, terdapat satu jenis pondok pesantren yang berdiri di tengah masyarakat dengan semua santrinya adalah santri kalong. Pondok pesantren jenis ini dapat disebut sebagai pondok pesantren masyarakat. Pondok Pesantren Al-Ishlah adalah salah satunya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Pesantren Al-Ishlah dalam melakukan optimalisasi kegiatan-kegiatan di dalamnya dengan mengadopsi tradisi-tradisi pesantren salaf. Dari sisi jenis analisa datanya, penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dilihat dari tingkat eksplanasinya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa Pesantren Al-Ishlah adalah pesantren masyarakat yang memenuhi lima unsur pesantren, yaitu: bangunan pesantren, masjid, kyai, santri, dan kitab kuning. Lebih lanjut, Pesantren Al-Ishlah melakukan optimalisasi tradisi pola pembelajaran kitab kuning, tradisi peribadatan, dan tradisi sosial kemasyarakatan sebagaimana di pesantren salaf. Dengan modifikasi dan penyesuaian, tradisi pesantren salaf mampu diambil nilai substantifnya dan diadopsi sesuai konteks Pesantren Al-Ishlah yang merupakan pesantren masyarakat. Kata Kunci: pesantren salaf, santri kalong, tradisi, pendidikan islam.
Eksistensi dan Transformasi Pesantren Dalam Membangun Nasionalisme Bangsa Bisri, Hasan
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.235 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.362

Abstract

Sejarah telah membuktikan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam perubahan dan perbaikan sosial dan budaya di indonesia. Pesantren juga menegaskan diri sebagai institusi pendidikan islam yang berperan dalam perjuangan atau perlawanan pada kolonialisme sejak zaman kerajaan sampai lahirnya bangsa indonesia, juga andil yang besar pula terhadap perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Tidak berhenti di situ saja, keberhasilan pesantren melahirkan tokoh-tokoh agama, pejuang, tokoh politik, dan pemimpin masyarakat, merupakan bukti konkrit bahwa pesantren berperan dalam membangun indonesia. Meskipunn kondisi fisik yang seringkali sederhana pesantren ternyata mampu menunjukkan eksistensinya dan mampu memberikan contoh pola atau model kehidupan sosial yang baik, bagi masyarakat pesantren itu sendiri, bahkan memberi pengaruh positif bagi masyarakat di sekitar pesantren. Dengan tempaan yang panjang pesantren mampu melahirkan kyai dan santri yang fleksibel dalam karir dan pengabdiannya pada bangsa dan masyarakat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam pendidikan pesantren ada eksistensi yang hebat dan ada dinamisme yang adaptif terhadap kemajuan eksternal, bahkan seiring dengan perkmbangan zaman banyak pesantren yang mampu bertransformasi dari institusi pendidikan yang sederhana menjadi institusi pendidikan yang mmiliki modernitas dalam banyak hal, seperti pesantren yang memiliki perguruan tinggi, universitas, rumah sakit, koprasi syari'ah dan lain-lain. Tulisan ini menggambarkan eksistensi dan transformasi pesantren dari masa ke masa yang menunjukkan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar pada pembangunan dan kemajuan bangsa indonesia. Kata kunci : eksistensi, kontribusi pondok pesantren, dan Nasionalisme.
Korelasi Manajemen Kelas dan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Terhadap Perilaku Takdzim Santri dachlian, defi
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.486 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.367

Abstract

Dalam lembaga pendidikan di pesantren manajemen kelas dilakukan untuk mendukung proses pembelajaran kitab kuning yang berkualitas. Berbagai inovasi dilakukan untuk menciptakan suasana  belajar yang baikdan menarik bagi santri, dengan harapan dapat memahami kandungan makna dlam setiap kitab kuning yang diajarkan sehingga santri mempunyai perilaku takdzim yang baik kepada setiap orang. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) korelasi antara manajemen kelas dengan perilaku takdzim santri di Pondok Pesantren Nurut taqwa Sangkapura Gresik. (2) korelasi antara kemampuan membaca kitab kuning dengan perilaku takdzim santri di Pondok Pesantren Nurut Taqwa, (3) korelasi antara manajemen kelas dan kemampuan membaca kitab kuning secara bersamaan dengan perilaku takdzim santri di Pondok pesantren Nurut Taqwa Sangkapura Gresik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metodologi kuantitatif, teknik pengumpulan data penyebaran angket, wawancara, dan observasi. Teknik sampel dengan 50 santri sebagai responden. Teknik analisis data menggunakan system SPSS 23 dengan uji prasyarat: uji normalitas data, uji regresi ganda, uji linearitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian dari analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1). Tidak ada korelasi yang positif dan signifikan antara manajemen kelas terhadap perilaku takdzim santri, karena nilai r hitung < dari r table (-0,068<0,279). 2) ada korelasi positif yang signifikan antara kemampuan membaca kitab kunig terhadap perilaku takdzim santri karena hasil dari  r hitung > dari r table (0,476 > 0,279). 3) ada korelasi antara Manajemen Kelas dan Kemampuan Membaca Kitab Kuning terhadap Perilaku Takdzim Santri di Pondok Pesantren Nurut Taqwa, dari hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan maka didapat perolehan nilai dari rx1,2y = 0,490 dengan p=0,002 dan F=7,421 dan sesuai dengan kaidah dalam uji hipotesis maka hasil yang didapatkan adalah sangat signifikan. Kata Kunci: manajemen kelas, kemampuan membaca kitab, perilaku takdzim.
Istikhdam Thoriqoh Ta'lim an-Nahwi 'ala Asasi Rasmi Khoritoh al-Mafhum lada Tholabah al-Madrasah ad-Diniyah "Al-Amin" Kepanjen Malang ilma
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1384.546 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.368

Abstract

The educational methods constitute an essential element in teaching the Arabic language and its grammar. The educational methods for teaching grammar were boring. The teacher must choose the appropriate educational method with enough students and the existing school tools. Most of the grammar books for students of the religious school are still in the form of paragraph descriptions only. This made the book boring and difficult to understand. Therefore, the teacher needs an educational method of grammar based on the new and interesting look. One of the interesting new forms suitable for grammar is the educational book in the form of a mind map. The entry used in this research is the quantitative entry and the researcher used the experimental method in this research. The use of the Concept Map method made the grammar process effective. The researcher has also resolved the data related to the aforementioned code. It has also been reported in the data analysis table that the value of the t-test 2,019 is greater than the t-table with a 0.05 a which is 1.684, so Ho is rejected and Ha is accepted. Then it can be concluded that the students ’scores on the post-test increase more compared to the results of the pre-test. Results of observations and interviews indicate that students enjoy learning grammar using the concept maps method. Keywords: Mindmap method, grammar, Arabic language.
Implementasi Konsep Pendidikan Muhammadiyah dalam Upaya Membentuk Generasi Unggul Muhammadiyah Iwantoro; Lilik Masruroh
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.792 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i1.399

Abstract

This study aims to describe the implementation of the concept of Muhammadiyah education at the secondary school level (SMA/SMK) to form a quality generation of Muhammadiyah in Pasuruan Regency and outline the supporting and inhibiting factors encountered in forming the quality generation. The researcher uses a qualitative approach, in which the researcher tries to describe as objectively as possible the findings in the field. This research was conducted in SMA/SMK Muhammadiyah under the auspices of the PD Muhammadiyah Dikdasmen Board of Pasuruan Regency. The schools are Muhammadiyah 4 Gempol High School, Muhammadiyah 3 Pandaan High School, Muhammadiyah 1 Pandaan Vocational School, and Muhammadiyah 2 Lekok Vocational School. Researchers conducted interviews with each of these institutions as well as conducting observations to photograph the state of education in the Muhammadiyah schools. The results showed that the Muhammadiyah schools had carried out education well in terms of formal service. These schools have a relatively small number of students compared to other schools because the focus on implementing the Muhammadiyah concept of education experiences obstacles besides that the majority of students have a Nahdlatul Ulama background '. The preparation of Muhammadiyah cadres from these schools could not be carried out optimally, so graduates from Muhammadiyah schools with other schools could be said to have almost the same characteristics. Supporting factors in the implementation of this educational process include; education staff, the majority of whom are still young, and have established cooperation with related parties. The inhibiting factors include; in put low students, educational facilities that do not meet standards, and community participation in operational financing less than the maximum.   Key Words: The concept of Muhammadiyah,  education,  quality generation.
Evaluasi Ranah Afektif Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Persepektif Kurikulum 2013 Mufidah, Luk Luk Nur
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.674 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i1.400

Abstract

We realize that between the learning process, behavior, human growth and development and how our thoughts and our feelings are interconnected and very influential in decision making. PAI teachers found several problems in carrying out the Affective domain evaluation. This study aims to describe and analyze the planning, implementation and evaluation of the affective domain in SMAN 1 and SMKN 1 Kertosono Nganjuk. This research design uses a multi-site study design, which seeks to describe a particular setting, object or event in detail and in depth. There are similarities and differences in the planning for evaluating PAI learning in the affective domain at SMAN 1 Kertosono Nganjuk and SMKN 1 Kertosono Nganjuk. The equation is an affective domain of PAI learning evaluation planning in the two schools that are both planned and outlined in the RPP. The difference is that in SMAN 1 Kertosono Nganjuk pays more attention to the whole affective domain of the PAI learning evaluation planning procedure. Reporting the evaluation of PAI affective domain learning in SMAN 1 Kertosono Nganjuk and SMKN 1 Kertosono Nganjuk have similarities and differences. The equation is an affective domain of PAI learning evaluation reporting in the two schools together with the cooperation of PAI teachers, BK teachers and homeroom teachers. While the difference is that in SMAN 1 Kertosono Nganjuk the evaluation data is entered into the curriculum and then to the homeroom teacher and the BK then the curriculum is ready to print. Whereas at SMKN 1 Kertosono Nganjuk, each subject submitted the subject value to the evaluation section then submitted it to the homeroom teacher. Reporting the evaluation of PAI affective domain learning in SMAN 1 Kertosono Nganjuk and SMKN 1 Kertosono Nganjuk have similarities and differences. The equation is an affective domain of PAI learning evaluation reporting in the two schools together with the cooperation of PAI teachers, BK teachers and homeroom teachers. The difference is that in SMAN 1 Kertosono Nganjuk the evaluation data is entered into the curriculum and then to the homeroom teacher and the BK then the curriculum is ready to print. Whereas at SMKN 1 Kertosono Nganjuk, each subject submitted the subject value to the evaluation section then submitted it to the homeroom teacher.   Key Words: Affective domain evaluation,  PAI, Curriculum 2013.
Kompetensi Pedagogik Guru PAI dalam Menerapkan Penilaian Autentik di Sekolah Dasar Nafiah, Siti
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.926 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru PAI dalam menerapkan penilaian autentik di SDN Kecamatan Belitang Madang Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, peneliti ini mendeskripsikan suatu fenomena   atau suatu keadaan sebenarnya yang dialami oleh subyek penelitian. Subyek penelitian ini adalah Guru PAI. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PAI dalam menerapkan penilaian autentik mencakup perencanaan, penerapan, dan hasil belajar peserta didik. Dari hasil perencanaannya sudah cukup baik karena sudah melakukan standar perencanaan penilaian. Pelaksanaan ketiga aspek penilaian autentik di Kecamatan Belitang Madang Raya lebih sering menggunakan penilaian pada aspek kognitif saja, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik jarang digunakan. Hasil belajar peserta didik cukup baik karena rata-rata di atas KKM.   Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Guru PAI, Penilaian Autentik.
Peran “Jama’ah Aremania” dalam Kegiatan Keagamaan di Kabupaten Malang Achadah, alif
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.823 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i1.429

Abstract

Sepak Bola lebih dari sekedar dari hidup dan mati, Bill Shankly pernah berucap seperti itu. Sepak bola memang nyatanya lebih dari itu. Sepak bola tidak terlepas dari supporter yang merupakan salah satu elemen penting di setiap keberadaannya. Malang, identik dengan Arema FC. Mereka juga memiliki supporter militant bernama Aremania. mereka salah satu supporter terbaik di Indonesia. Ketika ada sebuah fenomena sepak bola dan supporter menjadi elemen dalam berdakwah, maka munculah fenomena bernama Jama’ah Aremania di Desa Pagedangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Siapakah Jama’ah Aremania? (2) Bagaimana Peran Jama’ah Aremania pada kegiatan keagamaan di Desa Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang? (3) Bagaimana dampak keikutsertaan Jama’ah Aremania pada kegiatan keagamaan terhadap Desa Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan cara untuk melakukan pengecekan keabsahan data adalah melalui perpanjangan pengamatan dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Jama’ah Aremania masih terstruktur dan masuk dalam Arema FC. Aremania merupakan embiro dari Jama’ah Aremania sendiri. Jama’ah Aremania sendiri tumbuh dan lahir karena keresahan yang di alami oleh Aremania dan pemuda Desa Pagedangan terhadap kehidupan dan kondisi lingkungan mereka. (2) Jama’ah Aremania sangat berpengaruh besar terhadap beberapa sendi kehidupan di masyarakat Desa Pagedangan dan turut mempunyai andil dalam beberapa perubahan yang terjadi di dalamnya. (3) dampak yang paling nyata terlihat dari sini adalah sangat berkurangnya pola hidup yang destruktif dan mulai kembali ke jalan yang lebih positif dan mengenal Islam lagi.   Kata Kunci: Sepak Bola, Arema FC, Aremania, Jama’ah Aremania, Desa Pagedangan.
Kepemimpinan Pendidikan dalam Pengembangan Budaya Kerja Dosen di Perguruan Tinggi Rohmah, Noer
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 5 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.973 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v5i1.430

Abstract

Perguruan tinggi sebagai institusi sosial yang mempengaruhi budaya suatu bangsa harus siap menghadapi tantangan perubahan dengan menghasilkan lulusan yang tangguh. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menjadi lembaga visioner global dan memiliki sumber daya berstandar internasional. Untuk menjawab kebutuhan ini, perlu dilakukan perubahan paradigmatik yang adaptif terhadap perubahan-perubahan di masa depan; seperti memiliki pola pikir visioner berorientasi pada penciptaan budaya kerja yang dinamis, produktif, dan kompetitif. Kondisi ideal ini akan terwujud melalui seting kepemimpinan yang kompeten. Faktanya kepemimpinan seseorang akan lebih efektif jika didukung oleh kondisi budaya kerja yang kuat. Dalam artikel ini akan dibahas tentang kepemimpinan dan korealsinya dengan penciptaan budaya kerja produktif Dosen di perguruan Tinggi Islam Swasta di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif; jenis studi kasus dengan desain multikasus. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) Konsep pendidikan kepemimpinan dalam pengembangan budaya kerja dosen menekankan pada kemampuan membentuk inti keyakinan dan nilai-nilai inti pekerjaan yang teraktualisasikan dalam tingkah laku dan sistem kerja, 2) model kepemimpinan, mengembangkan spiritual-transformasional dan kepemimpinan visioner melalui profesionalisme. dan pendekatan berbasis situasi dan kolegial berbasis budaya, 3) Strategi kepemimpinan, mengembangkan strategi empiris rasional, strategi normal-reeducative dan strategi power-coercive jenis prospector dan defender, 4) Hasil dari strategi kepemimpinan adalah peningkatan kinerja dosen (disiplin, kerja produktivitas, prestasi kerja), dan melahirkan sikap kerja utama, komitmen dan kepuasan kerja.   Kata Kunci: Kepemimpinan Pendidikan, Pengembangan Budaya Dosen.

Page 6 of 24 | Total Record : 236