cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA Jaenab Jaenab; Sulistyaningsih Prabawati; Rista Novitasari; Setyo Retno Wulandari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.510

Abstract

WHO dan UNAIDS memberikan peringatan kepada 3 negara Asia seperti Cina, Vietnam, dan Indonesia yang saat ini disubut-sebut titik HIV. Di Indonesia kasus 2 tahun terakhir makin meningkat. Dari tahun 2014 sebanyak 30.935 kasus HIV dan 6.081 kasus AIDS dan tahun 2015 ada 32.711 kasus  HIV dan 7.875 kasus AIDS. Jumlah kasus di Provinsi DIY periode 2001-2017 adalah 313 kasus HIV dengan 542 kasus AIDS. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada 17 juli 2019. Sampel dalam penelitian ini ada 35 responden dan menggunakan simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 10 Yogyakarta dapat dikategorikan berpengetahuan  baik 26 responden (74,29%), berpengetahuan cukup sebanyak 5 responden (14,29%), berpengetahuan kurang sebanyak 4 responden (11,24%). Sebagian  besar remaja di SMA Negeri 10 Yogyakarta mempunyai tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 26 responden (74,29%)
KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS UMBULHARJO I YOGYAKARTA Miranti Verdiana; Ina Kuswanti; Lusa Rochmawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.511

Abstract

Pemberian ASI bermanfaat untuk mencegah kematian dan kekurangan gizi pada bayi. ASI eksklusif mencegah kematian akibat diare dan ISPA. Karakteristik ibu (usia, pendidikan, pekerjaan dan paritas) dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampling secara purposive dengan jumlah sampel 55 orang ibu yang menyusui. Data penelitian menggunakan data sekunder dengan bantuan instrument berupa lembar observasi. Analisa data secara univariat, hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Karakteristik ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif berdasarkan pekerjaan yaitu sebagian besar ibu yang bekerja 37 responden (67,3%), sebagian besar pendidikan SMA 27 responden (49,1%), sebagian besar dalam kategori resiko tinggi 35 tahun (61,8%), dan sebagian besar memiliki paritas (primipara) sebanyak 21 responden (38,2%). Sebagian besar ibu yang menyusui dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Umbulharjo I dikarenakan pekerjaan ibu termasuk kategori ibu bekerja.
PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN ANAK USIA 29 HARI – 6 TAHUN DALAM BUKU KIA Yeni Okta; Lusa Rochmawati; Ina Kuswanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.512

Abstract

Meskipun angka kematian ibu dan bayi menurun, namun perlu upaya mengurangi angka kesakitan, risiko tinggi dan kematian maternal. Penggunaan buku KIA merupakan strategi pemberdayaan masyarakat. Penerapan buku KIA secara benar berdampak pada pengetahuan ibu dan keluarga terutama kesehatan ibu dan anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu balita tentang kesehatan anak usia 29 hari – 6 tahun pada buku KIA di Puskesmas Bantul I. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan subyek penelitian ibu balita yang berkunjung di Puskesmas Bantul I sebanyak 66 ibu balita yang didapatkan dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan univariat. Hasil pengetahuan ibu balita tentang kesehatan anak usia 29 hari – 6 tahun pada buku KIA sebagian besar cukup sebanyak 32 responden (48,5,5%), pengetahuan tentang tanda anak sehat sebagian besar cukup sebanyak 34 responden (51,5%), pengetahuan tentang pemantauan pertumbuhan dan perkembangan sebagian besar cukup sebanyak 31 responden (47,0%), pengetahuan tentang pola asuh sebagian besar baik sebanyak 59 responden (89,4%), pengetahuan tentang perawatan anak sehari-hari sebagian besar cukup sebanyak 53 responden (80,3%), pengetahuan tentang perawatan anak sakit dan jadwal imunisasi sebagian besar cukup sebanyak 31 responden (47,0%). Pengetahuan ibu balita tentang kesehatan anak usia 29 hari – 6 tahun pada buku KIA di Puskesmas Bantul I dalam kategori cukup.
MOTIVASI IBU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI PUSKESMAS PUNDONG BANTUL Nureva Muh Djalaluddin; Lusa Rochmawati; Sulistyaningsih Prabawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.513

Abstract

Kasus kanker payudara di DIY tahun 2015 sebanyak 899 kasus, dengan kejadian tertinggi di Bantul sedangkan di Puskesmas Pundong sebanyak 61 kasus. Langkah deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Motivasi untuk melakukan SADARI sangat diperlukan sehingga gejala kanker payudara dapat terdeteksi secara awal. Penelitian bertujuan ntuk mengetahui motivasi ibu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Puskesmas Pundong Bantul tahun 2018. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang melakukan kunjungan KB di Puskesmas Pundong, Bantul pada bulan Agustus-November 2017 berjumlah 176 orang. Sampel penelitian sebanyak 45 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data univariat, disajikan dalam bentuk distrbusi frekuensi dengan prosentase. Motivasi ibu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) berdasarkan aspek keinginan (valency expectancy) berada dalam kategori sedang sebesar 82,2%, berdasarkan aspek keyakinan (outcome) berada dalam kategori sedang sebesar 62,2%, dan berdasarkan aspek harapan (effort expectancy) berada dalam kategori sedang sebesar 73,3%. Motivasi ibu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Puskesmas Pundong Bantul sebagian besar kategori sedang.
GROUP COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECAMASAN PADA KORBAN PERILAKU KEKERASAN (BULLYING) DI SEKOLAH DASAR Siska Damaiyanti; Marizki Putri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.516

Abstract

Berdasarkan data hasil riset Programme for International Students Assessment (PISA) 2018 didapatkan bahwa angka bullying yang dialami oleh siswa di Indonesia menempati urutan ke lima pada tingkat dunia. 4 dari 10 siswa di Indonesia pernah menjadi korban bullying. Angka tersebut sangat tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata negera peserta OECD yang ada pada angka 23%. Peningkatanan  kekerasan di Sumatera Barat pada anak usia sekolah setiap tahunnya diatas 40%, dimana kota yang paling tinggi adalah Padang, Payakumbuh dan Solok. Salah satu dampak dari perilaku kekerasan pada anak (bullying) adalah cemas. Cemas merupakan suatu keadaan yang tidak nyaman diamana anak merasa tidak aman di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi kecemasan atau resiko gangguan psikososial dengan menggunakan terapi Group Cognitif Behavior therapy (CBT). Penelitian ini akan dilakukan di Kota Solok . Sampel dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar yang berada di kota solok yang pernah ,mengalami perilaku kekerasan (bullying). Untuk pengukuran tingkat kecemasan pada korban perilaku kekerasan (bullying) menggunakan alat ukur atau instrument yang dikenal dengan nama Hamilton Rating Scale For Anxiety ( HRS – A ) yang terdiri dari 14 kelompok gejala, Masing – masing kelompok gejala diberi penilaian angka atau skor antara 0 – 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan kecemasan pada korban perilaku bullying setelah dilakukan terapi group Cognitive Behavior Therapy (CBT) (p=0.031). Diharapkan CBT dapat diterapkan sebagai salah satu metode dalam pengurangan kecemasan yang dapat diberikan kepada korban bullying.
KESEHATAN MENTAL PADA TENAGA KESEHATAN SAAT PANDEMI COVID-19 Lezi Mayang Sari; Nurul Kurniati; Dewi Rokhanawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.519

Abstract

Latar belakang : Saat ini seluruh dunia telah terkena dampak penyakit virus corona yang berasal dari china. Keadaan darurat darurat yang sedang berlangsung menempatkan tenaga kesehatan berada dibawah tekanan yang mengakibatkan masalah psikologis pada tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini mereview artikel-artikel yang mengenai gangguan psikologis, faktor-faktor penyebab stress pada petugas kesehatan dan penanganan stress pada petugas kesehatan.Metode : data scoping review didapatkan dari Pubmed, ScienceDirec dan Wiley dengan studi Appraisal dan menggunakan Critical Appraisal Hawker, dengan metode mengunakan framework PEOs.Hasil : 10 artikel yang membahas tentang kesehatan mental pada tenaga kesehatan Pandemi Covid-19. Tanda dan gejala yang banyak dirasakan oleh tenaga kesehatan kelelahan, insomnia dan sakit kepala yang disebabkan penggunaan APD. Faktor yang mempengaruhi stress pada tenaga kesehatan waktu kerja yang lama, stigma masyarakat, kecemasan, waktu istirahat. Adapun penanganan stress pada petugas kesehatan yaitu tenaga kesehatan mendapatkan pelatihan dan kepatuhan masayarkat terhadap protokol kesehatan seperti penggunaan masker.Kesimpulan : sebagian besar penelitian menunjukan adanya tanda gejala stress padapetugas kesehatan yaitu sakit kepala dan kelelahan dan ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan stress dan depresi pada tengan kesehatan Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengurangi stress pada petugas kesehatan.
DAMPAK KEJADIAN PASCA ABORTUS SPONTAN PADA IBU HAMIL Ike Sri Wahyuni; Farida Kartini; Abkar Raden
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.521

Abstract

Latar belakang: Kurangnya informasi tentang abortus spontan serta perawatannya  berkontribusi terhadap penderitaan Ibu pasca-abortus spontan. Dampak psikologis, fisik dan sosial yang dialami ibu sering diabaikan oleh keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Trauma yang dialami ibu pasca-abortus spontan yang tidak ditangani dengan baik dapat menciptakan konflik pada diri ibu, sehingga dapat mempengaruhi pemulihan serta kesiapan ibu untuk hamil kembali.Tujuan: Untuk meriview mengenai dampak kejadian pasca-abortus spontan pada ibu.Metode: Metode yang digunakan terdiri dari lima tahapan, yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PEOS, mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed, ProQuest dan EBCO), seleksi artikel menggunakan PRISMA dan critical appraisal menggunakan JBI, data charting, menyusun, meringkas dan melaporkan hasil.Hasil: Dari 49 literatur yang diseleksi 15 literatur terseleksi. Tiga tema muncul sebagai hasil dari scoping review yakni abortus spontan dapat menimbulkan dampak psikologis,  fisik dan sosial. Dampak psikologis timbulnya kecemasan, kesedihan, depresi, trauma, rasa bersalah dan merasa disalahkan. Dampak  fisik meliputi adanya  sakit pada perut, perdarahan, syok hemoragik dan infeksi dan dampak sosialnya adalah kurangnya empati dari teman dan keluarga.Kesimpulan: Wanita yang mengalami abortus spontan membutuhkan dukungan sosial dari pasangan, keluarga dan tenaga kesehatan sehingga kesehatan mentalnya terjaga.
Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Renta Handika; Anjarwati Anjarwati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.525

Abstract

Latar Belakang: Zat besi (Fe) merupakan sebuah nutrien esensial yang diperlukan oleh setiap sel tubuh manusia. Mengkonsumsi tablet Fe sangat berkaitan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Anemia defisiensi zat besi yang banyak dialami oleh ibu hamil disebabkan oleh kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe yang tidak baik ataupun cara mengkonsumsi yang salah sehingga dapat menyebabkan kurangnya penyerapan zat besi pada ibu hamil. Jika ibu hamil patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe maka ibu hamil tersebut terhindar dari anemia.Tujuan: Untuk meriview evidence mengenai kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Metode: Metode scoping review ini menggunakan Framework Arsky & O’Malley yang terdiri dari 5 tahap yaitu mengidentifikasi focus review, mengembangkan focus review dan strategi pencarian menggunakan format PEOS (population, Eksposure, dan Outcomes atau Theme),“mengidentifikasi studi yang relevan, memetakan data menggunakan PRISMA Flowchart (Preferred Reposting Items for Systematic reviewsand Meta-Analysis), Data Extraction dengan menyusun, meringkas dan melaporkan hasil pembahasannya.Hasil: Berdasarkan 10 arikel yang diperoleh, didapatkan penilaian semua artikel grade A dengan metode kuantitatif dengan study cross-sectional. Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu karakteristik yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe,“faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe, dan alasan ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe.Kesimpulan: Ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC kurang dari empat kali, riwayat anemia selama kehamilan, pengetauan tentang tablet Fe, pengetahuan tentang anemia, efek samping dari tablet Fe dan kelupaan ada kaitannya dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsitablet Fe. Bacround: Iron (is) an essential nutrient needed by every cell of the human body. Consuming Fe tablets is closely related to hemoglobin levels in pregnan women. Iron deficiency anemia that is often experienced by not good or the wrong way of consuming so that it can cause a lack of iron absorption in pregnant women. Objective: To review the evidence regarding the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets.Method: This scoping review method uses the Arsky & O’Malley Framekwork which consist of 5 stage, namely identifying focus reviews, developing focus review and search strategies using the PEOS format (population, exposure, and outcomes or themes), “identifying relevant studies, mapping data using PRISMA Flowchart (Preferred Reposting Items for systematic review and Meta-Analysis), data Extraction by compiling, summarizing and reporting the results of the discussion.Result: based on the 10 articles obtained, all grade A articles were assessed using a quantitative method with a cross-sectional study. Furthermore, three themes were obtained, namely characteristics that effect the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets, “factors that influence pregnant women in consuming Fe tablets, and reasons for non-complience of pregnant women in consuming Fe tablets.Conclusion: Pregnant women who made ANC visits less than four times, a history of anemia during pregnancy, knowledge about Fe tablets, knowledge about anemia, side effect of Fe tablets and forgetfulness were related to the compliance of pregnant women in consuming Fe tablets.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KETEPATAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yayu Yuliarti; Mohammad Hakimi; Andari Wuri Astuti; Yuli Isnaeni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.528

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 telah mengganggu sistem kesehatan di seluruh dunia dan salah satu pelayanan kesehatan yang terdampak pandemi COVID-19 adalah terganggunya sistem pelayanan imunisasi. Perubahan prioritas layanan yang difokuskan pada pelayanan pasien COVID-19, adanya kebijakan physical distancing dan pada akhirnya menyebabkan penurunan promosi dan layanan imunisasi, kurangnya permintaan imunisasi karena orangtua tidak membawa bayi ke pelayanan kesehatan, hal ini menyebabkan ketidaktepatan pemberian imunisasi pada bayi. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kasihan II Bantul. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan melalui survei offline pada Juni 2021-Juli 2021 terhadap 56 responden di Puskesmas Kasihan II Bantul dengan mematuhi protokol kesehatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi. Hasil: Faktor yang berhubungan dengan ketepatan pemberian imunisasi dasar adalah pengetahuan, sikap, pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan dukungan keluarga. Faktor yang paling dominan menyebabkan ketepatan pemberian imunisasi adalah pengetahuan (0,032). Simpulan: Dapat mengoptimalisasi kegiatan sosialisasi terkait pentingnya ketepatan pemberian imunisasi dasar pada anak dengan menggunakan media visual pada saat kegiatan imunisasi berlangsung guna meningkatkan cakupan imunisasi dan ketepatan jadwal pemberian imunisasi..
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU BUNUH DIRI NARAPIDANA Nur Oktavia Hidayati; Dissy Lizara Diana; Lisdiawati Lisdiawati; Indriyanni Sri Astuti; Iis Kania Nurasiah; Marlynda Maya Triana; Mega Mey Herviyanti; Syifa Ratna Kamila; Vina Nurdiansari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.532

Abstract

Latar Belakang: Kejadian bunuh diri di penjara lebih tinggi terjadi pada populasi narapidana dibandingkan dengan populasi umum. Kompleksitas masalah yang ada pada diri sendiri dan lingkungna penjara dapat memicu narapidana melakukan tindakan bunuh diri. Perilaku bunuh diri pada narapidana tentunya berhubungan dengan berbagai faktor yang memengaruhinya..Tujuan: Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perilaku bunuh diri pada narapidana.Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Pencarian artikel menggunakan 3 database dan search engine yaitu PubMed, EBSCO, Springer, Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci dalam Bahasa Inggris factors, suicidal behavior, prisoner.Hasil: 8 artikel diadapatkan. Faktor yang mempengaruhi perilaku bunuh diri pada narapidana. Faktor gangguan kejiwaan (depresi, PTSD, keputusasaan, gangguan kecemasan dan skizofrenia), faktor kekerasan (kekerasan pada masa kecil, kekerasan seksual, kekerasan fisik), ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang, faktor demografi (usia, gender, tingkat pendidikan), dan lama kurungan merupakan faktor yang secara ilmiah terbukti memiliki pengaruh terhadap perilaku bunuh diri pada narapidana.Kesimpulan: Dari berbagai faktor yang memengaruhi, perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang intervensi yang tepat untuk narapidana dengan perilaku bunuh diri.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue