cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 454 Documents
Analysis of the attitudes and perceptions of prospective science teacher students towards stem learning Oktavianty, Erwina; Syaiful B. Arsyid
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7072

Abstract

This research aims to analyze the attitudes and perceptions of prospective science teacher students in STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) learning. This research uses a survey method and is analyzed descriptively to get a true picture. The sample in this study was 62 students consisting of physics education, chemistry education and science education study programs from 4 universities in the West Kalimantan region. Data analysis was carried out qualitatively based on the results of distributing a questionnaire on attitudes and perceptions of prospective science teacher students. Based on the results of data analysis obtained, prospective science teacher students have good attitudes and perceptions towards STEM learning. As for every aspect of students' attitudes and perceptions towards the STEM learning carried out, students have attitudes and perceptions in the category of sufficient understanding that prospective teacher students recognize an interest in STEM learning, have sufficient competence and performance in learning in the STEM field and have an interest and sense of ownership. it is good. The average attitude and perception of students shows 2.81, which means it is quite good.
Perancangan sistem repositori karya ilmiah dosen IKIP PGRI Pontianak Sulistiyarini, Dewi; Ramadhani, Dochi; Sabirin, Febrianto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7200

Abstract

Dosen IKIP-PGRI Pontianak memiliki kewajiban untuk melaksanakan penelitian guna menunjang kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat, namun saat ini hasil penelitian berupa karya ilmiah masih belum didiseminasikan dengan optimal. Untuk itu diperlukan sistem memudahkan dalam mengakses data penelitian sehingga akan mereduksi kegiatan penelitian pada masalah yang dan memperepat terciptanya pengetahuan dan inovasi baru. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah merancang sistem repositori yang berfungsi sebagai sarana untuk menyimpan, melestarikan, mempublikasikan karya-karya imiah sivitas akademika secara digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) yang difokuskan pada pembuatan rancangan sistem atau perangkat lunak yang terdiri dari tahap perencaan, analisis, dan perancangan. Subjek penelitian terdiri dari satu orang pimpinan IKIP PGRI Pontianak, lima orang dosen, dan sepuluh mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yang terdiri dari empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sivitas akademika menyambut baik dengan rencana pengembangan sistem repositori untuk karya ilmiah dosen. Hasil analisis dan desain sistem menunjukkan terdapat setidaknya tiga aktor yang akan menggunakan sistem yaitu admin sebagai manajer sistem, dosen sebagai pemilik data karya ilmiah, dan mahasiswa atau masyarakat umum sebagai pengguna data karya ilmiah.
Analisis kemampuan mahasiswa menyelesaikan Tes Kompetensi Representasi Gaya (TKR-Gaya) Sirait, Judyanto
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i2.7260

Abstract

Gaya merupakan salah satu konsep dasar dalam fisika yang digunakan untuk menyelidiki gerak sebuah benda. Konsep gaya ini digunakan dalam berbagai materi fisika seperti gerak lurus, gerak melingkar, gerak parabola, gerak rotasi, momentum dan impuls, usaha dan energi, dan bahkan dalam listrik statis. Dengan demikin konsep gaya ini sangat penting untuk dikuasai sehingga diajarkan sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa tentang gaya. Jenis penelitian survey dilakukan untuk mengukur kompetensi representasi mahasiswa dengan tiga bentuk representasi yakni diagram gaya, persamaan matematis, dan deskripsi konsep. Sebanyak 92 orang mahasiswa menjawab tes kompetensi representasi gaya yang terdiri dari 30 butir pertanyaan. Pemberian skor untuk jawaban mahasiswa adalah 1 untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah kemudian dikonversi ke skor 100. Hasil analisa data menunjukkan bahwa skor rata-rata kompetensi representasi mahasiswa adalah 34,17 dengan kategori pemula. Sebesar 32% mahasiswa mendapat skor pada kategori menengah (intermediate) dan 68% mahasiswa masih berada pada kategori pemula (novice). Skor mahasiswa paling tinggi diperoleh pada situasi balok dalam keadaan diam baik dalam permukaan horijontal dan bidang miring. Sementara skor mahasiswa yang paling rendah adalah situasi balok bergerak dengan kecepatan konstan untuk kedua bidang permukaan. Kompetensi representasi mahasiswa mengubah ke persamaan menjadi yang paling rendah dibandingkan dengan deskripsi dan diagram gaya. Dengan demikian pengajar dapat mencari solusi alternatif dalam pengajaran konsep gaya dan menggunakan tes kompetensi representasi gaya untuk mengukur kekonsistenan konsepsi mahasiswa.
Sistem informasi otomatisasi pembuatan paket soal dengan memperhatikan distribusi soal hots, mots, dan lots Kusuma, Hanif; Desinta, Kintan; 'Alam, Ghasa; Mustaqim, Maufthaudin
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7328

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki tujuan agar siswa memperoleh pekerjaan dengan bekal keterampilan tertentu. Keberhasilan dalam bekerja tidaklah lepas dari kemampuan berfikir tingkat tinggi. Namun berdasarkan data dari OECD dengan instrumen PISA, Indonesia termasuk kategori rendah dalam kemampuan berfikir tingkat tinggi (tahun 2018 dan 2022). Dari dasar itulah tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan sistem informasi dengan fitur utama membuat kelompok soal dengan distribusi LOTS, MOTS, dan HOTS secara otomatis berdasarkan persentase yang dimasukkan oleh pengguna. Sehingga terbuatlah soal-soal dengan porsi LOTS, MOTS, dan HOTS yang ideal. Metode yang digunakan adalah Extreme Programming. Setelah prioritas fitur sudah ditentukan maka perlu membuat rancangan Use Case Diagram dan Class Diagram. Hasil dari rancangan tersebut kemudian dilakukan pengkodean memanfaatkan arsitektur MVC untuk mempercepat pengerjaan. Proses pengkodean menghasilkan suatu sistem informasi bank soal berbasis web. Hasil dari sistem informasi tersebut kemudian diuji menggunakan uji Black Box dan kemudian dinilai oleh para ahli menggunakan variabel Perceived Usefulness dan Ease to Use dalam model TAM. Hasil pengujian Black Box menyatakan sistem informasi berjalan 100% sebagaimana mestinya. Sedangkan hasil dari penilaian para ahli (3 guru) secara keseluruhan menyatakan bahwa sistem informasi termasuk kategori layak digunakan.
Efektivitas google sites untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik kelas xi tentang suhu dan kalor Rini, Rini Munawirah; Sitompul, Stepanus Sahala; Hamdani, Hamdani
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7399

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik tentang suhu dan kalor menggunakan google sites. Menggunakan rancangan quasi experimental design dengan nonequivalent control group design. Ada 34 peserta didik yang dilibatkan untuk menjawab 10 soal pilihan ganda beralasan dan mengikuti pembelajaran menggunakan google sites. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan konsep tentang suhu dan kalor (asymp.sig < 0,05) setelah menggunakan google sites dalam pembelajaran.
Enhancing learning outcomes through problem-based learning in plant reproduction topics Nurhuda, Nurhuda; Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri; Wartiningsih, Wartiningsih
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7408

Abstract

This study aims to enhance students' learning outcomes on the topic of plant reproduction in 9th-grade classes through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model. This study used a Classroom Action Research (CAR) methodology with two learning cycles to improve student learning outcomes on the topic of plant reproduction in 9th grade. In the first cycle, the average learning outcome score was 72, which is below the minimum mastery criterion (<75). Observations were made by an observer regarding the students' learning activities and the teaching process conducted by the teacher during the first cycle. These observations served as a reference for the subsequent learning cycle. In the second cycle, there was an improvement in learning outcomes, with an average score of 85, indicating that students, on average, had achieved the minimum mastery criterion (minimum mastery score 75). The classroom action research involved four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The results show that the gradual application of the PBL model progressively improved students' learning outcomes on the topic of plant reproduction.
Antifungal activity test of single clove garlic and single clove black garlic (Allium sativum L.) against Trichophyton rubrum Minami, Gabriella Stephanie; Zakiah, Mistika; Mahyarudin, Mahyarudin
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i1.7757

Abstract

Dermatophytosis is a fungal infection of the skin surface which mostly caused by Trichophyton rubrum in Indonesia. Single clove garlic (Allium sativum) exhibits superior antimicrobial properties compared to conventional garlic. When incubated at a specific temperature and humidity (70°C, 90%), single clove garlic transforms into black garlic, further enhancing its antimicrobial efficacy. This research aims to evaluate the antifungal properties of extracts from both single clove garlic and single clove black garlic against Trichophyton rubrum. The antifungal activity was tested by disc diffusion at concentrations of 25%, 50%, 75% and 100%. No inhibition zones were observed in the group treated with single clove garlic extract at concentrations of 25%, 50%, 75%, and 100%, nor with single clove black garlic extract at a concentration of 25%. However, single clove black garlic extract at concentrations of 50%, 75%, and 100% demonstrated inhibition zones ranging from 16.4 to 21.8 mm, indicating strong to very strong antifungal activity. Single clove garlic exhibited no antifungal activity against Trichophyton rubrum. In contrast, single clove black garlic demonstrated antifungal activity against Trichophyton rubrum at concentrations of 50%, 75%, and 100%, with an effective dose starting at 50%. These findings indicate that black garlic extract may serve as a potential alternative treatment for dermatophyte fungal infections, particularly those caused by Trichophyton rubrum.
FlowEdu: Aplikasi mobile sebagai media pembelajaran flowchart dengan fitur puzzle drag and drop Sudeka, Muzhadan; Setiawan, Arif
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.5195

Abstract

Metode Pembelajaran Langsung memiliki beberapa keterbatasan, yang menyebabkan tingkat keberhasilan pembelajaran terus menurun. Penggunaan media pembelajaran di kelas dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, sehingga memperbaiki proses belajar mengajar. FlowEdu dikembangkan menggunakan metode R&D dengan model 4D yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. FlowEdu berfokus pada pembelajaran flowchart dan menggunakan puzzle drag-and-drop sebagai fitur utama dalam media pembelajaran. Hasil penilaian oleh ahli media untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran mendapatkan nilai perhitungan Likert sebesar 84%, yang masuk dalam kategori “Sangat Layak.” Hasil penilaian oleh ahli materi mendapatkan nilai perhitungan Likert sebesar 80%, yang masuk dalam kategori “Layak.” Uji kelayakan keduanya menggunakan Aiken’s V menunjukkan hasil yang valid. Selanjutnya, uji coba pada 28 responden mahasiswa menggunakan perhitungan SUS (System Usability Scale) menghasilkan skor 82%, yang masuk dalam kategori GOOD dengan Grade Scale C. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran FlowEdu dapat diterima dan layak digunakan untuk meningkatkan keberhasilan pembelajaran.
Dampak augmented reality dalam media pembelajaran pada tingkat pendidikan atas Taufik Hidayat; Muhammad Jafar Siddiq; Sandika Jayasri
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7673

Abstract

Perkembangan terbaru dalam teknologi pembelajaran terfokus pada integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR). AI memberikan solusi personal dan adaptif, sementara AR menawarkan pengalaman belajar interaktif dan menarik. Implementasi AR dalam pembelajaran telah terbukti meningkatkan pemahaman siswa dan merangsang pola pikir kritis mereka. Artikel ini mengevaluasi manfaat teknologi ini, serta tantangan dalam implementasinya, memberikan panduan bagi pendidik dan pengambil kebijakan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Augmented Reality (AR) dan Artificial Intelligence (AI) dapat digunakan secara efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa AI dan AR dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan umpan balik visual langsung, mendukung pembelajaran fleksibel dimana saja. Umpan balik positif dari siswa dan pendidik menegaskan efektivitas teknologi ini sebagai media pembelajaran yang efisien dan inovatif.
Model decision tree untuk prediksi prestasi akademik matematika siswa kelas VIII SMP Frater Don Bosco Manado Gunawan, Monica Tiara; Tine, Jeane Yosefa; Murwaningtyas, Chatarina Enny
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Decision Tree yang dapat memprediksi prestasi akademik matematika siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Manado, serta untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam upaya meningkatkan prestasi akademik anak mereka. Data dikumpulkan melalui dokumentasi nilai akademik siswa, catatan kehadiran, dan kuesioner yang diisi oleh siswa untuk memperoleh informasi tentang dukungan keluarga, banyaknya kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti, lama belajar, dan tingkat pendidikan orang tua. Data tersebut dianalisis menggunakan pendekatan data mining dengan model Decision Tree. Dua model dikembangkan dan dibandingkan: model pertama tanpa seleksi fitur dan model kedua dengan seleksi fitur menggunakan metode SelectKBest. Model tanpa seleksi fitur mencapai akurasi 93,33%, sementara model dengan seleksi fitur mencapai akurasi 95,56%. Evaluasi terhadap pentingnya fitur menunjukkan bahwa tanpa seleksi fitur, nilai rapor matematika semester sebelumnya menjadi fitur yang paling dominan, diikuti oleh nilai ulangan harian dan banyaknya kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti. Sebaliknya, dalam model dengan SelectKBest, durasi belajar menjadi fitur yang paling signifikan, diikuti oleh tingkat pendidikan ayah, dukungan keluarga, dan nilai ulangan harian. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan seleksi fitur tidak hanya meningkatkan akurasi prediksi tetapi juga membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang perlu difokuskan oleh orang tua, seperti durasi belajar, pendidikan orang tua, dukungan keluarga, partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan nilai akademik sebelumnya, untuk meningkatkan prestasi akademik siswa.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains (In Press) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains More Issue