cover
Contact Name
irfai fathurohman
Contact Email
irfai.fathurohman@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kredo@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra
ISSN : 25983202     EISSN : 2599316X     DOI : -
Jurnal ilmiah "Kredo" merupakan jurnal ilmiah bahasa dan sastra, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun, yakni pada tiap bulan Oktober dan April.
Arjuna Subject : -
Articles 326 Documents
SYMBOLIC VIOLENCE AGAINST WOMEN IN SEPASANG MATA DINAYA YANG TERPENJARA SHORT STORY BY NI KOMANG ARIANI Arianto, Tomi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.456 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i1.2526

Abstract

Sepasang Mata Dinaya yang Terpenjara short story expressed various problems related to the imbalance of social structure between women and men in Bali society. This is done in a structured and continuous to become a convention that is rooted down to the smallest social structure in society that is family. From the problems above, the research defined that the social problems present in those literary work included to the scope of sociological problems in literature work. The formulations of the problems in this research are as follows: 1) What is the scope of symbolic violence contained in Sepasang mata dinaya yang terpenjara? 2) How does the symbolic violence forms contained in a short story Sepasang mata dinaya yang terpenjara? To answer the research question, the researcher used literary theory related with the approach of sociology Pierre Bourdieu. The method used in this analysis is qualitative descriptive. The result of the analysis shows that the short story reveals various problems related to the inequality of social structure between women and men in Balinese society which has been formed in a structured and continuous culture that is rooted down to the smallest social structure in the family. From the dichotomy of these structures then arise forms of symbolic violence adopted from Bourdieu’s terminology. This form of symbolic violence is experienced in layers by agents who have more capital and dominate such as the parents of Dinaya, her husband, and the people who apply the patriarchal culture. This form of symbolic violence is reflected in: symbolic violence by parents (including Dinaya's mother) against her child (Dinaya). symbolic violence of an individual Man (Dinaya's husband) against his wife (Dinaya), and Symbolic Violence by Society (cultural norms) on Balinese women.
Madness of Main Character, David In Dave Pelzer's Trilogy : A Child Called It, The Lost Boy, and A Man Named Dave Sari, Yolanda Mega; Sari, Dewi Purnama
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.804 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i1.3876

Abstract

This paper was aimed to find out the indicators of madness experienced by David and the effects of madness in David’s character through himself in A Child Called It, The Lost Boy, and A Man Named Dave trilogy. The data was collected from A Child Called It, The Lost Boy, and A Man Named Dave trilogy by Dave Pelzer. Then, The data of this study were analyzed based on madness theory by Michel Foucault. The data had been taken from some sentences and paragraphs from the trilogy. The study design was the descriptive qualitative method. The results of this study indicated that there were three indicators of madness experienced by David through the trilogy, which were the existence of the elite, asylum and punishment. Mental and physical punishments were the effects of madness in David’s character through himself in the trilogy. Keywords: dave pelzer’s trilogy, madness.
WUJUD PILIHAN BAHASA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT PERUMAHAN DI KOTA PURBALINGGA wardhani, pramika
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.561 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i2.2147

Abstract

Keberagaman bahasa yang digunakan masyarakat tutur di Kota Purbalingga mempresentasikan adanya masyarakat dwibahasa maupun multibahasa. Kondisi tersebut memunculkan adanya pilihan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Kota Purbalingga khususnya yang tinggal di perumahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud pilihan bahasa yang digunakan dalam ranah keluarga. Data dikumpulkan dengan metode simak dilanjutkan dengan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan teknik hubung banding (HBB). Berdasarkan tuturan masyarakat yang tinggal di Perumahan Kota Purbalingga, diperoleh hasil penelitian wujud pilihan bahasa berupa (1) tunggal bahasa, yang meliputi bahasa Indonesia ragam nonformal dan bahasa Jawa ragam ngoko; (2) alih kode; serta (3) campur kode.
BENTUK DAN PROSES PEMBENTUKAN BAHASA PROKEM PARA PEKERJA MANYENG DI DESA GARUNG LOR KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Fardani, Much Arsyad; Wiranti, Dwiana Asih
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.851 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.2978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjabarkan bentuk dan proses pembentukan bahasa prokem para pekerja manyeng di Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan tiga bentuk bahasa prokem yang digunakan para pekerja manyeng di Desa Garung Lor, Kudus. Ketiga bentuk tersebut, antara lain: 1) bentuk kata tunggal, 2) bentuk kata kompleks, dan 3) bentuk sapaan. Proses pembentukan dari ketiga kategori memiliki perbedaan. Pada bentuk kata tunggal dan kompleks proses pembentukannya dengan menambahkan suku kata ask pada vokal terakhir suatu kata. Sementara itu, proses pembentukan bentuk sapaan tidak menggunakan rumus tertentu melainkan lebih pada manasuka.  Kata Kunci: bentuk, proses pembentukan, bahasa prokem, pekerja manyeng.
TOPIC-BASED INSTRUCTION FOR TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS Tiara Retno Haryani Riryn Fatmawaty
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2017): JURNAL KREDO VOLUME 1 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.414 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v1i1.1753

Abstract

Penelitian ini pentingnya dikembangkan untuk memberikan model pengajaran bahasa Inggris yang menarik bagi pelajar muda. Mengacu pada kebutuhan siswa SD pada materi "penyajian kembali" untuk pengajaran bahasa Inggris yang mencakup keaslian dan permintaan analisis kebutuhan, maka penelitian ini dilakukan. Instruksi berbasis topik sebagai bahan dasar dipilih karena bahan ajar ini sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah dasar pada tingkat pemula. Materi dibutuhkan karena siswa harus "diperkenalkan dengan baik" dengan bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang mereka butuhkan untuk dikuasai. Dengan kata lain, minat siswa SD dalam bahasa Inggris akan ditentukan oleh kesan pertama mereka dalam bahasa Inggris di sekolah, terutama dengan materi (buku) sebagai instruksi tambahan di kelas mereka.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, yang mana menggunakan angket dan wawancara sebagai instrument penelitian.  Instruksi bahasa Inggris yang dilakukan di kelas dasar menggunakan pengajaran berbasis tema yang bertujuan untuk mencapai tujuan berikut: pertama, untuk meningkatkan siswa pada tingkat minat pemula dan untuk mengurangi ketakutan mereka untuk belajar bahasa Inggris. Kedua, untuk meningkatkan basis anak dalam bahasa Inggris termasuk empat kemampuan bahasa, tata bahasa dan kosa kata. Yang terakhir adalah memberikan kenyamanan dan 'ramah' bagi anak-anak untuk belajar dan berlatih bahasa Inggris mereka. Akhirnya, hasil dari penelitian ini adalah ada beberapa topik yang dipilih oleh siswa, yang terus menerus, peneliti mengatur prototipe bahan sebagai buku ajar pengajaran. Tanggapan siswa sangat bagus dalam pengajaran berbasis topik. Menurut mereka, mereka bisa merasakan antusias dan minat untuk belajar dengan topik yang telah mereka pilih dan ketahui.Kata kunci: Instruksi berbasis topik, bahasa Inggris untuk pelajar muda
Analisis Kesulitan Pelafalan Konsonan Bahasa Indonesia (Studi Kasus terhadap Pemelajar BIPA Asal Tiongkok di Universitas Atma Jaya Yogyakarta) Wiratsih, Woro
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2019): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.867 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i2.3061

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan pelafalan, khususnya beberapa konsonan dalam bahasa Indonesia dalam praktik berbicara pemelajaran BIPA asal Tiongkok di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat atau observasi dan mencatat serta simak libat cakap atau wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan diklasifikasi berdasarkan kesulitan pelafalan tiap konsonan. Hasil dari penelitian ini disajikan secara informal atau menggunakan deskripsi kata-kata dari penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesulitan pelafalan yang diamali oleh pemelajar BIPA asal Tiongkok yang meliputi lima kelompok konsonan, yaitu konsonan { /b/  /d/  /g/ }, { /-p/  /-t/  /-k/ },  {/-η-/  / -l/}, {/r/}, dan {/h/}. Dengan mengetahui kesulitan pelafalan konsonan bahasa Indonesia yang dialami oleh pembelajar BIPA asal Tiongkok, diharapkan adanya penyesuaian materi dan  metode pengajaran yang tepat untuk dapat meminimalisir kesulitan yang dapat mengganggu pemelajar dalam proses belajar bahasa Indonesia. Kata Kunci: kesulitan pelafalan, pemelajar BIPA asal Tiongkok, bahasa Indonesia, pemelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing)
POLA TUTUR PENDERITA CADEL DAN PENYEBABNYA (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Bekty Tandaningtyas Sundoro; Dinari Oktaria; Rosinawati Dewi
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.73 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4612

Abstract

 AbstrakProses komunikasi dapat terhambat dengan adanya gangguan berbahasa. Disartia (cadel) merupakan gangguan berbahasa fonetis yang membuat penderita mengalami penurunan tingkat percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola tutur dan penyebab cadel pada usia remaja. Penelitian ini memfokuskan pada pola tutur penderita cadel serta penyebab terjadinya cadel.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif  kualitatif. Terdapat empat  informan penderita cadel sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan tes fonem (diskret). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kritis dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa penderita cadel memiliki pola tutur yang kurang sempurna yang terbentuk dalam beberapa gejala perubahan bunyi yaitu asimilasi dan koartikulasi. Penelitian ini menemukan 3 faktor yang penyebab cadel yaitu: (1) ankyglosia; (2) faktor neurologis; dan (3) keturunan. AbstractThe communication process can be hampered by language disorders. Dysarthia (lisp) is a phonetic language disorder that causes sufferers to experience a decrease in self-confidence. This study aims to determine speech patterns and causes of slurred in adolescence. This study focuses on the speech patterns of lisp patients and the causes of lisp. The research method used is descriptive qualitative method. There are four slurred informants as data sources. Data collection techniques in this study used interviews and phoneme tests (discrete). The analysis technique used is a critical analysis technique and literature review. The results showed that dysarthia patients have imperfect speech patterns that are formed in several symptoms of sound changes, namely assimilation and coarticulation. This study found 3 factors that cause dysarthia: (1) ankyglosia; (2) neurological factors; and (3) by genetic.
Diskriminasi Terhadap Etnik Tionghoa Dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari Isqi Agustin Cahyaningtiyas; Candra Rahma Wijaya Putra
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.003 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4379

Abstract

 This research was written with the aim of describing the state discrimination against ethnic Tinghoa in the Entrok novel and describing the purpose of the State's domination of the Chinese ethnic group. The focus of this research is firstly the state's domination of the Chinese by force, secondly the purpose of the state's domination of the ethnic Chinese. This research uses Antonio Gramsci's perspective hegemony theory. The data collection method in this research uses literature study, the researcher collects and reads a number of libraries that are related to the theory and the objects used, namely Entrok novels and the study of hegemony theory with the approach of literary sociology. In general discrimination is a difference in attitude or treatment of fellow citizens based on differences in ethnicity, class, economy, skin color and religion. The existence of discrimination against ethnic Tioghoa is based on several reasons. The validity of the assimilation during the new order became an obstacle to the ethnic Chinese to live a free life, because anything was restricted in politics, economy and culture.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Interaktif Bagi Pemelejar BIPA Tingkat A1 Dyah Ayu Utami; Laili Etika Rahmawati
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.982 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4747

Abstract

Program bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) tengah menjadi kajian yang menarik untuk ditekuni. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya lembaga atau universitas yang menyelenggarakan BIPA. Dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan BIPA yang berkualitas, diperlukan ketersedian bahan ajar yang melimpah. Riset ini memanfaatkan metode R D atau penelitian dan pengembangan. Penelitian ini dirancang dengan tahap penggalian potensi dan masalah, mengumpulkan data terkait, membuat rancangan bahan ajar,  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain modul pembelajaran untuk pemelajar BIPA level A1 (pemula). Berdasarkan riset yang telah dilakukan, penulis menemukan bahwa: (1) pengembangan bahan ajar berbasis modul dibutuhkan oleh pembelajar mengingat buku ajar yang digunakan hanya satu, perlu tambahan lain untuk memperkaya sumber belajar dan ketidaksesuaian konten dalam buku ajar dengan karakteristik (2) pengembangan produk berupa modul interaktif bagi pemelajar BIPA bertajuk ‘’Gemar Berbahasa Indonesia A1’’ telah dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dari persepsi pembelajar dan karakteristik pemelajar dewasa. Implikasi dari riset ini adalah modul yang dikembangan dapat dijadikan salah satu referensi bahan ajar pengajaran BIPA.
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION SKILL USING PEER-ASSISTED LEARNING STRATEGY Winda Widyaningrum; Mu’thia Mubasyira
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.136 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4225

Abstract

Tujuan membaca adalah memahami makna dari teks tertulis. Tujuan utama dari instruksi pemahaman membaca adalah membantu siswa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman untuk menjadi pembaca yang baik. Ketidakmampuan dalam memahami bacaan berdampak terhadap kemampuan siswa untuk memahami arti dan makna dari sebuah bacaan. Beberapa siswa dapat membaca dengan lantang tanpa kesulitan mengucapkan kata, tetapi mereka tidak memahami arti atau makna dari apa yang telah mereka baca. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran dengan bantuan teman (Peer-Assisted Learning Strategy) terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa. Penelitian ini dilakukan di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta dengan jumlah populasi sebanyak 60 siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri atas tiga siklus, dan setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan evaluasi. Dari penelitian didapatkan hasil siklus pertama, siswa mendapat nilai rata-rata 71, 5 (42%). Dalam siklus kedua, nilai rata-rata 74, 8 (72, 4%). Sementara dalam siklus ketiga, mendapat nilai rata-rata 77, 9 (90, 7%). Berdasarkan fakta di atas peneliti menyimpulkan bahwa Peer-Assisted Learning Strategy dapat meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa.

Filter by Year

2017 2025