cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisis Waktu Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Dengan Precedence Diagram Method (PDM) Pontoh, Miyabi R.; Mangare, Jantje B.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60866

Abstract

Manajemen waktu merupakan salah satu aspek krusial dalam keberhasilan proyek konstruksi, termasuk proyek rekonstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu pelaksanaan pada proyek rekonstruksi Jalan Lahendong (1) dengan menerapkan metode Precedence Diagram Method (PDM). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memetakan hubungan ketergantungan antar aktivitas secara rinci, meliputi hubungan finish-to-start, start-to-start, finish-to-finish, dan start-to-finish. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang mencakup daftar aktivitas proyek, durasi masing-masing aktivitas, serta hubungan ketergantungan antar aktivitas. Data diperoleh dari dokumen proyek dan wawancara dengan pihak terkait. Analisis dilakukan untuk menyusun jadwal proyek, mengidentifikasi jalur kritis (critical path), serta menentukan aktivitas yang memiliki kelonggaran waktu (float). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PDM memungkinkan penyusunan jadwal proyek yang lebih efisien dan akurat. Identifikasi jalur kritis membantu memastikan aktivitas-aktivitas penting dapat diselesaikan tepat waktu, sementara aktivitas dengan kelonggaran waktu dapat diatur untuk meminimalkan risiko keterlambatan secara keseluruhan. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan Lahendong (1). Penelitian ini diharapkan menjadi panduan bagi manajer proyek dalam merancang jadwal yang lebih terstruktur, efektif, dan sesuai dengan tujuan proyek, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap manajemen proyek konstruksi di masa mendatang. Kata kunci: manajemen waktu, rekonstruksi jalan, Precedence Diagram Method (PDM), jalur kritis, efisiensi proyek
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Konstruksi Peningkatan Air Baku Mahlimbukar Kota Tomohon, Sulawesi Utara Frendy, Vania T.; Malingkas, Grace Y.; Sumanti, Febrina P. Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60886

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang efektif membutuhkan komitmen yang kuat dari manajemen puncak, keterlibatan aktif seluruh pekerja, dan dukungan sistem yang memadai. Dengan mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan risiko secara sistematis, SMK3 tidak hanya melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan reputasi perusahaan. Selain itu, SMK3 juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penilaian SMK3 pada Proyek Peningkatan Air Baku Mahlimbukar Tomohon mempunyai tujuan untuk mengetahui besarnya tingkat penerapan SMK3. Melalui dari hasil audit dan analisis dari 122 kriteria (Tingkat Transisi) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan SMK3, jumlah kriteria yang terpenuhi sebanyak 118 kriteria dengan nilai persentase yaitu 96,72% dan juga terdapat 4 kriteria (2 Major 2 Minor) yang tidak terpenuhi dengan nilai presentase yaitu 3,27%. Hasil tersebut termasuk pada kategori Tingkat penilaian penerapan ‘Memuaskan’. Kata kunci: penerapan SMK3, peningkatan air baku
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Menggunakan Metode Bina Marga Studi Kasus Ruas Jalan Tombatu – Amurang Rampengan, Jesica G.; Kawet, Rifanna S. S. I.; Pangkey, Toar U. Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60889

Abstract

Jalan raya merupakan infrastruktur yang memiliki peran penting dalam mobilitas dan perkembangan ekonomi suatu daerah. Namun, kondisi perkerasan jalan yang buruk dapat menghambat transportasi, meningkatkan risiko kecelakaan, serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Ruas jalan Tombatu – Amurang, yang menghubungkan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara, mengalami berbagai jenis kerusakan, seperti lubang, retak kulit buaya, pengausan agregat dan tambalan yang sering dikeluhkan oleh pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keruakan jalan pada ruas jalan Tombatu – Amurang menggunakan Metode Bina Marga. Metode ini menggabungkan hasil survei visual dengan analisis Lalu Lintas Harian Rata – rata (LHR) untuk menentukan nilai kondisi jalan serta prioritas pemeliharaan. Berdasarkan hasil analisis, tingginya LHR tidak secara langsung menjadi penyeban utama kerusakan, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain seperti rendahnya kadar aspal, pemadatan yang kurang optimal, serta pengelupasan aspal akibat perubahan temperatur. Hasil penilitian menunjukkan bahwa ruas jalan Tombatu – Amurang memerlukan program pemeliharaan rutin sesuai pedoman Dirjen Bina Marga 1990, seperti penambalan, sealing, pelapisan permukaan terbatas (surface dressing), dan overlay. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan pemeliharaan serta rekomendasi bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas insfraktruktur jalan. Kata kunci: Bina Marga, jalan, kerusakan, lalu lintas, pemeliharaan
Perencanaan Sistem Drainase Perumahan Sawangan Permai Klaster Rosewood Desa Sawangan Kabupaten Minahasa Liuw, Petra M. J.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60918

Abstract

Perumahan Sawangan Permai Klaster Rosewood adalah salah satu kawasan perumahan yang berada di Desa Sawangan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Karena kawasan perumahan ini belum dibuat perencanaan sistem drainase , maka dari itu perlu dirancang sistem drainase untuk mengalirkan air hujan ke tempat pembuangan. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dimensi sistem drainase yang sesuai dan efisien sehingga tidak menimbulkan genangan air pada kawasan perumahan tersebut. Proses penelitian dimulai dengan mengumpulkan data, dimana data tersebut terdiri dari data primer yang didapatkan melalui survei lokasi atau lapangan, data sekunder yang berupa peta perencanaan tapak, topografi, dan data curah hujan. Perencanaan dimulai dengan perencanaan sistem drainase dan dilanjutkan dengan analisis data yang berupa analisis hidrologi dan analisis hidraulika. Berdasarkan hasil analisis, perumahan ini menghasilkan 2 sub sistem, dimana pada sub sistem 1 terdiri atas 11 saluran drainase dan 3 gorong-gorong, dan pada sub sistem 2 terdiri atas 12 saluran drainase dan 3 gorong-gorong. Volume debit puncak (Q10) pada sub sistem 1 adalah 0,701 m3/detik dan pada sub sistem 2 adalah 1,171 m3/detik. Kata kunci: perumahan, saluran drainase, debit
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Sangkub Kanan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara Felicia, Zefanya P.; Malingkas, Grace Y.; Sumanti, Febrina P. Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60922

Abstract

Sistem Manajeman Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) merupakan sistem yang dirancang untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja. SMK bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif, serta mengurangi risiko kecelakaan kerja. Dengan menerapkan SMK3, Perusahaan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja dalam menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, serta mencapai standar kesehatan dan keselamatan kerja yang optimal. Penilaian SMK3 pada Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Sangkub Kanan mempunyai tujuan untuk mengetahui besarnya tingkat penerapan SMK3. Melalui dari hasil audit dan analisis dari 122 kriteria (Tingkat Transisi) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan SMK3, jumlah kriteria yang terpenuhi sebanyak 116 kriteria dengan nilai presentase yaitu 95,09% dan juga terdapat 6 kriteria (Minor) yang tidak terpenuhi dengan nilai presentase yaitu 4,91%. Hasil tersebut termasuk pada kategori tingkat penilaian penerapan “Memuaskan”. Kata kunci: SMK3, rehabilitasi daerah irigasi
Model Distribusi Kecepatan Angin Untuk Peramalan Gelombang Menggunakan Metode Darbyshire dan SPM Di Kota Bitung Menda, Glenn R.; Thambas, Arthur H.; Jasin, M. Ihsan
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60949

Abstract

Kota Bitung merupakan kota maritim yang sangat bergantung pada aktivitas perikanan, perdagangan, dan pariwisata. Keamanan dan efisiensi operasional di perairan sangat krusial bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, pengumpulan data gelombang laut secara langsung di Indonesia sering kali memakan waktu dan biaya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan distribusi kecepatan angin dan meramalkan tinggi gelombang di perairan Kota Bitung menggunakan metode Darbyshire dan Shore Protection Manual (SPM). Data kecepatan angin, durasi, dan arah angin dari lima tahun terakhir yang diperoleh dari BMKG Kota Bitung dianalisis untuk membuat model distribusi kecepatan angin relatif, yang kemudian diaplikasikan untuk meramalkan tinggi dan periode gelombang laut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan linear yang kuat antara kecepatan angin dan tinggi gelombang, dengan koefisien determinasi R2 sebesar 0.9937 dan persamaan regresi linear y = 8.8045x + 2.2916. Hasil tinggi gelombang yang diperoleh untuk wilayah perairan Kota Bitung dengan durasi 12 jam adalah: kecepatan angin maksimum 14.02 m/s = 1.35 m, 10.49 m/s = 0.9 m, 8.3 m/s = 0.7 m, 6.89 m/s = 0.49 m. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan infrastruktur perairan dan bermanfaat bagi pemangku kepentingan dalam merencanakan dan mengelola aktivitas maritim di Kota Bitung. Kata kunci: kecepatan angin, tinggi gelombang, model distribusi, Darbyshire, SPM
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Proyek Pembangunan Ruang Praktik Nautika SMKS Kema Perintis Tilaar, Melisa F.; Pratasis, Pingkan A. K.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60952

Abstract

Proyek pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMKS Kema Perintis merupakan upaya yang diusahakan oleh pemerintah dalam pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai di Provinsi Sulawesi Utara. Dalam suatu proyek konstruksi perlu diterapkan metode pelaksanaan konstruksi yang tepat agar pelaksanaan pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan dokumen Rencana Kerja dan Syarat – syarat (RKS). Jadi, merancang suatu metode pelaksanaan sangat penting namun yang lebih penting adalah bagaimana metode pelaksanaan tersebut di realisasikan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat metode pelaksanaan pekerjaan untuk proyek tersebut diatas. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode observasi lapangan untuk pengumpulan data. Keakuratan data tersebut ditunjang dengan dokumentasi yang diambil secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan terhadap perencanaan dan realisasi pekerjaan untuk pondasi dan kolom, pondasi di sepanjang as B ditiadakan untuk menekan biaya yang akan dikeluarkan serta terdapat penambahan jumlah kolom utama dari yang sebelumnya 37 titik kolom menjadi 42 titik kolom. Kata kunci: metode pelaksanaan, proyek konstruksi, rencana kerja dan syarat–syarat
Analisis Level Kinerja Gedung Rusun Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang 4 Lantai Dengan Metode Analisis Pushover Pallar, Aldy; Handono, Banu D.; Pandaleke, Ronny E.; Sumajow, Marthin D. J.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60955

Abstract

Posisi letak geografis wilayah Indonesia berada pada Kawasan Sabuk Cincin Api Pasifik, dimana Cincin Api Pasifik adalah rangkaian gunung aktif dunia yang menyebabkan Indonesia mengalami frekuensi gempa yang cukup sering, sehingga menyebabkan kerugian yang serius seperti kerusakan infrastruktur bahkan memakan korban jiwa. Penulis mengambil gedung rusun RS Ratumbuysang 4 lantai untuk dilakukan proses analisis level kinerja gedung dengan metode analisis pushover, dengan memberikan gaya dorong pada struktur untuk mengetahui level kinerja struktur saat terjadi gempa, Penelitian ini dibuat dalam 2 model, model 1 tidak menggunakan dinding (open frame), dan model 2 dengan menggunakan dinding pengisi. Acuan yang digunakan adalah ASCE 41-17 menggunakan 3 level bahaya gempa untuk menentukan titik level kinerja, yaitu immediate occupancy, life safety, dan collapse prevention pada kurva pushover. Untuk simulasi akan menggunakan software seismostruct yang secara khusus digunakan untuk melakukan analisis seismik dengan metode analisis pushover. Berdasarkan analisis pushover level kinerja yang sesuai adalah immediate occupancy pada periode pengulangan 250 tahun, dan untuk simpangan antar tingkat sudah memenuhi syarat SNI gempa 1726-2019. Kata kunci: gempa, analisis pushover, level kinerja, simpangan, ASCE 41-17
Penjadwalan Waktu Proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen, Tomohon Dengan Menggunakan Metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) Langkun, Christy N. V.; Mangare, Jantje B.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60957

Abstract

Infrastruktur berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan proyek konstruksi bergantung pada perencanaan dan manajemen yang efektif untuk mencegah keterlambatan akibat koordinasi yang kurang, keterbatasan sumber daya, dan ketidakpastian. Metode Program Evaluation and Review Technique (PERT) membantu mengidentifikasi jalur kritis dan memperkirakan potensi keterlambatan, meskipun penerapannya menghadapi kendala seperti ketidakpastian estimasi waktu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen, Tomohon, metode PERT berhasil mengidentifikasi jalur kritis yang terdiri dari berbagai aktivitas, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan bored pile, pekerjaan pile cap, pekerjaan sloof, pekerjaan kolom, pekerjaan balok, pekerjaan plat lantai, pekerjaan kolom lantai 2, pekerjaan ring balok, pekerjaan arsitektur lantai 1, pekerjaan arsitektur lantai 2, pekerjaan elektrikal dan plumbing, pekerjaan saluran, paving, dan kanstin, serta pekerjaan lainnya. Jalur kritis yang panjang menunjukkan tingkat sensitivitas proyek terhadap keterlambatan. Analisis PERT juga menunjukkan bahwa proyek memiliki deviasi standar sebesar 2,35, dan berdasarkan tabel distribusi normal, peluang penyelesaian proyek dalam 210 hari adalah 73,57%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa metode PERT dapat digunakan secara efektif dalam perencanaan waktu proyek, namun diperlukan strategi tambahan untuk meningkatkan akurasi estimasi dan mitigasi risiko keterlambatan. Kata kunci: manajemen proyek, penjadwalan, program evaluation and review technique, jalur kritis, proyek konstruksi
Analisis Biaya Dan Material Pembangunan Rumah Tipe 70/105 Pada Perumahan Puri Kelapa Gading, Minahasa Utara Pelealu, Galuh D. W.; Tjakra, Jermias; Pratasis, Pingkan A. K.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60974

Abstract

Proyek konstruksi merupakan serangkaian kegiatan yang memiliki waktu, sasaran, dan sumber daya tertentu, mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaan pasca pembangunan. Dalam proses ini, sumber daya proyek diolah menjadi suatu bentuk bangunan atau konstruksi. Rencana Anggaran Biaya (RAB) memberikan gambaran serta panduan mengenai perkiraan biaya yang dibutuhkan dalam penyelesaian proyek. Salah satu komponen utama dalam penyusunan RAB adalah Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), yang digunakan untuk menghitung biaya per satuan pekerjaan. AHSP memiliki peran penting dalam menentukan total biaya proyek, terutama dalam hal penggunaan material, yang merupakan salah satu faktor terbesar dalam penyerapan anggaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya proyek pembangunan rumah hunian tipe 70/105 serta mengidentifikasi jumlah dan jenis material yang digunakan dalam proses konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis harga satuan pekerjaan yang mencakup biaya upah, alat, dan bahan, serta analisis material menggunakan program Microsoft Excel guna memperoleh hasil yang lebih sistematis dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya pembangunan rumah tipe 70/105 pada Perumahan Puri Kelapa Gading mencapai Rp. 462.594.000,00 dengan waktu pelaksanaan selama enam bulan. Selain itu, terdapat 67 jenis material yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini. Serta total kebutuhan material pokok secara keseluruhan: 1. Pasir Pasang = 19.46 m3; 2. Pasir Urug = 7.31 m3; 3. Kerikil Kali = 7.19 kg; 4. Batu Kali/Batu Belah = 5.33 m3; 5. Semen Conch (50 Kg) = 11,827.46 kg; 6. Semen Warna/Nat Keramik = 112.61 kg; 7. Bata Merah Lokal = 14,946.13 bh; 8. Beton Ready Mix K225 = 10.72 m3; 9. Beton Ready Mix K300 = 0.34 m3; 10. Besi Beton Polos = 3.20 kg; 11. Besi Wiremesh = 96.59 kg. Kata kunci: analisis biaya, material konstruksi, harga satuan pekerjaan, Perumahan Puri Kelapa Gading