cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbantuan Google form pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Untuk Mengoptimalkan Hasil Belajar I Wayan Ari Sadewa; I Gusti Putu Suharta; I Wayan Puja Astawa
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v5i1.1290

Abstract

Hasil belajar siswa merupakan salah satu ukuran yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan siswa. Salah satu kemampuan yang perlu untuk dimiliki siswa adalah matematika. Untuk dapat memahami materi matematika dengan baik guru perlu untuk memfasilitasi siswa dengan bahan ajar yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang disampaikan. Sementara, dalam kondisi pandemi pada saat ini, siswa hanya diperbolehkan untuk mengikuti pembelajaran di rumah. Hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi tidak efektif. Karena itu, pengembangan bahan ajar yang dapat diakses oleh siswa secara daring perlu untuk dilakukan. Pada penelitian ini dikembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbantuan google form pada materi bangun ruang SMP yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi lima fase, yaitu : 1) fase investigasi awal; 2) fase design/perancangan; 3) fase realisasi/konstruksi; dan 4) fase tes, evaluasi revisi. Data yang digunakan dalam mengevaluasi media yang dikembangkan dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi, lembar observasi, dan angket. Lembar validasi digunakan sebagai validitas media yang dilakukan oleh beberapa validator dan guru. Lembar observasi digunakan untuk melihat kepraktisan media. Angket yang digunakan berupa angket respon guru dan siswa yang mengukur bagaimana respon guru dan siswa terhadap media yang dikembangkan. Kelayakan media yang dikembangkan dilihat berdasarkan analisis terhadap hasil dari lembar validasi, lembar observasi, dan angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa media dapat diterima dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bangun ruang SMP.  
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis Etnomatematika Produk Budaya Jawa Tengah Riawan Yudi Purwoko; Puji Nugraheni; Syafarina Nadhilah
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v4i2.1165

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan sebuah bahan ajar yang diperlukan di sekolah yaitu e-modul berbasis etnomatematika dengan mengintegrasikan produk budaya di Jawa Tengah untuk siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berorientasi pada pengembangan suatu produk. Subjek pada penelitian ini yaitu seorang guru mata pelajaran matematika SMP Negeri 4 Purworejo untuk kelas VII. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Analysis Interactive Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diperoleh beberapa hasil yaitu kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013, bahan ajar yang digunakan adalah buku paket. Keberadaan buku paket ternyata memunculkan masalah bagi siswa. Siswa masih merasa kesulitan dengan adanya masalah-masalah abstrak di buku paket yang harus diselesaikan oleh siswa dan tingkatnya terlalu tinggi untuk siswa sehingga sulit untuk dipahami. Model pembelajaran yang digunakan belum berbasis etnomatematika dan penggunaan media elektronik dalam pembelajaran belum digunakan. Sementara itu, untuk materi segiempat dapat disusun dengan menerapkan etnomatematika ke dalamnya. Budaya yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah produk budaya Jawa Tengah. Hasil studi literatur dan studi lapangan menunjukkan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar e-modul berbasis etnomatematika produk budaya Jawa Tengah.
Perbandingan NHT dan Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kecerdasan Interpersonal Siswa dwi malindha; erlina prihatnani
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v4i2.990

Abstract

Penelitian ini membandingkan dua model pembelajaran yang memiliki bentuk penekanan kolaboratif dengan tipe berbeda, yaitu NHT dan Jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang menghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik diantara model NHT dan Jigsaw, diantara ketiga tingkat kecerdasan interpersonal dan diantara interaksi model dengan tingkat kecerdasan interpersonal. Penelitian ini dilakukan di SMK Bhakti Nusantara dengan sampel siswa kelas XII Keperawatan 2 sebagai kelas eksperimen 1 dan XII Keperawatan 1 sebagai kelas eksperimen 2. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan randomized control group pretest-posttest design. Oleh karena itu, analisis data mencangkup uji keseimbangan awal dan uji hipotesis, dengan uji T diperoleh simpulan bahwa kedua kelompok sampel memiliki kemampuan awal yang seimbang. Adapun data untuk uji hipotesis tidak memenuhi syarat normalitas, sehingga uji dilakukan dengan non-parametik, uji Mann-Whitney untuk dua kelompok data independen dan uji Kruskal Wallis untuk tiga kelompok data independen. Seluruh uji inferensial dilakukan dalam tarafk signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan dari penerapan model NHT dan Jigsaw, tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan dari ketiga tingkat kecerdasan interpersonal siswa, tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara model NHT dan Jigsaw di setiap tingkat kecerdasan interpersonal siswa, tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara tingkat kecerdasan interpersonal baik dengan model NHT maupun Jigsaw.
Development of Learning Media Assisted by Android Studio to Explore Mathematical Ability of Junior High School Students Erni Puji Astuti; Riawan Yudi Purwoko; Adi Amin Gunawan
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v6i1.1984

Abstract

This study aims to determine the development procedure and feasibility of learning media for mathematics assisted by the android studio to explore the mathematical abilities of seventh-grade junior high school students. This type of research is research and development (RD). The model used is a 4-D model. The stages of the 4-D model consist of defining, designing, developing, and disseminating. The instruments used are validation sheets and questionnaires. The data analysis technique used is in the form of qualitative descriptive analysis. The validation results obtained from material experts obtained an average of 3.57 with very valid criteria, media experts got an average of 3.66 with very valid criteria, and large group trials obtained a percentage of 72.49% with practical criteria. Based on the product development stages and the criteria that have been set, the mathematics learning media assisted by the android studio is declared valid and practical and can be used as a reference to explore students' mathematical abilities because the products developed are focused and have strong characteristics.
Single Subject Research: Implementasi Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Field Dependent Ilham Rais Arvianto; Merarinta Ginting
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v6i1.1974

Abstract

This study aims to analyze the process and describe the results of problem posing learning treatments on students' creative thinking skills field dependent on statistical material. This research is categorized as Single Subject Research (SSR) A-B research with a quantitative approach. The study was designed for 8 sessions with 4 initial sessions of the baseline phase and 4 final sessions of the intervention phase (problem posing learning). Research sample were selected using purposive sampling technique. Collecting data using GEFT, problem submission test (TPM), observation, and interviews. Research data were analyzed in 2 ways, i.e. analysis under and between conditions. The results showed that students with field dependent cognitive style could pose problems in statistical material by using a problem posing learning model. The results of the evaluation before and after treatment showed an increase in the components of creative thinking, fluency and novelty, so that the treatment given could improve the mathematical creative thinking skills of field dependent students. However, the creative component of novelty cannot yet be improved
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN STRATEGI REACT PADA SISWA SMP Syifa Syafira Al Ghifari; Eyus Sudihartinih
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v6i1.1883

Abstract

This research aims to determine the improvement of mathematical critical thinking skills in junior high school students between students who get REACT (Relating, Experiencing, Applying Cooperating and Transferring) strategy learning with students who get direct instruction and find out student responses to learning with the REACT strategy. The research uses a quasi-experimental method with type of research was with Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this research were grade VIII students in even semester 2018/2019 in one of the state junior high school in the city of Bandung. The sampling technique was purposive sampling with a sample consisting of 2 classes, namely class VIII-A as a control class of 25 students and VIII-C as an experimental class as many as 26 students. Data collection obtained from the results of pretest and posttest. The results showed that the improvement of mathematical critical thinking skills through REACT strategy learning was significantly higher than direct learning. The increase in the learning outcomes of the experimental class students is in the medium category, while the increase in the control class students' learning outcomes is in the low category)
Development of Online Inquiry Mathematics Learning Model Based on Javanese Culture Ethnomathematics Pardimin Pardimin; Dafid Slamet Setiana; Didi Supriadi
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v6i1.2087

Abstract

This study aims to develop an online inquiry mathematics learning model based on Javanese Cultural Ethnomathematics. To achieve this goal, development research is carried out which refers to the educational development model from Plomp with the following stages: Initial Investigation Stage, Design/Design Stage, Realization/Construction Stage, Test Stage, Evaluation, and Revision, and Dissemination and Implementation Stage. In this study, the initial investigation stage and design stage were carried out. The initial investigation phase includes field observations, literature studies and FGD (Focus Group Discussion). The design phase is carried out by designing learning model books along with learning tools and validation is carried out. Data collection techniques used are interviews, observations, and questionnaires. The data and information that have been collected are then analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that the development stage of the learning model had reached the design stage. The results of the research achieved were after carrying out observations at school and field observations at ten Javanese Cultural sites, then FGD was carried out to obtain the syntax of an ethnomathematics-based online inquiry learning model. The syntax of the online inquiry learning model based on Javanese Culture ethnomathematics is: Orientation; Formulating the problems; Formulating the hypothesis; Collecting data; Test the hypothesis; Formulating conclusions; and Communicating results. The syntax of the learning model that has been set is used as a guide in developing an online inquiry-based mathematics learning model book based on Javanese Culture ethnomathematics. The results of the validity test showed that the learning model book was declared valid and feasible to use.
Efektifitas Penggunaan Video Tutorial dalam Pembelajaran Daring Ditinjau dari Tingkat Kemandirian Belajar Nanda Kharysma Kurnia Safitri; Erlina Prihatnani
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v5i2.1493

Abstract

AbstrakPandemi COVID-19 memaksa pembelajaran dilaksanakan secara daring. Video tutorial merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan video tutorial dalam pembelajaran daring yang ditinjau dari tingkat kemandirian belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Ambarawa pada materi trigonometri dengan mengambil 33 siswa sebagai sampel. Penelitian jenis eksperimen semu (quasi experimrntal research) ini menggunakan desain the one group pretest-posttest design. Analisis data menggunakan uji non parametik yaitu uji Wiloxcon pada taraf signifikan . Hasil uji hipotesis menyimpulkan bahwa penggunaan video tutorial secara signifikan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan tingkat kemandirian belajar tinggi dan sedang, tetapi tidak untuk siswa dengan tingkat kemandirian belajar rendah. Hasil ini menunjukan bahwa untuk mencapai hasil belajar yang optimal tidak hanya diperlukan dukungan faktor eksternal seperti model dan media pembelajaran, namun juga dari faktor internal yang salah satunya adalah kemandirian siswa dalam belajar.Kata Kunci: pembelajaran daring, video tutorial, hasil belajar, trigonometri, kemandirian belajar AbstractThe COVID-19 pandemic forces learning to be carried out online. Video tutorials are a learning medium that can facilitate students to learn independently . This study aims to determine the effective use of video tutorials in online learning in terms of the level of student learning independence. This research was conducted at SMA Negeri 1 Ambarawa on trigonometric material by taking 33 students as samples. Penelitian kind of quasi-experiment (quasi experimrntal research) is to use the design of the one-group pretest-posttest design . The data analysis used a non-parametric test, namely the Wiloxcon test at a significant level . The results of the hypothesis test concluded that the use of video tutorials was significantly effective in improving student learning outcomes with high and moderate levels of learning independence, but not for students with low levels of learning independence. These results indicate that to achieve optimal learning outcomes, it is not only necessary to support external factors such as learning models and media, but also from internal factors, one of which is the independence of students in learning.Keywords: online learning, video tutorials , learning outcomes, trigonometry, independent learning
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEPTUAL DAN KETERAMPILAN PROSEDURAL DALAM PENYELESAIAN SOAL CERITA PADA MATERI PHYTAGORAS THEOREM Ayu Rahayu; Fatimah Fatimah; Dasriah Dasriah
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v5i2.1433

Abstract

Hal mendasar pada penelitian ini, terletak pada kesalahan prosedur tanpa dasar konsep. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman koseptual dan keeterampilan prosedural dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Teorema Phytagoras peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Padang Mawalle. Subjek dalam penelitian ini, yakni 6 peserta didik kelas VIIIA  SMP Negeri 1 Padang Mawalle yang dipilih secara sengaja berdasarkan 3 kategori yaitu,  (1) peserta didik berkemampuan tinggi, (2) berkemampuan sedang, dan (3) berkemampuan tinggi. Berdasarkan hasil tes diagnostik subjek penelitian, diambil dua peserta didik pada setiap kategori. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes pemahaman konseptual, tes keterampilan prosedural dalam menyelesaikan soal cerita dan pedoman wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan verifikasi. Dari hasil penelitian diperoleh skor rata-rata hasil belajar peserta didik kelas VIII pada kemampuan konseptual dan keterampilan prosedural dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Teorema Phytagoras sebesar 75.26, dan kelompok peserta didik berkemampuan pemahaman konseptual tinggi cenderung memiliki penguasaan konsep-konsep yang berkaitan dengan teorema Phytagoras. Sedangkan pada subjek penelitian pada kategori sedang, masih membutuhkan bimbingan dalam pengarahan konsep-konsep Phytagoras. Pemahaman konseptual peserta didik tergolong masih rendah. Hal ini terlihat pada kemampuan peserta didik yang belum mampu menjawab permasalahan terkait Teorema Phytagoras yang diberikan. Sedangkan pada keterampilan prosedural, penyelesaian soal cerita pada materi Teorema Phytagoras tergolong pada kategori rendah. Subjek Penelitian tidak memenuhi semua indikator pemahaman prosedural.
Google Classroom untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas XII IPS-2 dalam Pembelajaran Statistika Andika Harvianta
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v5i2.1453

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran daring melalu aplikasi Google Classroom. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek kelas XII IPS-2 sebanyak 30 peserta didik. Instrumen dalam penelitian ini yaitu pemberian kuisioner dengan 5 indikator pada siklus 1 dan siklus 2. Tahapan penelitian setiap siklus yaitu (1) tahap perencanaan, (2) tahap tindakan, (3) tahap pengamatan, (4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan keaktifan siswa dalam pembelajaran daring melalui Google Classroom mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukan dari kuisioner siklus 1 yang persentase nilainya 72,50% (kriteria tinggi) menjadi 75,21% (kiteria sangat tinggi) pada siklus 2 dan telah memenuhi indicator keberhasilan.

Page 7 of 13 | Total Record : 123