cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
PEMBUATAN BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) DENGAN VARIASI PASIR LOKAL UNTUK BETON PRECAST PADA BANGUNAN PELENGKAP JALAN Indrayani . Indrayani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1478

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) is a self-compacting concrete with a fairly high slump value. For the manufacture of Self Compacting Concrete (SCC) it will be faster and more economical so that it is able to produce precast concrete products that are planned for road complementary buildings. In this study, researchers used 3 variations of local sand from South Sumatra and added material in the form of superplasticizer ligno P-100 with levels of 1.5%, 2% and 2.5% by weight of cement. With the sample used in the form of a cube which is then tested for the physical properties of the fresh condition SCC concrete and testing the compressive strength of the concrete. From the test results, it was found that the variation of sand and the optimum superplasticizer content for the flow ability test on the coarse sand variation with the superplasticizer content of 2%, for passing ability, filling ability, and segregation resistance on the fine sand variation with the superplasticizer content of 2.5% with successive values. followed by 750 mm, 0.95, 0.94 and 11 seconds. So from all these tests have met the four requirements for the properties of SCC concrete.
Variasi Campuran Limbah Sayur Kol dan Feses Sapi Untuk Meningkatkan Produktifitas Biogas: Studi Eksperimental Ahmad Yani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1574

Abstract

Biogas is a type of gaseous fuel obtained through the anaerobic fermentation process of organic matter into methane gas, one of the ingredients for making biogas is cow dung vegetable waste. The purpose of this study was to determine the variation of the mixture of vegetable col waste with cow feces on the efficiency and calorific value of biogas. The research method used is an experimental method on a scale of 20 liters of biogas digester volume. The results of the five variations of mixed vegetable col waste with cow feces showed that the highest biogas efficiency occurred in a mixture of 70% vegetable col waste with 30% cow feces with a value of 0.037%. While the lowest efficiency occurred in a mixture of 0% col vegetable waste with 100% cow feces with a value of 0.029%. The highest calorific value of biogas occurs in a mixture of 70% vegetable col waste with 30% cow feces with a value of 35,758.51 cal/ltr. While the lowest calorific value of biogas occurs in a mixture of 0% vegetable col waste with 100% cow feces with a value of 19,887.07 cal/ltr. Keywords: cow feces, vegetable waste col, efficiency, calorific value, biogas.
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL DAYA LISTRIK PANEL SURYA DENGAN SOLAR TRACKER DAN TANPA SOLAR TRACKER Erwan Eko Prasetiyo; Gaguk Marausna; Rizka Rasmi Dewantika Rahmiullah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1426

Abstract

Penggunaan listrik di wilayah Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan yang tidak sebanding dengan ketersediaan sumber energi listrik di Perusahaan Listrik Negara (PLN). Upaya yang harus dilakukan yaitu dengan cara pemanfaatan sumber energi surya dari panas dan sinar matahari yang begitu melimpah. Energi dari panas matahari sudah banyak dimanfaatkan untuk teknologi terbaru saat ini, salah satunya yaitu menjadikan energi surya ke energi listrik melalui panel surya, energi panas matahari yang diserap oleh panel surya akan dikonversikan menjadi energi listrik dalam bentuk searah (DC). Untuk hasil penyerapan sinar matahari oleh panel surya secara optimal digunakanlah solar tracker single axis dengan sesnsor cahaya (LDR) sebagai penggerak panel mengikuti arah pergerakan datangnya cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya dengan solar tracker dan tanpa solar tracker (statis). Metode yang digunakan ada beberapa tahap yaitu studi literatur, perancangan alat, pegujian alat dan pengambilan data. Penelitian ini membahas perbandingan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya menggunakan solar tracker dengan tanpa solar tracker (statis). Berdasarkan pengujian perbandingan pengukuran tegangan dan arus panel surya tanpa solar tracker (statis) dan menggunakan solar tracker mendapatkan total daya (P) sebanyak 120,19 Wh tanpa solar tracker (statis) dan panel surya menggunakan solar tracker sebanyak 455,93 Wh. Selisih yang dihasilkan pada pengujian ini sebesar 335,74 W. Hasil perhitungan panel surya dengan solar tracker dan tanpa solar tracker memperoleh presentase arus sebesar 74,07% dan daya sebesar 73,84% . Pengujian dilakukan selama 8 jam pada pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB. Didapatkan kesimpulan dari hasil pengujian diatas, panel surya menggunakan solar tracker lebih efisien dan optimal dalam penyerapan cahaya matahari dibandingkan tanpa solar tracker (statis).
PENGARUH LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA KEKUATAN BETON Dahlia Patah; Amry Dasar
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1580

Abstract

Banyak struktur di Indonesia sekarang telah mencapai akhir umur desainnya atau tidak dibangun sesuai dengan spesifikasinya. Pekerjaan pembongkaran atau pemeliharaan pada struktur tersebut menghasilkan sejumlah besar puing-puing beton. Mendaur ulang limbah beton akan mengurangi ruang TPA yang berharga dan menghemat sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan beton yang dibuat dengan agregat kasar dari limbah beton. Potensi limbah beton sebagai pengganti agregat kasar dalam beton telah diteliti. Limbah beton daur ulang digunakan sebagai agregat. Campuran beton dengan kekuatan karakteristik 28 hari yaitu 24,9 MPa dibuat dengan menggunakan rasio air/semen 0,4. Perkembangan kekuatan campuran beton yang mengandung agregat limbah beton dibandingkan dengan beton konvensional. Kuat tekan dan kuat tarik belah beton yang dibuat dengan agregat kasar daur ulang tergantung pada proporsi campuran. Secara umum, campuran beton yang mengandung agregat limbah beton daur ulang hingga 40% mencapai tingkat kekuatan antara 93,7 hingga 98,5% dibandingkan dengan beton konvensional. Hasil kuat tekan beton dengan limbah beton 10% menunjukkan nilai optimum pada umur 28 hari adalah 40,03 MPa dengan persentase kenaikan 16,4% dari beton normal. Hal ini menunjukkan bahwa limbah beton berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai agregat kasar pada campuran beton.
ANALISIS UMUR KELELAHAN STRUKTUR RUANG MUAT KAPAL SPOB AKIBAT BEBAN SLOSHING Amalia Ika Wulandari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1460

Abstract

Kapal self-propeller oil barge (SPOB) yang merupakan jenis kapal khusus untuk mengangkut muatan minyak mentah yang memiliki penggerak sendiri yang dapat menekan biaya operasional dalam pendistribusian. Menurut  data dari International Energy Agency (IEA), pada tahun 2023 kebutuhan minyak dunia meningkat menjadi 100.4 juta barel. Karena peningkatan kebutuhan minyak dunia yang meningkat, maka proses eksplorasi dan eksploitasi juga ikut meningkat sehingga kapal ini juga pengoperasian pelayarannya meningkat. Selama pelayaran, kapal diharuskan mampu bertahan dikondisi beban muatan berulang yang terjadi selama pelayaran. Beban muatan berulang yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan kelelahan pada struktur kapal dan akan membahayakan kapal. Maka diperlukan analisis fatigue life terhadap konstruksi struktur kapal. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan beban muatan kapal dengan variasi 40%, 50%, 60%, dan 70% menggunakan metode elemen hingga. Hasil penelitian didapatkan nilai tegangan maksimal dari variasi beban muatan 70% adalah 117,08 MPa dengan fatigue life 38,57 tahun, beban muatan 60% adalah 114,74 Mpa dengan fatigue life 42,55 tahun, beban muatan 50% adalah 96,025 Mpa dengan fatigue life 80,28 tahun, dan beban muatan 40% adalah 96,01 Mpa dengan fatigue life 83,14 tahun.
ANALISIS POTENSI SUMBER MATA AIR SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KABUPATEN MAJENE Akbar Indrawan Saudi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1538

Abstract

Mata air merupakan sumber air tanah yang mengalir dan keluar dari akuifer atau belahan batu menuju permukaan tanah yang menjadi sumber air bersih yang juga digunakan sebagai sumber air minum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air dan besar potensi sumber mata air yang ada di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur Kabupaten Majene, serta sebagai informasi bagi masyarakat dalam pemanfaatan sumber mata air yang digunakan sebagai air minum. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif dimana pengambilan sampel lokasi penelitian ditentukan berdasarkan hasil wawancara dan pengujian sampel mata air secara kimiawi. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa ada satu dari tiga lokasi sumber mata air yang berpotensi memenuhi kebutuhan air masyarakat hingga tahun 2025 yaitu di Desa Pamboborang dimana banyaknya air yang tersedia sebesar 36,288 liter/hari dengan kebutuhan air sebesar 27.480 liter/hari sedangkan potensi sumber mata air di Desa Galung Barat tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat tersebut dimana ketersediaan air di Desa Galung Barat sebanyak 35.424 liter/hari  dan kebutuhan air yang dibutuhkan sebanyak 51.720 liter/hari begitupun dengan Desa Lemba Lembang dimana ketersediaan air sebanyak 5.184 liter/hari sedangkan kebutuhan airnya sebesar 39.180 liter/hari. Terkait kualitas air yang ada pada lokasi Desa Pamboboran, Galung Barat dan Lemba Lembang tidak 100% dapat dikonsumsi secara langsung, perlu dilakukan beberapa treatment untuk mengurangi kandungan yang berlebih terutama pada kandungan Mn, Ecoli serta Bakteri Total Coliform pada air tersebut, untuk itu diharapkan masyarakat dapat melakukan pengolahan terlebih dahulu terhadap air sebelum dikonsumsi secara langsung.
Rancang Bangun Alat Monitoring Penggunaan Daya Listrik Gedung Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan Menggunakan Arduino Berbasis Internet of Things Hilmansyah Hilmansyah; Angga Wahyu Aditya (SCOPUS ID 57205442066); Firman Ari Laksono
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1584

Abstract

Dalam pemanfaatannya, daya listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai sumber daya ekonomi yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan.  Penggunaan daya listrik yang berlebihan dan tidak efisien akan meningkatkan biaya penggunaan daya listrik, oleh karena itu perlu adanya program pemantauan penggunaan daya listrik. Oleh karena itu pula dirancang alat yang dapat mempermudah melakukan aktivitas pemantauan daya listrik. Pengumpulan data penggunaan daya listrik ini dilakukan menggunakan Power Meter PM2120 yang diletakan terhubung dengan panel distribusi utama di gedung tersebut. Untuk memudahkan pengumpulan data digunakan tambahan alat komunikasi serial berbasis Internet of Things berupa mikrokontroler Arduino Uno dan Ethernet Shield yang dapat terhubung dengan jaringan internet dan terintergritas ke dalam Website agar data hasil pemantauan daya litrik dapat ditampilkan ke dalam Website. Berdasarkan hasil pengujian alat pemantauan penggunaan daya listrik ini dapat terhubung secara online dan real time, serta dapat dipantau secara jarak jauh dengan menggunakan Website Blynk. Penggunaan daya listrik dalam sehari pada Gedung Terpadu terpantau untuk daya aktif sebesar 17 kW sampai dengan 42.04 kW sedangkan untuk daya reaktive 0,4 kVAR sampai dengan 5 kVAR dan untuk daya semu 17 kVA sampai dengan 43 kVA. Peningkatan penggunaan daya listrik terjadi dimulai pukul 06:00 WITA sampai pukul 18:00 WITA hal ini disebabkan terdapat aktivitas perkuliahan di Gedung Terpadu pada Politeknik Negeri Balikpapan.
ANALISIS HEMAT ENERGI PADA SELUBUNG BANGUNAN BIRO LAYANAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DINAS PUPR PROVINSI PAPUA DENGAN OTTV Indah Sari Zulfiana; Bernard Harianja; Muhammad Amir Salipu; Mercyana t. Zebua
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1542

Abstract

Building performance is a necessity in the context of a sustainable built environment. The design of buildings that involve the study of building performance has been contained in Law Number 30 of 2007 concerning Energy and Government Regulation Number 70 of 2009 concerning Energy Conservation. The purpose of this energy-efficient building analysis is to determine the level of energy savings of the Papua Province Procurement Services Bureau building that uses a shading device as a control for excess solar radiation intensity by using the Overall Thermal Transmitte Value (OTTV) calculation using the energy saving rate parameter based on SNI 6389:2011, where the building is said to be energy efficient if the OTTV shows a figure of less than 45 W/m2. The results show the number 34.02 W/m2, which means the building can be said to be an energy-efficient building.
Pengaruh Tingkat Kecepatan Putaran Spindel Bubut terhadap Pahat dan Permukaan Pada Baja ST41 Faisal - Manta; Hadhimas Dwi Haryono; Reihanda Fikri Wirayudha
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1527

Abstract

Dalam dunia permesinan tahapan manufaktur yaitu salah satunya pembubutan adalah suatu tindakan dalam menciptakan suatu  produk. Pada aktivitas pembubutan sering kali pengelolahan dilakukan pada bahan baku logam, khususnya pada baja ST 41. Pada pengolahan baja ST 41 tersebut dapat dimanfaatkan pada pembuatan poros untuk kendaraan serta untuk bahan konstruksi. Pada proses pembubutan kekasaran dijadikan sebagai kualitas produk dan pahat sebagai salah satu faktor penghasil dari suatu kualitas produk tersebut. Selain pada pahat, kecepatan spindel juga berperan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Pada dasarnya ada sebab dan akibat yang ditimbulkan dari kecepatan spindel yaitu pada penelitian ini dengan metode eksperimental yang digunakan pada penelitian ini menitikberatkan mengenai kerusakan pahat atau keausan pahat dan hasil dari kualitas produk itu sendiri yaitu nilai kekasaran permukaan. Pada penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kecepatan putaran spindel terhadap kerusakan pahat dan kekasaran pada permukaan Baja ST 41. Dari penelitian yang telah dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa tingginya kecepatan putaran spindel dapat memperbesar kerusakan pada pahat dan pada nilai kekasaran berbanding terbalik, yaitu dengan tingginya kecepatan putar menyebabkan kualitas produk yang baik, karena semakin rendah nilai kekasaran menandakan bahwa kualitas dari produk hasil bubut tersebut baik.
Perancangan dan Implementasi Metode Kontrol Fuzzy Logic Mamdani pada Sistem Kontrol TDS dan pH Hidroponik Muhammad Willy Hamdani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i2.1555

Abstract

Selama ini petugas harus melakukan pengecekan secara manual perubahan kuliatas air yang terjadi pada nilai–nilai setiap parameter nutrisi. Pengecekan secara manual dianggap kurang efektif karena petugas harus melakukannya secara berkala . pada penelitian kali ini, merancang dan memimplementasikan sebuah alat Pengkondisian Nilai Kadar TDS dan pH pada Sistem Hidroponik. Alat ini, dapat mrngkondisikan kualitas air berupa nilai TDS pada sistem hidroponik. Alat ini menggunakan metode kontrol fuzzy logic Mamdani yang dapat mengkontrol peristaltic pump yang dikendalika oleh mikrokontroller Arduino Mega 2560  untuk menyalurkan larutan nutrisi dengan dosis yang tepat. Sehingga, mengurangi nilai error dalam melakukan pengkondisian nilai nutrisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif, deskriptif dan evaluatif. Tahap pertama penelitian ini adalah studi kasus lalu dilakukan pengumpulan data. Sistem perancangan dilakukan secara software dan hardware yang nantinya perancangan tersebut akan diimplementasikan untuk pembuatan alat pengkondisian kadar nutrisi pada sistem hidroponik. Selanjutnya dilakukan pembuatan alat pengkondisian kadar nutrisi pada sistem hidroponik, untuk dilakukan uji coba. Hasil yang didapatkan bahwa alat dapat bekerja dengan baik serta sistem SHYSY yang dapat melakukan pengkondisian sesuai dengan rancangan yang telah dibuat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan mengurangi human error.