cover
Contact Name
Ahmad Padhil
Contact Email
ahmad.padhil@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ahmad.padhil@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering Management
ISSN : 25413090     EISSN : 25031430     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Management memiliki No.ISSN : 2541-3090 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-3090 (Online). Journal of Industrial Engineering and Management diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 2 (Dua) kali dalam setahun pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
PENERAPAN LINE BALANCING MENGGUNAKAN METODE RANKED POSITION WEIGHT (RPW) UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT PRODUKSI PADA HOME INDUSTRI PEMBUATAN SEPATU BOLA Mokh Afifuddin
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.828 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.287

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UD Terus Maju sebuah industri rumah tangga yang bergerak di bidang manufaktur pembuatan sepatu olahraga. Dalam proses pembuatan sepatu terdapat suatu lintasan produksi yang terdiri dari beberapa area kerja. Terlihat adanya lintasan produksi yang tidak seimbang. Hal ini menyebabkan menganggurnya mesin dan tenaga kerja di satu pihak dan sibuknya mesin dan pekerja dipihak lain. Oleh sebab itu metode penelitian ini menggunakan line balancing untuk menyeimbangkan beban kerja di setiap lintasan. Upaya tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan operasi antar stasiun kerja, dengan tujuan untuk mendapatkan waktu operasi yang sesuai dan mencapai output produksi yang maksimal. Penelitian ini dilakukan terhadap suatu permasalahan yang ada, dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam mengatur lintasan produksi yang seimbang pada pengolahan dan analisa kali ini menerapkan metode heuristic Rank Position Weight (RPW) memperoleh hasil dengan waktu siklus 10,88 detik dalam 5 stasiun kerja yang mampu mengurangi waktu delay 56,25% dari kondisi awal. Sehingga efesinsi sistem meningkat dari 39, 8% menjadi 96, 05 % karena adanya penurunan dari waktu menganggu. Dengan efisiensi sistem meningkat, maka output produksi yang didapatkan juga ikut meningkat 100% dari 22 pasang/hari menjadi 44 pasang/hari.
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN PADA INDUSTRI UKM KERAJINAN (Studi Kasus: Industri Kerajinan Ketak Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia) Wafiah Murniati; Wahyu Ismail Kurnia; Sela Handayani; Suar Ishak
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.04 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.262

Abstract

Jurnal yang berjudul "pengukuran kinerja supply chain pada industri UKM kerajinan (studi kasus: industri kerajinan ketak lombok tengah, nusa tenggara barat, indonesia) bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana kinerja supply chain pada industri kerajinan ketak yang merupakan salah satu industri kreatif yang memanfaatkan kearifan lokal agar mampu mencapai keunggulan kompetitif dikanca nasional maupun secara global.pada jurnal ini menggunakan metode SCOR dan AHP dalam penyelesaian penelitian. dari hasil yang diperoleh, nilai indikator Perfect Order Fulfilment sebesar 83,40% dengan besar persentase gap sebesar 17,60% dari nilai target yaitu 100%.  Indikator yang paling mempengaruhi adalah adanya pesanan yang terkirim tidak sesuai jumlah pesanan, adanya pesanan yang terlamabat diterima oeh pelanggan, terdapatnya produk rusak yang diterima oleh pelanggan dan adanya pengembalian produk akibat produk tersebut rusak dan cacat.
IMPLEMENTASI METODE FAULT TREE ANALYSIS UNTUK ANALISIS KECACATAN PRODUK Saiful Mangengre
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.023 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian kualitas produksi pada PT. Y serta mengidentifikasi penyebab-penyebab kecacatan produk. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis yaitu sebuah metode pengendalian kualitas yang digunakan untuk menelusuri kecacatan secara top-down approach dengan menganalisis kesalahan system dari kumpulan objek-objek yang saling berinteraksi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengendalian kualitas produk ada PT. Y  belum maksimal, dengan rata-rata kecacatan produk sebesar 4.47 % per hari. Jenis kecacatan yang paling banyak terjadi adalah  tinta buram dengan total 57.555 eksemplar atau 78% dari total produk cacat pada periode yang diamati. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kecacatan ini adalah faktor manusia, mesin, lingkungan, metode kerja dan bahan baku.
REDESIGN ALAT TAMBAHAN PADA MESIN PRODUKSI KOMPONEN OTOMOTIF BODY INNER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MELALUI STRATEGI DMAIC Miftahul - Imtihan; Revino Revino
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.791 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.125

Abstract

Peluang yang dimiliki perusahaan sangat terbuka dalam berkompetisi dengan para pesaing di industri komponen otomotif. Penelitian ini bertujan untuk melakukan redesign alat tambahan mesin produksi komponen otomotif dalam meningkatkan kualitas produksi komponen Body Inner  melalui strategi DMAIC. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisa strategi DMAIC yaitu implementasi dari Define, Measure, Improve dan Control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua vital faktor yang menyebabkan produk cacat adalah Clamp Welding Jig Kurang Sempurna dengan Dimensi Pin Stopper tidak berfungsi sebagai pengunci sekaligus detektor. Melalui strategi DMAIC pada tahapan Improve dengan melakukan Redesign alat tambahan yaitu Install Clamp Welding Jig, maka produk yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas yang diinginkan pelanggan dengan indikator nilai sigma level meningkat dari 3,14 σ menjadi 4,32 σ. Efek finansial perusahaan terhadap improving continuous yang telah dilakukan mencapai sekitar Rp. 1.513.655.000,- artinya rata-rata efisiensi perusahaan adalah Rp. 504.551.666,67 per-tahun. Sehingga dengan kondisi tersebut perusahaan tetap layak untuk dijalankan dan dikembangkan.
INTEGRASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT DAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING DAN KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PT. SEMEN TONASA Rahmaniah Malik; Syahnur Said; Ahmad Padhil
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.55 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.304

Abstract

Perusahaan yang bergerak dibidang industri semen yang menerapkan Total Quality Management (TQM) dan Supply Chain Management (SCM)  dapat menghasilkan kebutuhan sesuai dengan permintaan pelanggan. Penerapan kedua sistem tersebut berlaku bagi industry semen agar dapat bersaing dengan perusahaan lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Total Quality Management (TQM) terhadap keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan, dan Supply Chain Management (SCM) terhadap keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan, serta pengaruh keunggulan bersaing terhadap kinerja perusahaan pada PT Semen Tonasa Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia. Variabel TQM diukur dari 10 indikator, variabel SCM di ukur dari 6 indikator, variabel keunggulan bersaing di ukur dari 5 indikator dan variabel kinerja perusahaan di ukur dari 4 indikator yaitu balanced score card. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner. Unit analisis penelitian adalah seluruh manajer menengah yang ada di setiap bagian/unit di PT Semen Tonasa. Responden yang dijadikan sampel sebanyak 122 orang. Metode analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah Structural Equation Modeling (SEM).  Hasil penelitian ini  membuktikan adanya pengaruh positif dan  signifikan antara Total Quality Management (TQM) terhadap Keunggulan Bersaing ,Total Quality Management (TQM) terhadap Kinerja Perusahaan, Supply Chain Management (SCM) terhadap Keunggulan Bersaing, Supply Chain Management (SCM) terhadap Kinerja Perusahaan, dan Keunggulan Bersaing terhadap Kinerja Perusahaan serta Pengaruh tidak langsung TQM dan SCM terhadap Kinerja Perusahaan melalui Keunggulan Bersaing.
REKAYASA KERANGKA KERJA (FRAMEWORK) SISTEM PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGINTEGRASIKAN METODE BALANCED SCORECARD, ECONOMIC VALUE ADDED DAN PERFORMANCE PRISM Oktavianty, Oke
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.777 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.171

Abstract

Sistem pengukuran kinerja perusahaan telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Beberapa di antaranya adalah Balanced Scorecard, Economic Value Added dan yang paling baru di antara ketiganya adalah Performance Prism. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk membuat sistem pengukuran kinerja yang komprehensif dengan mempertimbangkan semua stakeholdernya serta memiliki tahapan pengukuran yang jelas, maka dilakukan perekayasaan kerangka kerja (framework) sistem pengukuran kinerja perusahaan dengan mengintegrasikan ketiga metode tersebut digabung dengan sistem penskoran dengan model Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System sehingga kinerja perusahaan dapat diketahui secara menyeluruh.            Dari penyusunan Key Performance Indicator (KPI) pada PT. X, diperoleh sebanyak 33 KPI dari kelima stakeholdernya yaitu investor, pelanggan, pemasok, karyawan dan badan sertifikasi (regulator). Dengan model OMAX dan Traffic Light System diperoleh indeks kinerja perusahaan sebesar 8,74 yang menunjukkan bahwa PT. X telah mencapai kinerja yang diharapkan, meskipun masih terdapat 7 KPI yang harus ditingkatkan dan dilakukan tindakan perbaikan.
DESAIN DISPLAY PENJUALAN IKAN DAN DAGING DENGAN PENDEKATAN FOCUS GROUP DISCUSSION UNTUK MENJAMIN HIGIENE DAN SANITASI Nur Ihwan Safutra; Hari Purnomo; Takdir Alisyahbana; Muhammad Yakub; Hardi Ismail
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.986 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i1.175

Abstract

Ikan dan daging termasuk komoditi yang tidak tahan lama dan mudah rusak jika ditempatkan di udara terbuka. Penyebab kerusakan diantaranya adalah aktifnya mikroorganisme dan bakteri yang ada tersebar melalui udara. Dan pada suhu udara yang lembab, mikroorganisme dan bakteri dapat berkembang biak lebih cepat lagi, sehingga jumlahnya berlipat ganda terutama ikan dalam masa penjualan di pasar tradisional colombo. Untuk Meningkatkan hygiene dan sanitasi bahan makanan diperlukan display yang dapat meminimalisir kontaminasi mikroorganisme dan bakteri, dimana mikroorganisme dan bakteri tidak dapat berkembang biak. Penggunaan di pasar tradisional, diperlukan sebuah display yang sesuai yaitu tidak hanya sebagai sarana penyimpanan saja tetapi juga dapat memperlihatkan produk atau komoditi yang hendak dijual kepada konsumen, agar dapat menarik perhatian dan minat konsumen untuk membelinya. Perancangan dilakukan dengan pendekatan FGD dan dimensi antropometri. Dimensi Antropometri yang digunakan adalah (Tsd) Tinggi siku duduk, (Tpd) Tinggi polipteal duduk, (Tld) Tinggi lutut duduk, Rentang tangan ke samping, Rentang tangan ke depan dan Panjang lengan bawah. Berdasarkan antropometri dihasilkan rancangan meja penjaja ikan dan daging dengan dimensi 148,3 x 75,35 x 94,5 cm, berbahan stainlees steel 304 yang anti karat. 
MINIMASI WASTE UNTUK PERBAIKAN PROSES PRODUKSI KANTONG KEMASAN DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS PT. XYZ). Rinaldi Ismail; Anis Saleh; Takdir Alisyahbana
Journal of Industrial Engineering Management Vol 5, No 1 (2020): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 5 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v5i1.88

Abstract

Pabrik PT.XYZ pada divisi produksi kantong semen memiliki kegiatan dalam produksi Kantong. Untuk meningkatkan produktivitas, perusahaan harus mengelola kegiatan untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi beberapa Waste. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebabnya masalah Waste, dan memberikan rekomendasi untuk meminimalkan Waste. Pemecahan masalah pada penelitian ini menggunakan pendekatan konsep lean manufacture. Identifikasi Waste dimulai dengan identifikasi arus nilai keadaan saat ini pemetaan dengan menimbang Waste untuk memahami akar masalah dalam proses produksi. Detailnya pemilihan pemetaan menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Analisis Penyebab Penyebab digunakan untuk memahami akar masalah untuk proses produksi diikuti oleh SIPOC untuk memahami peningkatan prioritas yang harus dilakukan. Dari hasil analisis data, kami menemukan bahwa pesanan limbah yang paling dominan adalah cacat, menunggu, inventaris, transportasi berlebihan. Detail pemetaan digunakan untuk proses analisis sebagai Pemetaan Kegiatan Proses Matriks Respons Rantai Suplai dan Pemetaan Filter Kualitas. Dari hasil penelitian kami menemukan penurunan produksi waktu dari 2.539 menit menjadi 2.419 menit. Proses lead time yang menurun bisa mencapai 12% dibandingkan sebelum pemulihan langkah.
RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI KEBAKARAN DINI BERBASIS LOGIKA FUZZY MENGGUNAKAN MULTISENSOR Nur Yanti; Fathur Zaini Rahman; Taufik Nur
Journal of Industrial Engineering Management Vol 4, No 2 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 2
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.013 KB) | DOI: 10.33536/jiem.v4i2.452

Abstract

At Indonesia, cases of residential house fires are still rampant. This resulted in considerable losses for the population of Indonesia. If there is no prevention or countermeasure, it is possible that the danger of a house fires will continue. Therefore, this system exists to create a condition where the system is able to detect the potential that will bring a fire hazard. In this system using a method that is the application of a multisensory system in detecting the presence of fire, smoke and temperature in the room. The sensors used include KY-026 fire sensor, MQ-9 smoke sensor and DS18B20 temperature sensor. Then the system also implements an intelligent system that is fuzzy logic to process sensor reading data. The three sensor inputs will be processed through the fuzzification stage, rule evaluation and the deffuzification. The output of this system is in the form of firm values, namely the values 1 to 5 from the results of the multisensory defuzzification in each module. So the error of the defuzzification average is 0.99% after being compared with the MATLAB output. This system is expected to be able to provide early warning of the threat of fire, reduce the risk of casualties, and be able to be implemented to a wider scale or scope.
MODEL LOKASI SPATIAL (HOTELLING) DENGAN FUNGSI UTILITAS YANG BERGANTUNG PADA REBATE Abduh Sayid Albana; Rahaditya Dimas Prihadianto; Sinta Dewi; Muhammad Narendroduto Rokhyadi
Journal of Industrial Engineering Management Vol 5, No 1 (2020): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 5 No. 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v5i1.286

Abstract

Model lokasi spasial adalah model dalam bidang ekonomi yang digunakan untuk menggambarkan kompetisi monopolistik di mana pelanggan memiliki preferensi terhadap merek sebuah produk dan lokasi tokonya. Model ini pertama kali diusulkan pada tahun 1929 yang umumnya disebut sebagai Hotelling’s linear city model. Model tersebut memberikan kontribusi yang sangat besar di bidang ekonomi dan teori permainan (Game Theory). Banyak penelitian terkini yang dikembangkan dari model linear city tersebut. Aplikasinya sendiri bisa dalam berbagai bidang mulai dari facility location hingga pricing decision. Kasus nyatanya di Indonesia adalah persaingan antara Alfamart dan Indomaret. Hal ini dapat terlihat dari lokasi toko dan harga mereka yang sangat bersaing. Untuk menarik lebih banyak pelanggan, selain berperang dari segi harga dan  lokasi toko, Alfamart dan Indomaret juga berperang dalam segi diskon (rebate war). Akan tetapi, penelitian mengenai Hotelling’s linear city model yang memepertimbangkan rebate war ini belum banyak dilakukan. Oleh sebab itu, pada penelitian ini kami mengusulkan sebukah model Hotelling’s linear city model dengan melibatkan factor diskon (rebate). Pada penelitian ini, kami mengusulkan sebuah persemaan untuk menghitung nilai diskon terbaik. Penelitian ini juga disetai dengan beberapa percobaan numerik, insight serta diskusi dari model yang diusulkan.

Page 5 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2025): Vol 10, No 1 (2025): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 10, No 2 (2025): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 10, No 1 (2025): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 9, No 1 (2024): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 9 No 1 Vol 9, No 3 (2024): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 9, No 2 (2024): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8, No 3 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8 No 3 Vol 8, No 2 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8 No 2 Vol 8, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8 No 1 Vol 7, No 3 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 7 No 3 Vol 7, No 2 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 7 No 2 Vol 7, No 1 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 7 No 1 Vol 6, No 3 (2021): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 6 No. 3 Vol 6, No 2 (2021): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 1 (2021): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 6 No. 1 Vol 5, No 2 (2020): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 1 (2020): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 5 No. 1 Special edition of Seminar Nasional Teknik dan Manajemen Industri 2020 Vol 4, No 2 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 2 Vol 4, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2 (2018): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 3 No. 2 Vol 3, No 1 (2018): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 3 No. 1 Vol 2, No 2 (2017): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 1 (2017): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 2 No. 1 Vol 1, No 2 (2016): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 1 (2016): Journal of Industrial Engineering Management Vol. 1 No. 1 More Issue