cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Family Screening Deteksi Dini Penyebab Kematian Ibu dan Sistem Rujukan Kasus di Kabupaten Sumba Timur Mariana Ngundju Awang; Yuanita Rogaleli; Diyan Maria Kristin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk323

Abstract

This study aims to examine family knowledge in the ability to detect early causes of postpartum maternal death and how to seek first aid and conduct training to families on early detection of causes of maternal death, postpartum and how to seek first aid. The design of this research is one group pretest-posttest. The research subjects were 30 family members who had pregnant, maternity and breastfeeding mothers in East Sumba Regency. Data were collected through filling out a questionnaire, then scores before and after the intervention were compared. The results of the study indicate that there is a significant increase in knowledge of family members who have pregnant, maternity and postpartum/breastfeeding mothers in terms of the ability to carry out early detection of causes of death for postpartum/breastfeeding mothers and the ability to recognize how to refer on time.Keywords: maternal death; family screening; referral system ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan keluarga dalam kemampuan mendeteksi dini penyebab kematian ibu nifas dan cara mencari pertolongan pertama dan melakukan pelatihan kepada keluarga tentang deteksi dini penyebab kematian ibu, nifas dan cara mencari pertolongan pertama. Rancangan penelitian ini adalah one group pretest-posttest. Subyek penelitian adalah 30 anggota keluarga yang memiliki ibu hamil, bersalin dan menyusui di Kabupaten Sumba Timur. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu skor sebeum dan sesudah intervensi dibandingkan. Hasilnya penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan yang signifikan dari anggota keluarga yang memiliki ibu hamil, bersalin dan nifas/menyusui dalam hal kemampuan melakukan deteksi dini penyebab kematian ibu Nifas/menyusui dan kemampuan mengenali cara merujuk tepat waktuKata kunci: kematian ibu; family screening; sistem rujukan
Manajemen Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Pasca Edukasi Terstruktur Indonesian Group-Based Development Program (InGDEP) di Puskesmas Lubuk Buaya Padang Ricca Andriani; Hema Malini; Reni Prima Gusty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk202

Abstract

Background: Indonesian Group Diabetes Education Program (InGDEP) was a structured health education at Health Centre (HC), which was an effort to improve self-management behavior in diabetes mellitus patients. Continuity in evaluating the provision of health education needs to be done, especially in terms of increasing knowledge, attitudes and independent care. The purpose of this study was to explore the self-management of Type 2 DM patients after attending a structured educational education using the Snehendu Kar behavior change theory approach. Methods: The research design used was a qualitative method with a grounded theory approach. Data collection was carried out by conducting in-depth interviews, validating and observing. Observations include nine main dimensions of social situations written in field notes on 10 selected participants and 3 health workers. All participants filled out diaries for 7 days regarding dietary arrangements, physical activity and daily treatment of DM patients. The data analysis process used a grounded theory approach; open coding, axial coding and selective coding. Results: This study showed that the core category of changes in health behavior related to self-management based on the Kar theory perspective includes 5 (five) selective coding. The theme obtained was that there were benefits for themselves and others who were based on their intention to attend education, adequate support systems, convenience of health information and health services, self-confidence and being able to make healthy behavior changes. The provision of information through structured education in InGDEP has provided changes in health behavior through self-management measures including diet and lifestyle management. Lifestyle changes were better implemented through implementation of regular physical activities where most of the participants did morning walks, homework and gymnastics; treatment and blood sugar monitoring regularly. Most of participants showed good and moderate changes in glycemic control (60%) and only 40% having poor glycemic control (HbA1c> 8.5 g / dl). Conclusion: The importance of providing education in stages and focusing on the patient's condition and an adequate support system in diet management in the form of educational classes. The benefits of the InGDEP education provided were so beneficial that it was expected to be sustainable. Keywords: self-management; InGDEP structured education; DM Type 2; grounded theory ABSTRAK Latar Belakang: Upaya yang dapat meningkatkan perilaku manajemen diri pada pasien diabetes melitus adalah melalui progam pendidikan kesehatan yang telah dilakukan di Puskesmas melalui pendidikan terstruktur Indonesian Group Diabetes Education Programme (InGDEP). Perlunya keberlanjutan evaluasi dalam pemberian pendidikan kesehatan dalam memberikan peningkatan terhadap pengetahuan, sikap dan perawatan mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manajemen diri pasien DM Tipe 2 pasca mengikuti edukasi pendidikan terstruktur dengan pendekatan teori perubahan perilaku Snehendu Kar. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu metoda kualitatif dengan pendekatan grounded theory, dengan melakukan wawancara mendalam, validasi dan observasi sembilan dimensi utama situasi sosial yang ditulis dalam catatan lapangan (field notes) pada 10 partisipan terpilih dan 3 orang tenaga kesehatan serta partisipan mengisi buku harian selama 7 hari tentang pengaturan diet, aktivitas fisik dan pengobatan pasien DM sehari-hari. Proses analisa data menggunakan pendekatan grounded theory yaitu open coding, axial coding dan selective coding. Hasil: Penelitian ini menunjukkan kategori inti yaitu perubahan perilaku kesehatan terkait manajemen diri berdasarkan perspektif teori Kar meliputi 5 (lima) selective koding. Adapun tema yang didapat adalah adanya kebermanfaatan bagi diri sendiri dan orang lain yang melandasi niat mengikuti edukasi, support system yang adekuat, kemudahan informasi kesehatan dan pelayanan kesehatan, keyakinan diri dan mampu dalam melakukan perubahan perilaku sehat. Pemberian informasi melalui pendidikan terstruktur InGDEP ini telah memberikan perubahan perilaku kesehatan melalui tindakan manajemen diri meliputi pengelolaan diet dan gaya hidup belum sesuai standar; pelaksanaan aktiviatas fisik yang teratur di mana sebagian besar partisipan melakukan jalan pagi, mengerjakan pekerjaan rumah dan senam; pengobatan serta monitoring gula darah yang rutin dan teratur ditandai dengan sebagian besar partisipan telah menunjukkan perubahan kontrol glikemik baik dan sedang (60 %) dan hanya 40% yang memiliki kontrol glikemik yang tidak baik (HbA1c > 8,5 g/dl). Kesimpulan: Pentingnya pemberian edukasi secara bertahap dan berfokus pada kondisi pasien serta support system yang adekuat dalam pengelolaan diet dalam bentuk kelas edukasi. Edukasi InGDEP yang diberikan sangat dirasakan manfaatnya sehingga diharapkan keberlangsungannya. Kata kunci: manajemen diri; pendidikan terstruktur InGDEP; DM Tipe 2; grounded theory
Efektifitas Cognitive Behavior Therapy dalam Menurunkan Gejala Post Traumatic Stress Disorder Pasca Bencana: A Systematic Review Supia Ningsih Juita Sari; Shrimarti Rukmini Devy; Hanik Endang Nihayati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 2 (2021): April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12222

Abstract

Background: The psychological impact that is often found in people affected by natural disasters is post-traumatic stress disorder. Traumatic events after an earthquake can cause psychological disorders, but psychological disorders can be minimized by changing cognitive patterns, behaviors that are based on a deep understanding of the problems experienced by patients. One of the most effective psychotherapy to overcome post-earthquake trauma is Cognitive behavioral therapy (CBT). Objective: To determine the effectiveness of cognitive behavior therapy in reducing post-disaster stress. Methods: This systematic review was based on Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes (PRISMA). The database used were Scopus, Proquest, Pubmed and, ScienceDirect, limited to the last 5 years of publication from 2016 to 2020, full-text article, in English. The keywords used in the article search were "cognitive behavior therapy" AND "disaster" "PTSD". This systematic review used 10 articles that fit the inclusion criteria. Results: Cognitive behavioral therapy interventions from studies reviewed were very significant in reducing the symptoms of post-traumatic stress disorder. Conclusion: Nursing interventions packaged in various programs have been shown to significantly reduce post-traumatic stress disorder symptoms. Keywords: cognitive behavior therapy; disaster; post traumatic stress disorder ABSTRAK Latar Belakang: Dampak psikologis yang sering ditemui pada masyarakat korban bencana alam adalah post traumatic stress disorder. Peristiwa traumatik pasca gempa dapat menimbulkan gangguan psikologis, namun gangguan psikologis dapat diminimalisir dengan merubah pola kognitif, perilaku yang didasari pemahaman mendalam mengenai masalah yang dialami oleh pasien. Salah satu psikoterapi yang efektif mengatasi trauma pasca gempa adalah cognitive behaviour therapy (CBT). Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas cognitive behavior therapy dalam mengurangi stress pasca bencana Metode: Systematic review ini disusun berdasarkan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes (PRISMA). Database yang digunakan adalah Scopus, Proquest, Pubmed dan ScienceDirect terbatas untuk publikasi 5 tahun terakhir dari 2016 hingga 2020, full text article dan dalam bahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan pada pencarian artikel adalah “cognitive behavior therapy” AND “disaster” “PTSD”. Systematic review ini menggunakan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi Hasil: Intervensi cognitive behavior therapy dari penelitian yang direview sangat singnifikan dalam menurunkan gejala post traumatic stress disorder. Kesimpulan: Intervensi keperawatan yang dikemas dalam berbagai program terbukti dapat menurunkan gejala post traumatic stress disorder secara signifikan. Rekomendasi: Penelitian selanjutnya adalah menemukan dan menjabarkan penelitian yang dapat mengatasi PTSD dengan berbagai macam tehnik dalam CBT Kata kunci: cognitive behavior therapy; bencana alam; post traumatic stress disorder
Evaluasi Kualitas Pelayanan Dan Penanganan Keluhan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi RS Elim Rantepao Lola’ Tulak Rerung; RA. Oetari; Wiwin Herdwiani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Pelayanan yang berkualitas dapat membuat pasien merasa puas, percaya, dan loyal. Sebaliknya jika tidak maka dapat menimbulkan keluhan. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa terdapat keluhan pasien di instalasi farmasi rawat jalan RS Elim Rantepao mengenai fasilitas ruang tunggu dan waktu tunggu obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan pasien berdasarkan tiap dimensi servqual, customer satisfaction index, dan importance performance analysis terhadap kualitas pelayanan dan penanganan keluhan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terhadap 100 responden. Teknik analisis data dengan metode servqual untuk mengetahui kepuasan pasien berdasarkan tiap dimensi servqual, metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan dan Importance performance analysis (IPA) untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi perhatian dan harus dilakukan perbaikan. Hasil analisis gap menunjukkan bahwa tiap dimensi servqual berada pada indeks negatif yang artinya pasien belum puas dengan pelayanan yang diberikan yakni tangibles -0,24, reliability -0,13, responsiveness -0,47, assurance -0,12, empathy -0,11. Hasil analisis CSI terhadap dimensi servqual dan penanganan keluhan secara keseluruhan belum mencapai 87%
Studi Fenomenologi: Pengalaman Perawat Dalam Menangani Pasien Dengan Covid-19 di Rumah Sakit Di Jakarta Tahun 2020 Opan Sukiman; Agung Waluyo; Diana Irawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk126

Abstract

Deaths from COVID-19 continue to increase globally, the diversity of management strategies during the pandemic has resulted in high rates of local transmission. Indonesia is currently in the early stages of the COVID-19 pandemic, where thw situation of the spread of COVID-19 has almost reached all regions in Indonesia’s provinces with the number of cases and/or the number of deaths increasing. Health care providers, particularly nurses, experience not only increased workloads but also psychological changes associated with the anxiety and fear that nurses are forced to face. This qualitative study explored of nurses caring for COVID-19 patient. This study used a phenomenological approach with 6 male an 4 female participants. The interviews were conducted by telephone and were analysed by thematic analysis methodes. There are four themes identified in this study, including changes that have been felt since treating COVID-19 patients, behavior in dealing with perceived changes, obstacles faced while in service and expectations during COVID-19 patients. Comprehensive support and intensive training are needed by nurses and provide an adequate basis in providing optimal nursing care for patients. Comprehensive support both morally and materially as well as intensive traineng such as pre-employment training, adaptation training for other patient nurses in the infection department and negative pressure ward training are needed by nurses for the welfare of nurses and as an adequate basis in providing optimal nursing care for patients. Keywords: coronavirus disease 2019; nurses; change experienced by nurses caring for COVID-19 patient ABSTRAK Kematian akibat COVID-19 terus meningkat secara global, keberagaman strategi penatalaksanan selama pandemik menyebabkan tingginya angka penularan secara lokal. Indonesia saat ini berada pada tahap awal pandemi COVID-19, dimana situasi penyebaran COVID-19 yang sudah hampir menjangkau seluruh wilayah di Provinsi di Indonesia dengan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian semakin meningkat. Penyedia layanan kesehatan, khususnya perawat tidak hanya mengalami peningkatan beban kerja tetapi juga perubahan psikologis yang berhubungan dengan kecemasan dan ketakutan yang dimana perawat dipaksa untuk menghadapi situasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pengalaman perawat dalam menangani pasien dengan COVID-19. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan jumlah partisipan 6 laki-laki dan 4 perempuan. Wawancara dilakukan melalui telepon dan dianalisis dengan metode analisis tematik. Terdapat 4 tema yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu perubahan yang dirasakan sejak menangani pasien dengan COVID-19, perilaku mengatasi perubahan yang dirasakan, kendala yang ditemui saat berdinas serta harapan selama menangani pasien dengan COVID-19. Dukungan menyeluruh baik secara moril maupun materil serta pelatihan intensif seperti pelatihan pra kerja, pelatihan adaptasi perawat pasien lain di departemen infeksi serta pelatihan bangsal tekanan negatif diperlukan perawat demi kesejahteraan perawat dan sebagai dasar yang cukup dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal bagi pasien. Kata kunci: COVID-19; perawat; perubahan perawat dalam menangani pasien dengan COVID-19
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masyarakat Membuang Sampah Rumah Tangga di Kanal Viktori Kota Sorong Irawati Irawati; Muhamad Faizal Arianto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i3.1435

Abstract

Garbage has become a national and global problem, not just local. The waste problem arises with an increase in waste generation very quickly following the increase in population, even the City of Sorong is one of the top 10 dirtiest cities in Indonesia due to waste. The research objective was to determine the relationship between knowledge, income and availability of facilities with people's behavior in disposing household waste in the Viktori canal of Kladufu village, Sorong city. This research was a quantitative study with an analytic design and a cross-sectional approach. The research was conducted in August 2020 along the Viktori Canal road, Kladufu Village, Sorong City. The population and sample in this study were 140 households. The results showed income (p = 0.125), knowledge (p = 0.002), and the availability of facilities (p = 0.000). The availability of facilities was the most significant (sig 0.000 and Exp 16.916)Keywords: knowledge; income; facilities; wasteABSTRAK Sampah sudah menjadi masalah nasional dan global, bukan hanya lokal. Masalah sampah timbul dengan adanya peningkatan timbulan sampah sangat cepat mengikuti pertambahan jumlah penduduk. Bahkan Kota Sorong termasuk dalam 10 besar kota terkotor di Indonesia akibat sampah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendapatan dan ketersediaan sarana dengan perilaku masyarakat dalam membuang sampah rumah tangga di kanal viktori kelurahan kladufu kota sorong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan crosssectional. Penelitian dilakukan pada bulan agustus 2020 di sepanjang jalan kanal viktori kelurahan kladufu kota sorong. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 140 KK. Hasil penelitian didapatkan pendapatan (p=0,125), pengetahuan (p=0,002), dan ketersediaan sarana (p=0,000). Ketersediaan sarana menjadi paling signifikan (sig 0,000 dan Exp 16,916).Kata kunci: pengetahuan; pendapatan; ketersediaan sarana; sampah
Media Buku Kesehatan Ibu dan Anak Mempengaruhi Self Efficacy Ibu Hamil dalam Pemanfaatan Antenatal Care Miranti Mandasari; Yusriani Yusriani; Sitti Patimah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk216

Abstract

The Maternal and Child Health Book is one of the media used by health workers in educating pregnant women so that they can increase self-efficacy during pregnancy, childbirth and the puerperium. This study aims to analyze the influence of the MCH book media on the self-efficacy of pregnant women in the use of antenal care services at Lauwa Health Center, Gowa Regency. This type of research was a quasi experiment, with a pre post test without control group design. The sample were selected by purposive sampling method during June-July 2020 with a sample size of 35 respondents. Data were analyzed by t-test. The results showed that the MCH book media had an effect on pregnant self-efficacy in the use of antenatal care services, with a p-value
Indeks Massa Tubuh (IMT), Glukosa Darah Puasa dan HbA1C Pekerja Kantor dengan Obesitas Sentral Anik Handayati; Christ Kartika Rahayuningsih; Winarni Winarni
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12319

Abstract

Central obesity is excess body weight as a result of the accumulation of intra-abdominal and subcutaneous fat that occurs in the abdominal area which causes insulin resistance. Central obesity is caused by excessive food intake and decreased physical activity that often occurs in office workers. Central obesity can cause diabetes mellitus. So the purpose of this study was to analyze the correlation between BMI with fasting blood glucose and HbA1c in office workers with central obesity. The design of this study was cross-sectional. The study population was office workers with central obesity at the Surabaya Prodia Laboratory who met the inclusion criteria. The sample was selected by purposive sampling technique. Data were collected through direct measurement, then analyzed by Spearman's rho test. The results showed that BMI was not correlated with fasting blood glucose (p-value = 0.364), nor was it correlated with HbA1c (p-value = 0.815). Keywords: central obesity; body mass index; fasting blood glucose; HbA1c ABSTRAK Obesitas sentral adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari akumulasi lemak intra abdominal dan subkutan yang terjadi di daerah abdomen yang menyebabkan terjadinya resistensi insulin. Obesitas sentral diakibatkan karena asupan makanan berlebih dan penurunan aktifitas fisik yang sering terjadi pada pekerja kantor. Obesitas sentral dapat menyebabkan penyakit diabetes mellitus. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi antara IMT dengan glukosa darah puasa dan HbA1c pada pekerja kantor dengan obesitas sentral. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi penelitian adalah pekerja kantor dengan obesitas sentral di Laboratorium Prodia Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung, lalu dianalisis dengan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMT tidak berkorelasi dengan glukosa darah puasa (p-value = 0,364), juga tidak berkorelasi dengan HbA1c (p-value = 0,815). Kata kunci: obesitas sentral; indeks massa tubuh; glukosa darah puasa; HbA1c
Pengaruh Penggunaan Alcohol Based Handrub (ABHR) terhadap Tingkat Kepatuhan Hand Hygiene Petugas Kesehatan: A Systematic Review Ece Ece; Syahrul Syahrul; Rini Rachmawaty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 2 (2021): April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12219

Abstract

Background: Although alcohol based hand rub (ABHR) can deactivate or suppress the growth of microorganisms, but it is not yet known how much the level of compliance of health workers to do HH using ABHR. Objective: To identify the effect of the use of ABHR on the level of compliance with HH officers in health services. Methods: This systematic review is based on the PRISMA checklist. Search for articles through PubMed, Proquest, Scopus, Science Direct and Google Schoolar. Structured research questions using PICO (population, intervention, comparison and outcome) and using several predefined keywords. The study selection process was reviewed based on a prism flow diagram and only 6 articles that met the inclusion criteria were analyzed using the critical appraisal and classified based on evidence levels and quality guidelines. Results: The use of alcohol based handrub (ABHR) can increase the compliance of hand hygiene for health workers by increasing compliance by 7,5% to 29%. In addition, it reduces the incidence of severe infections, pneumonia and mortality from infections. Conclusion: The use of ABHR can improve HH adherence, reduce the incidence of HAIs, pneumonia and mortality from infections. Keywords: hand hygiene; alcohol based hand rub; healthcare worker ABSTRAK Latar belakang: Meskipun alcohol based hand rub (ABHR) dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme, namun belum diketahui seberapa besar tingkat kepatuhan petugas kesehatan untuk melakukan HH dengan menggunakan ABHR. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan ABHR terhadap tingkat kepatuhan HH petugas dalam pelayanan kesehatan. Metode: Systematic review ini berdasarkan PRISMA checlist. Pencarian artikel melalui PubMed, Proquest, Scopus, Science Direct dan Google Schoolar. Pertanyaan penelitian terstruktur menggunakan PICO (population, intervention, comparison and outcome) dan menggunakan beberapa kata kunci yang telah ditetapkan. Proses pemilihan studi yang diulas berdasarkan flow diagram prisma dan hanya 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi kemudian dianalisis menggunakan critical apraisal dan diklasifikasikan berdasarkan evidence levels dan quality guide. Hasil: Penggunaan alcohol based handrub (ABHR) dapat meningkatkan kepatuhan hand hygiene petugas kesehatan dengan peningkatan kepatuhan sebesar 7,5% sampai dengan 29%. Selain itu, menurunkan angka kejadian infeksi berat, pneumonia dan angka kematian akibat infeksi. Simpulan: Penggunaan ABHR dapat meningkatkan kepatuhan HH, menurunkan angka kejadian HAIs, pneumonia dan angka kematian akibat infeksi. Kata kunci: hand hygiene; alcohol based hand rub; petugas kesehatan
Pengaruh Persepsi Risiko Terhadap Kedispilinan Pekerja di DKI Jakarta dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Berdasarkan Pendekatan Health Belief Model Resky Fitriyanti Djuningsih; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i4.1412

Abstract

This study aims to analyze the effect of risk perceptions on workers' discipline in DKI Jakarta in implementing the Covid-19 health protocol. This study used a quantitative approach to survey type with a sample of 110 workers in DKI Jakarta who worked in the office (Work from Office) with a purposive sampling technique. Factor analysis using the Principal Components Analysis (PCA) method and multiple regression analysis uses in data analysis. Multiple regression analysis results show a significant influence between workers' perceptions of worker discipline in DKI in implementing the Covid-19 health protocol. The five factors formed, namely, self efficacy, severity, benefits, barriers, and action cues, found that the variables of self efficacy and benefits had a significant influence on worker discipline in implementing the Covid-19 health protocol. That can be an input for the government to take decisive action in overseeing the implementation of the 3M at policy by providing sanctions for those who violate it.Keywords: health protocols; covid-19; health belief model; perception; workersABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh persepsi risiko terhadap kedisiplinan pekerja di DKI Jakarta dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis survey dengan sampel penelitian merupakan pekerja di DKI Jakarta yang bekerja di kantor (Work from Office) sebanyak 110 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis faktor dengan metode Principal Components Analysis (PCA) dan analisis regresi berganda digunakan dalam analisis data. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara persepsi pekerja terhadap kedisiplinan pekerja di DKI dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dari 5 faktor yang terbentuk yaitu, self efficacy, keparahan, manfaat, hambatan, dan isyarat bertindak, didapatkan bahwa variabel self efficacy dan manfaat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kedisplinan pekerja dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan tindakan tegas dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan 3 M, dengan memberikan sanksi bagi masyarakat yang melanggar.Kata kunci: protokol kesehatan; covid-19; health belief model; persepsi; pekerja

Page 54 of 174 | Total Record : 1733


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue