cover
Contact Name
Fani Fauziah
Contact Email
fanif6@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pptksharingknowledge@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian Teh dan Kina, Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40972
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Teh dan Kina
ISSN : -     EISSN : 29622034     DOI : -
Jurnal Penelitian Teh dan Kina is a national journal providing rapid publication of peer-reviewed articles concerned with tea and cinchona commodities based on the aspects, agronomy, plant breeding, soil science, crop protection, postharvest technology and social economy. Papers dealing with result of original research on the above aspects are welcomed with no page charge.
Articles 226 Documents
Biodiversitas Serangga Aerial di Perkebunan Teh PPTK Gambung Maharani, Indika Rona; Cahya, Martyas Adi; Fauziah, Fani
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i1.191

Abstract

Perkebunan teh di Indonesia tersebar luas, salah satunya terletak di Jawa Barat yaitu kebun teh milik Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung (PPTK). Lahan yang luas kemudian dibagi menjadi beberapa blok yang memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut mendasari faktor pengaruh keragaman, salah satunya keragaman serangga aerial. Penelitian dilaksanakan di 9 blok berbeda pada bulan Oktober-Desember tahun 2022. Serangga aerial ditangkap menggunakan yellow pan trap yang sudah dimodifikasi dan sweep net. Faktor pengaruh biodiversitas antara lain lingkungan dan ekosistem. Tingkat keragaman dihitung menggunakan metode indeks Shannon Wiener untuk menentukan tingkat keragaman serangga aerial pada kebun teh PPTK Gambung yang diketahui memiliki keanekaragaman sedang.
Keragaman Genetik 49 Klon Teh Tipe Sinensis (Camellia sinensis var. sinensis) Sahdina, Ryski; Alvian Maghribi Ihza Hartono; Ana Farah Rofidah; Ayu Dilla Angreani; Indana Istiqomah; Heri Syahrian; Vitria P. Rahadi; Sarjiyah; M. Khais Prayoga
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i2.192

Abstract

Pengamatan karakter genetik tanaman berguna untuk memperkaya database dalam pemuliaan tanaman. Sifat atau karakter tanaman dapat diamati baik dalam segi molekuler maupun secara morfologi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keragaman genetik 49 klon teh sinensis melalui pengamatan morfologi tanaman. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 49 calon klon unggul baru tipe sinensis. Variabel yang diamati yaitu tinggi bidang petik, diameter batang, jumlah cabang dan luas frame. Data dianalisis menggunakan analisis komponen utama/principal component analysis (PCA) selanjutnya ditentukan hubungan biplot antar karakter. Keragaman masing-masing klon selanjutnya ditampilkan dalam dendogram. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak past3. Hasil dari penelitian ini adalah adalah diketahui variabel penciri keragaman untuk 49 klon yang diamati adalah diamter batang. Kekerabatan klon selanjutnya dapat dilihat dari dendogram yang menampilkan kekerabatan genetik tiap-tiap klon teh yang diamati. Klon yang memiliki kemiripan genetik terjauh yaitu klon Yabukita dengan klon KG24. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengumpulan databese untuk kegiatan pemuliaan selanjunya.
Evaluasi Parameter Genetik 42 Klon Teh (Camellia sinensis var. Sinensis) Rafidah, Ana Farah
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i2.194

Abstract

Teh merupakan komoditas perkebunan yang berperan penting dalam kegiatan perekonomian Indonesia. Perlu upaya peningkatan produktivitas dari perkebunan teh supaya dapat bersaing yaitu melalui pemuliaan tanaman. Perakitan varietas unggul baru dengan dasar ilmu pemuliaan memerlukan nilai parameter genetik dan keragaman dari setiap klonnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi parameter genetik pada 42 klon tanaman teh varietas sinensis koleksi Pusat Penelitian Teh dan Kina. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan, dimana dalam setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman untuk masing-masing klon. Karakter morfologi yang diamati berupa tinggi bidang petik, diameter batang, jumlah cabang, dan luas frame. Data dianalisis menggunakan ANOVA atau sidik ragam pada taraf α 1% dan α 5% menggunakan perangkat lunak PKBT STAT 3.1 yang dilanjutkan dengan analisis parameter genetik. Hasil dari penelitian ini adalah karakter yang diamati memiliki nilai variabilitas genetik, variabilitas fenotip, heritabilitas, koefisien keragaman genetik (KKG), dan koefisien keragaman fenotip (KKF) yang beragam. Karakter tinggi bidang petik, diameter batang, dan jumlah cabang memiliki variabilitas genetik dan fenotip luas. Karakter yang memiliki kemungkinan paling besar untuk dijadikan bahan seleksi yaitu jumlah cabang karena memiliki nilai parameter genetik yang luas dan tinggi karena sifat dari jumlah cabang akan mudah diturunkan ke generasi berikutnya.
Analisis Aktivitas Konten Pemasaran terhadap Customer Online Engagement (Studi Kasus: Postingan Instagram PT Riset Perkebunan Nusantara (@rpn.id) Tahun 2020-2023) Lumbanraja, Pretty Luci; Penny Charity Lumbanraja
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i2.195

Abstract

Pemasaran produk, jasa dan teknologi yang baik dapat meningkatkan nilai penjualan dalam suatu perusahaan yang bergerak di sub sektor perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas konten pemasaran terhadap customer online engagement. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dengan mengumpulkan data sekunder dari postingan instagram @rpn.id selama tahun 2020-2023. Pengambilan sampel dengan metode sensus atas 825 posting dengan teknik analisis data secara deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS 21. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang berarti pada hari, bulan dan jenis konten terhadap customer online engagement. Jumlah like/tayangan pelanggan terbanyak pada postingan produk PPKKI. Jumlah komentar pelanggan terbanyak pada postingan produk PPKS. Jenis postingan terbanyak yaitu pada gambar. Jumlah like/tayangan terbanyak pada jenis konten informatif. Dan jumlah komentar terbanyak pada jenis konten informatif juga.
Penilaian Keragaman Morfologi Teh (Camellia sinensis) Ber-dasarkan Karakter Daun dan Bunga saat Periode Reproduktif Wahyudin, Abdillah Azzam; Bakti, Citra; Maxiselly, Yudithia; Prayoga, Muhammad Khais; Syahrian, Heri; Karuniawan, Agung
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i2.197

Abstract

Tanaman teh (Camellia sinensis) dapat menghasilkan bunga dan biji, yang dapat dimanfaatkan oleh pemulia tanaman dalam proses persilangan buatan. Pemulia dapat memprediksi keberhasilan persilangan buatan dengan menganalisis keragaman genetik tetua yang akan disilangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genetik aksesi teh dari benih illegitim pada masa reproduksi. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus 2023 sampai dengan Januari 2024 di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu rancangan tanpa tata ruang. Sebanyak tiga belas aksesi terpilih pada populasi saat periode berbunga diidentifikasi penampilan morfologinya sejumlah 15 karakter. Data hasil pengamatan digunakan untuk menganalisis analisis komponen utama dan analisis klaster menggunakan software XLSTAT, sedangkan visualisasi data menggunakan R Program. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bahwa 13 aksesi teh mempunyai keragaman genetik yang tinggi. Hasil tersebut berlandaskan keragaman genetik pada 5 komponen utama yang mencapai 89.11% dan analisis klaster yang terbagi menjadi 3 klaster utama dengan persentase terbesar pada klaster ketiga yaitu sebesar 46.15%.
Pengaruh Ekstrak Daun Kipahit dan Bandotan terhadap Empoasca flavescens pada Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Fauziah, Fani; Eulis Eva; Lilis Irmawatie
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v3i2.199

Abstract

Empoasca flavescens merupakan salah satu hama utama teh yang dapat menyebabkan kerusakan hingga lebih dari 50%. Penggunaan pestisida nabati ekstrak daun kipahit dan bandotan merupakan salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan untuk E. flavescens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kipahit dan bandotan mana yang paling baik dalam menekan intensitas serangan E. flavescens pada tanaman teh. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tujuh perlakuan dan empat ulangan dengan rincian; P1: Ekstrak daun kipahit 100 ml/l, P2: Ekstrak daun bandotan 100 ml/l, P3: Kombinasi ekstrak daun kipahit 50 ml/l dan bandotan 50 ml/l, P4: Kombinasi ekstrak daun kipahit 100 ml/l dan bandotan 100 ml/l, P5: Kombinasi ekstrak daun kipahit 150 ml/l dan bandotan 150 ml/l, P6: Buprofezin 0,75 ml/l (perlakuan pembanding), P7: kontrol (air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kipahit 150 ml/l dan bandotan 150 ml/l merupakan perlakuan paling baik dalam menekan populasi E. flavescens hingga 3,33 ekor/perdu dan sebanding dengan buprofezin 0,75 ml/l.
Analisis Karakter Pertumbuhan 16 Klon Teh Tipe Assamica (Camellia sinensis var. Assamica) pada Fase Pembibitan Azhari Hanafi; Heri Syahrian; Vitria P. Rahadi; M. Khais Prayoga
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v4i1.201

Abstract

Fase pembibitan merupakan fase krusial dalam produksi teh skala besar. Pada fase ini, diperlukan analisis karakter untuk dapat mengembangkan klon yang akan ditanam di kebun dalam jumlah besar. Karakter yang dapat dijadikan dasar pengembangan klon adalah karakter pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter pertumbuhan bibit 16 klon harapan teh dan karakter morfologi daun. Bahan yang digunakan meliputi tanaman teh dengan genotipe yang berbeda, yaitu I.35.8; II.6.10; II.10.11; II.13.2; II.32.15; III.2.15; III.22.15; III.28.4; III.36.15; TPS 17/3; TPS 24/5; TPS 87/1; TPS 87/2; TPS 93/3; TPS 122/2; serta GMB7. GMB7 berperan sebagai kontrol. Karakter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), panjang dan lebar daun (cm), bentuk daun, bentuk pangkal daun, dan bentuk tepi daun. Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan berupa klon teh dan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil pengamatan dianalisis dengan uji ANOVA dan diuji lanjut LSI (Least Significant Increase) 5%. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada setiap karakter pertumbuhan. Klon TPS yang merupakan F1 hasil persilangan TRI 2025 dan PS 1 cenderung lebih unggul dibandingkan GMB 7 pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, dan rasio panjang:lebar daun. Kata Kunci: bibit teh; klon harapan teh; karakter pertumbuhan; morfologi daun.
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan 12 Aksesi Kina (Cinchona ledgeriana) Asal Biji Berdasarkan Karakter Morfologi Dinda Rachmatis Sa'adah; Yudithia Maxiselly; Muhamad Khais Prayoga; Heri Syahrian; Vitria Puspitasari Rahadi
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v4i1.202

Abstract

Quinine (Cinchona ledgeriana) is a plantation plant with potential alkaloid content. The potential of quinine plants in the industrial sector is quite large, especially the beverage industry. This condition needs to be accompanied by an increase in quinine productivity, one of which is the maintenance of germplasm collections. Efforts to assemble superior clones from genetic material of seed origin require information on genetic diversity and the level of kinship. The purpose of this study was to determine the genetic diversity and kinship of accessions of seed-derived quinine germplasm based on morphological characters. This research was conducted in November 2023 - January 2024 at the Gambung Tea and Kina Research Center, Pasir Jambu District, Bandung Regency, West Java. A total of 12 accessions selected in the population were identified morphological appearance of 6 characters. The level of kinship of the 4 clone elders of the quinine germplasm collection was determined by Principal Component Analysis (PCA) and Cluster Analysis using XlStat software. The results obtained are 12 collections of quinine germplasm of seed origin that have been studied have diversity in morphological characters of plant height, stem diameter, number of leaves, leaf area, and stem bark thickness. The seed-origin quinine plant population has a wide genetic diversity based on its morphological characters. This is shown by the total PC value in PC 1 and PC 2 of 70.59%. Through cluster analysis, 12 accessions of quinine seed origin from 4 elders were divided into 2 large groups. Group 1 dominates the population group, which is 66.7% of the 12 accessions.
Pengaruh Penggarpuan Tanah Terhadap Pertumbuhan Akar Tanaman Teh Iftita Fitri; Erdiansyah Rezamela; Gina Nur'aini Buchory; Faris Nur Fauzi A; Elia Laila Rizqiyah; M. Khais Prayoga
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v4i1.205

Abstract

Akar tanaman teh terdiri dari 2 jenis yaitu akar stuktural dan feeder root. Akar struktural berfungsi dalam menyangga atau memberi daya dukung terhadap tanaman teh, sedangkan feeder root berfungsi dalam penyerapan unsur hara dan air. Jenis akar ini mempunyai struktur yang tipis (diameter kurang dari 2 mm) dan putih saat masih muda. Sistem akar aktif (feeder root) di dalam tanah dapat tersebar hingga kedalaman 40 cm. Salah satu upaya untuk menjaga Kesehatan akar adalah dengan melakukan pengolahan tanah (minimun tillage) dengan penggarpuan. Penggarpuan tanah berfungsi untuk memperbaiki struktur tanah, drainase, dan mendukung perkembangan feeder root. Dari hasil kajian literatur didapat bahwa Penggarpuan tanah dilakukan pada baris di sela tanaman teh, yang umumnya penggarpuan dilakukan sekali dalam 1 kali daur pangkas dengan kedalaman 15-20 cm. Hal ini dikarenakan akar aktif dominan tumbuh pada kedalaman tersebut. Waktu yang tepat untuk penggarpuan adalah pada akhir atau menjelang musim hujan. Penggarpuan akan optimal apabila diimbangi dengan penambahan bahan organik yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Analisis Regresi Linier Berganda Pengaruh Iklim Mikro terhadap Produktivitas Teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze.) di Perkebunan Gambung Buchory, Gina Nur'aini; Erdiansyah Rezamela; Rafli Pangestu Cokro Suyitno; Iftita Fitri; Cucu Suherman; M. Arief Sholeh
Jurnal Penelitian Teh dan Kina Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Sains Teh dan Kina
Publisher : Pusat Penelitian Teh dan Kina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/pptk.jur.jstk.v4i1.206

Abstract

Perubahan iklim yang terus terjadi akibat pemanasan global menyebabkan perubahan di berbagai aspek. Perubahan tersebut mempengaruhi pertumbuhan tanaman teh yang mempengaruhi produktivitas pucuk teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola produksi teh di Kebun Percobaan (KP) Gambung dalam sebelas tahun terakhir dan menganalisis faktor iklim apa yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Pusat Penelitian Teh dan Kina, Gambung, Jawa Barat pada ketinggian ±1.350 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada bulan Mei sampai Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang terdiri dari analisis regresi berganda diikuti dengan regresi trimming dan analisis korelasi, serta perhitungan CAGR dan evaluasi nilai kesalahan relatif dari model regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola produktivitas pucuk teh di KP Gambung dari tahun 2011-2021 membentuk pola polinomial dengan tren peningkatan sebesar 4,18% menurut perhitungan CAGR. Berdasarkan analisis regresi linier berganda didapat bahwa 38,7% faktor produktivitas teh dapat dijelaskan oleh faktor iklim dan suhu secara simultan.