cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2337621X     EISSN : 25810294     DOI : -
Journal of Fisheries and Marine Research (JFMR) is dedicated to published highest quality of research papers on all aspects of : Aquatic Resources, Aquaculture, Fisheries Resources Technology and Management, Fish Technology and Processing, Fisheries and Marine Social Economic and Marine Science. This journal is jointly published by Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University Malang Indonesia and Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani). JFMR is a new journal but related to the past journal of Faculty of Fisheries and Marine Science that is Jurnal Penelitian Perikanan (JPP) with ISSN: 2337-621X (print version) and website link of www.jpp.ub.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 640 Documents
Identifikasi Fisikokimia Dan Gugus Fungsional Menggunakan FTIR Campuran Iota caragenan-FPM kulit ikan patin-Tepung buah Mangrove Sebagai Bahan Edible Film Setijawati, Dwi; Rudianto, Mr.; Mile, Lukman; ., Yahya
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 3 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.26

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan identifikasi material atau bahan iota caragenan-FPM kulit ikan patin-Tepung buah mangrove spesies Bruguerra gymnoryza sebagai bahan pembuatan biocomposite edible film. Karakteristik fisiko-kimia  bahan dan interaksi bahan melalui ikatan gugus fungsi yang diamati dengan menggunakan FTIR dapat digunakan untuk mengetahui kualitas biocomposite edible film. Interaksi komponen protein, hidrokoloid sebagai polimer dan karbohidrat serta lipid dalam bentuk starch pada campuran bahan dapat mempengaruhi Tensile Strength, hardness, elongasi, kadar air, kelarutan dan Swelling power serta WVTR biocomposite edible film. Selain itu keberadaan gugus fungsional dalam bahan dan interaksi dalam campuran bahan bias juga digunakan untuk melihat hubungan kualitas biocomposite edible film. Metode penelitian adalah penelitian eksperimental dengan melakukan  identifikasi yang datanya disajikan secara deskriptif  meliputi data karakteristik kimia dan gugus fungsi  iota caragenan, FPM kulit ikan patin dan tepung buah Mangrove spesies Bruguerra gymnoryza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Bahan campuran Iota caragenan-FPM kulit ikan patin-tepung buah Mangrove lindur (Bruguerra gymnoryza) memberikan kuat tarik tertinggi sebesar 0,9 (N/mm2), hardness tertinggi sebesar 18,07 (N), kadar air tertinggi sebesar 23,38%, elongasi tertinggi sebesar 76,03%, WVTR sebesar 20,34 (gr/m2/h). Kesimpulan penelitian adalah Penggunaan campuran antara karbohidrat  dan protein dapat memperbaiki kualitas biocomposite edible film. Interaksi bahan terhadap kualitas biocomposite dipengaruhi adanya ikatan hydrogen atau Hydrogen bonding yang dapat diamati melalui FTIR.Disarankan untuk melakukan uji kelarutan biocomposite edible film untuk penggunaan lebih lanjut pada bidang pangan.
HEMOCYTE PROFILE OF SUSUH KURA (Sulcospira Testudinaria) IN ORDER TO EVALUATE THE WATER QUALITY OF BADHER BANK CONSERVATION AREA, TAWANGREJO VILLAGE, BINANGUN DISTRICT, BLITAR Hertika, Asus Maizar Suryanto; ., Supriatna; Darmawan, Arief; Nugroho, Bimo Aji; Handoko, Agung Dwi; Qurniawatri, Agustiansi Yeyen; Prasetyawati, Ranita Ayu
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.16

Abstract

Abstract. Badher Bank Conservation Area is a conservation area that is focused on the conservation of badher fish. The purpose of this study was to analyze the hemocyte profile of Susuh Kura (Sulcospira testudinaria) in the Badher Bank Conservation Area and the water quality to estimate pollution status. The research method used is descriptive with survey method. Samples taken are water quality and susah kura samples at 4 stations. Based on the results of water quality measurements obtained results, temperatures of around 27.6-30.7 ° C, current of around 0.6-1 m/s, brightness of around 5-8.5 cm, TSS (Total Suspended Solid) of around 11-46 mg/l, pH of around  7.31-7.58, DO (Dissolved Oxygen) of around 4.4-5.1 mg/l, amoniak of around 0, 0432-0.2143 mg/l, BOD (Biological Oxygen Demand) of around 0.8-2.4 mg /l. These results indicate that all parameters are still in normal conditions except amoniak. THC observation results obtained values between 37.67x104 - 49x104 cells/ml, where the limit of THC values is not more than 58x104 cells/ml.. Analysis on DHC showed that hyalinocytes are around 30.47-40.76%, Semi granulocytes  around 10-15.92% and granulocytes around 44.53-57.84%. Result of CCA show that THC is affected by 8 parameters of moderate concentration, hyalinocytes tend to be influenced by high amoniak and granulocytes tend to be influenced by DO and high brightness. Thus, the condition of the waters in the Badher Bank Conservation Area is still in normal condition.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA PERIKANAN PADA LAHAN PESISIR KABUPATEN JEPARA Mustofa, Arif; Rochmanto, Decky
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.19

Abstract

Analisis daya dukung lahan terhadap budidaya perikanan sangat penting dilakukan agar usaha budidaya tidak menemukan hambatan. Analisis keseuaian lahan dilakukan dengan melakukan evaluasi karakteristik lahan disesuaikan dengan kriteria hasil penelitian yang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengevaluasi kesesuaian lahan pesisir Kabupaten Jepara sebagai lahan budidaya perikanan. Metode penelitian berupa survei dan metode analisis data didasarkan pada kriteria kesesuaian lahan pesisir dimodifikasi dari beberapa sumber peneliti terdahulu. Kriteria tersebut berupa tekstur tanah, kelerengan pantai, tipe pantai, curah hujan, kondisi hidrologi, jalur hijau, pH tanah dan penutupan lahan. Pengukuran dan pengambilan sampel di titik pengamatan yang berumlah delapan yaitu Kecamatan Kedung, Tahunan, Jepara, Mlonggo, Bangsri, Kembang, Keling dan Donorojo. Analisa data menggunakan scoring dengan tiga tingkatan 100, 90 dan 80 serta hasil total penjumlah skor dengan kriteria daya dukung baik bernilai 91-100, daya dukung sedang bernilai 81-90 dan daya dukung rendah bernilai < 80. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kabupaten Jepara yang memiliki karakteristik daya dukung lahan baik terhadap budidaya perikanan adalah wilayah pesisir Kecamatan Kedung, Mlonggo dan Keling. Kriteria daya dukung sedang adalah wilayah pesissir Kecamatan Tahunan, Jepara, Bangsri, Kembang dan Donorojo. Tidak ditemukan kriteria daya dukung lahan rendah di wilayah pesisir Kabupaten Jepara
ANALISIS KELIMPAHAN FITOPLANKTON BERDASARKAN KETERSEDIAAN NUTRIEN DI RANU GRATI DENGAN GENERALIZED POISSON REGRESSION Lusiana, Evellin Dewi; Mahmudi, Mohammad; Buwono, Nanik Retno; Nisya, Tisya W.
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.12

Abstract

Fitoplankton adalah organisme akuatik yang memegang peranan penting di ekosistem perairan karena merupakan produsen utama dalam ratai makanan. Pertumbuhan fitoplankton sangat tergantung dari ketersediaan nutrient (nitrat dan fosfat) yang ada di perairan. Ranu Grati adalah danau vulkanis yang terletak di Jawa Timur yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas. Aktivitas-aktivitas tersebut umumnya menghasilkan bahan organik yang akan mempengaruhi konsentrasi nitrat dan fosfat sekaligus juga mempengaruhi struktur komunitas fitoplankton di perairan danau. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan hubungan kelimpahan fitoplankton dengan ketersediaan nutrient serta memprediksi komposisi fitoplankton berdasarkan divisi untuk mengetahui struktur komunitasnya dengan pendekatan Generalized Linear Regression. Hasil analisis menunjukkan bahwa nutrient yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah amatan fitoplankton adalah konsentrasi fosfat, sedangkan kelimpahan fitoplankton di Ranu Grati cenderung didominasi oleh fitoplankton dari divisi Chlorophyta. 
PLANKTON ANALYSIS IN THE PONDS OF CATFISH (Clarias sp) AND NILE TILAPIA (Oreochromis niloticus) Arfiati, Diana; Inayah, Zakiyyah Nur; Lailiyah, Shofiyatul; Dina, Karina Farkha
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.13

Abstract

Clarias and Nile tilapia ponds contain high organic matter levels which will be decomposed by bacteria. It also produces carbon dioxide, which can be utilized by phytoplankton for photosynthesis process. This research aimed to compare the types of phytoplankton and zooplankton in Clarias and Nila tilapia ponds for eutrophication and water quality control. The research was conducted in August-September 2020. The water samples were taken using plankton net to become 35 ml from Clarias and Nile tilapia ponds. Analysis of plankton abudance, diversity, Evenness and Dominance Index was carried out in the Laboratorium Hidrobiologi. The analysis result of the average abundance of phytoplankton in the Clarias ponds was 71.026 cell/mL (11 genera), and zooplankton was 93 ind/mL (4 genera). Meanwhile in Nile tilapia ponds was 1.503 cell/mL (9 genera), and zooplankton was 91 ind/mL (1 genus). The average of zooplankton in Nile tilapia pond was higher than in catfish ponds; since Clarias are carnivores while Tilapia are omnivores. The plankton diversity index of catfish pond was average 0.817, while in Nile Tilapia was average 0.553. The evenness ndex of catfish pond was average 0.5, while in Nile Tilapia was average 0,4. The dominance index of catfish pond was average 0.59, while in Nile Tilapia was average 0.77. The conclusion obtained is the type of phytoplankton in Catfish pond consisted of 11 genera (99.62%) and zooplankton of 4 genera (0.38%), while in Nile Tilapia pond the type of phytoplankton consisted of 9 genera (97.85%) and zooplankton of 1 genera (2.15%).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TAMBAK GARAM MENGGUNAKAN INDEKS KESESUAIAN LAHAN GARAM (IKLG) DI DESA TLUWUK, PATI Nurfaiza, Salma; Sulardiono, Bambang; ., Haeruddin
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 2 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.1

Abstract

Garam merupakan komoditas ekonomis penting di Indonesia. Tambak garam merupakan salah satu bentuk pemanfaatan wilayah pesisir. Akan tetapi, wilayah pesisir di Indonesia tak semuanya dapat dimanfaatkan sebagai tambak garam. Kabupaten Pati merupakan salah satu wilayah yang berpotensi sebagai lokasi tambak garam. Lokasi penelitian ini adalah tambak garam di Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa. Tambak garam di lokasi tersebut masih menghasilkan kualitas dan produktivitas garam yang kurang optimal. Hal ini dimungkinkan karena pemilihan lokasi yang kurang sesuai untuk dijadikan lahan tambak garam serta pembangunan infrastruktur yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian lahan tambak garam di Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus, 2020. Metode sampling yang digunakan adalah Pengambilan Sampel Acak Berlapis (Stratified Random Sampling). Analisis data yang digunakan adalah teknik skoring dengan menganalisis parameter fisika dan kimia lahan tambak garam dan melakukan skoring serta perhitungan indeks kesesuaian lahan garam. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesesuaian lahan tambak garam di Desa Tluwuk termasuk kategori sangat sesuai dengan Indeks Kesesuaian Lahan Garam (IKLG) 85% untuk tambak yang terdekat dari pantai dan kategori sesuai dengan IKLG 68% untuk tambak yang terjauh dari pantai.
KARAKTERISTIK FISIK TANAH TAMBAK GARAM PAMEKASAN Jayanthi, Onie Wiwid; Dwi Kartika, Ary Giri; Putri, Allicya Imelda; Rosdyana Silmy, Siti; Mubarok, Wafiyudin Sari; ., Siddiqoh
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 2 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.6

Abstract

Garam salah satu komoditas strategis sebab garam merupakan bahan baku industri dan bahan pangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas garam rakyat adalah kondisi fisik tanah tambak garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik tanah tambak garam di Pamekasan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode diskriptif eksploratif yaitu dengan melakukan survei dan pengukuran kualitas serta pengambilan sampel tanah di tambak garam tersebut. Penentuan titik sampel dengan menetapkan tiga titik sampel pada tiap petak tambak garam yaitu pada petak bouzem, peminihan awal ulir, peminihan akhir, dan meja kristalisasi. Warna tanah tiap petak tambak garam menunjukkan warna tua yang mempengaruhi daya serap sinar matahari. Tekstur tanah pada peminihan berupa tanah lempung dan meja kristalisasi berpasir
DETERMINATION OF WATER QUALITY STATUS BASED ON HEAVY METAL CONTENTS IN THE RAINY AND DRY SEASON USING THE STORET INDEX IN PASURUAN SEA WATERS, EAST JAVA Herawati, Endang Yuli; Arfiati, Diana; Samuel, Pratama Diffi; Dina, Karina Farkha; Anugerah, Putri; Valina, Rahmi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 2 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.3

Abstract

Waters that are presumably contaminated with heavy metals need to be observed to ensure the level of pollution to perform water restoration. This study was aimed to determine the status of water quality based on heavy metal contents. The survey method was employed in this study, and it was conducted in Pasuruan sea waters in different seasons; September 2019 represented the dry season, and April 2020 represented the rainy season. The water sampling stations were chosen by using purposive sampling in three sampling locations: the sea waters of Kraton, Lekok, and Nguling districts. The heavy metals and water quality parameters were analyzed by using Storet Index. The results indicated that the highest level of heavy metals was found in Lekok waters in September, consisting of Hg (1.22 mg/l), Cd (1.20 mg/l), and Pb (0.55 mg / l). The seawater of Nguling district had the lowest content in April, while Kraton's seawater was moderate. The water quality status based on the Storet Index suggested that the sea waters of Kraton, Lekok, and Nguling districts were classified as moderately polluted with a score of -16 to -24. The highest score was in September in the rainy season with a score of -24 and the score in April in the dry season was -16. It means that the score is increasing but still in the moderately polluted category. The measurement results of temperature, pH, dissolved oxygen, salinity, and current velocity were in optimum results for aquatic organisms in the dry season or the rainy season. Regarding the water quality status in Pasuruan sea waters, it can be concluded that the heavy metal contents exceeded the quality standard set by the government. Therefore, improved management is required to prevent the deterioration of the pollution status in Pasuruan sea waters
PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT GRACILARIA SP. PADA MEDIA BIOREMEDIATOR LIMBAH UDANG VANAME DI BANYUWANGI Yuniartik, Mega; Dewi, Agustina Tri Kusuma; Wijaya, Akbar Sandi; Setyaningrum, Ervina Wahyu
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.17

Abstract

Intensifikasi budidaya udang vaname dilakukan dalam rangka peningkatan produksi budidaya. Penerapan tersebut berdampak pada penurunan kualitas lingkungan karena tingginya limbah yang dihasilkan. Bioremediasi limbah budidaya udang vaname dengan memanfaatkan tumbuhan air dinilai mampu meningkatkan kualitas perairan. Gracilaria sp. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk proses perbaikan kualitas lingkungan, terutama dalam penyerapan limbah bahan organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan rumput laut dengan media limbah budidaya udang vaname, serta kualitas air selama pemeliharaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental. Lokasi penelitian yaitu di Pantai Sari, Pulau Santen, dan Bulusan. Masing-masing lokasi terdapat 3 kolam bioremediator dengan ukuran 3x1 m, serta ketinggian air 0,8-0,9 m. Penelitian dilakukan selama 14 hari, pada bulan Juli-Agustus 2020. Data parameter pertumbuhan dan kualitas air diujikan dengan analisa Univariate Analysis of Variance, dan dilanjutkan dengan uji Tukey dengan software SPSS versi 20.0 for Windows. Data pertumbuhan mutlak rumput laut di Pantai Sari, Pulau Santen, dan Bulusan masing- masing 1,668 ±1,609 g; 0,733 ±0,294 g; dan 0,895 ±0,313 g. Laju pertumbuhan harian rumput laut yaitu masing-masing 3,03 ± 0,968 %/hari, 1,909 ± 0,71 %/hari, dan 2,286 ± 0,76 %/hari. Parameter kualitas air di ketiga lokasi menunjukkan perbaikan yang optimal, terutama di peningkatan oksigen terlarut dan penurunan nilai amonia.
CPUE STANDARDIZATION OF CATCH PER UNIT OF EFFORT (CPUE) OF ALBACORE (Thunnus alalunga) CAUGHT FROM LONGLINE FISHERY IN THE EASTERN INDIAN OCEAN Rochman, Fathur; Sulistyaningsih, Ririk Kartika; Arnenda, Gussasta Levi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.18

Abstract

Albacore (Thunnus alalunga) is sub-tropical tuna that live in the high seas of the Pacific, Atlantic and Indian Ocean. The average catches of albacore from 2013-2017 was 36,235 ton per year. The stock status of the Indian Ocean albacore estimated near  overfished. The aims of this study  is to provide the CPUE standardization of Indonesian tuna longline operated in the Eastern Indian Ocean. This information is important to give the development indication of albacore fisheries in the Indian Ocean. Data were analyzed from onboard observer program during 2006-2018 consist of 2,811 setting. Data then will be analysis using GLM (Generalized Linear Models) include explanatory variables as supporting variables. The result showed that the explanatory variable give a significant contribution to CPUE standardization except the catch season variable This research suggests that the prepared data must include narrower area data (5 x 5 grids of longitude and latitude) and the addition of explanatory variables such as sea surface temperature, sub-surface temperature, dissolved oxygen and abundance of nutrients.