cover
Contact Name
Sigit Purnomo
Contact Email
tamanvokasi@ustjogja.ac.id
Phone
+6282313551171
Journal Mail Official
tamanvokasi@ustjogja.ac.id
Editorial Address
JL. Batikan 2, UH. 3 / 1043, Tahunan, Yogyakarta, 55167, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Taman Vokasi
ISSN : 23381825     EISSN : 25794159     DOI : 10.30738
Jurnal Taman Vokasi is a periodic scientific journals that publish research results in the field of Mechanical Engineering Education, Automotive, and vocational education of lecturers, researchers, teachers, students, practitioners and other relevant stakeholders.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
Employability skills esensial untuk operator mesin dalam perspektif industri manufaktur logam dan mesin Hari Din Nugraha; Muhammad Ibnu Rusydi; As’ari Djohar; Mumu Komaro
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.55 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7667

Abstract

Penelitian dilakukan karena adanya perubahan kebutuhan keterampilan Operator Mesin yang berubah dengan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai atau mengevaluasi kebutuhan employability skills yang spesifik untuk Operator Mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksploratif. Desain penelitian dan menggunakan kuesioner Online Survey Monkey dalam proses pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah Industri manufaktur logam dan mesin yang berada di wilayah provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan jumlah sampel berjumlah 98 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu kebutuhan employability skills yang dibutuhkan untuk operator mesin adalah; Keterampilan Dasar, Keterampilan Berpikir, Kualitas Pribadi, Manajemen Sumber Daya, Keterampilan interpersonal, Manajemen informasi, Sistem dan Teknologi. ABSTRACT This research was carried out because of change of Machine Operator skills that change quickly. The aim of this research is to assess and evaluate the essential employability skills of Machine Operator. This research method used an exploratory method and the online questionnaire used SurveyMonkey. The population of this research is metal and machinery manufacturing industry which in Jakarta, Banten, and West Java, with 98 people as samples. The result of this research is the employability skills needed  Machine Operator, there are Basic Skills, Thinking Skills, Personal Quality, Resource Management, Interpersonal Skills, Information Management, Systems and Technology.
Strategi pelaksanaan praktik industri terhadap ketepatan waktu pada mahasiswa Anggri Sekar Sari; Endang Wani Karyaningsih
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.99 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.6128

Abstract

Kebijakan program peningkatan kelulusan tepat waktu di Perguruan Tinggi menghasilkan strategi pelaksanan Praktik Industri. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi pelaksanaan PI terhadap ketepatan penyelesaian PI pada mahasiswa prodi PKK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode expostfacto. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PKK angkatan 2015/2016 dengan sampel sebanyak 54 mahasiswa. Hasil uji validitas diperoleh 5 item dinyatakan tidak valid dan digugurkan karena setiap  item pada sudah terpenuhi. Hasil uji reliabilitas diperoleh bahwa 0,956 > 0,7, dengan tingkat inteprestasi sangat tinggi. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas diperoleh bahwa 0,317 > 0,05 sehingga data yang diperoleh berdistribusi normal. Sedangkan uji linieritas sebesar 0,377 > 0,05 yang berarti model regresi linear. Pengujian selanjutnya yaitu uji koefisien determinasi diperoleh bahwa F hitung (146,571) lebih besar dari pada F tabel (4,03) dimana p < 0,05. P= 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa strategi PI secara serentak berpengaruh terhadap ketepatan waktu PI. Uji  t sebagai uji hipotesis diperoleh bahwa p yaitu 0,000 < 0,05. Nilai probabilitas t-hitung sebesar 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi PI secara simultan dan parsial mempengaruhi ketepatan waktu  PI pada mahasiswa.ABSTRACT Program policies for increasing ontime graduates in tertiary institutions result in the implementation of Industry Practice (IP) strategies. In this study to determine the effect of IP implementation strategy on IP ontime for Family Welfare Education (FWE) study program students. This research uses a quantitative approach with the exposfacto method. The research subjects were students of the 2015/2016 FWE study program with a sample of 54 students. The validity test results obtained by 5 items declared invalid and aborted because each item in has been fulfilled. The reliability test results obtained that 0.956> 0.7, with a very high level of interpretation. Prerequisite test analysis using the normality test was obtained that 0.317> 0.05 so that the data obtained were normally distributed. While the linearity test of 0.377> 0.05, which means the linear regression model. The next test is the coefficient of determination test obtained that the calculated F (146.571) is greater than the F table (4.03) where p <0.05. P = 0,000 <0.05. T test as a hypothesis test found that p is 0,000 <0.05 and the calculated probability value of 0,000. So it was concluded that the IP strategy simultaneously and partially affected the IP ontime for students.
Model pembelajaran pendidikan vokasional yang efektif di era revolusi industri 4.0 Irwanto Irwanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara komprehensif tentang pendidikan kejuruan yang efektif berdasarkan pada aspek proses pembelajaran, pengajaran dan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Serang, Banten. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Kejuruan efektif, yaitu: (1) sekolah telah menekankan pembelajaran aktif, kreatif, inovatif, menyenangkan, menggunakan pembelajaran multimedia interaktif, strategi pembelajaran yang bervariasi. Pengelolaan kelas, bengkel dan laboratorium telah efektif karena telah digunakan dengan baik dalam implementasi, terutama praktik. Strategi pembelajaran yang biasanya digunakan adalah kooperatif, kontekstual, studi kasus, diskusi, pembelajaran realistis dan berbasis masalah. (2) Budaya yang ada di sekolah telah efektif dalam menerapkan pembelajaran teoritis dan praktis. Budaya kerja seperti di Dunia Industri telah dilakukan. Proyek di luar lembaga yang dilaksanakan oleh sekolah adalah guru dan siswa untuk menyelesaikan proyek. Budaya kerja positif Dunia Industri di sekolah akan menghasilkan pembelajaran teori dan praktis yang efektif dan lulusan yang berkualitas dan siap untuk bekerja di industri . ABSTRACTThis study aims to examine comprehensively about effective vocational education based on aspects of the learning process, teaching and school culture. The study used qualitative methods with a descriptive approach. The location of the study at State Vocational High School 2 Serang, Banten. Data analysis techniques use interactive analysis which is data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that the Vocational Schools were effective, namely: (1) the school had emphasized active, creative, innovative, fun learning, using interactive multimedia learning, varied learning strategies. The management of classes, workshops and laboratories has been effective because it has been used properly in implementation, especially practice. Learning strategies that are usually used are cooperative, contextual, case studies, discussions, realistic and problem-based learning. (2)The existing culture in the school has been effective in implementing theoretical and practical learning.Work culture like in the Industrial World has been carried out. Projects outside the agency that are carried out by the school are teachers and students to complete the project.The positive work culture of the Industrial World in schools will result in effective theoretical and practical learning and graduates who are qualified and ready to work in the industry. 
Media berbasis sparkol: Aplikasi pada mata pelajaran kelistrikan otomotif di sekolah kejuruan Suyitno Suyitno
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7218

Abstract

Tujuan dari penelitian yang di tulis ini anatra lain: 1) mendapatkan sebuah media pembelajran  sistem kelistrikan mesin berbasis Sparkol Videoscribe, 2) menguji keefektifan media kelistrikan mesin berbasis Sparkol Videoscribe untuk siswa kelas XI jurusan TKRO SMK YPT Purworejo. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis Research and Development (R&D). Ada beberapa langkah dalam pengujian media. Uji kelayakan media dan materi menjadi tahap pertama Seteleh itu di lakukan uji skala kecil. Uji kelompok besar menjadi tahap akhir untuk menguji keefektivan media. Sejumlah 44 orang sebagai subjek penelitian yang dilakukan. Survei, wawancara, dan angket dalah beberapa metode pengumpulan data. Hasil dari ahli media didapatkan  86,6% dengan kategori “Sangat Layak” sebagai media pembelajaran. Sedangkan ahli materi memberikan skor dengan presentase skor total dari tiga aspek penilaian sebesar 85% dengan kategori “Sangat Layak” sebagai media pembelajaran. Sedangkan hasil respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis sparkol videoscribe sistem kelistrikan body menghasilkan rerata skor 78,3% dengan kategori “Baik” . Dengan demikian media layak sebagai media pembealjran kelistrikan.ABSTRACTThe objectives of this research are: 1) get a Sparkol Videoscribe machine based electrical learning media system, 2) test the effectiveness of Sparkol Videoscribe machine based electrical media for XI grade students majoring in TKRO SMK YPT Purworejo. The type of research conducted is the type of Research and Development (R & D). There are several steps in media testing. The feasibility test for media and material becomes the first stage. After that, a small scale test is conducted. Large group testing becomes the final stage to test the effectiveness of the media. A total of 44 people as the subject of research conducted. Surveys, interviews, and questionnaires are some of the data collection methods. Results from media experts found 86.6% with the category "Very Eligible" as a learning medium. While material experts give a score with a percentage of total scores from three aspects of assessment by 85% with the category "Very Eligible" as a medium of learning. While the results of student responses to the sparkol videoscribe learning media based on the body's electrical system produced an average score of 78.3% in the "Good" category. Thus the media is feasible as a medium for electrification.
Pengembangan alat tambal ban portable sebagai media pembelajaran siswa sekolah menengah kejuruan Bambang Sudarsono
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.368 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat tambal ban portable yang layak digunakan sebagai media pembelajaran perbaikan ban. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan (R&D) yang diadopsi dari Richey and Klein dengan tahapan pengembangan model, validasi internal dan validasi eksternal. Subyek penelitian yang digunakan adalah 4 mekanik dan siswa SMK Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Montor (TSM) yang berjumlah 70 siswa. Sedangkan obyek penelitian dilaksanakan di Astra Honda Yogyakarta, Yamaha Mataram Sakti dan SMK Muhammadiyah Salam. Teknik pengumpulan data menggunakan angket media dan angat tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tambal ban portable layak digunakan dengan hasil validasi produk dari Astra Honda 90,67%. dan 88,78% dari Yamaha. Tanggapan siswa menunjukkan hasil bahwa siswa sangat setuju Alat Tambal Ban Portable menjadi media pembelajaran dengan skor 4,08. ABSTRACTThis study aims to develop a portable tire patching device which is suitable as a learning media for tire repairing. The design of this study used a research and development (R&D) design adopted from Richey and Klein with the stages of model development, internal validation and external validation. The research subjects were 4 mechanics and 70 vocational school students major in motorcycle engineering. While the object of research was carried out at Astra Honda Yogyakarta, Yamaha Mataram Sakti and SMK Muhammadiyah Salam. The data collection techniques used media questionnaires and the response of students. The results showed that portable tire patching tool was suitable to use with the product validation result from Astra Honda 90.67%. and 88.78% of Yamaha. The student responses showed the results that students strongly agreed Portable Tire Patching Tool became learning media with a score of 4.08.
E-Learning system sebuah solusi pragmatis program vokasional semasa pandemi COVID-19 Rahayu Retnaningsih
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.673 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7751

Abstract

Indonesia saat ini sedang dalam ujian terbesar sepanjang sejarah, hampir semua wilayah tak luput dari paparan penyebaran virus hingga akhir 5 Mei 2020 tercatat 12.071 pasien positif, korban meninggal 872 jiwa, 2.197 pasien dapat sembuh, dan jumlahnya terus berubah. Sesaat pandemi Covid-19 persebarannya kian meluas, pemerintah melalui Kemendikbud melakukan kewajiban melakukan proses belajar dari rumah, sehingga paradigm sistem pembelajaran daring secara mandiri berbasis e-learning menjadi satu kebijakan bagi semua penyelenggara Pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk; (1) menjabarkan sistem pembelajaran mandiri berbasis e-learning pada Program Vokasional di masa Pandemi Covid-19. (2) Menjabarkan bagaimana mengimplementasikan sistem pembelajaran mandiri berbasis e-learning sebagai solusi pragmatis program vikasional di masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Data dihimpun dari berbagai peristiwa, data partisipan, temuan lapangan, literasi, proses koding, analisis dan representasi, kriteria kepercayaan dan keaslian, dan refleksi peneliti dengan beberapa perspektif.  Sumber data yang diperoleh dari berbagai akses baik dari data pengalaman langsung kegiatan e-learning selama hampir satu bulan ini, arikel jurnal, media masa dan media online resmi satgas penanggulangan Covid-19 serta referensi lainnya yang dianalisis dan direfleksikan dalam proses refleksi data. Temuan hasil temuan yang dapat dipaparkan pada artikel ini antara lain: (1) Penerapan sistem pembelajaran mandiri berbasis e-learning pada Program Vokasional sebagai solusi pragmatis di masa Pandemi Covid-19. Terbukti bahwa program vokasi dapat dilaksanakan proses pembelaran daring secara mandiri tanpa menemukan hambatan yang berarti. (2) Implementasi e-learning system sebagai solusi pragmatis program vikasional di masa Pandemi Covid-19. Menurunkan kebijakan Kemendikbud tentang blajar di rumah merupakan kebijakan public yang sangat pragmatis dan mudah disesuaikan sesuai kebutuhan materi pembelajaran. Dampak sosiologis lain bahwa mahasiswa lebih diberikan keleluasaan mengelola materi praktikum secara reatif dann mandiri. ABSTRACTIndonesia is currently in the biggest test in history, almost all regions did not escape from exposure to the spread of the virus until the end of May 5, 2020 recorded 12,071 positive patients, 872 fatalities, 2,197 patients can recover, and the number continues to change. As the Covid-19 pandemic spreads, the government through the Ministry of Education and Culture has an obligation to carry out the learning process from home, so that the paradigm of an independent online learning system based on e-learning becomes policy for all education providers in Indonesia. The purpose of this study is to; (1) describes the e-learning-based independent learning system in the Vocational Program during the Covid-19 Pandemic. (2) Describes how to implement an independent learning system based on e-learning as a pragmatic solution to the vocational program during the Covid-19 Pandemic.This type of research is a qualitative study with a phenomenological approach. Data collected from various events, participant data, field findings, literacy, the coding process, analysis and representation, criteria for trust and authenticity, and reflection of researchers with several perspectives. Sources of data obtained from various access both from the data of direct experience of e-learning activities for almost a month, journal articles, mass media and online media official Covid-19 countermeasures and other references are analyzed and reflected in the data reflection process.The findings that can be presented in this article include: (1) The application of an independent learning system based on e-learning in the Vocational Program as a pragmatic solution during the Covid-19 Pandemic. It is proven that the vocational program can be carried out independently online shopping process without encountering significant obstacles. (2) Implementation of the e-learning system as a pragmatic solution to the vocational program during the Covid-19 Pandemic. Lowering the Ministry of Education and Culture's policy on studying at home is a very pragmatic public policy and is easily adapted to the needs of learning material. Another sociological impact is that students are given more freedom to manage practicum material in a creative and independent manner.  
Efektivitas pembelajaran praktik CNC menggunakan swansoft simulator pada keaktifan belajar siswa Haris Abizar; Moh. Fawaid; Soffan Nurhaji; Azas Ramang Pambudi
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.034 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7619

Abstract

Keterbatasan sarana praktik pemesinan CNC (Computer Numerical Control) di SMK khususnya Kota Serang menjadi kendala siswa dalam meningkatkan kompetensi. Maka, dibutuhkan suatu alternatif solusi berupa penggunaan software swansoft simulator pada kompetensi pemesinan CNC. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan keaktifan belajar praktik pemesinan CNC melalui software swansoft simulator. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Sampel sebanyak 16 siswa dari tiap kelas di SMK Pertanian dan SMK PGRI 1 pada kompetensi keahlian teknik pemesinan. Pengambilan data berupa angket. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan keaktifan siswa terjadi perbedaan diantara kedua kelas dengan menggunakan uji t diperoleh T hitung = 0,34 < T tabel = 2,04 pada taraf signifikasi 0,05. Sehingga, keaktifan belajar siswa pada pemesinan CNC menggunakan software swansoft simulator dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa SMK Pertanian dan SMK PGRI 1 Kota Serang. ABSTRACTThe limitation of tools from CNC machining practices in Vocational High School especially Serang City becomes an obstacle for students in improving their competency. Then, an alternative solution is needed in the form of using swansoft simulator software on CNC machining competencies. The purpose of this study was to determine differences in the activity of learning CNC machining practices through swansoft simulator software. This type of research used is quasi-experimental. A sample of 16 students from each class at SMK Agriculture and SMK PGRI 1 in machining technical expertise competencies. Retrieval of data used questionnaires. The data obtained were analyzed by quantitative descriptive statistics. The results showed that students' activeness was different between the two classes using the t-test obtained T count = 0.34 <T table = 2.04 at the 0.05 significance level. Thus, the activeness of student learning in CNC machining practices using swansoft simulator software can improve student learning skills at SMK Agriculture and SMK PGRI 1 in Serang City.
Peranan sertifikasi keahlian dalam memantapkan kompetensi profesional guru sekolah menengah kejuruan teknik kendaraan ringan Nirmala Adhi Yoga Pambayun; Kir Haryana; Lilik Chaerul Yuswono; Sukaswanto Sukaswanto
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.766 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7853

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi sertifikasi keahlian yang diikuti guru; (2) Menganalisis dampak sertifikasi keahlian; (3) Mengidentifikasi sertifikasi keahlian yang diinginkan guru; (4) Mengidentifikasi kendala dalam sertifikasi keahlian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian survey. Populasi penelitian adalah guru paket keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di Daerah Istimewa Yogyakarta, sampel ditentukan melalui teknik sampling purposive. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Terdapat 7 jenis sertifikasi yang diikuti guru; (2) Sertifikasi bidang keahlian memberikan dampak yang positif bagi guru baik dari sisi peningkatan karir, kompetensi dan motivasi untuk mengembangkan diri;  (3) Sertifikasi bidang keahlian yang diinginkan guru yaitu terkait teknologi terkini di kendaraan dan yang paling diinginkan adalah tune up Electronic Fuel Injection (EFI); (4) Kendala paling tinggi yang dihadapi guru dalam sertifikasi bidang keahlian yaitu keterbatasan dana untuk sertifikasi dan kesibukan guru di sekolah.ABSTRACTThis study aims to, (1) Identify the expertise certification program that are followed by teachers; (2) Analyze the impact of expertise certification program; (3) Identify the expertise certification program that is desired by teachers; (4) Identify the obstruction in expertise certification program. This study used a survey research approach. The study population were  teacher of lightweight vehicle engineering (TKR) of vocational school in the Special Region of Yogyakarta, the sample was determined by purposive sampling technique. Data were collected by questionnaire and documentation sheets. Data analyzed by the descriptive statistics. The results showed, (1) There were 7 types of certification that were followed by teachers; (2) Certification of expertise has a positive impact on teachers both in terms of career advancement, competence and motivation to develop themselves; (3) Expertise certification program  that teachers desired is related to the latest technology in vehicles and the most desirable is the Electronic Fuel Injection (EFI) tune up; (4) The highest obstruction faced by teachers in the expertise certification program are the limited funding for certification and the busyness of teachers in schools. 
Analisis kebutuhan pengguna alat bantu berkendara sepeda motor tunarungu dengan metode quality function deployment Patrisius Edi Prasetyo; Ag. Eko Susetyo
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.373 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.6059

Abstract

Tunarungu memiliki keterbatasan tidak mampu merespon isyarat suara dengan baik seperti sirine dan klakson saat berkendara di jalan raya, terutama tunarungu berat dan tuli. Beberapa desain sebelumnya telah dibuat untuk pengemudi mobil bagi tuna rungu, namun proses desain tidak didasarkan pada kebutuhan pengguna dan hanya didasarkan pada asumsi desainer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan spesifikasi desain dan target untuk alat bantu berkendara sepeda motor bagi tunarungu. Proses desain penelitian ini dilakukan menggunakan metode Quality Function Deployment untuk mendapatkan kebutuhan aktual pengguna dan menerjemahkannya menjadi spesifikasi dan target teknis produk. Metode Quality Function Deployment menghasilkan 20 spesifikasi produk dengan target teknis yang spesifik yang diterjemahkan dari 15 kebutuhan pengguna. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa 20 spesifikasi produk dengan target teknis yang spesifik memungkinkan untuk digunakan sebagai input proses desain dan pengembangan alat bantu berkendara sepeda motor tunarungu selanjutnya. ABSTRACT The Deaf person has limitations in not being able to respond to sound signals properly such as sirens and horns when driving on the highway, especially heavy hearing disorders and deaf. Several previous designs have been carried out related to car drivers for the hearing impaired, unfortunately the design process is not based on user needs and only based on designer assumptions. The aims of this paper are to identify needs and target design specifications for motorcycle assistive devices for the deaf. The design process was carried out by use Quality Function Deployment methods to obtain the actual needs of users and to translate it be specific technical specifications and targets. Quality Function Deployment method produces 20 product specifications with specific technical targets that translated from 15 user needs. Conclusion can be drawn that 20 product specification with specific technical targets are possible to use as input for the next design process and development of developed motorcycle assistive device for deaf people.
Peningkatan higiene dan sanitasi melalui penerapan standard operating procedure (SOP) Rina Setyaningsih; Sri Wahyu Andayani
Jurnal Taman Vokasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.414 KB) | DOI: 10.30738/jtv.v8i1.7315

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) meningkatkan pemahaman tentang higiene dan sanitasi melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) pengolahan makanan 2) menerapkan SOP Higiene dan Sanitasi pada pengolahan industri rumah tangga yang benar dan tepat. Hipotesis penelitian ini adalah “Ada peningkatan higiene dan sanitasi pada praktik pengolahan industri rumah tangga di Prodi PKK, FKIP, UST Yogyakarta bidang keahlian Tata Boga melaui penerapan SOP. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah mahasiswa PKK bidang keahlian tata boga sebanyak 28 mahasiswa. Obyek penelitian adalah peningkatan higiene dan sanitasi melalui penerapan SOP. Teknik pengumpulan data menggubakan teknik observasi dan tes unjuk kerja. Uji coba instrumen menggunakan uji validitas. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman dan perilaku higiene dan sanitasi pada pengolahan makanan industry rumah tangga dapat dilihat dari nilai rata-rata. Nilai pemahaman higiene dan sanitasi pada pra Tindakan  Sebesar 62,5% (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 76% (baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 82, 5% (sangat baik), sedangkan peningkatan perilaku mahasiswa terhadap higiene dan sanitasi dapat dilihat pada nilai pratindakan sebesar 67,5%   (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 73,5% (baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 85%  (sangat baik). Dengan demikian Penerapan SOP dapat meningkatkan Higiene dan Sanitasi dalam praktik mata kuliah industri rumah tangga boga. ABSTRACTResearch purposes 1) improve understanding of hygiene and sanitation through Operational Standard (SOP) for food processing, 2) applying the industrial processing of household SOP is right and proper. Research hypothesis"There is an increase in hygiene and sanitation in-home industry processing practices in the PKK, FKIP, UST Yogyakarta Study Program in the field of culinary science through the application of SOP. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The subjects of the PKK study were cooking students with a subject of 28 students. The object of research to improve hygiene and sanitation through the application of SOP. The technique of collecting data uses observation and performance tests. The instrument test uses a validity test. Data analysis using qualitative analysis. The results showed that increasing the understanding and behavior of hygiene and sanitation in food processing in the home industry can be seen from the average value. The value of understanding hygiene and sanitation in pre-action was 62.5% (enough), increased in cycle I to 76% (good) cand increased in cycle  II to 82.5% (very good), while  increasing student behavior towards hygiene and sanitation can be seen in the pre-action value of  67.5% (enough), increased in  cycle I to 73.5% (good) and increased in cycle II to 85% (very good). Therefore, the application of SOP can improve Hygiene and Sanitation in the practice of home cooking industry courses.