cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 722 Documents
Analisis Uji Kebocoran Ruangan X-Ray Konvensional di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Prima Medika Denpasar: Analysis of Conventional X-Ray Room Leakage Tests in the Radiology Installation of Prima Medika Hospital Denpasar Tengah, Maria Gristha; Adi, Langkir Sapto
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat kebocoran radiasi pada ruangan X-ray konvensional dan untuk mengetahui bagaimana hasil kebocoran radiasi pada ruangan X-ray konvensional di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (PERBAPETEN) No. 4 Tahun 2020 Pasal 26 memastikan agar Nilai Batas Dosis bagi pekerja dan Masyarakat tidak terlampaui dan pasal 32 pemantauan paparan radiasi di daerah kerja wajib dilakukan secara berkala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan ekperimen. Pengambilan data ini dengan cara pengujian kebocoran ruangan X-ray konvensional dan penelitian dilakukan pada tanggal 26 Juli 2024. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, pengukuran dan dokumentasi. Hasil pengukuran pada titik daerah pengendalian yaitu pada titik barat A,B dan C serta titik utara A,B,C, dan titik timur A,B,C dapat dikatakan aman karena hasil kebocoran paparan radiasi yang diperoleh kurang dari standar Nilai Batas Dosis (NBD) Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (PERBAPETEN) No. 4 Tahun 2020 yaitu bagi pekerja radiasi sebesar 1 µSv/jam dan bagi anggota masyarakat sebesar 0.3 µSv/jam.
Analisa Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Pemeriksaan Thorax di Instalasi Radiologi RSUD Kabupaten Buleleng: Analysis of Waiting Time for Thorax Examination Results in the Radiology Department of RSUD Kabupaten Beleleng Dewi, Ni Kadek Mira Prastya; Wirajaya, I Wayan Angga
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7691

Abstract

Waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang digunakan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mulai dari tempat pendaftaran sampai hasil radiograf selesai di analisa dan hasil ekpertise selesai dicetak oleh dokter. Menurut Kepmenkes Nomor. 129/Menkes/SK/II/2008 Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dalam waktu tunggu hasil pemeriksaan ada beberapa standar waktu tunggu hasil pelayanannya seperti standar pelayanan radiologi salah satunya adalah waktu tunggu hasil pelayanan foto thorax dengan standar minimal yang ditetapkan ≤ 3 jam. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksaan thorax sudah sesuai berdasarkan Kepmenkes Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008. Penelitian ini menggunakan kombinasi antara dua metode penelitian sekaligus yaitu menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama satu bulan didapat jumlah waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksan foto thorax yang diteliti adalah 30 pasien. Jumlah pasien dengan waktu tunggu > 3 jam sebanyak 13 pasien dengan persentase 43,3 %. Sedangkan waktu tunggu ≤ 3 jam sebanyak 17 pasien dengan persentase 56,7 %. Waktu tunggu terlambat yaitu 3 jam 31 menit dan waktu tunggu tercepat yaitu 1 jam. Sehingga menghasilkan rata-rata waktu tunggu foto thorax pasien rawat jalan yaitu 2 jam 50 menit. Sehingga dari penelitian yang dilakukan untuk waktu tunggu hasil pelayanan pemeriksaan thorax di instalasi radiologi RSUD Kabupaten Buleleng telah sesui Standar Pelayanan yang ditetapkan Kepmenkes Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008.
Cost Minimization Analysis (CMA) Penggunaan Obat Amoxicilin dan Cefixime pada Pasien ISPA Non Pneunomia Anak di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin: Cost Minimization Analysis (CMA) use of Amoxicilin and Cefixime in Childhood Non-Pneumonia ISPA Patient in the Outpatient Installation of Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Anggraini, Novita Yeremia; Syamsu, Erlina; Yuwindry, Iwan
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7701

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, baik bagian atas maupun bawah. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) ISPA non pneumonia mencakup kelompok penderita balita dengan batuk yang tidak menunjukkan gejala peningkatan frekuensi nafas dan tidak menunjukkan adanya tarikan dinding dari dada bagian bawah ke dalam. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) non pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian utama pada anak berusia lima tahun ke bawah (balita) didunia. Biaya konsumsi obat secara nasional diperkirakan mencapai 40% dari total biaya pelayanan kesehatan.
Uji Tegangan Tabung Sinar-X pada Pesawat Sinar-X Merk Toshiba dengan Insert Model BLR-1000A di Rumah Sakit Balimed Karangsem Bali: X-Ray Tube Tension Test on Toshiba Brand X-Ray Aircraft with Insert Model BLR-1000A Balimed Hospital Karangsem Bali Ryangga, Dea; Sandyartha, Arya; Astina, Yuda
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7705

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai penyimpangan keluaran tegangan tabung menggunakan alat ukur yang disebut kVp Meter pada pesawat sinar-X merk Toshiba dengan insert model BLR-1000A di Rumah sakit Balimed Karangasem Bali masih dalam batas yang diizinkan oleh ketetapan menurut Papp (2018) dan Perka BAPETEN No. 2 tahun 2018. Uji tegangan tabung wajib dilakukan pada pesawat sinar-X untuk mengetahui keluaran ataupun output pada control panel dan diukur menggunakan kVp Meter. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 dengan menggunakan metode kuantitatif pendekatan eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kV yang digunakan mulai dari kV minimum sampai dengan maksimum. Sampel pada penelitian ini adalah 5 macam variasi nilai kV yang meliputi 40 kV, 50 kV, 60 kV, 70 kV, dan 80 kV. Penelitian uji tegangan tabung ini dilakukan dengan menggunakan faktor eksposi yaitu variasi nilai kV dari 40 kV – 80 kV, kuat arus tabung yaitu 100 mA dan waktu yaitu 0,1 second yang dilakukan eksposi sebanyak 15 kali dengan interval waktu 1 menit. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa adanya peyimpangan pada 40 kV sebesar 0,6 %, 50 kV sebesar 0,3 %, 60 kV sebesar 0,4 %, 70 kV sebesar 0,2 %, dan 80 kV sebesar 0,9 %. Persentase penyimpangan keluaran tegangan yang dihasilkan oleh pesawat sinar-X tersebut pada persentase erorr maksimal dari 40 kV – 80 kV masih dalam batas toleransi yang diizinkan yaitu menurut Papp tahun 2018 sebesar 0,9% < 5 % atau pada Perka BAPETEN No. 2 tahun 2018 0,9% <10%.
Estimasi Dosis Radiasi yang Diterima Pasien pada Pemeriksaan Thorax PA di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Balimed Karangsem: Estimation of Radiation Dose Received By Patients During PA Thorax Examination in the Radiology Department of Balimed Hospital karangsem Putri, Ni Putu Vera Sintya Amanda; Jeniyanthi, Ni Putu Rita
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7711

Abstract

DRL adalah alat optimasi proteksi dan keselamatan radiasi bagi pasien dan mencegah paparan radiasi yang tidak diperlukan. Implementasinya, jika ada dosis pasien yang melebihi nilai DRL maka perlu dilakukan evaluasi untuk mencari kemungkinan penyebabnya dan opsi tindakan perbaikan yang sesuai, kecuali dosis tersebut tidak dapat dihindari dan harus terjustifikasi secara medis. Adanya evaluasi ini memungkinkan nilai DRL semakin lama akan semakin serendah mungkin. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui nilai DRL dan mengetahui nilai dosis pasien Thorax apakah sudah sesuai atau tidak dengan BAPETEN. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan survei. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dosis radiasi yang diterima pasien dewasa pada pemeriksaan Thorax PA di Instalasi radiologi RS BaliMed Karangasem bervariasi antara 0,016 mGy sampai 0,029 mGy. Dari hasil penelitian didapat nilai Diagnostic Reference Level ( DRL) untuk pemeriksaan thorax PA dewasa di Instalasi Radiologi Rumah Sakit BaliMed Karangasem adalah 0,0203 mGy. Mengacu pada peraturan BAPETEN dalam tabel Indonesian Diagnostic Reference Level (IDRL) 2021 dosis serap radiasi sebesar 0,0203 mGy. Maka dosis serap radiasi yang diterima pasien thorax PA telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAPETEN.
Analisis Pengulangan (Repeat) Eksposure pada Modalitas Digital Radiography (DR) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung: Analysis of Repeat Exposure on Digital Radiography (DR) Modality at Mangusada Badung Regional Hospital (RSD) Misah, Aditiya; Aris Diartama, Anak Agung
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase pengulangan (repeat) eksposur pada modalitas Digital Radiography (DR) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung serta mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab pengulangan tersebut. Dari total 5.151 pemeriksaan radiologi yang dilakukan selama periode Maret hingga Mei 2024, ditemukan 34 kasus pengulangan eksposur, yang setara dengan 0,66% dari keseluruhan pemeriksaan. Angka ini berada di bawah batas maksimal 2% yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Minimal Pelayanan Rumah Sakit. Faktor-faktor utama penyebab pengulangan eksposur meliputi pergerakan pasien (50%), artefak pada gambar (23,53%), kesalahan peralatan (14,71%), dan kesalahan dalam posisi objek (11,76%). Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya edukasi pasien mengenai pentingnya menjaga posisi saat pemeriksaan, pelatihan rutin bagi tenaga medis untuk meningkatkan keterampilan teknis, serta pemeliharaan peralatan secara berkala untuk mengurangi tingkat pengulangan eksposur dan meningkatkan kualitas pelayanan radiologi.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Krim Ekstrak Etanol Rumput Laut Cokelat (Sargassum polycystum) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes : Formulation and Antibacterial Activity Test of Brown Seaweed (Sargassum polycystum) Ethanol Extract Cream Against Bacteria Propionibacteria acnes Wulandari, Fitri; Mayefis, Delladari; Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Gusmali, Desy Maniarti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7784

Abstract

Penyakit kulit yang umum terjadi adalah jerawat. Jerawat dapat timbul akibat infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan obat untuk jerawat adalah tumbuhan rumput laut cokelat (Sargassum polycystum). Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak rumput laut cokelat menjadi sediaan krim antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Ekstrak rumput laut cokelat didapatkan melalui proses maserasi menggunakan etanol 96%. Pembuatan formulasi krim menggunakan variasi konsentrasi 20%, 25%, dan 50%. Evaluasi krim terdiri dari organoleptis, homogenitas, pH, tipe emulsi, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan iritasi. Pengujian antibakteri ekstrak rumput laut cokelat dan krim terhadap bakteri Propionibacterium acnes dilakukan dengan metode difusi sumuran, kemudian diameter zona hambat dianalisis mengggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak rumput laut cokelat telah memenuhi syarat krim yang baik. Ekstrak rumput laut cokelat dan krim dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes tertinggi pada konsentrasi 50% diperoleh rata-rata diameter zona hambat masing-masing yaitu 17,9 mm (kuat) dan 15,3 mm (kuat) dengan nilai yang signifikan sebesar p<0,05 melalui uji One Way ANOVA. Ekstrak rumput laut cokelat dapat diformulasikan menjadi bentuk krim yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan daya hambat kuat pada konsentrasi 50%.
Perbandingan Informasi Natomi pada Pemeriksaan Lumbosacral Proyeksi Antero Posterior ( AP) dengan Posisi Lutut Fleksi dan Extensi pada Klinis Low Back Pain (LBP): Comparison of Anatomic Information in Lumbosacral Examination Antero Posterior (AP) Projection with Knee Flexion and Extension Position in Clinical Low Back Pain (LBP) Alves, Zechica Marisol; Wirajaya, I Wayan Angga
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.7877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan informasi anatomi pada pemeriksaan lumbosacral proyeksi Antero Posterior (AP) dengan lutut fleksi dan lutut extensi. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan sampel pasien yang menjalani pemeriksaan lumbosacral proyeksi AP dengan knee fleksion dan knee extension. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara informasi anatomi pada pemeriksaan lumbosacral proyeksi AP dengan posisi lutut fleksi dan extensi. Pemeriksaan lumbosacral proyeksi AP dengan posisi lutut fleksi dapat memberikan informasi anatomi yang lebih baik tentang sudut lumbosacral dan hasil pemeriksaan yang lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan lumbosacral proyeksi AP dengan lutut extensi.
Penetapan Kadar Hidrokuinon pada Krim dari Klinik Kecantikan di Kota Surakarta dengan Metode Spektrofotometri UV: Determination of Hydroquinone Levels in Cream from Beauty Clinics in Surakarta City using the Spectrophotometry Method Sukamto, Dandi Febrian; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8491

Abstract

Pada krim pencerah wajah bahan aktif yang sering digunakan yaitu hidrokuinon. Kerja hidrokuinon pada kosmetik pencerah wajah yaitu dengan menghambat pembentukan melanin dan merusak melanin yang telah terbentuk sehingga warna kulit menjadi putih. Berdasarkan peraturan BPOM No. 23 Tahun 2019 yang melarang penggunaan hidrokuinon sebagai pemutih atau pencerah dalam kosmetik karena hidrokuinon memiliki efek samping dermatitis, ochronosis eksogen, dan depigmentasi permanen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hidrokuinon dan perbedaan kadar hidrokuinon pada krim pemutih dari klinik kecantikan di Kota Surakarta. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode non eksperimental, dimana sampel diambil dari klinik kecantikan di Kota Surakarta yang terdiri dari lima Kecamatan yaitu Banjarsar, Jebres, Laweyan, Pasar Kliwon, dan Serengan. Uji kualitatif untuk identifikasi hidrokuinon menggunakan pereaksi FeCl3 1% dan hasil yang didapatkan bahwa sampel 1 sampai 5 positif mengandung hidrokuinon. Penetapan kadar hidrokuinon pada sampel untuk uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV. Berdasarkan hasil perhitungan parameter linieritas, didapatkan persamaan regresi y = 0,046x - 0,0734 dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9991, LOD sebesar 0,5496 ppm dan LOQ sebesar 1,8321 ppm, presisi dengan nilai %RSD sebesar 1,039%, serta %recovery sebesar 88,1630%. Berdasarkan hasil yang didapatkan, sampel dari klinik kecantikan di Kota Surakarta yang terdiri dari lima kecamatan mengandung hidrokuinon dengan kadar sampel 1 sebesar 0,6795%; sampel 2 sebesar 1,1658%; sampel 3 sebesar 0,6026; sampel 4 sebesar 0,5400%; sampel 5 sebesar 0,6375%. Berdasarkan hasil tersebut bahwa sampel krim dari klinik kecantikan di lima Kecamatan tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Literature Review: Pengaruh Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis di Indonesia: Literature Review: The Influence of Side Effect of Anti-Tuberculosis Drugs (Oats) on Drug Compliance of Tuberculosis Patients in Indonesia Hermawan, Deri; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.8554

Abstract

Agen infeksi yang menyebabkan Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia adalah Mycobacterium tuberculosis. Faktor kunci dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis adalah komitmen pasien terhadap regimen terapi jangka panjang. Namun, kepatuhan pasien terhadap terapi sering kali sangat terhambat oleh adanya efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT). Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dampak efek samping OAT terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah literatur review dari sumber data sekunder Google Scholar dan Pubmed. Hasil penelitian ini menunjukkan efek samping Obat Anti-Tuberkulosis (OAT) yang paling sering terjadi adalah mual, muntah, nyeri sendi, gangguan pencernaan, dan perubahan warna pada urin berperan dalam kepatuhan minum obat pasien Tuberkulosis di Indonesia. Kesimpulan yang didapat, berdasarkan analisis terhadap 14 artikel, Semakin berat efek samping yang dialami, semakin rendah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan, sehingga diperlukan pemantauan terhadap pasien guna meningkatkan tingkat kepatuhan pengobatan Tuberkulosis di Indonesia.