cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
PERSEPSI SISWA TERHADAP MANFAAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PERMAINAN ULAR TANGGA Wasiatil Ilmiyah, Nur; Rahaju, Rahaju; Tri Wahyuningtyas, Dyah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2463

Abstract

Abstract: This research aims to determine the benefits of the snakes and ladders game in supporting mathematics learning from a student's perspective. The subjects of this quantitative descriptive research were class IV students of Madrasah Ibtidaiyah in Turen, Malang. Data collection used closed and open questionnaires, interview guides, and field notes. The results of the research showed that 83.6% of students stated that the snakes and ladders game really supported mathematics learning, while 16.4% did not feel the benefits of the snakes and ladders game in supporting mathematics learning. Students stated that the snakes and ladders game provided an opportunity to learn while having fun, so that learning felt exciting. Apart from that, the snakes and ladders game encourages students to be more active and more ready to learn, to pay more attention to and understand the material, to want to continue learning, to be enthusiastic about learning, to try and dare to answer questions, to discuss freely, not to be sleepy or bored. However, some students feel more comfortable learning mathematics by being explained directly by the teacher because they are used to learning using the lecture method. Keywords: perception, snakes and ladders game, mathematics learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat permainan ular tangga dalam mendukung pembelajaran matematika ditinjau dari sudut pandang siswa. Subjek penelitian deskriptif kuantitatif ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah di Turen, Malang. Pengambilan data menggunakan angket tertutup dan terbuka, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 83,6% siswa menyatakan permainan ular tangga sangat mendukung pembelajaran matematika, sedangkan 16,4% kurang merasakan manfaat permainan ular tangga dalam mendukung pembelajaran matematika. Siswa menyatakan bahwa permainan ular tangga memberi kesempatan belajar sambil bersenang-senang, sehingga pembelajaran terasa seru. Selain itu, permainan ular tangga mendorong siswa lebih giat dan lebih siap belajar, lebih memperhatikan dan memahami materi, ingin terus belajar, bersemangat belajar, berusaha dan berani menjawab pertanyaan, berdiskusi secara bebas, tidak mengantuk serta tidak bosan. Akan tetapi, beberapa siswa merasa lebih nyaman belajar matematika dengan dijelaskan langsung oleh guru karena sudah terbiasa belajar dengan metode ceramah. Kata Kunci: manfaat, persepsi, permainan ular tangga, pembelajaran matematika
Pelestarian Cerita Rakyat Kabupaten Melawi dan Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Mastiah, Mastiah; Albar, Joni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2569

Abstract

Abstract: Melawi Regency, West Kalimantan, possesses a rich cultural heritage with local wisdom reflected in its folklore. However, with the passage of time, this folklore is at risk of extinction due to the lack of attention from the younger generation. This study aims to explore the preservation of folklore in Melawi Regency and its relevance to Indonesian language learning in elementary schools. A descriptive qualitative method with an inventory model approach was used to collect and document folklore from various villages in Melawi. A total of 11 folk tales were identified and analyzed for integration into the curriculum. The results of the study show that folklore contains important moral, ethical, and social values that are crucial for character education. Additionally, folklore also helps to strengthen both local and national cultural identities. By integrating folklore into Indonesian language learning in elementary schools, cultural preservation can be effectively achieved, while simultaneously enhancing students' learning experiences.Keywords: folklore preservation, local wisdom, Indonesian language learning.Abstrak: Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, memiliki warisan budaya yang kaya dengan kearifan lokal yang tercermin dalam cerita rakyat. Namun, dengan perkembangan zaman, cerita rakyat ini terancam punah karena kurangnya perhatian dari generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelestarian cerita rakyat di Kabupaten Melawi dan relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan model inventarisasi digunakan untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan cerita rakyat dari berbagai desa di Melawi. Sebanyak 11 cerita rakyat berhasil diidentifikasi dan dianalisis untuk diintegrasikan dalam kurikulum pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat memiliki nilai moral, etika, dan sosial yang penting untuk pendidikan karakter siswa. Selain itu, cerita rakyat juga membantu memperkuat identitas budaya lokal dan nasional. Dengan mengintegrasikan cerita rakyat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, pelestarian budaya dapat dilakukan secara efektif, sekaligus meningkatkan pengalaman belajar siswa.Kata Kunci: pelestarian cerita rakyat, kearifan lokal, pembelajaran Bahasa Indonesia.
Analisis Kesulitan Belajar Pada Materi Menulis Karangan Dintinjau Dari Kepercayaan Diri siswa kelas IV SDN 23 Singkawang Rahmawati, Elvi; Marhayani, Dina Anika; Wijaya, Andika Kusuma
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2574

Abstract

Abstract: The objectives of this research are (1) to describe the learning difficulties of students in terms of self-confidence in the subject of writing compositions in the fourth-grade curriculum; (2) to describe the factors contributing to learning difficulties in writing compositions among fourth-grade students. This research employs a qualitative descriptive method. The subjects of the study are students from class IV A at SDN 23 Singkawang. Data collection techniques in this research include tests, non-tests, and interviews. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that (1) learning difficulties in writing compositions, viewed from the perspective of student self-confidence, are as follows: (a) students with high self-confidence, some have been able to perform the indicators well, with an average score of 60 in the medium category; (b) students with medium self-confidence mostly experience difficulties in learning to write compositions, with an average self-confidence level of 41.6 in the low category; (c) students with low self-confidence experience learning difficulties, with an average score of 27.5 in the low category. (2) Factors influencing learning difficulties in writing compositions are (a) internal factors, including low learning outcomes and difficulty in composing sentences, mismatch between effort and results, attitudes during learning, and emotional symptoms; (b) external factors, including delays in completing assignments and deviant behavior during learning. Based on the analysis of learning difficulties in writing compositions from the perspective of self-confidence, it can be concluded that students experience significant learning difficulties, as evidenced by an average score of 35, falling into the low category, with 25 out of 28 students being in the low category.Keywords: Learning difficulties, Writing compositions, Self-confidence Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa ditinjau dari kepercayaan diri pada materi menulis karangan materi kelas IV; (2) untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar pada materi menulis karangan siswa kelas IV. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN 23 Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan  tes, non tes Dan wawancara . Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) kesulitan belajar menulis karangan yang ditinjau dari kepercayaan diri siswa yaitu (a) siswa dengan kepercayaan diri dengan kategori tinggi ada sebagian sudah mampu melaksanakan indikator dengan baik dan mempunyai rata-rata 60 dengan kriteria sedang (b) siswa dengan kepercayan diri  sedang hampir semua  mengalami kesulitan pada pembelajaran menulis karangan dan mempunyai tingkat kepercayaan diri dengan rata – rata 41,6 dengan kriteria Rendah (c) siswa dengan kepercayaan diri rendah mengalami kesulitan belajar dengan rata-rata 27,5 dengan kriteria rendah; (2) faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar pada materi menulis karangan yaitu (a) faktor internal yaitu rendahnya hasil belajar siswa dan kesulitan menyusun kalimat, ketidaksesuaian usaha dan hasil, sikap selama pembelajaran dan gejala emosional,  (b) faktor eksternal yaitu keterlambatan dalam mengerjakan tugas, dan perilaku menyimpang selama pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis kesulitan belajar menulis karangan siswa ditinjau dari kepercayaan diri dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar siswa mengalami kesulitan yang signifikan dilihat dari nilai rata – rata 35 berada pada kriteria rendah dengan jumlah siswa 25 dari 28 siswa berada kriteria rendah.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Menulis Karangan, Kepercayaan Diri
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN PROYEK ASTRONOMI KELAS VI DI SD NEGERI TURI 2 Azizah, Novarinda Nurul; Atmojo, Setyo Eko
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI di SD Negeri Turi 2 melalui proyek astronomi. Dilaksanakan pada tahun ajaran 2024/2025 dengan 27 siswa yang kemampuan berpikir kritisnya masih rendah, penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart. Terdiri dari 2 siklus, setiap siklus menerapkan pembelajaran berbasis proyek astronomi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, transkrip wawancara, dan tes evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya pembelajaran berbasis proyek. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pra-siklus, menjadi 82,14 pada siklus I, dan 90 pada siklus II. Persentase ketuntasan siswa juga meningkat dari 29,63% pada pra-siklus menjadi 70,37% di siklus I, dan 92,59% di akhir siklus II, menunjukkan efektivitas model pembelajaran proyek astronomi.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTPEN (KOTAK PENGETAHUAN) BERBANTUAN AI PADA MUATAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Nabius, Riski; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Saleh, Meylan; Arif, R. Mardian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2649

Abstract

Abstract: This study aims to develop the KOTPEN (Knowledge Box) learning media assisted by AI for the Integrated Science and Social Studies (IPAS) subject in the 4th grade of elementary school. The research method used is a development research method with the ADDIE model. Based on validation results from experts and users, the Kotpen media received an average percentage score of 93.6% and was deemed highly suitable for use by teachers and students in elementary schools. In the practicality test of the Kotpen media, the researcher used a teacher observation sheet instrument, and the total score obtained was 38 out of a maximum score of 40, with an average score of 95%. Thus, the practicality percentage of using Kotpen media in learning reached 95%, which falls into the "very practical" category. In terms of the effectiveness of the Kotpen media, during its implementation in the 4th grade of SDN 18 Dungingi, teachers distributed pre-test and post-test questions to measure the media's effectiveness. The total pre-test score reached 36%, while the total post-test score reached 80%. The N-Gain calculation showed a score of 0.689, which falls into the "Moderate" category. Based on these results, it can be concluded that the Kotpen media is feasible, practical, and effective for use in elementary schools.Keywords: Learning Media, Kotpen (Knowledge Box), IPAS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KOTPEN (Kotak Pengetahuan) berbantuan AI pada muatan IPAS kelas IV di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna, media Kotpen memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase 93,6% dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Dalam uji kepraktisan media kotpen, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi guru dengan total skor yang diperoleh adalah 38 dari skor maksimum 40, dengan rata-rata skor 95%. Dengan demikian, persentase kepraktisan penggunaan media kotpen dalam pembelajaran mencapai 95%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dalam  keefektifan media kotpen, pada saat penerapan media di kelas IV SDN 18 Dungingi, guru membagikan soal pretest dan postets untuk mengukur keefektifan media. Total  nilai pretest mencapai 36%, sedangkan total nilai postest mencapai 80%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,689, yang masuk dalam kategori “Sedang”. Dengan hasil rekapitulasi ini maka dapat dinyatakan bahwa media kotpen layak, praktis dan efektif digunakan di SD.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kotpen (Kotak Pengetahuan), IPAS
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK DI SD Sani, Marsiwi Riani; Widayati, Mukti; Nurnaningsih, Nurnaningsih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hambatan-hambatan, dan usaha guru dalam mengatasi hambatan pembelajaran menulis prosedur teks dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media flipbook di SD. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber datanya dari dokumen, narasumber, peristiwa dan tempat. Data berupa informasi dan dokumen perencanaan, pelaksanaan, hambatan-hambatan, dan usaha mengatasi hambatan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi berperan, dan analisis dokumen. Teknik validitas data berupa triangulasi teknik dan sumber. Analisis data berupa reduksi, sajian data, dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) perencanaan pembelajaran dilaksanakan guru dengan membuat perangkat terbuka. 2) Eksekusi pembelajaran menggunakan sintaks PBL dan media flipbook . 3) Hambatan-hambatan berupa perhatian guru belum menyeluruh, kesiapan peralatan, dan kecepatan mengerjakan soal yang berbeda-beda. 4) Usaha guru dengan memberi soal dan memotivasi, menjelaskan tugas secara rinci, tutor teman sebaya, mendampingi, memfokuskan siswa dan menguji waktu pengerjaan. Hasil akhir membuktikan model PBL dengan media flipbook mempengaruhi hasil belajar siswa
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH PIDATO DENGAN PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING PADA SEKOLAH DASAR Damayanti, Luluk; Widayati, Mukti; Nurnaningsih, Nurnaningsih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2658

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, kendala-kendala, dan solusi permasalahan dalam pembelajaran keterampilan menulis naskah pidato dengan pendekatan experiential learning pada Sekolah Dasar Negeri 01 Blulukan. Pengumpulan data dengan in-depth interview, observasi dan analisis dokumen. Sumber data berasal dari guru sebagai informan primer, siswa, dan dokumentasi penyusunan perangkat. Data berupa hasil wawancara dan dokumen. Keabsahan data dengan triangulasi metode dan sumber. Data dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian pembelajaran keterampilan menulis naskah pidato dengan pendekatan experiential learning (1) Proses perencanaan pembelajaran menulis naskah pidato: membuat rencana pembelajaran penyusunan program semester, RPP, materi ajar, media ajar, agenda mengajar, kisi-kisi soal, dan pedoman penilaian dibuat oleh forum KKG di tingkat daerah binaan (dabin). (2) Pelaksanaan pembelajaran terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu kegiatan awal atau pendahuluan, kegiatan inti atau utama, dan kegiatan akhir atau penutup. (3) Hambatan yang dialami guru dan siswa antara lain: keterbatasan perbendaharaan kata, ketidakmampuan siswa memilih kosa kata yang tepat, sedikitnya alokasi waktu untuk menulis teks pidato, keterbatasan media pembelajaran, siswa kurang berani dalam forum diskusi dan tanya jawab (4) Solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala antara lain: pemberian bimbingan dan arahan tentang kaidah bahasa dan penggunaan ejaan yang baik dan benar, tetap berlatih menulis naskah pidato dan banyak membaca, menambah waktu di luar jam pelajaran dan penggunaan metode belajar yang lebih bervariasi.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI WORDWALL PADA SISWA KELAS V DI SDN 45 PALEMBANG Maharani, Okta Narita; Nopa, Putri Gasa; Anggraini, Regita; Lendri, Reva; Utami, Nadya Putri; Syarifuddin, Syarifuddin
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2673

Abstract

Abstract: When students show low learning outcomes, it indicates constraints in the learning process, possibly caused by suboptimal use of instructional media Seeing the decline in student learning outcomes, researchers are interested in exploring e-learning media and word wall applications as alternative solutions that can enhance student interest and achievement There is potential for further improvement in this area This research The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of using the Wordwall application as a learning media for fifth-grade students at SD Negeri 45 Palembang The approach used in this research is qualitative, using student learning outcome test instruments and interviews with fifth-grade students The results of this study indicate that the use of the Wordwall application in learning can significantly contribute to improving student learning achievement, Especially in mathematics lessons with a focus on two-dimensional shapes This finding shows that appropriate learning media can enhance students' interest, motivation, and learning enthusiasm, effectively helping them understand and remember the taught material Based on these results, it can be concluded that integrating technology into education, such as using Wordwall applications, has the potential to improve the effectiveness of the learning process. Keywords: Wordwall aplication, student learning outcomes, mathematics, building space. Abstrak: Ketika siswa menunjukkan hasil pembelajaran yang rendah, itu mengindikasikan adanya kendala dalam proses pembelajaran, yang kemungkinan disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang tidak optimal. Melihat penurunan nilai hasil belajar siswa, peneliti tertarik untuk mengeksplorasi media e-learning dan aplikasi wordwall sebagai solusi alternatif yang dapat meningkatkan minat serta prestasi belajar siswa. Terdapat potensi untuk melakukan perbaikan lebih lanjut dalam hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penggunaan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran pada siswa kelas V di SD Negeri 45 Palembang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar siswa dan wawancara dengan siswa kelas V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Wordwall dalam pembelajaran dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa, terutama dalam pelajaran matematika dengan fokus pada materi bangun datar. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan minat, motivasi, dan semangat belajar siswa, sehingga secara efektif membantu siswa dalam memahami dan mengingat materi yang diajarkan. Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, seperti penggunaan aplikasi Wordwall, memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Kata Kunci: Aplikasi Wordwall, hasil belajar siswa, matematika, bangun ruang. 
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS IV SDN 01 RASAU JAYA Fitriana, Dina; Utami, Tri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2683

Abstract

Abstract: This research aims to (1) determine the improvement in the quality of social studies learning using the demonstration method for class IV students at SD Negeri 01 Rasau Jaya. (2) determine the increase in social studies learning outcomes using the demonstration method for class IV students at SDN 01 Rasau Jaya. This research is Classroom Action Research (PTK). The test subjects in this research were Class IV 14 students. This research carried out research procedures using two research cycles, namely cycle I and cycle II. The data analysis technique used is (1) assessing formative tests. (2) assessing learning completeness. (3) assessing the completeness of the learning process. The conclusions in this research are 1) Learning by demonstration has a positive impact in improving student learning achievement which is marked by an increase in student learning completeness in each cycle, namely pre-cycle with a score of 62 in the incomplete category, cycle I with a score of 71, 67 in the incomplete category, and cycle II with a score of 88.57 in the complete category. (2) Learning outcomes in pre-cycle, cycle I and cycle II have increased. Keywords: Learning Outcomes, Social Sciences, Demonstration Methods Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran IPS menggunakan metode demonstrasi pada siswa kelas IV SD Negeri 01 Rasau Jaya. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar IPS menggunakan metode demostrasi pada siswa kelas IV SDN 01 Rasau Jaya. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek ujicoba dalam penelitian ini Kelas IV sejumlah 14 siswa. Penelitian ini melaksanakan prosedur penelitian dengan menggunakan dua siklus penelitian yakni siklus I dan siklus II. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) menilai tes formatif. (2) menilai ketuntasan belajar. (3) menilai ketuntasan proses pembelajaran. Kesimpulan dalam Penelitian ini adalah 1) Pembelajaran dengan demonstrasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu prasiklus dengan skor 62 kategori belum tuntas, siklus I dengan skor 71, 67 kategori belum tuntas, dan siklus II dengan skor 88,57 kategori tuntas. (2) Hasil belajar pada prasiklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan.Kunci: Hasil Belajar, IPS, Metode Demonstrasi
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SD IT INSANTAMA Jeinanda, Vidia Puti; Fahrudin, Fahrudin; Hermawan, Wawan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2796

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) in preventing bullying behavior and creating an inclusive school environment at the elementary school level. The research method used at Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama is a case study with a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The analysis was conducted descriptively using a thematic approach to identify the contribution of Islamic Religious Education in developing religious character and preventing bullying. The results show that the consistent application of Islamic values in all aspects of the school, through the Bina Saksiyah Islam program and the integration of religious values into general subjects, significantly contributes to creating a safe, religious, and inclusive environment. Collaboration between Islamic Religious Education teachers and other subject teachers is key to the success of bullying prevention. Keywords: Islamic Religious Education, bullying, religious character, school environtment, inclusive. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan pada Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter religius serta pencegahan bullying.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten di semua aspek sekolah, melalui program Bina Sakhsiyah Islam dan integrasi nilai agama dalam mata pelajaran umum, berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan yang amana, religius, dan inklusif. Kolaborasi antara guru PAI dan guru mata pelajaran lain menjadi kunci keberhasilan pencegahan bullying. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, bullying, karakter religius, lingkungan sekolah, inklusif