cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Metal Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
PENYUSUNAN (FITTING) DATA TITIK (POINT CLOUD) DARI PROSES PEMINDAIAN (SCANNING) 3 DIMENSI PADA PRODUK CYLINDER HEAD COVER Pujiyanto Pujiyanto; Shinta Virdhian
Jurnal Metal Indonesia Vol 36, No 2 (2014): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2014.v36.84-89

Abstract

Mesin pemindai tiga dimensi merupakan suatu alat pemindai titik-titik pada permukaan suatu obyek benda kerja. Keluaran dari alat pemindai ini adalah data titik (point cloud) yang merupakan suatu set data titik titik dalam sistem koordinat. Data-data titik ini digunakan untuk membuat model CAD 3 dimensi. Pemodelan 3 dimensi ini dapat digunakan dalam proses manufaktur, metrologi/inspeksi, visualisasi, animasi dan lain-lain. Makalah ini bertujuan untuk menyusun data-data titik yang didapatkan dari proses pemindaian produk cylinder head cover sehingga data yang diperoleh dapat disusun mirip perwujudan produk contoh yang dipindai. Tahapan yang dilakukan adalah pemindaian 3 dimensi, perbaikan, penyusunan berkas data, analisa simpangan, dan penyatuan berkas. Dengan tahapan-tahapan itu hasil yang didapatkan diharapkan memiliki deviasi rata-rata yang optimum. Hasil analisis deviasi dari data titik-titik (point clouds) menunjukkan bahwa pemindaian berkas pada bagian permukaan luar memiliki batas deviasi rata-rata yang lebih kecil (-0.1983 ~ 0.1912) bila dibandingkan dengan pemindaian berkas pada permukaan bagian dalam dari cylinder head cover (-0.6769 ~ 0.6319).
PEMODELAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG AIR LAUT Budy Nurdiansyah
Jurnal Metal Indonesia Vol 34, No 1 (2012): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2012.v34.60-63

Abstract

Krisis energi telah diprediksikan akan melanda dunia pada tahun 2015. Hal ini dikarenakan semakin langkanya minyak bumi dan semakin meningkatnya permintaan energi, Uotuk itu diperlukan sebuah terobosan untuk memanfaatkan energi lain, selain energi yang tidak terbarukan. Karena jika tergantung pada energi yang tidak tcrbarukan, maka di mas a depan kita akan kesulitan untuk memanfaatkan energi ini karena keterbatasan populasi dari energi tersebut. Untuk itu akan dicoba untuk menggali informasi tentang tenaga gelombang laut yang sebenamya sudah dimanfaatkan oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Kegiatan penelitian akan dilakukan dengan merancang dan membuat pemodelan untuk menggerakan turbin dengan sistem rakit cockerell yang telah diteliti oleh negara Portugal dan dibcri nama Aquacadoura yang telah menghasilkan listrik sebesar 2,25 MegaWatt bisa menerangi sekitar 1500 rumah atau setara 3000 rumah di Indonesia.
Perancangan Tata Letak Mesin di Workshop Permesinan MIDC Dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Hafid Abdullah; Nurkamal Hadi Nugroho; Tatang Taryaman
Jurnal Metal Indonesia Vol 27 (2005): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2005.v27.56-67

Abstract

Masalah terletak pada rendahnya produktivitas dalam penanganan jasa pelayanan order di bengkel permesinan MIDC adalah karena masih digunakannya mesin berumur tua dan konvensional. Tujuan penelitian adalah meningkatkan produktivitas melalui usulan perancangan tata letak mesin yang tepat dan pemanfaatan mesin CNC sesuai aliran proses. Untuk contoh kasus pembuatan produk bushing, diperoleh peningkatan produktivitas menjadi 2 kali lipat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) produktivitas produk bushing naik dari 25 unit/hari menjadi 50 unit/hari, (2) jumlah operator yang mengerjakan turun dari 6 orang menjadi 3 orang, (3) penggunaan secara optimal mesin bubut CNC dapat menghilangkan 3 tahapan proses konvensional, (4) waktu pembuatan bushing lebih cepat dari 35 menit/unit menjadi 15 menit/unit. Bahasan ini diharapkan dapat membantu MIDC ataupun pihak pengelola industri logam mesin dalam penerapan metode perancangan tata letak mesin agar perusahaannya mampu bersaing di pasar global.
Pemodelan Aliran Bahang Trimatra Untuk Meramalkan Lokasi Cacat Penyusutan Pada Benda Cor Dengan Metode Beda Hingga Waspodo Waspodo; Dani Ramdani; Zulfan Mirza
Jurnal Metal Indonesia Vol 26 (2004): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2004.v26.64-73

Abstract

Pemodelan aliran bahang tri matra di dalam benda cor digunakan sebagai alat bantu untuk meramalkan lokasi terbentuknya cacat penyusutan. Dasar perhitungan dari permodelan ini adalah persamaan perpindahan (model makro), dengan meninjau mekanisme perpindahan bahang secara konduksi. konveksi, dan radiasi. Metode Beda Hingga digunakan untuk mencacah persamaan perpindahan bahang yang kontinyu. Untuk menentukan batas-batas pengintegralan di dalam jala-jala pencacahan, digunakan Metode Titik Simpul Dalam Metode Ekspltsit Langsung dipakai untuk menyelesaikan persamaan beda hingga. Data hasil perhitungan akan membentuk daerah yang memiliki suhu yang sama (garis isotermal) yang menunjukkan lokasi unit set membeku paling akhir (hot spot). Terbentuknya cacat penyusutan diramalkan terbentuk pada daerah ini apabila tidak ada lelehan logam di sekitarnya yang mengimbangi penyusutan. Selanjutnya juga diperlihatkan lokasi cacat secara tri matra dimana seolah-olah daerah cacat berbentuk seperti bola. Daerah cacat terdapat pada lempeng kelima hingga lempeng ketujuh dengan daerah terbesar pada lempeng keenam. Sedangkan model fisik yang digunakan adalah bahan aluminium murni dan cetakan pasir basah (green sand mold) dengan pasir silika sebagai bahan cetakannya.
PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU TAHAN PROSES PERLAKUAN PANAS TEMPER TERHADAP STURKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PERMUKAAN RIM RODA KERETA API PROTOTIPE HASIL PENGERASAN INDUKSI Martin Doloksaribu; Sri Bimo Pratomo; Rizal Hanifi; Muhamad Yusup Malik Arifin
Jurnal Metal Indonesia Vol 40, No 1 (2018): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2018.v40.26-33

Abstract

Prototipe roda kereta api telah dibuat dengan metode pengecoran gravitasi namun kekerasan permukaan belum memenuhi standar. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kekerasan prototipe roda kereta api agar mencapai nilai kekerasan sesuai standar dengan metode perlakukan panas. Prototipe roda kereta api diberikan perlakuan panas induction hardening (pengerasan induksi) dan didinginkan dengan media air. Prototipe roda kereta api hasil pengerasan induksi diberikan perlakuan panas temper untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan dengan menurunkan kekerasan. Perlakuan panas temper dilakukan pada termperatur 500oC, 600oC dan 700oC dengan waktu tahan selama 1 dan 3 jam. Uji komposisi kimia, uji keras dan pengamatan struktur mikro dilakukan terhadap spesimen prototipe roda kereta api dan roda kereta api impor sebagai pembanding. Hasil uji kekerasan pada spsimen pengerasan induksi pada 900oC adalah 381 HB (41 HRC). Hasil uji kekerasan pada spesimen  perlakuan panas temper adalah 311, 258 dan 243 HB untuk temperatur temper 500oC, 600oC dan 700oC dengan waktu tahan selama 1 jam. Sedangkan hasil uji kekerasan pada spesimen perlakuan panas temper pada temperatur 500oC, 600oC dan 700oC dengan waktu tahan 3 jam adalah 271, 253 dan 237 HB. Nilai tersebut lebih besar dibandingkan nilai kekerasan roda kereta api impor yaitu 237 HB (21 HRC). Struktur mikro menunjukkan peningkatan fasa ferit dengan meningkatkanya temperatur temper dan waktu tahan. Kekerasan paling besar adalah 311 HB (33 HRC) pada temperatur temper 500oC dengan waktu tahan selama 1 jam.Kata Kunci : ferit, kekerasan, perlakuan panas temper, roda kereta api
PENYEIMBANG DINAMIK DENGAN PENDEKATAN SUDUT FASA PADA SISTEM POROS ROTOR Haruman Wiranegara
Jurnal Metal Indonesia Vol 36, No 2 (2014): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2014.v36.51-60

Abstract

Penyeimbang dinamik (dynamic-balancing) telah banyak diimplementasikan pada mesin-mesin yang beroperasi pada putaran tinggi, seperti turbin gas, propeller, dan sebagainya. Hal ini dilakukan karena akibat ketidaksempurnaan pada proses manufaktur menyebabkan putaran komponen menjadi tidak seimbang (unbalance) dan menimbulkan getaran yang tinggi dan resonansi pada putaran operasi, yang pada akhirnya akan mempercepat kerusakan mesin itu sendiri. Penelitian ini bermaksud mengimplementasikan penyeimbang dinamik dengan pendekatan sudut-fasa. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Perancangan Mesin ITB. Metode penelitian yang dilakukan melalui dua tahap, pertama memformulasikan persamaan sudut-fasa, dan kedua pengujian metode dengan menggunakan poros-rotor peraga. Hasil pengujian menunjukan metode sudut fasa cukup efektif  untuk penyeimbang dinamik pada sistim poros-rotor.
METODE PENGUKURAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DENGAN MODEL HABBERSTAND SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS UNIT PENGECORAN PT.X - Hafid
Jurnal Metal Indonesia Vol 34, No 1 (2012): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2012.v34.41-52

Abstract

Masalah terletak pada rendahnya produktivitas tenaga kerja pada unit pengecoran PT. X yang merupakan salah satu produsen produk velg untuk komponen otomotif di Indonesia. Tujuan pengukuran produktivitas parsial (tenaga kerja) model Habberstad yang disesuaikan kondisi perusahaan adalah sebagai upaya meningkatkan produktivitas agar mampu bersaing di pasar global. Keunggulan dari model ini karena lengkap memperinci pengukuran produktivitas kedalam enam ukuran produktivitas, yaitu : (1) produktivitas tenaga kerja, (2) produktivitas modal, (3) produktivitas produksi, (4) produktivitas organisasi, (5) produktivitas penjualan, (6) produktivitas produk. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa produktivitas tenaga kerja bulan Desember tahun 2011 (94,63) dibandingkan bulan September, Oktober dan Nopember tahun 2011 (100, 273,39 dan 342,18) adalah buruk. Metode perbaikannya, meliputi : (1) pendidikan dan latihan, (2) perbaikan rnetodemetode, (3) gaji sesuai prestasi, (4) motivasi, (5) lingkungan kerja. Bahasan ini diharapkan menjadi contoh kasus bagi pengembangan usaha industri logam mesin dalam negeri di masa mendatang.
Penelitian Pembuatan Badan Roda Lori dari Pelat Baja Hasil Rol Panas dengan Metode Proses Tarik Dalam Kosasih Kosasih; Hafid Abdullah
Jurnal Metal Indonesia Vol 27 (2005): METAL INDONESIA
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2005.v27.13-22

Abstract

Penelitian pembuatan badan roda lori dari pelat baja untuk pengontrol jalan kereta api dilakukan dengan proses tarik dalam. Tujuannya adalah untuk memperbaiki timbulnya cacat keriput dan sobek yang sering diakibatkan oleh kesalahan pada konstruksi cetakan. Cara penanggulangannya digunakan mesin pres hidrolik aksi ganda, yang mempunyai tekanan pemegang bakalan yang sesuai dan konstan. Berdasarkan hasil percobaan: (1) bahan yang digunakan adalah pelat baja hasil rol panas dengan kadar karbon 0,29 %, (2) Φ bakalan 540 mm dengan LDR 1,58, (3) bahan cetakan dan penekan adalah besi cor kelabu dengan HB = 260 kg/mm2, (4) gaya tekan pemegang bakalan adalah 15 ÷ 47 ton dan 94 ÷ 138 ton. Hasil penelitian membuktikan bahwa, sirip yang terbentuk pada badan roda lori menggunakan Φ bakalan 540 mm relatif kecil sehingga dapat menghemat biaya, dibandingkan dengan Φ 560 mm karena sirifyang terbentuk lebih besar.
PERENCANAAN EKSPERIMEN PADA PROSES EDM UNTUK MENGURANGI KEAUSAN ELEKTRODA Sony Harbintoro, ST.; Agus Suherman, ST.; Darwin Rachman GM; Luky Krisnadi
Jurnal Metal Indonesia Vol 40, No 2 (2018): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.009 KB) | DOI: 10.32423/jmi.2018.v40.1-7

Abstract

Proses Electric Discharge Machine (EDM) merupakan teknologi pemotongan logam non-tradisional yang menggunakan energi panas pada proses pemotongannya. Proses EDM banyak digunakan pada pembuatan komponen core cavity cetakan/mold. Biaya pembuatan elektroda untuk mendukung proses EDM merupakan salah satu biaya yang harus diperhitungkan dalam proses EDM, sehingga mengurangi keausan elektroda menjadi hal yang penting karena dapat menekan biaya pembuatan elektroda. Pada penelitian ini, proses EDM menggunakan elektroda yang mempunyai profil dengan ketebalan 2 mm serta panjang 30 mm yang digunakan untuk membuat profil pocket sedalam 26 mm. Permasalahan yang ditemui pada proses EDM dengan menggunakan profil elektroda yang tipis yaitu umur pemakaian elektroda yang cepat aus pada bagian ujung dari elektroda. Hal ini akan menyebabkan elektroda menjadi boros dan berpengaruh terhadap biaya pembuatan elektroda. Untuk memperpanjang umur pemakaian elektroda dan menekan biaya pembuatan elektroda, maka diperlukan strategi setting parameter yang sesuai pada proses EDM. Setting parameter pada proses EDM dengan elektroda yang tipis yaitu diantaranya pengaturan parameter arus, Ton dan Toff. Berdasarkan hasil eksperimen untuk memperpanjang umur pemakaian elektroda, maka strategi proses EDM yang dilakukan yaitu (1) pada proses roughing pada kedalaman 0 s.d. 24 mm menggunakan parameter ampere 8A; Ton 20 μs; Toff 10 μs. (2) Proses finishing pada kedalamam 24 mm s.d. 26 mm, menggunakan parameter ampere 6A; Ton 3 μs, Toff 4 μs. Dengan menggunakan strategi dua parameter pada kedalaman berbeda, dapat mengurangi keausan elektroda dan memperpanjang umur penggunaan elektroda.
Cover METAL INDONESIA Vol. 40 No. 2 Desember 2018 Admin Jurnal Metal
Jurnal Metal Indonesia Vol 40, No 2 (2018): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2018.v40.%p

Abstract

Page 8 of 17 | Total Record : 163