cover
Contact Name
Ainun
Contact Email
jurnalwiyata@iik.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwiyata@iik.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wachid Hasyim No.65, Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan
ISSN : 23556498     EISSN : 24426555     DOI : 10.56710
Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan is a periodical journal published by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri with ISSN number 2442-6555 (online) and ISSN 2355-6498(prin). This Journal was first published online in 2015 with volume number 2 no 1. Jurnal Wiyata publish various original articles related to "Pharmacology, Toxicology and Pharmaceutics; Profesi Kesehatan; Menejmen Informasi Kesehatan; Mikrobiologi (Medis); Imonologi dan Alergi; Kedokteran Gigi; Pelayanan Medis Emergensi; Histologi; Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan dan Pekerjaan; Hematologi". This journal has been indexed Sinta 4 with Decree number: 30 / E / KPT / 2019. This journal is published twice a year in June and December. Every article that goes to editorial staff is selected through a Preliminary Review process by considering whether the article suits the scientific scope of journal. Manuscripts that do not comply with the writing guidelines for publication will be rejected by the editor before further review. The manuscripts that meet the specified guideline will be subject to peer-Preview Process for substansial and formatting check. If the manuscript is improperly prepared, it will be sent back to the author for either major or minor revision. The author should resubmit the revised manuscript within one month of provisional acceptance. Based on Reviewer comments, the Editorial Board then takes a final decision to accept or reject the article for publication.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
COST EFFECTIVENESS ANALYSIS OF THE USE OF ANTIBIOTICS CEFTRIAXONE AND LEVOFLOXACIN IN BPJS PATIENTS URINARY TRACT INFECTION (UTI) HOSPITALIZATION AT RSM AHMAD DAHLAN KEDIRI CITY YEAR 2022 Walujo, Djembor; Anarki, Ferrentia
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1015

Abstract

Numerous health interventions with varying degrees of success are evaluated using cost-effectiveness analysis in pharmacoeconomic research. When bacteria and other infectious microbes make their way up the urinary canal from the urethra and multiply in the bladder, it may lead to infections in the kidneys and ureters. It is estimated that gram-negative bacteria, especially Escherichia coli, are responsible for almost 90% of UTIs. Anyone, from youth to the elderly, is susceptible to urinary tract infections, which disproportionately affect females. We want to learn more about the relative merits of ceftriaxone and levofloxacin in treating UTIs at Ahmad Dahlan Hospital by conducting this cost-effectiveness analysis. In this study, we used a descriptive technique and gathered data retrospectively. To determine the cost-effectiveness, we averaged the direct medical costs and compared the ACER and ICER values. At Ahmad Dahlan Hospital in Kediri City, the average direct medical expenditure for ceftriaxone medication for UTI patients was 3,150,180 Rp. in 2022. At the same time, the same group of patients at the same hospital had average direct medical expenditures of Rp. 2,901,338 for levofloxacin antibiotics. With an ACER value of Rp. 120,889,083, levofloxacin antibiotics are determined to be the most cost-effective..
TINJAUAN HUKUM TERHADAP PELAKSANAAN PROSEDUR PENGISIAN INFORMED CONSENT PADA DONOR DARAH DI PMI TAHUN 2024 Susilowati, Indah; Sabiya, Hasna; Jayanti, Krisnita; Lestarjo, Agustinus; Tyas, Reni; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1074

Abstract

termasuk PMI. Kelengkapan pengisian formulir informed consent donor darah di PMI kurang diperhatikan, dampaknya terjadi kesalahan tindakan, tertukarnya darah dan dapat mempengaruhi pelayanan bersama di PMI. Tujuan: Mengetahui aspek legalitas pengisian formulir informed consent . Metode: Metode campuran . Populasi 5964 formulir di bulan Agustus-Oktober Tahun 2024, sampel 98 formulir dengan Accidental sampling dan 7 petugas dengan Exhaustive sampling . Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil: Tersedia SK tentang Kebijakan Pelayanan UTD, identifikasi Donor, Darah, dan Produk Darah pada UTD, dan SOP Pengelolaan Donor, serta SOP tentang identifikasi Penerimaan Donor. Rerata pengisian lengkap yaitu 52% yang tertinggi pada pendokumentasian yang benar, rerata tidak lengkap 48% yang tertinggi pada autentikasi. Ketidaklengkapan pengisian karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan, kekurangan SDM petugas pelayanan saat ramai. Simpulan: Adanya kebijakan dan SOP yang berlaku, pengisian formulir yang tidak lengkap dan benar 100% karena terbatasnya waktu, pendonor berusia lanjut yang kesulitan dalam pengisian, kurangnya SDM petugas layanan saat ramai. Saran: Mengadakan sosialisasi terkait kebijakan berupa SK, mengubah penulisan kebijakan pada SOP Identifikasi Penerimaan Donor, melakukan kroscek, menerapkan analisis kuantitatif rekam medis, pemantauan dan evaluasi berkala pengisian formulir informed consent .
LOGISTIC REGRESSION MODELLING WITH VARIABLE SELECTION AND BEST MODEL EVALUATION IN THE ANALYSIS OF VARIABLES INFLUENCING TODDLER NUTRITIONAL STATUS Pujianto, Tutut; Santoso, Puguh; Anggraeni, Enggar
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1076

Abstract

Background: Nutritional status is one of the measures used to evaluate the adequacy of nutrition in toddlers. Many factors can affect the nutritional status of toddlers, including breastfeeding, infectious diseases, and the clean water facilities used. Considering the importance of the toddler period, high-quality analysis is needed to produce accurate outputs. One analysis that can be used to predict the role of causal factors on the resulting outcomes is ordinal logistic regression analysis, which can be obtained from logit and probit models. Objective: To determine whether a logit or probit model will be used in the analysis, simulation in its application needs to be carried out.. Method: This research uses baseline data from Pelem Village, Pare District, Kediri Regency in 2023. The selection of the best model is based on the model fitting parameter values, goodness of fit, and pseudo R square. Result : From the simulation results, it was found that the logit model produces a better model than the probit model. Furthermore, with ordinal regression analysis using the logit model, no relationship model was formed because all independent variables had p-values greater than 0.05. Conclusions: The absence of a model indicates that there is no effect of breastfeeding, infectious diseases, and clean water facilities on the nutritional status of toddlers.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER MUHAMMADIYAH/ AISYIYAH Arinawati, Dian Yosi; Lestari, Rastriana; Lutfia, Almira; Faqih, Kintan; Nissa, Tsalitsa; Mahardika, Christina
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1077

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum yang berperan penting dalam kualitas hidup. Rendahnya pengetahuan masyarakat, termasuk kader kesehatan, masih menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka masalah kesehatan gigi di Indonesia. Edukasi kesehatan berbasis komunitas menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan gigi dan mulut terhadap peningkatan pengetahuan kader Muhammadiyah/Aisyiyah di Bantar, Kulon Progo. Metode: Penelitian menggunakan desain one group pretest–posttest dengan pendekatan pre-eksperimental. Sampel terdiri atas 30 kader Muhammadiyah/Aisyiyah yang mengikuti kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut. Instrumen penelitian berupa kuesioner berisi lima pertanyaan pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis menggunakan Paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta dari 78.79 ± 18.31 pada pretest menjadi 92.12 ± 14.31 pada posttest. Paired t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (t = 4.74, p < 0,001), menunjukkan bahwa edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan kader. Simpulan: Edukasi kesehatan gigi dan mulut terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader Muhammadiyah/Aisyiyah di Bantar, Kulon Progo. Kegiatan edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan perilaku kesehatan masyarakat.
GAMBARAN HASIL PEWARNAAN DIFF QUICK PADA SEDIAAN EFUSI PLEURA DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR Hermawan, Rizal; Sabban, Indra; Imasari, Triffit; Wahyuni, Ismiy; Rokim, Moch. Abdul
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1078

Abstract

Efusi pleura merupakan kondisi patologis berupa akumulasi cairan di rongga pleura yang dapat disebabkan oleh berbagai etiologi, termasuk infeksi, keganasan, dan penyakit sistemik. Di negara-negara maju, prevalensi efusi pleura tercatat sekitar 320 kasus per 100.000 penduduk per tahun, sedangkan di Amerika Serikat mencapai 1,5 juta kasus setiap tahunnya. Di Indonesia, data nasional mengenai prevalensi efusi pleura belum dipublikasikan secara resmi. Di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, terdapat 109 pasien efusi pleura sepanjang tahun 2024. Diagnosis sitologi cairan efusi pleura sangat bergantung pada teknik pewarnaan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pewarnaan Diff Quick dan Papanicolau pada sediaan efusi pleura di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Sampel diperoleh dari pasien efusi pleura yang menjalani pemeriksaan sitologi di Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar pada bulan Maret 2025. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan kualitas pewarnaan diff Quick baik dalam memberikan warna pada sediaan efusi pleura.
PENGARUH VIDEO DAN BOOKLET TERHADAP PPENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PREMATUR RUPTURE OF MEMBRAN DI RUMAH SAKIT AURA SYIFA KEDIRI isnaeni, Ely; Gayatri, Paramita; Margaretta, Sheylla; Pujiastutik, Yanuar; Wahyuni, Sri
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.1084

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah suatu masalah yang terjadi selama kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi, bahkan berujung pada kematian bagi ibu dan bayi. Angka kejadian KPD berkisar antara 4,4-7,6% dari seluruh kehamilan, yang terbagi menjadi 3-18% untuk kehamilan preterm dan 8-10% untuk kehamilan aterm. Pada semua jenis kehamilan, insidensinya mencapai 2% untuk preterm. Di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri, data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 101 kasusKPD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak video dan buku informasi terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Metode: Desain penelitian ini adalah Pre Experimental dengan menggunakan metode One Group Pre Test dan Post Test. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari September 2023 hingga Juli 2024 di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Sampel terdiri dari 38 ibu hamil pada trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar0,978. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, terdapat 17 ibu hamil yang memiliki pengetahuan cukup, 15 ibu hamil dengan pengetahuan baik, dan 6 ibu hamil dengan pengetahuan kurang. Setelah intervensi, semua 38 wanita menunjukkan pengetahuan yang baik, dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikasi 0,001<0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari video dan booklet terhadap pemahaman ibu hamil tentang pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Peneliti yang akan datang disarankan untuk menggunakan metode tambahan atau metode lain, seperti poster dan leaflet, dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Video dan Booklet, Ibu Hamil
EVALUASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA DAUN SUKUN (Artocarpus altilis) DALAM MENGHAMBAT Staphylococcus aureus Ekin Allendra; Fitriah Ardiawijianti Iriani; 3Rosita Irianti Dehi; Atun Afriatun Mulud; Risna Risna
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v13i1.921

Abstract

Latar Belakang: Eksplorasi bahan alam sebagai antibakteri terus berkembang, salah satunya menggunakan Daun sukun (Artocarpus altilis) dapat berperan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan: mengevaluasi daya hambat infusa daun sukun dalam berbagai kadar konsentrasi (50%, 70%, dan 100%) terhadap patogen tersebut. Metode: Melalui desain eksperimen post-test only control group, penelitian dilaksanakan pada dua lokasi, yakni Laboratorium Fitokimia Poltekkes Kemenkes Jayapura dan Mikrobiologi UNCEN pada bulan April–Mei 2024. Hasil: Skrining fitokimia pada infusa berbahan pelarut aquadest ini mengonfirmasi keberadaan saponin, tanin, dan flavonoid. Pengujian mikrobiologi dengan teknik difusi cakram (kontrol positif Siprofloksasin) dengan hasil zona hambat rata-rata sebesar 8,246 mm hingga 11,302 mm. Simpulan: Konsentrasi 100% menunjukkan efikasi paling tinggi yang masuk dalam klasifikasi kuat, sehingga infusa daun sukun dinyatakan efektif menekan pertumbuhan S. aureus.
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN MENGGUNAKAN HEMOGLOBIN METER DAN HEMATOLOGY ANALYZER PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KRAMAT JATI Vio Eklesia Yulia Rau; Enny Khotimah; Dian Rachma Wijayanti
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v13i1.1058

Abstract

Latar belakang: Ibu hamil termasuk dalam salah satu kelompok rentan terhadap masalah gizi, terutama yang disebabkan oleh kekurangan zat besi yang mengakibatkan anemia. Anemia pada kehamilan dapat menimbulkan resiko bagi ibu hamil atau janin, sehingga diperlukannya pemeriksaan hemoglobin selama masa kehamilan. Pemeriksaan hemoglobin umumnya menggunakan alat hematology analyzer, tetapi pada fasilitas kesehatan tingkat primer menggunakan alat hemoglobin meter. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan hemoglobin menggunakan hemoglobin meter dan hematology analyzer. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, di mana pengukuran variabel dilakukan pada satu waktu. Data yang digunakan adalah data primer. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan menggunakan hemoglobin meter (point-of-care testing/POCT) serta hematology analyzer sebagai metode standar laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Wilcoxon karena data bersifat berpasangan dan tidak berdistribusi normal.. Hasil: penelitian menunjukan hasil rata-rata hemoglobin meter lebih rendah yaitu 11,57 g/dL daripada hematology analyzer 11,96 g/dL. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai Asymp Sig 0,000, nilai ini menunjukan < 0,05. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap alat hemoglobin meter dan hematology analyzer pada ibu hamil di Puskesmas Kramat Jati. Hal ini disebabkan oleh perbedaan prinsip kerja alat. Hemoglobin meter berbasis POCT lebih praktis, namun memiliki akurasi yang lebih rendah dibandingkan hematology analyzer yang menggunakan metode otomatis dan terstandarisasi. Selain itu, faktor pre-analitik, seperti teknik pengambilan sampel, juga dapat memengaruhi hasil pemeriksaan
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI HOLISTIK BERBASIS COMMUNITY-BASED REHABILITATION (CBR) UNTUK MANAJEMEN TERAPI JANGKA PANJANG PASIEN PASCA-STROKE DI BALIKPAPAN Subur Anugerah; Ridwansyah Heman; Istia Budi; Suprijadi Suprijadi; Serlina Kombong Serlina Kombong
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v13i1.1068

Abstract

Latar Belakang: Manajemen terapi jangka panjang bagi pasien pasca-stroke memerlukan pendekatan tim interdisipliner yang terkoordinasi untuk menjamin keberlangsungan rehabilitasi secara optimal. Namun, implementasinya sering terhambat oleh data klinis yang terfragmentasi antarprofesi serta kurangnya platform kolaborasi yang terpusat. Kondisi ini dapat menurunkan efektivitas terapi, memperlambat proses pemulihan, dan berdampak pada rendahnya kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi multi-aspek yang meliputi medis, fisik, fungsional, komunikasi, dan psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model sistem informasi holistik guna mendukung kolaborasi tim interdisipliner dalam manajemen terapi pasca-stroke berbasis komunitas. Metode: Penelitian menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model Waterfall pada studi kasus program Rumah Sehat Stroke oleh Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI) Kota Balikpapan. Sistem berbasis web dirancang untuk mengakomodasi berbagai peran terapis, meliputi Dokter Rehabilitasi Medik, Fisioterapis, Terapis Okupasi, Terapis Wicara, dan Psikolog. Hasil: Penelitian menghasilkan prototipe sistem informasi holistik yang berhasil mengintegrasikan modul penjadwalan terpadu, portal keterlibatan pasien serta rekam medis elektronik tunggal dengan format SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Plan) yang terstandarisasi. Sistem ini terbukti mampu mendukung komunikasi interprofesional, mengurangi fragmentasi data klinis, dan memperkuat continuity of care dalam rehabilitasi pasca-stroke berbasis komunitas. Simpulan: Implementasi sistem informasi holistik berbasis Community-Based Rehabilitation (CBR) berpotensi menjadi inovasi dalam Manajemen Farmasi dan Farmasi Klinik karena menyediakan data terpusat untuk evaluasi efektivitas program rehabilitasi secara komprehensif. Sistem ini dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi jangka panjang serta mendukung peningkatan hasil rehabilitasi secara menyeluruh.
KORELASI KADAR HBA1C DENGAN NILAI RASIO TROMBOSIT LIMFOSIT (RTL) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI Okty Indrian Syah; fathul hidayatul hasanah; Sri Wahyuni; Rosa Juwita Hesturini; Panji Ratih Suci; Cikra Ikhda Nur Hamidah Safitri; Fita Sari
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v13i1.1079

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) memiliki karakteristik hiperglikemia yang sangat berperan dalam inflamasi sistemik pada komplikasi DM. Rasio Trombosit/Limfosit (RTL) adalah penanda inflamasi pengganti yang dapat mendeteksi disfungsi endotel dan peradangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kadar HbA1c dengan rasio trombosit/limfosit pada penderita DM. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis observasional analitik dan rancangan penelitian cross-sectional serta teknik purposive sampling. Populasi penelitian penderita DM yang diperoleh sebanyak 30 responden dengan kriteria tidak ulkus dan tidak sedang menjalani pengobatan infeksi. Hasil: Berdasarkan uji korelasi Kendall’s tau, didapatkan nilai p = 0,021. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara kadar HbA1c dan RTL pada pasien diabetes melitus (DM) di RSUD Gambiran Kota Kediri. Hal ini membuktikan bahwa peningkatan glikasi glukosa akan memicu inflamasi sistemik dan  RTL dapat berfungsi sebagai biomarker pada kasus ini.