cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 9 Documents clear
PELATIHAN BUKU KAS DIGITAL PADA UNIT USAHA PENGOLAHAN IKAN KERING DI DESA GALESONG KOTA Sitti Fakhriyyah; Sri Suro Adhawati; Arie Syahruni Cangara; Amiluddin Amiluddin; Mardiana E. Fachry; Kasri Kasri
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.876

Abstract

Pembukuan merupakan salah satu pencatatan keluar masuknya suatu kegiatan. Pembukuan modern sudah menggunakan aplikasi. salah satu pembukuan modern yaitu buku kas digital. Di Desa Galesong Kota usaha pengolahan ikan kering tidak pernah menggunakan pembukuan, sehingga mereka tidak mengetahui berapa keuntungan yang didapatkan dalam melakukan  pengolahan ikan kering. Tujuan pengabdian ini adalah melatih pengolahan ikan kering dalam menggunakan pembukuan digital. Metode pelaksanaan yaitu melakukan pelatihan dan pendampingan. Hasil pelatihan pengabdian ini ada 15 peserta pengolahan ikan kering sudah mahir menggunakan aplikasi buku kas digital. Abstract. Bookkeeping is one way of recording the entry and exit of an activity. Modern bookkeeping already uses applications. One of the modern bookkeeping is a digital cash book. In Galesong Village, the dry fish processing business never uses bookkeeping, so they do not know how much profit they get from processing dried fish. The purpose of this service is to train dried fish processing in using digital bookkeeping. The implementation method is conducting training and mentoring. The results of this service training were 15 participants of dried fish processing who were proficient in using the digital cash book application.
PELATIHAN APPLICATION LETTER WRITING SEBAGAI PEMBEKALAN DUNIA KERJA PADA REMAJA KARANG TARUNA DESA RAMBEANAK KECAMATAN MUNGKID KABUPATEN MAGELANG Mar’atus Sholikah; Hengky Pramusinto; Ismiyati Ismiyati; Nita Dwi Yulianti; Rizka Andriyati
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.897

Abstract

Menulis surat lamaran pekerjaan (application letter) sangat penting bagi remaja, karena bermanfaat dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Akan tetapi, masih banyak remaja mengalami kesulitan dalam menulis application letter. Dengan demikian, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui dan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat khususnya Karang Taruna Desa Rambeanak Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, dalam hal ini bagi mereka yang siap untuk memasuki dunia kerja. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah service learning melalui tiga tahapan yaitu persiapan, melayani, dan evaluasi. Hasil pelatihan ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang pembuatan application letter secara elektronik dan konvensional. Saran dari kegiatan ini adalah peserta diharapkan tetep mempertajam keterampilan application letter writing. Selain itu, peserta juga dapat sharing pengalaman terkait pelatihan ini kepada pihak lain.  Abstract. Writing an application letter is very important for teenagers because it helps them get a decent job. However, there are still many teenagers who have difficulty writing application letters. Thus, the purpose of this community service is to know and improve the understanding and skills of the community, especially Karang Taruna, Rambeanak Village, Mungkid District, Magelang Regency, in this case for those who are ready to enter the world of work. Implementing this activity is service-learning through three stages, namely preparation, serving, and evaluation. These training results are that participants gain knowledge and experience about making electronic and conventional application letters. Suggestions from this activity are that participants are expected to continue to hone their skills in writing job application letters to suit the needs of the world of work, and participants are expected to share their experience of writing job applications with others.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI BIJAK PENGGUNAAN SUPLEMEN DI ERA COVID-19 Iin Ernawati; Safira Yulita Fazadini
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.787

Abstract

COVID-19 saat ini telah menjadi penyebab masalah kesehatan di dunia. Salah satu upaya pencegahan melalui peningkatan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan. Pada saat awal pandemi COVID-19 terjadi kelangkaan suplemen, hal ini dikarenakan terjadinya Panic Buying, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan suplemen. Vitamin dan suplemen sebaiknya dikonsumsi di saat tubuh memang membutuhkan. Konsumsi vitamin dan suplemen yang tidak tepat dapat menyebabkan efek yang tidak diharapkan dan interaksi dengan obat lain yang mungkin dikonsumsi bersamaan. Peningkatan pengetahuan tentang suplemen ini pada pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan yang dilakukan secara daring/online agar tidak terjadi kerumunan serta penyebaran brosur kepada warga tentang bijak penggunaan suplemen. Penyuluhan ini dilakukan pada warga Kampung Gadukan, Kecamatan Krembangan, Surabaya.  Untuk melihat pemahaman masyarakat terhadap penggunaan suplemen dilakukan pemberian kuesioner sebelum dan setelah pemberian informasi. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa pemberian penyuluhan melalui daring pada 114 warga Kampung Gadukan dapat memberikan pengaruh secara signifikan secara statistic (p=0,005) terhadap peningkatan pengetahuan mengenai bijak penggunaan suplemen di Era Covid 19.  Abstract. COVID-19 has now become the cause of health problems in the world. One of the prevention efforts is to increase the community's immune system by consuming health supplements. At the beginning of the COVID-19 pandemic, there was a shortage of supplements, this was due to Panic Buying, so it was necessary to make efforts to increase knowledge about the use of supplements. Vitamins and supplements should be taken when the body really needs it. Inappropriate consumption of vitamins and supplements can cause unwanted effects and interactions with other drugs that may be taken at the same time. Increased knowledge about this supplement in community service is carried out through online counseling so that there are no crowds and distributing brochures to residents about the wise use of supplements. This counseling was carried out to residents of Kampung Gadukan, Krembangan District, Surabaya. To see the public's understanding of the use of supplements, questionnaires were administered before and after the provision of information. Based on these results, it is known that providing online counseling to 114 residents of Kampung Gadukan can have a statistically significant effect (p = 0.005) on increasing knowledge about wise use of supplements in the Covid 19 Era.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MARBLE DARI MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK SOUVENIR DI BANK SAMPAH LINTAS WINONGO, BUMIJO, KOTA YOGYAKARTA Utaminingsih Linarti; Amalia Yuli Astuti; Gita Indah Budiarti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.900

Abstract

Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) sudah dilakukan selama 2 tahun di bank sampah Lintas Winongo. Anggota Bank Sampah sudah memahami bahwa sampah minyak bekas pakai merupakan jenis sampah yang cukup berbahaya apabila dibuang di saluran air. Perlu adanya penambahan jenis produk baru sebagai tambahan pengetahuan dan ketrampilan anggota Bank Sampah Lintas Winongo. Program PPM ini memfokuskan pada penambahan produk lain dari minyak goreng bekas pakai yaitu produk sabun marble sebagai produk souvenir dan pendampingan pengelolaan perhitungan keuangan. Metode yang digunakan yaitu (1) Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan sabun marble sebagai produk souvenir dan (2) Sosialisasi dan pendampingan penetapan harga pokok produksi ideal. Pelaksanaan PPM dilakukan secara luring dan daring pada bulan Agustus 2021 dan September 2021. Terdapat peningkatan pengetahuan dari 8% menjadi 92% dan peningkatan ketrampilan dari 8% menjadi 100% dengan adanya program PPM ini. Selain itu juga adanya kemanfaatan program PPM yang telah dilakukan.  Abstract. The Community Service Program (PPM) has been carried out for 2 years at the Lintas Winongo waste bank. The members of the Waste Bank already understand that used oil waste is a type of waste that is quite dangerous if it is disposed of in waterways. It is necessary to add new types of products as additional knowledge and skills of members of the Lintas Winongo Waste Bank. This PPM program focuses on adding other products from used cooking oil, namely marble soap products as souvenir products and assistance in managing financial calculations. The methods used are (1) Socialization, training and assistance in making marble soap as a souvenir product and (2) Socialization and assistance in determining the ideal cost of production. The PPM implementation is carried out offline and online in August 2021 and September 2021. There is an increase in knowledge from 8% to 92% and an increase in skills from 8% to 100% with this PPM program. In addition, there is also the benefit of the PPM program that has been carried out.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLAAN KEUANGAN MENURUT EKONOMI ISLAM PADA MASYARAKAT PAYA GELI Yurmaini Yurmaini; Erliyanti Erliyanti; Dewi Sundari; Dini Vientiany; Siti Ummi Arfah Nasution
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.838

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Ibu-ibu Sarikat Tolong Menolong Nurul Hidayah Dusun I Paya Geli Sunggal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan keluarga secara syar’i. Manfaat dari kegiatan ini bagi mitra pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang cara mengatur keuangan keluarga, dan membuat perencanaan keuangan. Target dan luaran yang ingin dicapai melalui solusi pemecahan masalah: cara mengelola keuangan keluarga, dan membuat perencanaan keuangan. Hasil program pengabdian masyarakat adalah 1) Ibu-ibu diberi penjelasan cara mengelola keuangan keluarga; 2) ibu-ibu diberi pelatihan cara membuat perencanaan keuangan secara syar’i.  Abstract. This community service was carried out at the recitation of the Society Please Help  Council of Dusun I Paya Geli Sunggal. The purpose of this community service activity is to provide training on syar'i family financial management. The benefit of this activity for service partners is to provide knowledge about how to manage family finances, and make financial planning. Targets and outcomes to be achieved through problem solving solutions: how to manage family finances, and make financial planning. The results of the community service program are 1) Mothers are given an explanation on how to manage family finances; 2) Mothers and sisters are given training on how to make syar'i financial planning.
PELATIHAN MICROSOFT OFFICE BAGI APARATUR DESA UTEUN KOT KOTA LHOKSEUMAWE Asrianda Asrianda; Muhammad Muhammad; Ar Razi; Hafizh Al Kautsar Aidilof
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.910

Abstract

Setiap aparatur desa mempunyai tugas dan wewenang yang telah diberikan kepada mereka. dalam hal ini kepala desa mengeluh bahwa banyak aparatur desa yang kurang berkompeten dalam hal penguasaan media teknologi informasi dalam hal mendukung kinerja untuk melayani masyarakat khusus nya Microsoft Office. sebagaimana diketahui Microsoft Office memiliki banyak fitur dalam hal menangani urusan kantoran. oleh karena itu dilakukanlah kegiatan pengabdian berupa patihan Microsoft Office bagi aparatur desa Uteun Kot. selama pemateri memberikan pelatihan, terlihat peserta sangat antusias dan mengikuti oelatihan dengan baik. kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari aparatur desa dan kepala desa. ini terlihat dari jumlah peserta yang hadir cukup banyak.  Abstract. Each village apparatus has the duties and authorities that have been given to them. in this case the village head complained that many village officials were less competent in terms of mastering information technology media in terms of supporting performance to serve the community, especially Microsoft Office. As is well known, Microsoft Office has many features when it comes to handling office matters. Therefore, a service activity in the form of a Microsoft Office patihan was carried out for the Uteun Kot village apparatus. during the presenter gave the training, the participants seemed very enthusiastic and followed the training well. This service activity received a positive response from village officials and village heads. This can be seen from the number of participants who attended quite a lot.
PELATIHAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PELAKU UMKM DI KECAMATAN KOTA BARU KABUPATEN ENDE Lambertus Langga; Hyronimus Se
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.841

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pendidikan manajemen kewirausahaan dalam meningkatkan perekonomian dan bagaimana mengelola unit-unit usaha yang baik yang didukung oleh tranparansi, keterbukaan dan profesionalisme, baik personil maupun seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan sosialisasi dengan pemaparan materi dan diskusi oleh dosen Universitas Flores dan Dinas Koperasi. Pemerintah kecamatan mendukung kegiatan dan memberi kesempatan dari pihak perguruan tinggi untuk mendampingi pelaku wirausaha terkait tentang strategi unit usaha yang dikelolah. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari pelaku usaha yang berada di Kecamatan Kota Baru. Pelaku usaha di Kecamatan Kota Baru sudah menjalankan usaha bisnisnya antara lain usaha simpan pinjam, perkiosan, rumah makan dan pembayaran listrik serta pengelolaan ikan asap namun tidak berjalan maksimal. Unit usaha yang sudah dibentuk diharapkan dapat meningkatkan perekonomian kelurga maka diperlukan pendampingan dari perguruan tinggi, pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat.  Abstract. Community service activities are carried out with the aim of providing an understanding of entrepreneurial management education in improving the economy and how to manage good business units supported by transparency, openness and professionalism, both personnel and all levels of society. Socialization activities with material presentations and discussions by lecturers at the University of Flores and the Department of Cooperatives. The sub-district government supports activities and provides opportunities for universities to assist entrepreneurs regarding the strategies of the business units they manage. This activity was attended by 15 participants consisting of business actors in Kota Baru District. Business actors in Kota Baru Sub-district have been running their business businesses, including savings and loan businesses, kiosks, restaurants and electricity payments as well as smoked fish management but are not running optimally. The business units that have been formed are expected to improve the family's economy, so assistance from universities, local governments and non-governmental organizations is needed.
PENGOLAHAN TEPUNG BERAS KETAN MENJADI DODOL MENAMBAHAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA TOKKE KECEMATAN MALANGKE LUWU UTARA Indra Kusdarianto; Haedar Haedar
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.1012

Abstract

Tujuan dari pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Salah satunya adalah melaksanakan pengabdian masyarakat  yaitu  dengan memperkenalkan dodol tepung beras ketan putih khas Desa Tokke yang menggunakan daun nipah kepada masyarakat dan juga upaya untuk meningkatkan perekonomian di masa pandemi covid-19. Dodol merupakan produk olahan makanan yang terbuat dari tepung beras ketan, gula, kelapa, dan santan kelapa. Dodol merupakan makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar seperti santan, tepung beras ketan dan gula. Dodol adalah salah satu jenis olahan hasil pertanian yang bersifat semi basah, berwarna putih hingga coklat yang terbuat dari campuran tepung ketan, gula, dan santan Kemudian metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo selama 3 minggu di Desa Tokke Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa memberikan konstribusi bagi masayarakat dalam meningkatkan perekonomian di masa pandemic covid 19, khususnya di Desa Tokke dan Kabupaten Luwu Utara secara umum.  Abstract. The purpose of this communicaty service activity is to carry out the tridharma of higher education. One of them iscarrying out communicaty service, namely by introducing white gluitinous rice flour lunkhead typical of Tokke Village using nipah leaves to the community and also efforts to improve the economy during the covid-19 pandemic. Dodol is a processed food product made from glutinous rice, flour, sugar, coconut, and coconut milk. Dodol is a snack made from basic ingredients such as coconut milk, glutinous rice flour and sugar. Dodol is a semi-wet, white to brown processed agricultural product made from a mixture of glutinous rice flour, sugar, and coconut milk. Then the method of implementing this activity is to conduct training and mentoring by involving the community and KKN-T students, Muhammadiyah University of Palopo for weeks in Tokke Village, Malangke District, North Luwu Regency. This community service activity is expected to be able to contribute to the community in improving the economy during the Covid-19 pandemic, especially in Tokke Village and North Luwu Regency in general.
PELATIHAN PEMBUATAN TUNGKU ROKET (ROCKET STOVE) SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK PADA USAHA BATU BATA MERAH DI BENTIRING KOTA BENGKULU Chandra Kurniawan; Liza Lidyawati; Irkhos Irkhos
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.871

Abstract

Usaha batu bata di Kelurahan Bentiring memiliki permasalahan yaitu turunnya penjualan. Hal ini berakibat pada tidak berkembangnya usaha mereka dan terjadi penutupan usaha yang selama ini mereka jalankan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan diversifikasi produk usaha batu bata di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu  berupa tungku roket (Rocket Stove) yang terbuat dari tanah liat serta ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan kepada mitra yang berjumlah empat orang. Dari kegiatan pengabdian ini telah dihasilkan tungku roket yang siap untuk dijual kepada masyarakat dengan harga jual 1 tungku Rp. 50.000. Ditargetkan usaha ini dapat menambah pendapatan mitra sebesar 20% tiap bulan.  Abstract. The brick business in Bentiring Village has a problem, namely the decline in sales. This resulted in their business not developing and closing the business they had been running. This service activity aims to produce a diversification of brick business products in Bentiring Village, Bengkulu City in the form of a Rocket Stove made of clay and environmentally friendly. The method used in this activity is training and mentoring to four partners. From this service activity, a rocket stove has been produced which is ready to be sold to the public with a selling price of 1 stove of Rp. 50.000. This business is targeted to increase partners' income by 20% per month.

Page 1 of 1 | Total Record : 9