cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
Pelatihan dan Pengembangan Menulis Karya Tulis Ilmiah Guna Meningkatkan Kreativitas Siswa Tingkat SMP/MTs/Sederajat DI MTs Muhammadiyah 1 Malang Nazaruddin Malik; Mudrifah Mudrifah; Rizky Angga Pramuja; Ilyas Masudin
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.683

Abstract

ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas guru untuk menulis karya ilmiah, meningkatkan kualifikasi guru, dan meningkatkan referensi kemampuan penelitian dalam berbagai sumber. Implementasi PKM telah mempresentasikan penyajian informasi dalam penyediaan utama kegiatan pelatihan, memberikan undangan kepada guru yang akan menjadi peserta pelatihan, melatih, dan melaporkan hasil kegiatan. Materi yang disajikan pada saat pelatihan, yaitu: 1) darurat dalam penyusunan dokumen ilmiah untuk peningkatan karier dan pengetahuan pendidik; 2) strategi untuk menulis prosedur dan jurnal ilmiah; 3) sosialisasi kegiatan pelatihan dan pengembangan menulis karya tulis ilmiah tingkat siswa SMP/MTs/Sederajat; dan 4) pelaksanaan pelatihan dan pengembangan menulis karya tulis ilmiah tingkat siswa SMP/MTs/Sederajat. Peserta pelatihan juga akan memiliki saran penulisan ilmiah tentang kegiatan dan praktik menulis dokumen ilmiah. Peserta  pelatihan guru di MTs Muhammadiyah 1 Malang. Hasil pelatihan yang diperoleh: 1) meningkatkan pengetahuan dasar tentang cara penggalian ide dalam menulis karya tulis ilmiah; 2) meningkatkan pengetahuan dasar tentang cara membuat sitasi menggunakan aplikasi Mendeley; 3) meningkatkan pengetahuan dasar tentang metodologi penulisan ilmiah yang baik dan benar; sarta 4) peserta mengetahui jenis jurnal ilmiah di Universitas Muhammadiyah Malang, yang dapat digunakan untuk mempublikasikan karya tulis ilmiah mereka.ABSTRACTThe Community Service Program is implemented to increase teacher’s creativity to write scientific papers, improve teacher qualifications by writing scientific papers and increase references to research abilities in various sources. The implementation of the program has presented the presentation of information in the main provision of training activities, giving invitations to teachers who will be a training participant, training, and report the results of activities. The materials presented during the training are as follows: 1) emergencies in the preparation of scientific documents to enhance educators' careers and knowledge, 2) strategies for writing procedures and scientific journals, 3) Socialization of Training Activities and Development of Scientific Writing for Junior High School Students / Equivalent, and 4) Implementation of Junior High School / MTs /Equivalent Writing Training and Development of Scientific Writing. The training participants also have scientific writing suggestions about how to and practice writing scientific documents. Teacher training participants at MTs 1 Muhammadiyah Malang.. After the training, the results obtained are 1) Increase basic knowledge about how to extract ideas in writing scientific papers 2) Increase basic knowledge about how to make citations using the Mendeley application 3) Increase basic knowledge of good and correct scientific writing methodologies, and finally 4) Participants know the types of scientific journals at the University of Muhammadiyah Malang, which can be used to publish their scientific papers.
Pelatihan Peningkatan Produktivitas UKM Kerupuk Lontongan Di Dusun Bates Desa Banangkah, Kec. Burneh, Kabupaten Bangkalan Abdul Halik; Muizzu Nurhadi; Daniel Filbert
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.627

Abstract

ABSTRAKPeningkatan ekonomi melalui pengembangan UKM adalah salah satu cara dan bagian dari pembangunan ekonomi nasional. Selain itu, pengembangan usaha juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terlihat melalui penyerapan tenaga kerja yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Untuk tetap bisa bertahan dalam dunia industri UKM juga membutuhkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan dan menginovasi produk mereka. Di dusun Bates kabupaten Bangkalan adalah salah satu desa yang memiliki UKM kerupuk Lontongan. Di desa tersebut beberapa UKM kerupuk lontongan masih menggunakan alat tradisional dalam pengolahan dan kurangnya kemampuan SDM. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran pada UKM kerupuk Lontongan di desa Banangkah, Burneh, Bangkalan. Aktivitas yang dilakukan antara lain: (1) pengadaan TTG; (2) pelatihan penggunaan TTG; (3) pendampingan pembuatan desain logo; dan (4) peningkatan kemampuan dalam pemanfaatan TTG. Hasil yang didapatkan yaitu (1) peningkatan produksi sekitar 50%-100%, percepatan proses produksi, dan peningkatan kualitas produk pada kedua UKM; (2) peningkatan keahlian UKM; dan (3) Rebranding produk. Singkatnya, pengembangan UKM melalui peningkatan teknologi dan SDM merupakan hal penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk usaha. ABSTRACTEconomic improvement through the development of SMEs is a part of national economic development. In addition, business development is also able to improve community welfare. This can be seen through the labor absorption which is increasing from year to year. To be able to survive in the world industry, SMEs also need the right technology to improve and innovate their products. With market demands that are always changing, it cannot be denied that the need for the right tools is an important tool in a business. In Bates, Bangkalan is one of the villages that has lontongan cracker industries. In that village, some lontongan cracker industries still use traditional tools in the processing and and lacks of human resources. The aims that the researcher target are to increase the production and marketing capacity of lontongan cracker industries in Banangkah village, Burneh, Bangkalan. The activities used were (1) making appropriate technologies, (2) training in using appropriate technologies, (3) assisting in making logo designs, (4) increasing the ability to use technologies. The results obtained are (1) increased production production increase of about 50%-100%, acceleration of the production process, and improvement of product quality in both SMEs. (2) increased expertise of SMEs, (3) product rebranding. In short, the development of SMEs through improving technology and human resources is important to improve the quality and quantity of business products.   
Pendampingan Manajemen Usaha Lemang Makanan Khas Kota Tebing Tinggi Kustoro Budiarta; Ahmad Hidayat; Alvi Nura; Ajeng Inggit Anugrah; Sienny Sienny
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.693

Abstract

ABSTRAKJumlah pengusaha lemang makanan khas Tebing Tinggi semakin berkurang bahkan dari pengusaha lemang yang masih berproduksi, valome penjualannya semakin menurun. Faktor utama yang menjadi penyebab kondisi tersebut adalah rendahnya kemampuan manajemen usaha, tidak adanya sentuhan teknologi, pemajangan produk yang tidak menarik, kumuh, dan berdebu, kurang higienis, tidak ada label dan kemasan sehingga berdampak menurunnya minat beli masyarakat. Masalah lain yang dihadapi mitra adalah lemang hasil produksi yang tidak tahan lama, juga rendahnya kemampuan mitra dalam membuat selai sebagai produk pelengkap dari lemang. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian meliputi pendampingan dalam bentuk perubahan mindset tentang manajemen usaha, pelatihan, dan praktik produksi lemang dan selai, serta rancang bangun alat juga pengembangan desain/merek dan kemasan. Pada setiap tahapan kegiatan dilakukan evaluasi baik evaluasi proses maupun evaluasi hasil sehingga luaran kegiatan dapat terukur. Hasil dari kegiatan ini: 1) adanya perubahan mindset tentang manajemen usaha; 2) adanya peningakatan keahlian dan ketrampilan dalam memproduksi lemang dan memproduksi selai; 3) adanya alat berupa gerobak etalase; dan 4) adanya desain label/merek dan kemasan produk. ABSTRACTThe number of lemang entrepreneurs for Tebing Tinggi traditional food was decreasing, even from those who were still producing lemang, their sales volume was decreasing. The main factor that causes this condition was the low ability of business management. technology had not been utilized, display of unattractive products, dirty and dusty, lack of hygiene, no labels and packaging so that it had decreased public interest in buying. Another problem faced by partners was not durable, as well as the low ability of partners to make jam as a complementary product from lemang. The activity methods used in the service activities include mentoring in the form of changes in business management, training and practice of lemang and jam production, design of tools as well as design/brand and packaging development. At each stage of the activity, evaluation was carried out, both process evaluation and evaluation of results so that the output of the activity can be measured. The results of this activity were: 1) a change in mindset regarding business management, 2) an increase in expertise and skills in producing lemang and producing jam, 3) the existence of a tool in the form of a storefront cart and 4) the existence of a label / brand design and product packaging.
Penguatan Usaha UKM Bengkel Las Maestro Melalui Implementasi Tata Kelola Manajerial Berbasis Poac Di Kelurahan Merjosari Kota Malang Adya Hermawati; Choirul Anam; Survival Survival
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.635

Abstract

ABSTRAKSebagai mitra, dalam PROPENMAS ini adalah Bengkel Las Maestro milik M Basori yang berlokasi di Joyo Asri, RW 08 Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Mengutamakan pemberdayaan tenaga kerja masyarakat setempat, Namun, teridentifikasi, perkembangan usahanya lambat dan kurang maksimal, perolehan profit belum maksimal dan belum sesuai target yang diharapan. Sistem pembinaan yang dilakukan untuk tenaga kerja selama ini masih dalam bentuk yang sederhana dari pemilik usaha. Sehingga, selama ini usaha Mitra dilakukan atas dasar pengetahuan dan keterampilan mandiri. Permasalahan berfokus pada aspek manajerial dan keuangan. Hal ini menjadikan UKM Bengkel Las Maestro sulit berkembang. Lemahnya aspek tatakelola administrasi dan keuangan, menjadikan pengelolaan aspek manajemen keuangan belum memenuhi standar keuangan usaha yang sehat. Hanya mencantumkan pesanan dan harga total dari pesanan, belum dilakukan pencatatan transaksi secara sistematis berstandar siklus akuntansi. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah peningkatan pengetahuan UKM Bengkel Las Maestro di bidang manajemen organisasi dan manajemen keuangan dalam pengelolaan UKM, sehingga akan lebih meningkatkan produktivitas usahanya. Program ini dilakukan melalui pelatihan manajerial organisasi dan manajemen keuangan berstandar siklus akuntansi UKM dengan basis planning organizing actuating controling (POAC). ABSTRACTAs a partner, in this PROPENMAS is M Basori's Las Maestro Workshop which is located in Joyo Asri, RW 08 Merjosari Urban Village, Malang City. Prioritizing the empowerment of the community workforce, however, it has been identified, the development of the business is slow and not maximal, the profit is not maximized and is not yet according to the expected target So far, the guidance system implemented for the workforce is still in the simple form of the business owner. So that all this time Partner's efforts have been carried out on the basis of independent knowledge and skills. The problem focuses on managerial and financial aspects. This makes it difficult for the Las Maestro Workshop UKM to develop. Weak aspects of administrative and financial governance, management of financial management aspects have not met sound business finance standards. Only the order orders and the total price of the orders have not been recorded in a systematic manner with the accounting cycle standard. The solution offered to partners is to increase the knowledge of SME Workshop Las Maestro in the field of organizational management and financial management in SME management, so that it will increase business productivity. This program is carried out through training in organizational managerial and financial management standardized on the accounting cycle for SMEs on the basis of planning organizing actuating control (POAC). 
Pembelajaran Bahasa Inggris Dengan Bantuan Media Video Pendek Youtube Anita Wijayanti; Yohanes Bambang Gunawan
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.637

Abstract

ABSTRAKPara pakar pendidikan sudah sejak tahun 1930an telah menggunakan media video untuk mengajar bahasa. Keberadaan YouTube, sebuah situs berbagi video, merevolusi cara orang menonton video. Orang hanya perlu sambungan internet yang baik untuk dapat menonton video yang ada di YouTube. Peneliti percaya bahwa kemudahan yang ditawarkan YouTube ini dapat membantu pembelajaran kosakata Bahasa Inggris siswa kelas lima SD Bakalan Bantul, Yogyakarta. Peneliti memutuskan untuk bekerjasama dengan guru Bahasa Inggris para siswa dan mengadakan penelitian untuk melihat apakah para siswa mampu menunjukkan performa yang lebih baik bila mereka belajar menggunakan media video YouTube. Video YouTube yang digunakan merupakan video buatan salah seorang peneliti berdasarkan tema yang akan dipelajari siswa. Penelitian diadakan dalam empat sesi. Di setiap sesi, para siswa akan mendapat tautan ke video YouTube sesuai tema yang akan dipelajari di sesi itu. Para siswa dapat berkomunikasi dengan peneliti melalui grup Whatsapp khusus bila para siswa ingin bertanya. Sebuah tautan ke sebuah dokumen Google Form juga akan dibagikan untuk mengevaluasi pemahaman kosakata siswa. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memperoleh nilai baik, sehingga terbukti bahwa belajar kosakata menggunakan video pendek YouTube bermanfaat bagi siswa selama instruksinya disiapkan dengan baik. ABSTRACTVideo has long been used by educational experts to teach language since 1930s. The emergence of YouTube has revolutionized the way of watching videos. People need only decent internet connection to watch a video hosted on YouTube. The two researchers believed that such easiness could facilitate English vocabulary learning for students of the fifth grade of SD Bakalan Bantul, Yogyakarta. Collaborating with the students’ English teachers, the researchers conducted a research to see whether the students would perform better if they were exposed to YouTube media. The videos were created by one of the researchers based on the themes the students were going to learn and uploaded to YouTube. The research was performed in four sessions. The students were given a link to a short YouTube video every session based on the theme discussed during the session. Students could contact the researchers via a certain Whatsapp group if they had questions. A link to a Google Forms document would be distributed to evaluate the students’ vocabulary mastery. The evaluation showed that most students scored well, proving that learning vocabulary using short YouTube videos was beneficial as long as instructions were well-prepared.
Pelaksanaan Try Out Mata Pelajaran Matematika dalam Menghadapi USBN Di SD Negeri Kedung Dawa 2 Cirebon Herri Sulaiman; Tonah Tonah; Trusti Hapsari; Fuad Nasir
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.639

Abstract

ABSTRAKUjian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) merupakan evaluasi skala nasional yang diselenggarakan pemerintah sebagai alat ukur untuk mengetahui keberhasilan seluruh elemen dalam proses pendidikan. Namun, ujian ini seringkali menjadi sebuah hal yang menakutkan bagi siswa dikarenakan mereka menganggap USBN sebagai pengganti UN menjadi satu-satunya alat ukur dalam keberhasilan siswa. Siswa pun seringkali merasa cemas dan khawatir dalam menghadapi ujian sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan persiapan siswa dalam menghadapi USBN melalui berbagai kegiatan dalam pelaksanaan pengerjaan dan pembahasaan soal-soal latihan (tryout). Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi. Dari hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa siswa memiliki tingkat kesiapan yang lebih baik setelah beberapakali mengerjakan soal latihan. Hal ini menunjukkan bahwa jika siswa sering berlatih mengerjakan soal latihan, maka siswa akan memiliki tingkat kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ujian nasional. ABSTRACTThe national standard school examination (USBN) is a national scale evaluation held by the government as a measuring tool to determine the success of all elements in the educational process. However, this exam is often a frightening thing for students because they consider USBN as a substitute for the UN to be the only measuring tool in student success. Students also often feel anxious and worried in facing school exams. The purpose of this activity is to optimize student preparation in facing USBN through various activities in the implementation and discussion of practice questions (tryouts). The method used includes socialization, implementation and evaluation. From the results obtained, it can be seen that students have a better level of readiness after working on the practice questions several times. This shows that if students often practice doing practice questions, then students will have a better level of readiness in facing the national exam.
Pembuatan Video Pembelajaran Sejarah untuk Mendukung E-Learning Di Masa Pandemi Bagi MGMP Sejarah Provinsi Lampung Muhammad Basri; Suparman Arif; Nur Indah Lestari; Rinaldo Adi Pratama
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i1.594

Abstract

ABSTRAKPelatihan pembuatan video pembelajaran bagi MGMP Sejarah di Provinsi Lampung ini dilakukan melalui dua tahap yaitu kegiatan pelatihan dan tindak lanjut berupa kewajiban peserta pelatihan untuk membuat video pembelajaran sesuai topik yang telah ditentukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru sejarah agar mampu merancang media pembelajaran berbasis video pembelajaran yang dapat mendukung e-larning. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari dua yaitu penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan berupa penyampaian materi yang bersifat teoretis tentang pengembangan bahan ajar berbasis video. Sedangkan, pelatihan bertujuan untuk menanamkan keterampilan praktis kepada guru untuk merancang video pembelajaran. Kegiatan pelatihan pembuatan video pembelajaran berjalan dengan baik hal ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta selama mengikuti pelatihan. Keberhasilan kegiatan pelatihan ini juga ditunjukkan dengan adanya peningkatan skor posttest peserta yang lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pretest. Di masa yang akan datang pelatihan pembuatan video pembelajaran ini perlu dilakukan pada semua jenjang pendidikan mengingat pentingnya penggunaan media audio visual pada proses pembelajaran.ABSTRACTThe training to create learning videos for the Teacher Association of History Subject in Lampung Province was carried out in two stages, namely training activities and follow-up activities in the form of training participants' obligations to make learning videos according to predetermined topics. This activity aims to provide training to history teachers to be able to design instructional video-based learning media that can support e-learning. The method used in this training consists of two, namely counseling and training. Counseling is in the form of delivering theoretical material on the development of video-based teaching materials, while the training aims to instill practical skills in teachers to design learning videos. The training activities for making learning videos went well, this could be seen from the high enthusiasm of the participants during the training. The success of this training activity was also shown by the increase in the participants' post-test scores which were higher than the pre-test results. In the future, this learning video-making training needs to be carried out at all levels of education given the importance of using audio-visual media in the learning process. 
SOSIALISASI DAN PELATIHAN BERWISATA DI MASA NEW NORMAL BAGI ORANG MUDA KATOLIK (OMK) DESA LANGGUR, KABUPATEN MALUKU TENGGARA Melissa Justine Renjaan; Hendro Hitijahubessy
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i2.819

Abstract

Kenormalan baru di masa pandemi Covid-19, memberikan ruang gerak bagi industri pariwisata. Beberapa destinasi di  Kabuaten Maluku Tenggara mulai dibuka namun dengan penerapan protokol kesehatan yang tinggi, sehingga dapat  memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Namun sebagian besar masyarakat belum antusias untuk berkunjung ke tempat wisata. Serta kelangkaan astiseptik dipasar menyebabkan keengganan masyarakat untuk melakukan aktivitas di luar rumah bahkan berwisata.  Sasaran pengabdian ini adalah kaum muda. Kaum muda yang tergabung dalam organisasi keagamaan OMK stasi Langgur yang mana mereka belum memiliki pengetahuan tentang alternatif berwisata yang aman dan nyaman. Kaum muda memiliki potensi yang besar dalam menggerakan pariwisata dimasa new normal guna meningkatkan ekonomi lokal. Sehingga melalui kegiatan ini dapat membekali pengetahuan dan ketrampilan OMK stasi langgur untuk dapat berwisata dimasa new normal dengan aman dan nyaman. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah interaktif dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini Kaum Muda (OMK) Stasi Langgur telah memiliki pengetahuaan yang baik tentang. ekowisata yang  mana mampu menjawab tantangan berwisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan dengan tetap memperhatikan Clean, Healthy, Safety and Environment sustainability (CHSE). Serta memiliki ketrampilan membuat antiseptik secara mandiri.  Abstract. The new normal during the COVID-19 pandemic provides space for the tourism industry. Several destinations in Southeast Maluku Regency have begun to open but with high health protocols. Providing a sense of security and comfort for tourists is carried out by implementing health protocols. However, most people are not enthusiastic about visiting tourist attractions. Then the scarcity of antiseptics in the market causes people to do fewer activities outside the home and even travel. The target of this service is young people. Young people who are members of the religious organization "OMK Stasi Langgur", in which they do not yet have knowledge about safe and comfortable travel alternatives. Young people have great potential in driving tourism in the new normal to improve the local economy. Through this activity, we can equip the knowledge and skills of OMK "Stasi" Langgur to be able to travel in the new normal safely and comfortably. The method used in this service activity is an interactive discussion and training method. The results of this community service activity are Young People (OMK) of Stasi Langgur already have good knowledge about. ecotourism which can answer the challenges of traveling safely and comfortably for tourists while still paying attention to Clean, Healthy, Safety and Environment sustainability (CHSE). And have the skills to make hand  sanitizer independently.
BIMTEK SISTEM AKUNTANSI PENGELOLAAN DANA DESA Tenriwaru Tenriwaru; Andi Nurwanah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i2.633

Abstract

Desa perlu membuat Pedoman Sistem Akuntansi Desa, agar sukses akuntansi dan ber laporan keuangan lebih terjamin. Dengan telah disahkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengurus tata pemerintahannya sendiri, termasuk pengelolaan keuangannya, serta melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa. Begitu besar peran yang diterima oleh desa, tentunya disertai dengan tanggung jawab yang besar pula. Oleh karena itu pemerintah desa harus bisa menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas mengingat dalam pengelolaan keuangan desa tersebut, pemerintah desa dituntut membuat beberapa laporan. Pengabddian kali ini kami lakukan di desa Belabori Kecamatan Parangloe. Di Desa kegiatan Badan Usaha Miik Desa mereka berjalan lancar.  Hanya saja disayangkan bahwa kegiatan administrasi keuangan bumdes ini masih diselenggarakan secara manual dan belum dikelola secara baik sesuai pedoman akuntansi pengelolaan dana desa. Olehnya itu kami sebagai tim pengabdi dari bidang kajian akuntansi berharap dengan bimbingan teknis sistem akunatnsi pengelolaan dana desa yang akan kami bawakan nanti akan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus bumdes Sejahtera Belabori membuat laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi.  Abstract. With the enactment of Law Number 6 of 2014 concerning Villages, villages are given an excellent opportunity to manage their governance, including financial management, and carry out development to improve rural communities' welfare and quality of life. The village accepts such a significant role, of course, accompanied by great responsibility. Therefore, the village government must be able to apply the principles of transparency and accountability, considering that in managing village finances, the village government must make several reports. Villages need to make Village Accounting System Guidelines guarantee accounting success and financial reporting. This time, we are doing our service in Belabori village, Parangloe sub-district. In the Village, their Village Owned Enterprises activities run smoothly. It's just unfortunate that this Bumdes financial administration activity is still carried out manually and has not been appropriately managed according to the village fund management accounting guidelines. Therefore, with the technical guidance of the village fund management accounting system that we will present later, we will be able to improve the understanding and skills of the Sejahtera Belabori Bumdes management in making financial reports that comply with accounting standards.
MENDUKUNG PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENGELOLA KEUANGAN DI WIJAYA KUSUMA, SAMARINDA Siti Amalia
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v5i2.847

Abstract

Budaya dan tatanan sosial di lingkungan sekitar, membawa perubahan tentang bagaimana perspektif individual mengambil tindakan. Seperti aspek keuangan, problematika orang-orang adalah terpengaruh untuk mengikuti trend terkini atau mengikuti arus gaya hidup yang tiada habisnya. Melalui PkM ini, pelaksana kegiatan berusaha untuk menyelami dan mengadakan diskusi dengan IRT di sekitar Wijaya Kusuma (Kota Samarinda) di September 2021 silam, terkait pemahaman mereka tentang keuangan. Dibutuhkan sasaran khusus kepada mereka untuk meninjau pengalaman tentang pengelolaan keuangan rumah tangga yang kian boros dengan pendapatan yang konstan atau bahkan cenderung menurun. Dengan metode sharing and dicussions (S&D), diperoleh pemecahan masalah baru yang konkrit, dimana ada penyamaan persepsi untuk menyusun strategi khusus. Dari 27 IRT, yang memiliki peran ganda selain mengurus keluarga, akhirnya bisa memahami tentang kebutuhan rumah tangga mana yang prioritas dan tidak, sehingga pendapatan per bulan bisa disisihkan untuk tabungan maupun investasi. Kontribusi melalui PkM ini diharapkan menjadi terobosan sederhana, tetapi bermakna bagi IRT.  Abstract. Culture and social order in the surrounding environment, bring about changes in how individual perspectives take action. Like the financial aspect, the problem of people is being influenced to follow the latest trends or to follow the endless stream of lifestyles. Through this PkM, the activity implementers tried to explore and hold discussions with housewives around Wijaya Kusuma (Samarinda City) in September 2021, regarding their understanding of finance. It takes a specific target for them to review the experience of managing household finances that are increasingly wasteful with income that is constant or even decreases. With the sharing and discussions (S&D) method, new, concrete problem solving is got, where there is a common perception to develop specific strategies. Of the 27 housewives, who have multiple roles besides taking care of the family, finally they can understand which household needs are priority and which are not, so that monthly income can be set aside for savings and investment. We expect this contribution through PkM to be a simple but meaningful breakthrough for housewives.

Page 6 of 18 | Total Record : 171