cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLAAN KEUANGAN MENURUT EKONOMI ISLAM PADA MASYARAKAT PAYA GELI Yurmaini Yurmaini; Erliyanti Erliyanti; Dewi Sundari; Dini Vientiany; Siti Ummi Arfah Nasution
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.838

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Ibu-ibu Sarikat Tolong Menolong Nurul Hidayah Dusun I Paya Geli Sunggal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan keluarga secara syar’i. Manfaat dari kegiatan ini bagi mitra pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang cara mengatur keuangan keluarga, dan membuat perencanaan keuangan. Target dan luaran yang ingin dicapai melalui solusi pemecahan masalah: cara mengelola keuangan keluarga, dan membuat perencanaan keuangan. Hasil program pengabdian masyarakat adalah 1) Ibu-ibu diberi penjelasan cara mengelola keuangan keluarga; 2) ibu-ibu diberi pelatihan cara membuat perencanaan keuangan secara syar’i.  Abstract. This community service was carried out at the recitation of the Society Please Help  Council of Dusun I Paya Geli Sunggal. The purpose of this community service activity is to provide training on syar'i family financial management. The benefit of this activity for service partners is to provide knowledge about how to manage family finances, and make financial planning. Targets and outcomes to be achieved through problem solving solutions: how to manage family finances, and make financial planning. The results of the community service program are 1) Mothers are given an explanation on how to manage family finances; 2) Mothers and sisters are given training on how to make syar'i financial planning.
PELATIHAN MICROSOFT OFFICE BAGI APARATUR DESA UTEUN KOT KOTA LHOKSEUMAWE Asrianda Asrianda; Muhammad Muhammad; Ar Razi; Hafizh Al Kautsar Aidilof
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.910

Abstract

Setiap aparatur desa mempunyai tugas dan wewenang yang telah diberikan kepada mereka. dalam hal ini kepala desa mengeluh bahwa banyak aparatur desa yang kurang berkompeten dalam hal penguasaan media teknologi informasi dalam hal mendukung kinerja untuk melayani masyarakat khusus nya Microsoft Office. sebagaimana diketahui Microsoft Office memiliki banyak fitur dalam hal menangani urusan kantoran. oleh karena itu dilakukanlah kegiatan pengabdian berupa patihan Microsoft Office bagi aparatur desa Uteun Kot. selama pemateri memberikan pelatihan, terlihat peserta sangat antusias dan mengikuti oelatihan dengan baik. kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif dari aparatur desa dan kepala desa. ini terlihat dari jumlah peserta yang hadir cukup banyak.  Abstract. Each village apparatus has the duties and authorities that have been given to them. in this case the village head complained that many village officials were less competent in terms of mastering information technology media in terms of supporting performance to serve the community, especially Microsoft Office. As is well known, Microsoft Office has many features when it comes to handling office matters. Therefore, a service activity in the form of a Microsoft Office patihan was carried out for the Uteun Kot village apparatus. during the presenter gave the training, the participants seemed very enthusiastic and followed the training well. This service activity received a positive response from village officials and village heads. This can be seen from the number of participants who attended quite a lot.
PELATIHAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PELAKU UMKM DI KECAMATAN KOTA BARU KABUPATEN ENDE Lambertus Langga; Hyronimus Se
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.841

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pendidikan manajemen kewirausahaan dalam meningkatkan perekonomian dan bagaimana mengelola unit-unit usaha yang baik yang didukung oleh tranparansi, keterbukaan dan profesionalisme, baik personil maupun seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan sosialisasi dengan pemaparan materi dan diskusi oleh dosen Universitas Flores dan Dinas Koperasi. Pemerintah kecamatan mendukung kegiatan dan memberi kesempatan dari pihak perguruan tinggi untuk mendampingi pelaku wirausaha terkait tentang strategi unit usaha yang dikelolah. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari pelaku usaha yang berada di Kecamatan Kota Baru. Pelaku usaha di Kecamatan Kota Baru sudah menjalankan usaha bisnisnya antara lain usaha simpan pinjam, perkiosan, rumah makan dan pembayaran listrik serta pengelolaan ikan asap namun tidak berjalan maksimal. Unit usaha yang sudah dibentuk diharapkan dapat meningkatkan perekonomian kelurga maka diperlukan pendampingan dari perguruan tinggi, pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat.  Abstract. Community service activities are carried out with the aim of providing an understanding of entrepreneurial management education in improving the economy and how to manage good business units supported by transparency, openness and professionalism, both personnel and all levels of society. Socialization activities with material presentations and discussions by lecturers at the University of Flores and the Department of Cooperatives. The sub-district government supports activities and provides opportunities for universities to assist entrepreneurs regarding the strategies of the business units they manage. This activity was attended by 15 participants consisting of business actors in Kota Baru District. Business actors in Kota Baru Sub-district have been running their business businesses, including savings and loan businesses, kiosks, restaurants and electricity payments as well as smoked fish management but are not running optimally. The business units that have been formed are expected to improve the family's economy, so assistance from universities, local governments and non-governmental organizations is needed.
PENGOLAHAN TEPUNG BERAS KETAN MENJADI DODOL MENAMBAHAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA TOKKE KECEMATAN MALANGKE LUWU UTARA Indra Kusdarianto; Haedar Haedar
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.1012

Abstract

Tujuan dari pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Salah satunya adalah melaksanakan pengabdian masyarakat  yaitu  dengan memperkenalkan dodol tepung beras ketan putih khas Desa Tokke yang menggunakan daun nipah kepada masyarakat dan juga upaya untuk meningkatkan perekonomian di masa pandemi covid-19. Dodol merupakan produk olahan makanan yang terbuat dari tepung beras ketan, gula, kelapa, dan santan kelapa. Dodol merupakan makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar seperti santan, tepung beras ketan dan gula. Dodol adalah salah satu jenis olahan hasil pertanian yang bersifat semi basah, berwarna putih hingga coklat yang terbuat dari campuran tepung ketan, gula, dan santan Kemudian metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo selama 3 minggu di Desa Tokke Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa memberikan konstribusi bagi masayarakat dalam meningkatkan perekonomian di masa pandemic covid 19, khususnya di Desa Tokke dan Kabupaten Luwu Utara secara umum.  Abstract. The purpose of this communicaty service activity is to carry out the tridharma of higher education. One of them iscarrying out communicaty service, namely by introducing white gluitinous rice flour lunkhead typical of Tokke Village using nipah leaves to the community and also efforts to improve the economy during the covid-19 pandemic. Dodol is a processed food product made from glutinous rice, flour, sugar, coconut, and coconut milk. Dodol is a snack made from basic ingredients such as coconut milk, glutinous rice flour and sugar. Dodol is a semi-wet, white to brown processed agricultural product made from a mixture of glutinous rice flour, sugar, and coconut milk. Then the method of implementing this activity is to conduct training and mentoring by involving the community and KKN-T students, Muhammadiyah University of Palopo for weeks in Tokke Village, Malangke District, North Luwu Regency. This community service activity is expected to be able to contribute to the community in improving the economy during the Covid-19 pandemic, especially in Tokke Village and North Luwu Regency in general.
PELATIHAN PEMBUATAN TUNGKU ROKET (ROCKET STOVE) SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK PADA USAHA BATU BATA MERAH DI BENTIRING KOTA BENGKULU Chandra Kurniawan; Liza Lidyawati; Irkhos Irkhos
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i1.871

Abstract

Usaha batu bata di Kelurahan Bentiring memiliki permasalahan yaitu turunnya penjualan. Hal ini berakibat pada tidak berkembangnya usaha mereka dan terjadi penutupan usaha yang selama ini mereka jalankan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menghasilkan diversifikasi produk usaha batu bata di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu  berupa tungku roket (Rocket Stove) yang terbuat dari tanah liat serta ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan kepada mitra yang berjumlah empat orang. Dari kegiatan pengabdian ini telah dihasilkan tungku roket yang siap untuk dijual kepada masyarakat dengan harga jual 1 tungku Rp. 50.000. Ditargetkan usaha ini dapat menambah pendapatan mitra sebesar 20% tiap bulan.  Abstract. The brick business in Bentiring Village has a problem, namely the decline in sales. This resulted in their business not developing and closing the business they had been running. This service activity aims to produce a diversification of brick business products in Bentiring Village, Bengkulu City in the form of a Rocket Stove made of clay and environmentally friendly. The method used in this activity is training and mentoring to four partners. From this service activity, a rocket stove has been produced which is ready to be sold to the public with a selling price of 1 stove of Rp. 50.000. This business is targeted to increase partners' income by 20% per month.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK KONTEKSTUAL-BILINGUAL BAGI GURU SDN 2 GADINGKULON Arina Restian; Nina Inayati; Eggy Fajar Andalas
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.848

Abstract

Lembar Kegiatan Peserta Didik merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Melalui pembelajaran akan terbentuk pribadi serta perubahan pada subjek pembelajaran. Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran, salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan keadaan di sekitar lingkungan siswa atau disebut dengan contextual learning. Penerapan desain pembelajaran kontekstual yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan disampaikan dalam Lembar Kegiatan Peserta Didik dengan aktivitas berbasis Scientific Approach menjadi tujuan dari program pengabdian ini. Target utama dari proyek pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu para guru di SDN Gadingkulon 2 Kabupaten Malang untuk Menyusun Lembar Kegiatan Peserta Didik tersebut. Metode yang dilakukan adalah melalui empat tahapan utama, yaitu pelatihan/ workshop, pendampingan, alih Bahasa, dan penerbitan. Hasil pengabdian menunjukkan guru sangat antusias dengan program pengabdian karena terletak di wilayah terpencil dan tidak pernah mendapat perhatian pengabdi. Melalui program pengabdian guru yang terlibat dalam program ini dapat menyusun Lembar Kegiatan Peserta Didik kontekstual-bilingual dengan pendekatan saintifik. Melalui program ini dihasilkan 3 buah Lembar Kegiatan Peserta Didik ber-ISBN untuk kelas 1, kelas 5, dan kelas 6.  Abstract. The Student Activity Sheet is one of the important components in the learning process in elementary schools. Through learning will be formed personal and changes in the subject of learning. To achieve learning success, one of them can be done by taking advantage of the circumstances around the student's environment or called contextual learning. The application of contextual learning designs that are rich in local wisdom values and presented in Student Activity Sheets with activities based on the Scientific Approach is the goal of this service program. The main target of this community service project is to help teachers at SDN Gadingkulon 2 Malang Regency to prepare the Student Activity Sheets. The method used is through four main stages, namely training/workshop, mentoring, translation, and publishing. The results of the service show that the teacher is very enthusiastic about the service program because it is located in a remote area and has never received the attention of the devotees. Through the service program, teachers involved in this program can compile contextual-bilingual Student Activity Sheets with a scientific approach. Through this program, 3 Student Activity Sheets with ISBN were produced for grade 1, grade 5, and grade 6.
UPAYA PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF SEKTOR WISATA KULINER KAMPUNG SINGKONG Samtono Samtono; Enik Rahayu; Yustina Denik Risyanti
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1223

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim STIEPARI Semarang dalam rangka pengupayaan terhadap optimalisasi pelaku usaha sektor wisata kuliner makanan tradisional. Tujuan pengabdian memberikan pendampingan kepada pelaku usaha di kampung singkong untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan usaha wisata kuliner dalam mendukung ekonomi kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu sosialisasi atau penyuluhan dan pelatihan dengan menggandeng mitra komunitas pelaku kuliner di kampung Singkong, kelurahan Ledok sejumlah 11 orang, evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan pengabdian selesai berupa pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha, hal ini dilakukan dalam upaya menambah wawasan dalam mewujudkan daya Tarik wisata kuliner. Hasil yang dicapai adanya peningkatan pengetahuan pelaku usaha menerapkan tata Kelola wisata kuliner dan pemahaman Sapta pesona, diwujudkannya tata bangunan drainase yang layak, menerapkan strategi pemasaran yang berlanjut untuk memiliki perilaku berwirausaha, diwujudkannya tata kelola area parkir lebih teratur dan layak, bertambahnya pelaku usaha yang mampu meningkatkan produktivitas dalam sektor wisata kuliner.  Abstract. This community service activity was carried out by the STIEPARI Semarang team in an effort to optimize business actors in the traditional food culinary tourism sector. The purpose of the service is to provide assistance to business actors in the cassava village to improve the ability of Human Resources in improving the ability to manage culinary tourism businesses in supporting the creative economy. The method used in this activity is socialization or counseling and training by cooperating with community partners of culinary actors in the village of Singkong, Ledok village of 11 people, the evaluation carried out after the service activities are completed in the form of knowledge and skills in business management, this is done in an effort to add insight in realizing the attraction of culinary tourism. The results achieved are an increase in the knowledge of business actors in implementing culinary tourism governance and understanding of Sapta Pesona, the realization of a proper drainage building, implementing a sustainable marketing strategy to have entrepreneurial behavior, the realization of a more organized and proper parking area management, increasing number of business actors who are able to increase productivity in the culinary tourism sector.
PELATIHAN PENYUSUNAN ANGGARAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN USAHA UKM BENGKEL LAS MAESTRO DI KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG Adya Hermawati; Suwarta Suwarta; Abimanyu Tuwuh Sembhodo
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1013

Abstract

Permasalahan UKM Bengkel Las Maestro pada dasarnya beragam. Namun pada Propenmas ini, tim memetakan fenomena berfokus pada aspek manajemen dan keuangan. Temuan fenomena, belum mampu menyusun anggaran, sehingga menyebabkan belum optimal pengelolaannya rencana anggaran penjualan. Pada akhirnya berdampak, belum mampu melakukan perencanaan keuangan dalam bentuk budgeting, controlling, auditing dan reporting. Sehingga belum memenuhi standar keuangan usaha yang sehat. Akar penyebab, belum dilakukan pencatatan transaksi secara sistematis berstandart siklus akuntansi. Efek manajerial, menjadikan UKM Bengkel Las Maestro sulit berkembang dan minim profit. Solusi yang ditawarkan untuk penguatan usaha, melalui peningkatan pengetahuan bidang manajemen dan keuangan. Program ini dilakukan dengan implementasi: 1) Pelatihan menyusun rencana anggaran, 2) Pelatihan memahami alur aliran uang kas dalam organisasi usaha dan memahami pembiayaan (biaya dan bukan biaya), 3) Pelatihan manajemen keuangan tersistematis berstandart siklus akuntansi UKM. Adapun luaran untuk masyarakat/mitra: 1) Memahami alur aliran uang kas, 2) Memahami pembiayaan, biaya dan bukan biaya, 3) Memahami dan menyusun neraca, pos-pos dalam neraca, 4) Mampu membuat laporan laba rugi, 5) Mampu mengetahui sebuah usaha mengalami laba atau rugi, 6) Mengetahui cara menyusun laporan perubahan modal kerja, analisa sumber dan penggunaan dana modal kerja.  Abstract. The problems of Maestro Las Workshop SMEs are basically diverse. But in this Propenmas, the team mapped out the phenomenon focusing on management and financial aspects. Phenomenon findings, have not been able to prepare a budget, resulting in not optimal management of the sales budget plan. In the end it had an impact, not being able to carry out financial planning in the form of budgeting, controlling, auditing and reporting. So that it does not meet the financial standards of a healthy business. The root cause is that transactions have not been recorded systematically with the standard accounting cycle. Managerial effects, making UKM Las Maestro Workshop difficult to develop and minimal profit. Solutions offered to strengthen the business, through increased knowledge of management and finance. This program is carried out by implementing: 1) Training in preparing budget plans, 2) Training in understanding the flow of cash flow in business organizations and understanding financing (costs and not costs), 3) Training in systematic financial management with the SME accounting cycle standard. As for the outcomes for the community/partners: 1) Understand the flow of cash flow, 2) Understand financing, costs and non-costs, 3) Understand and compile balance sheets, items on the balance sheet, 4) Be able to make profit and loss reports, 5) Be able to know a business experiences profit or loss, 6) Knows how to prepare reports on changes in working capital, analysis of sources and uses of working capital funds.
MENGEMBANG MINAT LITERASI BACA UNTUK ANAK USIA DINI DAN REMAJA (DESA LOPAK ALAI KEC. KUMPEH ULU KAB. MUARO JAMBI) A A Musyaffa; Siti Asiah; Anwar Shiddiq; Andi Malik; Eko Sunardinata; M. Iqbal Lubis; Innayatu Mobarkah; Khairunissa Khairunissa; Linda Nuranisa; Marta Yuliana; Sofiana Nur Afifah; Wulandari Fitrianingtias Fitrianingtias
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.878

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian dari proses pendidikan yang berhubungan erat dengan pembinaan mahasiswa secara utuh serta pengembangan maupun peningkatan kemampuan masyarakat. Pada pengabdian masyarakat ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif adapun sampel kegiatan ini pada anak Usia Dini dan remaja , dimana respon anak-anak dan remaja untuk membaca dan belajar dengan adanya program literasi teras baca, Model literasi ini memberikan suatu hasil adanya peningkatkan dalam pembentukan karakter pada anak usia dini dan Remaja, berdasarkan hasil survey terjadi peningkatan pada awal kegiatan 46 % setelah kegiatan adanya peningkatan perubahan menjadi 85 % pembentukan karkateristik.  Abstract. The real work lecture (KKN) is part of the educational process that is closely related to the development of students as a whole as well as the development and improvement of community abilities. In community service this uses descriptive research with a quantitative approach while the sample of this activity is in early childhood and adolescents, where the response children and adolescents to read and learn with the literacy program reading core. This literacy model provides a result of an increase in character formation in early childhood and adolescents, based on the survey results there was an increase at the beginning of the activity 46% after the activity there was an increase in change to 85 % formation of characteristic.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PELATIHAN AHFIDZ AL-QURAN DAN DOA-DOA SEPUTAR IBADAH DENGAN METODE TIKRAR Ani Nur Aeni; Nurdinah Hanifah; Dadan Djuanda; Maulana Maulana; Rifki Febrian; Tiara Erlina
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1238

Abstract

 Pengabdian ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu (PkM Bidang Ilmu) yang bertujuan untuk menguatkan karakter religus melalui pelatihan Tahfidz Al-Quran dan doa-doa seputar ibadah dengan Metode Tikrar. Pengabdian ini berbentuk pelatihan yang dilaksanakan secara luring kepada kelompok masyarakat di wilayah kelurahan Pasawahan, Kec. Dayeuhkolot, Kab. Bandung, persisnya adalah Ibu-ibu Jama’ah Mesjid Al-Ikhlas di Citepus Kulon Kelurahan Pasawahan Kec. Dayeuhkolot. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang dengan 1 orang instruktur yang berlangsung selama 20 jam dalam 5 kali pertemuan. Pelaksanaannya setiap hari Selasa dan Jumat, pada tanggal 16 sampai dengan 30 Agustus 2022. Satu pertemuan berjumlah 4 jam pelatihan, dan 1 jamnya adalah 45 menit, sehingga setiap pertemuan berlangsung dalam 180 menit (3 jam). Materi yang diberikan dalam pelatihan dengan Metode Tikrar ini adalah: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Doa-doa seputar ibadah. Target pelatihan ini adalah ibu-ibu jamaah mesjid Al-Ikhlas dapat: 1) Melafalkan hafalan surat An-Naba ayat 1-40 dengan bacaan yang benar, 2) Melafalkan hafalan doa-doa seputar ibadah, yaitu doa memohon dilapangkan dan dimudahkan segala urusan; doa syukur nikmat usia 40 tahun; doa shalat mayit; doa saat masuk rumah; doa menempati tempat baru; doa keselamatan; doa kemashlahatan dunia dan akhirat. Dari hasil pelatihan ini 90% target tercapai. Dengan adanya pelatihan ini peserta mendapatkan manfaat dan berharap kegiatannya dapat dilaksanakan secara kontinyu.  Abstract. This service is a Community Service based on expertise in the field of science (PkM in the Field of Science) which aims to strengthen religious character through Tahfidz Al-Quran training and prayers around worship with the Tikrar Method. This service is in the form of training which is carried out offline to community groups in the Pasawahan village area, Dayeuhkolot District, Bandung Regency, precisely the mothers of the Al-Ikhlas Mosque Jama'ah in Citepus Kulon, Pasawahan Village, Dayeuhkolot. The number of participants in this activity was 10 people with 1 instructor which lasted for 20 hours in 5 meetings. The implementation is every Tuesday and Friday, from 16 to 30 August 2022. One meeting amounts to 4 hours of training, and 1 hour is 45 minutes, so each meeting takes place in 180 minutes (3 hours). The materials given in this training with the Tikrar Method are: 1) Tahfidz Al-Quran, 2) Tahfidz Prayers around worship. The target of this training is that the mothers of the pilgrims of the Al-Ikhlas mosque can: 1) Recite the memorization of the letter An-Naba verses 1-40 with correct reading, 2) Recite the memorization of prayers around worship, that is, prayers begging to be explained and facilitated all affairs; the prayer of thanksgiving of the 40-year-old; prayers; prayers upon entering the house; prayer occupies a new place; prayers of salvation; prayers of the goodness of the world and ahirat. From the results of this training, 90% of the target was achieved. With this training, participants get benefits and hope that their activities can be carried out continuously.

Page 8 of 18 | Total Record : 171