cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2021): Agustus" : 15 Documents clear
Belajar dari KKN Kebencanaan: Pola Distribusian Bantuan Paska Gempa Lombok antara MDMC dan BPBD Joni Safaat Adiansyah; Bedy Aga Fara Matrani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4247

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki berbagai macam potensi bencana seperti gempa bumi. Salah satu kejadian gempa bumi dengan kekuatan yang mencapai 6,8 Skala Richter (SR) terjadi di pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Komponen penting yang sangat berperan dalam manajemen bencana adalah distribusi bantuan paska bencana. Program Pengabdian Masyarakat (PKM) dengan tema kebencanaan diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Mataram. Sejumlah 30 mahasiswa dikirim untuk membantu program distribusi bantuan paska gempa di dua simpul pengelolaan bantuan yaitu Muhammadiyah Managament Disaster Center (MDMC) yang bertempat di Gedung Dakwah Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertempat di kantor BPBD NTB. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa tata kelola dan strategi dalam pengelolaan distribusi bantuan bencana yang dilakukan oleh MDMC dan BPBD memiliki karakteristik yang berbeda, hal ini terkait dengan ‘payung’ operasional yang diacu oleh kedua lembaga tersebut. Beberapa karateristik perbendaan tersebut adalah sumber dana, sistim koordinasi, dan sumberdaya yang pada akhirnya menghasilkan perbedaan dalam alur distribusi.Kata Kunci: Bencana; BPBD; Distribusi Bantuan; MDMC; Paska Gempa Learning from Disaster Community Service: Distribution Pattern of Post-Lombok Earthquake Aid between MDMC and BPBDABSTRACTIndonesia is one the countries that has various potential disasters such as the Earth Quake. One of the Earth Quakes that reached magnitude of 6.8 Richter Scale (SR) was occurred at Lombok Island Province of West Nusa Tenggara (NTB). A critical component that plays in the disaster management is humanitarian logistic supply. The community services program (PKM) with disaster theme was initiated by Universitas Muhammadiyah Mataram. Total of 30 students were sent for assisting the humanitarian logistic supply post-earth quake at two main distribution focal point, namely Muhammadiyah Disaster Management Centre that located at Gedung Dakwah Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, and The Provincial Disaster Management Office (BPBD) that located at BPBD NTB office. The PKM concluded that the distribution of humanitarian logistic by MDMC and BPBD has different characteristic associated with management and strategy, these differences occurred due to operational guideline that referred by those two institution. Some of the characteristic differences include funding resource, coordination system, and human resources that generated the different distribution flow.         Keywords: Disaster; BPBD; Distribution Aid; MDMC; Post Earth Quake
Pelatihan Sistem Pembukuan Sederhana, serta Pengembangan Metode Pemasaran dan Pembelajaran yang Efektif di MDTA Nurhafa Bandung Hana Fadhilah; Nurul Fatimah; Annisa Nurfitriana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.6529

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) “NURHAFA” Bandung. Permasalahan yang dihadapi diantaranya berkaitan dengan sistem pembukuan, metode pemasaran dan pembelajaran. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut diawali dengan tahap penelusuran masalah dan kebutuhan, perancangan solusi serta implementasi. Penelusuran masalah dilakukan melalui metode survei dan wawancara di lokasi madrasah. Selanjutnya, tim menentukan solusi dan hal-hal yang dibutuhkan oleh MDTA Nurhafa. Pada tahap implementasi, tim memutuskan untuk menyumbangkan peralatan, rancangan sistem akuntansi, teknik pemasaran serta metode pembelajaran yang efektif sesuai kebutuhan MDTA Nurhafa. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu madrasah dalam meningkatkan sistem pembukuan, memperluas jaringan pemasaran serta memperbaiki metode pembelajaran demi tercapainya tujuan madrasah.Kata Kunci : madrasah; pemasaran; pembelajaran; pembukuan Simple Bookkeeping System Training, as well as the Development of Effective Marketing and Learning Methods at MDTA Nurhafa BandungABSTRACTThis service activity aims to help solve some of the problems faced by Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) "NURHAFA" Bandung. Some of the problems faced are related to the bookkeeping system, marketing methods and learning. The implementation method used in solving these problems begins with the stages of tracing problems and needs, designing solutions and implementing them. Troubleshooting was carried out through survey and interview methods at the madrasah location. Next, the team determined the solutions and things needed by MDTA Nurhafa. At the implementation stage, the team decided to donate equipment, design accounting systems, marketing techniques and effective learning methods according to MDTA Nurhafa's needs. This activity is expected to assist madrasah in improving the bookkeeping system, expanding marketing networks and improving learning methods in order to achieve madrasah goals.Keywords: madrasah; marketing; learning; bookkeeping
Perancangan Desain Wisata untuk Pengembangan Potensi Alam Desa Jatisari Imam Rofiki; Chansa Nabilla Aura; Ahmad Abtokhi; Abdussakir Abdussakir
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4826

Abstract

Upaya pengembangan potensi alam sangatlah penting untuk meningkatkan potensi wisata Desa Jatisari. Beberapa cara dilakukan untuk menjadikannya sebagai desa wisata. Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan potensi wisata yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Jatisari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk kegiatan pengembangan wisata ini adalah survei lokasi wisata dan perancangan desain. Kegiatan ini berupa perancangan desain wisata dengan bentuk animasi. Pihak perangkat desa dan masyarakat memberikan respons positif terhadap produk rancangan. Hasil perancangan ini dapat dijadikan acuan untuk pembangunan selanjutnya secara bertahap.Kata Kunci: perancangan desain; potensi alam; desa wisata.Tourism Design Design for the Development of Jatisari Village's Natural PotentialABSTRACT Efforts to develop natural potential are very important to increase the tourism potential of Jatisari Village. Several methods are used to make it a tourism village. The purpose of this activity is to develop tourism potential that can improve the economy of the community in the Jatisari Village, Tajinan District, Malang. The implementation method used for this tourism development activity was a survey of tourist sites and design construction. The activity is in the form of tourism design construction with an animation form. Village officials and the community responded positively to the product design. The results of this design can be used as a reference for further development gradually.Keywords: design construction; natural potential; tourism village. 
Terapi Psikososial Pada Osteoartritis Di Komunitas Arum Pratiwi; Abi Muhlisin; Umi Budi Rahayu
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3637

Abstract

Program kemitraan komunitas ini dilakukan dengan tujuan membimbing, dan melatih para mitra yaitu kelompok penderita osteoartritis (OA) dan masyarakat yang berisiko untuk meningkatkan kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah bersama dengan mitra yaitu kader kesehatan dan masyarakat, mengidentifikasi kelompok sasaran dan menciptakan home based untuk pusat terapi. Tim kemitraan ini melatih para penderita OA dengan teknik relaksasi, senam osteoarthritis, dan pendidikan kesehatan mengenai diet dan kontrol emosional. Sebelum kegiatan dilakukan, tim kemitraan melakukan pemerikasaan laboratorium asam urat dan gula darah sewaktu. Alat pemeriksaan yang digunakan adalah easy touch dan stik, media komunikasi yang digunakan adalah modul, leaflet, audiovisual, dan poster. Jumlah peserta pengabdian ini adalah 100 orang ysng kemudian teridentifikasi OA menjadi 52 orang. Hasil kegiatan ini terdiri dari gambaran hasil asam urat, gula darah, gambaran nyeri, tingkat pengetahuan yang meningkat pada mitra yaitu rata-rata nilai pre-test 55,27 menjadi 72,10; Peningkatan ketrampilan mitra yaitu mampu memperagakan senam OA dan teknik relaksasi secara mandiri.Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampinganPsychosocial Therapy for Osteoarthritis in the CommunityABSTRACTThe purpose of the community partnership program was guiding of partner to train them who are groups of osteoarthritis (OA ) sufferers and communities that risk to improve quality of life . The method of this activity including built home based therapy centers and then trained OA sufferers used relaxation techniques, osteoarthritis exercises, and health education on diet and emotional control. Before the activity was carried out, the partnership team conducted a laboratory test of uric acid detection and blood sugar level. The examination was used easy touch tools and sticks . the medium of display was used modules, leaflets, audiovisual, and posters. The number of participants of this activity was initially 100 people, next, was identified 52 participant with OA. The results of this activity consisted of a description of the results of uric acid level, blood sugar level, a description of pain, an increased level of knowledge at partners that the average score of 55.27 to 72.10; Enhancing partner skills is able to demonstrate OA exercises and relaxation techniques independently.Keywords: Community empowerment, training program, coaching, mentoring.
Kaderisasi Penyedia Daging Qurban ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) dan Layak Aminah Hajah Thaha; Andi Suarda; Andi Mulia; Muh Ali Arsyad
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4433

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi pemerintah terkait pembinaan penyembelihan hewan qurban adalah masih banyak masyarakat yang tidak melaporkan ke pemerintah setempat penyembelihan hewan qurban selain itu jumlah petugas yang tidak sebanding dengan luas wilayah dan banyaknya lokasi penyembelihan pada waktu yang bersamaan sehingga sulit untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Oleh karena itu dibutuhkan metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ke masyarakat agar dapat menyediakan daging hewan qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta layak bagi masyarakat yang mengkonsumsi. Salah satu cara yang dilakukan yaitu melalui pembentukan kader penyedia daging hewan qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta Layak bagi Masyarakat pada Mesjid. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan diikuti sebanyak 14 mesjid dan 100 orang kader se Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Hasil monitoring evaluasi diketahui bahwa salah satu titik kritis yang harus menjadi perhatian dan perlu ditingkatkan oleh pada kader tersebut adalah penanganan daging qurban meliputi setelah penyembelihan.Kata Kunci: Takmir Mesjid, Daging Qurban, ASUH, LayakAssistance of the Takmir of the Mosque in Providing Sacrificial Meat that is FARE (Safe, Healthy, Whole, Halal) and AppropriateABSTRACTOne of the government's obstacles regarding the development of sacrificial animal slaughter is that there are still many people who do not report to the local government the slaughter of sacrificial animals. Also, the number of officers is not proportional to the area of the area and the number of slaughtering locations simultaneously, so it is difficult to carry out further training. Therefore an effective method is needed to increase knowledge to the public to provide ASUH (Safe, Healthy, Whole, and Halal) qurban meat and suitable for those who consume it. One way to do this is through the assistance of mosque takmirs to provide ASUH (Safe, Healthy, Whole, and Halal) qurban meat and is appropriate for the community at the mosque. The entire series of activities consisting of location surveys, preparation and coordination, training implementation, and monitoring evaluation were carried out from March to August 2019. The training consisted of theory and practice, which lasted for 2 days attended by 100 mosque takmirs from 14 mosques in Rappocini District, Makassar City. The monitoring and evaluation results show that one of the critical points that should be of concern and need to be improved by mosque takmirs is the handling of qurban meat, including the stages after slaughter.Keywords: Mosque takmirs, Meat Qurban, ASUH, Appropriate
Pelatihan sistem keuangan akuntansi berbasis komputer dalam mendorong kinerja keuangan di BUMDes Mangkubumi Kabupaten Ciamis Budi Lesmana; Lina Parlina
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.6196

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  membentuk  dan  mengembangkan  kelompok  masyarakat  yang  sudah terbentuk dalam suatu wadah BUMDes menjadi lebih mampu secara keahlian menggunakan teknologi komputer dalam penyusunan laporan keuangan yang akuntabel yang dipersyaratkan oleh lembaga keuangan, melalui pelatihan sistem akuntansi berbasis komputer ini diharapkan akan membekali kemampuan dan keterampilan pengurus dan pengelola BUMDes agar dapat menggunakan dan menerapkan sistem akuntansi yang sesuai Standar Laporan Keuangan (SAK) yang  diterima  umum  sehingga  dengan  mudah  dapat  mengukur dan  meningkatkan  kinerja  keuangan  unit  usaha BUMDes. Target dari penelitian ini  adalah para pengurus dan pengelola  BUMDes dapat  mengoperasikan komputer dengan terampil dan  dapat  mengaplikasikan sistem akuntansi berbasis  komputer  sederhana dengan  menggunakan rumus  dan  fungsi-fungsi yang  sudah  tersedia dalam  Software  Microsoft  Excell  dengan  kekhususan  pada  bidang akuntansi (Excell  for  Accounting), sehingga  dapat  meningkatkan kinerja  keuangan dan akuntabil itas  penyusunan keuangan BUMDes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode bim bingan teknis (technical assistance) yang menitikberatkan pada kegiatan pembelajaran Computer Based Training (CBT) yaitu pembelajaran berbantuan komputer (PBK) dengan menggunakan aplikasi komputer Microsoft Excel sebagai media utamanya, menggunakan metode simulasi dan case study, yang digunakan untuk menggali pengetahuan, pengalaman usaha atas kasus-kasus dimulai dari pencatatan transaksi, klasifikasi buku besar dan penyusunan laporan keuangan .Kata Kunci: BUMDes., CBT., Excell for Accounting., Kinerja., Sistem Informasi Akuntansi. Computer-based Accounting Financial System Training in Encouraging Financial Performance at BUMDes Mangkubumi Ciamis DistrictABSTRACTThe purpose of this research is to form and develop community groups that have been formed in a BUMDes forum to become more capable of skillfully using computer technology in preparing accountable financial reports which is required by financial institutions, through training in computer-based accounting systems, it is hoped that this will equip the abilities and skills. BUMDes administrators and managers are able to use and implement an accounting system that is in accordance with the generally accepted Financial Reporting Standards (SAK) so that they can easily measure and improve the financial performance of BUMDes business units. The target of this research is that BUMDes administrators and managers can operate computers skillfully and can apply a simple computer-based accounting system using formulas and functions that are already available in Microsoft Excel Software with specificity in accounting (Excell for Accounting), so that they can improve financial performance and accountability of BUMDes financial preparation. The method used in this research is by using the technical assistance method which focuses on Computer Based Training (CBT) learning activities, namely computer-assisted learning (CAL) using the Microsoft Excel computer application as the main media, using simulation methods and case studies. , which is used to explore knowledge, business experience on cases starting from recording transactions, classifying ledgers and preparing financial reports.Keywords: accounting information systems ., BUMDes., CBT ., excell for accountin., performance.
Upaya Peningkatan Sikap Peduli Lingkungan Melalui Pelatihan Bioplastik Maesaroh Maesaroh; Eka Kartikawati; Mega Elvianasti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3730

Abstract

Penggunaan bahan plastik sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia modern. Bahan pembuatan plastik umumnya adalah polimer sintetis dengan sifat sukar terurai secara alamiah, karenanya sampai plastik cenderung akan menumpuk. Meningkatnya jumlah penduduk berbanding lurus dengan volume sampah, juga termasuk di dalamnya sampah plastik yang sulit terurai (non degradable) merupakan masalah yang terjadi di kota metropolitan. Proses pendidikan merupakan cara untuk mengatasi masalah lingkungan akibat sampah. Melalui proses pendidikan pengenalan bioplastik, pencegahan dan penanggulangan sampah plastik dapat dilaksanakan. Bioplastik lebih cepat terurai oleh mikroorganisme karena terbuat dari bahan terbarukan seperti pati, minyak nabati dan mikrobiota. Metode pelaksanaan berupa survey, pendekatan kepada pihak mitra guna perizinan, mengumpulkan perserta yang terkait, implementasi pelatihan bahan plastik ramah lingkungan; evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil kuesioner 1). Peserta kegiatan menyakatan tidak selalu membuang sampah pada tempatnya, 2) Peserta telah melakukan kegiatan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. 3). Seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat. Penggunaan barang dan kemasan secara berulang kali dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan pengenalan dan pelathan pembuatan bioplastik dapat mengingkatkan kesadaran peserta untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.Kata kunci: pencemaran lingkungan; plastik biodegradable; sampah plastikEfforts to Improve Environmental Care Attitudes Through Bioplastic TrainingABSTRACTThe use of plastic material is very closely related to modern human life. Plastic manufacturing materials are generally synthetic polymers with difficult to decompose naturally, so that plastic tends to accumulate. The increasing population is directly proportional to the volume of waste, including plastic waste that is difficult to decompose (non-degradable) is a problem that occurs in metropolitan cities. The education process is a way to overcome environmental problems due to waste. Through the process of introducing bioplastic education, prevention and prevention of plastic waste can be carried out. Bioplastics break down faster by microorganisms because they are made from renewable materials such as starch, vegetable oils and microbiota. This activity aims to find out the trainees perception about environtmentally friendly plastic and to know the activities that carried out by trainees in an effort to reduce the plastic waste. The method of implementation are surveys, approaches to partners for licensing, gathering relevant participants, implementing bioplastic training and evaluating. Based on the results of the questionnaire: 1) the participants of the disbursement activity did not always throw garbage in its place. 2) participants have carried out activities to reduce environmental pollution in their daily lives. 3) all participants stated that this activity was useful. The use of goods and packaging repeatedly can reduce environmental pollution. The introduction and training activities in making bioplastics can increase the awareness of participants to be more concerned about environmental sustainabilityKeywords: environtmental pollution; biodegradable plastic; plastic waste
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sel Dengan Memanfaatkan Kertas Bekas eka kartikawati; Ranti An Nisaa; Maesaroh Maesaroh
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4892

Abstract

Penggunaan kertas sudah menjadi hal yang selalu digunakan oleh kegiatan apapun, sehingga banyak kertas yang tidak dimanfaatkan kembali dan menjadi limbah kertas yang dibuang sia sia setelah digunakan. Hal inilah yang kemudian muncul ide untuk memanfaatkan dan dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran yaitu sebagai media pembelajaran. Karena pada kegiatan belajar mengajar sangat diperlukan media yang sangat inovatif, kreatif dan memudahkan siswa-siswanya untuk mempelajari memahami materi pembelajaran. Salah satunya adalah pembelajaran biologi pada materi sel yang pemahaman akhir pembelajarannya mengharuskan peserta didik dapat memahami dan membedakan semua bentuk organelnya antara sel hewan dan tumbuhan. Dari permasalahan inilah maka diadakannya pelatihan pembuatan media pembelajaran sel dengan memanfaatkan kertas bekas. Metode pelaksanaan dalam pelatihan ini adalah dengan survey, pendekatan kepada mitra yang dituju, melaksanakan pelatihan dan evaluasi. Hasil kuesioner yang disimpulkan adalah 100% peserta pelatihan menyatakan kegiatan pelatihan ini  sangat bermanfaat, replika yang telah dibuat sangat memudahkan peserta didik untuk mempelajari sel hewan dan sel tumbuhan.  Kegiatan pelatihan ini untuk mengurangi kertas bekas dan memanfatkannya sebagai media pembelajaran yang menyenangkan.Kata Kunci: media pembelajaran; sel; kertas bekas Training on Making Cell Learning Media Using Waste PaperABSTRAC The use of paper has always been used by any activity, so many papers are not reused and become waste paper that is thrown away in vain after use. This then arises the idea to utilize and be associated with learning activities, namely as learning media. Because teaching and learning activities are very needed media that is very innovative, creative and makes it easy for students to learn to understand learning materials. One of them is the study of biology in cell matter, the final understanding of learning requires students to understand and distinguish all forms of organelles between animal and plant cells. From this problem, the holding of training in making cell learning media using paper was used. The method of this activity is to carry out training and approach the intended partners, carry out training and evaluation. The results of the questionnaire concluded that 100% of the training participants stated that the training activities were very useful, the replicas that had been made were very easy for students to study animal cells and plant cells. This training activity is to reduce waste paper and use it as a learning medium that makes it easier for students to understand cells in 3 dimensions.Keywords: learning media; cell; scrap paper
Peningkatan Literasi Proses Bisnis Pada Kelompok Tani Kopi Buntis Dalam Rangka Penciptaan Keberlanjutan Mokh Adib Sultan; Chairul Furqon; Fanji Wijaya; Eka Surachman
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.6512

Abstract

Kopi saat ini merupakan salah satu komoditas unggulan pertanian yang mempunyai kontribusi yang cukup nyata dalam perekonomian Indonesia, yaitu sebagai penghasil devisa, sumber pendapatan petani, penghasil bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan wilayah. Namun untuk menciptakan industri kopi yang berkualitas baik dan berkelanjutan, diperlukan upaya literasi kepada petani kopi. Petani yang membutuhkan literasi industri kopi diantaranya yaitu kelompok petani kopi buntis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya bisnis kopi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan literasi Triple Layered Business Model Canvas. Hasil pengabdiannya menunjukkan bahwa pemahaman petani akan pentingnya menjaga keberlanjutan bisnis kopinya agar tingkat ekonomi petani tetap terjaga.Kata Kunci: : bisnis model kanvas, literasi, kopi. Improving Business Process Literacy at Buntis Coffee Farmer Groups in the Context of Creating SustainabilityABSTRACTCoffee is currently one of the leading agricultural commodities that have a significant contribution to the Indonesian economy, namely as a foreign exchange earner, a source of income for farmers, a producer of industrial raw materials, job creation and regional development. However, to create a coffee industry that is of good quality and sustainable, it requires literacy efforts for coffee farmers. Farmers who need coffee industry literacy include the Buntis coffee farmer group. This service activity aims to provide an understanding of the importance of a sustainable coffee business. The method used is the Triple Layered Business Model Canvas literacy approach. The results of his dedication show that farmers' understanding of the importance of maintaining the sustainability of their coffee business so that the economic level of farmers is maintained.Keywords:business model canvas, literacy, coffee.
Perbaikan mutu produk baby fish nila krispi di Kelompok Tani Karya Mina Utama, Rowo Jombor, Klaten, Jawa Tengah Nani Ratnaningsih; Tutiek Rahayu; Mujiyono Mujiyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3785

Abstract

Kelompok Tani Karya Mina Utama merupakan kelompok produsen baby fish nila krispi di Rowo Jombor dengan mutu produk tidak konsisten, kemasan dan labeling sangat sederhana. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperbaiki mutu dan kemasan produk baby fish nila krispi sehingga dapat meningkatkan branding produk dan pangsa pasar. Metode kegiatan dilakukan dengan diskusi bersama, penyusunan standar proses produksi, pendampingan penerapan standar proses produksi, serta perbaikan kemasan dan label. Hasil kegiatan menunjukkan mutu produk baby fish nila krispi yang diproduksi oleh Kelompok Tani Karya Mina Utama, Desa Krakitan, Klaten dapat ditingkatkan dengan perbaikan standar proses produksi, kemasan dan labeling produk. Standar proses produksi nila krispi meliputi pemilihan anak ikan, pembersihan isi perut, pembelahan, pencucian, perendaman dalam bumbu, pelapisan dengan tepung beras dan tapioka, penggorengan, penirisan minyak dengan spinner, dan pengemasan. Produk dikemas dengan kantong plastik pouch (200 gram) dengan label berisi brand/merk, nama produk, komposisi, berat bersih, informasi gizi, nomer P-IRT, nomer sertifikat halal, tanggal kadaluwarsa, nama dan alamat produksi, dan binaan. Produk nila krispi dari kegiatan ini dapat mencantumkan klaim kaya kalsium dan sumber protein sehingga berpotensi sebagai oleh-oleh khas Rowo Jombor.Kata Kunci: baby fish nila krispi; mutu produk; pendampingan; Rowo Jombor Improving the quality of crispy tilapia baby fish products at the Karya Mina Utama Farmers Group, Rowo Jombor, Klaten, Central Java ABSTRACTKarya Mina Utama Farmer Group is a producer of baby tilapia crisp from Rowo Jombor with inconsistent product quality and very simple in packaging and labeling. The purpose of community service activities was to improve the quality and packaging of baby tilapia crisp for increasing the brand product and market. The activities were done by focus group discussions, preparation of standards of production process, assistance in applying the standards of production process, and improvement of packaging and labels. The results showed that the quality of baby tilapia crisp produced by the Karya Mina Utama Farmer Group can be increased by improving the production process, packaging and labeling. Standard of production process consisted of selecting baby fish, cleaning stomach contents, cleavage, washing, soaking in seasonings, coating with rice flour and tapioca, frying, draining oil with spinner, and packaging. The product is packaged in a plastic bag pouch (200 grams) with a label containing the brand, product name, composition, net weight, nutritional information, P-IRT number, halal certificate number, expired date, name and address of production, and support team. Baby tilapia crisp can use the claim of rich in calcium and source of protein so that they have the potency as the special souvenir from Rowo Jombor.Keywords: baby tilapia crisp; product quality; assistance; Rowo Jombor

Page 1 of 2 | Total Record : 15