AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Articles
817 Documents
Membangun Desa Sehat Ramah Lansia dengan Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Yosephina Elizabeth Sumartini Gunawan;
Maria Christina Endang Sukartiningsih;
Domianus Namuwali;
Leni Landudjama;
Martha Meti Kody
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i1.11942
Setiap orang yang mencapai usia lanjut disebut Lansia. Tahap ini merupakan perkembangan normal yang tidak dapat dihindari. Perubahan fisik dan mental akan dialami oleh lansia, tetapi perubahan-perubahan ini dapat diantisipasi sehingga tidak mempengaruhi kualitas hidup lansia. Perubahan yang terjadi dapt menyebabkan berbagai keluhan bagi lansia. Hal ini dapat diatasi dengan baik bila deteksi dini dilakukan secara teratur. Pelayanan Kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat untuk deteksi dini pada lansia adalah Posyadu lansia. Puskesmas Kanatang merupakan daerah binaan Prodi Keperawatan Waingapu. Hanya terdapat 2 posyandu lansia yang aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk pempersiapkan ibu-ibu kader untuk pelayanan Posyandu lansia yaitu dengan memberikan pelatihan bagi kader. Sebelum dilakukan kegiatan pelatihan ini Tim pengabmas melakukan sosialisasi pada masyarakat atas dukungan dari bapak Lurah dan kepala puskesmas. Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari, yaitu hari pertama pemberian materi dan hari kedua simulasi pelaksanaan posyandu lansia. Sebelum dan sesudah pelatihan kader posyandu lansia dilakukan pre dan post -test. Hal ini untuk menilai kemampuan dari peserta pelatihan. Hasil dari kegiatan pelatihan kader lansia ini sangat baik dimana nilai saat pretest rata-rata 40 dan nilai post test rata-rata 90
Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Melalui Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian dan Artikel Tulis Ilmiah
Edy Cahyono;
Woro Sumarni;
Ani Rusilowati;
Harjito;
Kasmui
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i1.11951
Kemampuan meneliti dan publikasi masih menjadi masalah bagi sebagian besar guru. Mengacu pada permasalahan tersebut, Program Doktor Pendidikan Sains Pascasarjana Universitas Negeri Semarang bersama MKKS Wilayah X Banyumas telah menyelenggarakan bimbingan teknis yang bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan kegiatan penelitian. (2) meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun artikel ilmiah hasil penelitian untuk dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Kegiatan dilakukan secara online dalam 4 tahap mulai 10 Juni 2021 hingga 6 November 2021. Sebanyak 110 guru SMA se-Banyumas Raya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah prinsip learning by doing, dilakukan secara klasikal melalui zoom cloud meeting untuk penyampaian materi secara teori dan pendampingan individu melalui WhatsApp Group dan email. Luaran dari program ini berupa proposal penelitian, dan artikel ilmiah untuk dipublikasikan. Antusiasme peserta dalam menyusun proposal penelitian dan menulis artikel untuk publikasi sangat tinggi dan mereka menginginkan pendampingan yang berkelanjutan untuk sukses melaksanakan penelitian dan mempublikasikan artikel ilmiah.
Edukasi dan Pelatihan Cara Penggunaan Obat Antidiabetes Serta Mitigasi Terhadap Covid-19 pada Kelompok Masyarakat Rentan
Ema Pristi Yunita
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i1.12000
Prevalensi penyakit diabetes melitus (DM) masih tinggi di kota Kediri dan saat ini sedang terjadi pandemi global Covid-19. Khalayak sasaran dengan penyakit DM dan berusia lanjut termasuk kelompok rentan terinfeksi Covid-19. Khalayak sasaran belum pernah memperoleh edukasi terkait manajemen penyakit DM dan mitigasi pandemi Covid-19 dari tenaga kesehatan seperti apoteker. Oleh karena itu, mereka berpotensi salah dalam menggunakan obat-obat antihiperglikemia oral maupun insulin dan dapat berperilaku salah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal itu dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskular, makrovaskular, bahkan kematian. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberi edukasi dan pelatihan cara injeksi insulin dan mitigasi terhadap Covid-19. Metode yang digunakan oleh pengabdi berupa penyuluhan dan pelatihan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan skor pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi sebesar 10,75. Berdasarkan hasil ini diharapkan masyarakat setempat dengan penyakit DM dapat lebih baik dalam menggunakan obat-obat antihiperglikemia, bagi yang tidak memiliki penyakit DM mampu menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit tersebut, serta mampu melakukan mitigasi dalam menghadapi pandemi global Covid-19.
Implementasi Mind Body Medicine melalui Salat Dhuha di Masa Pandemi Covid-19 sebagai Upaya Meningkatkan Fungsi Jantung pada Muslimah Lansia
Boy, Elman;
Lubis, Debby Mirani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i5.12083
Cardiovascular Disease (CVD) menempati urutan tertinggi penyakit yang diderita oleh lansia. Aktifitas fisik seperti salat dhuha dapat mencegah prevalensi CVD pada lansia. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan intervensi salat dhuha sebagai upaya memperbaiki tekanan darah pada lansia di UPT. Bina Lansia Binjai. Metode yang dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan salat dhuha untuk mencegah kejadian CVD pada lansia, melakukan pemeriksaan riwayat penyakit/masalah kesehatan lansia, melakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung lansia sebelum salat dhuha, mengkoordinir pelaksanaan salat dhuha berjamaah selama 6 pekan oleh lansia, melakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung setelah salat dhuha di pekan ke enam. Peserta lansia yang diberikan edukasi sebanyak 35 peserta. Terlaksananya edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan salat dhuha untuk mencegah kejadian CVD pada lansia, telah dilakukan pemeriksaan riwayat penyakit/masalah kesehatan lansia, telah dilakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung lansia sebelum salat dhuha, telah dilakukan koordinasi pelaksanaan salat dhuha berjamaah selama 6 pekan oleh lansia, telah dilakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung setelah salat dhuha di pekan ke enam. Luaran yang dicapai berupa satu video edukasi salat dhuha yang memberikan narasi dan contoh gerakan dan bacaan secara lengkap mulai dari berniat hingga salam. Relawan telah dapat melaksanakan salat dhuha secara baik dan benar, serta tekanan darah sistolik maupun diastolik relawan semakin membaik.
Penyuluhan Cerdas Mengenal Post Truth pada Mahasiswa di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi
Wilti, Intan Ikhtiarti;
Swarnawati, Aminah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i2.12103
Kebiasaan mahasiswa saat ini ialah membaca dan menyebarkan suatu informasi yang diterima, lewat suatu media sosial informasi post truth maulai bersebaran. Informasi post truth biasanya suatu berita yang mengandung emosional ketika membuat isi berita serta tidak selaras dengan fakta yang ada, sehingga ketika suatu informasi viral di lingkungan sosial mereka maka berdampak pada mahasiswa dengan lebih mencari suatu pembenaran dan mengabaikan kebenaran. Kegiatan penyuluhan bertemakan kampanye ‘Cerdas Mengenal Post Truth’’ yang dilaksanakan pada mahasiswa ilmu komunikasi kelas regular pagi dan sore yang sedang menjalani studi semester 3 di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kognitif, afektif dan behavioral generasi muda dalam menghadapi post truth dengan memberikan pemaparan dan contoh-contoh terkait bahaya dari informasi atau berita post truth. Hasil sebelum penyuluhan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa ilmu komunikasi kelas regular pagi dan sore yang sedang menjalani studi semester 3 di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi belum mengetahui dan sadar apa itu post truth dan setelah dilakukan penyuluhan dengan memberikan soal post-test, pengetahuan serta kesadaran para mahasiswa menjadi meningkat dengan baik.
Edukasi Risiko Seks Bebas Tingkatkan Pengetahuan Remaja di SMAN 3 Ciamis Jawa Barat
Noviati, Elis;
Heryani, Heni;
-, Rosmiati;
Rahayu, Yuyun;
Sukmawati, Ima;
Srinaryanti, Yanti;
Marliany, Heni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i2.12190
Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak ke dewasa. Salah satu permasalahan remaja saat ini adalah banyaknya terjadi perilaku seks bebas pada remaja. Berdasarkan survei SDKI tahun 2017 diantara remaja yang telah melakukan hubungan seksual dilaporkan sekitar 12% wanita mengalami kehamilan tidak diinginkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas. Pelaksanaan edukasi menggunakan media leaflet dan power poin. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 3 Ciamis dengan sasarannya adalah para siswa dan siswi sebagai remaja sebanyak 29 siswa. Pengetahuan remaja dinilai dengan melakukan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, hasil pre-test rata-rata berpengetahuan kurang 74,4% dan setelah penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan menjadi baik sebesar 75,9%. Diharapkan para remaja dapat menjauhi tindakan-tindakan yang dapat mendorong terjadinya seks bebas.
Pengembangan SOP Pengolahan Lidah Buaya untuk Industri Rumah Tangga Berbasis Analisis Kesenjangan Mutu
Saskia Septiayuningsih;
Mohamad Sofitra;
Dedi Wijayanto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i1.12222
Pada kegiatan penelitian untuk PKM ini dikembangkan SOP pengolahan lidah buaya untuk menjamin mutu produk pada industri rumah tangga pangan (IRTP) pengolahan lidah buaya di Kota Pontianak. IRTP lidah buaya menghasilkan berbagai jenis produk oleh-oleh khas Pontianak, diantaranya berupa jelly kering dan minuman lidah buaya. Permasalahan yang ditemui pada hampir semua IRTP ini yaitu tidak adanya SOP produksi yang dapat menjamin berbagai aspek mutu produk. Pengembangan SOP produksi untuk IRTP lidah buaya pada kegiatan ini diawali dengan melakukan survei kebutuhan pelanggan menggunakan kuesioner. Tujuannya untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesenjangan mutu (quality gap analysis) antara customer expectations dan customer perception of delivery dengan penekanan pada aspek higiene. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan studi ke industri rumah tangga pengolahan lidah buaya A dan B untuk menilai proses produksi serta kondisi peralatan dan sarana produksi pangan existing. Proses penilaian ini mengacu pada Peraturan Kepala BPOM RI Nomor HK.03.1.23.04.12.2207 Tahun 2012. Hasil dari kedua kegiatan diatas dijadikan dasar dalam mengembangkan SOP yang dibutuhkan oleh IRTP untuk menjamin mutu produknya.
Optimalisasi Pendidikan Kesehatan dalam Tatalaksana Skabies untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Anak
Lestari, Nur Eni;
Safitri, Aisyah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i2.12397
Skabies pada anak akan menyebabkan berbagai permasalahan yang serius baik fisik maupun psikologis. Salah satu dampak psikologis terjadi yaitu penurunan kualitas hidup. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melakukan optimalisasi pendidikan kesehatan dalam tatalaksana skabies untuk meningkatkan kualitas hidup anak. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini yaitu warga Rukun Tetangga (RT) 003, Rukun Warga (RW) 007, Benteng, Nusawine, Ambon. Metode yang dilakukan terdiri dari lima tahap. Tahap pertama adalah melakukan pengkajian melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada warga di RT 003. Tahap kedua yaitu melakukan tes pengetahuan kepada peserta sebelum dilakukan pendidikan kesehatan. Tahap ketiga adalah implementasi pendidikan kesehatan melalui dalam jaringan (daring) menggunakan media zoom dan juga luar jaringan (luring). Tahap keempat adalah melakukan tes pengetahuan kepada peserta setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Tahap terakhir melakukan analisis proses dan hasil tes. Hasil menggambarkan peserta memahami pokok-pokok bahasan yang sudah disampaikan. Hasil survey dengan kuesioner yang sudah disebarkan sebelum pendidikan kesehatan diberikan didapatkan 100% pengetahuan peserta kurang baik, sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan pada program pengabdian kepada masyarakat didapatkan 100% pengetahuan baik. Pendidikan kesehatan kepada anak dan orang tua perlu diupayakan secara berkelanjutan dalam meningkatkan pengetahuan dalam tatalaksana skabies untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
Edukasi Kesehatan Umum, Gigi dan Mental di Rutan Perempuan IIA Porong Sidoarjo dan Malang
Balbeid, Merlya;
Nugraeni, Yuli;
Indira, Aleina;
Aprilia Rahmawati, Priska Anindhita;
Zulkarnain, Hamzah Sahag;
Indah, Indira;
Widyarini, Ika
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i2.12411
Kesehatan merupakan salah satu unsur dari masyarakat yang sejahtera, yaitu tercapainya hak atas hidup sehat untuk seluruh lapisan masyarakat. Edukasi kesehatan umum, gigi dan mulut, serta kesehatan mental merupakan hal penting dalam menjaga kualitas kesehatan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan, kesehatan gigi dan mulut, dan kesehatan mental terhadap pengetahuan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan IIA Malang dan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan jumlah responden 300 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan IIA Malang dan 100 warga binaan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuisioner (pre-test dan post test). Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independent dan variabel dependent. Hasil data dianalisis menggunakan Wilcoxon signed rank test dengan Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0.00 (<0.05). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan antara hasil pre-test dengan hasil post-test menunjukkan pengaruh edukasi kesehatan, kesehatan gigi dan mulut, dan kesehatan mental terhadap pengetahuan warga binaan Lembaga Permasyarakatan Perempuan IIA Malang dan warga binaan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo selama masa pandemi Covid-19.
Pelatihan Pemenuhan Gizi Seimbang di Komunitas Wahana Keluarga Cerebral Palsy (WKCP)
Puspita, Gina
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v8i2.12550
Latar Belakang: Anak dengan palsi serebral mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Kurangnya pengetahuan orang tua/pengasuh mengenai asupan nutrisi seimbang menjadi salah satu faktor kejadian malnutrisi. Selain itu, adanya gangguan disfungsi oral menyebabkan tekstur makanan dan komposisi gizi yang diberikan harus sesuai untuk meningkatkan asupan nutrisi pada anak palsi serebral. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan orang tua/pengasuh mengenai gizi seimbang yang tepat untuk anak dengan palsi serebral. Metode: Desain deskriptif analitik menggunakan uji perbandingan pre test dan post tes yang menilai peningkatan pengetahuan orang tua palsi serebral terhadap pemenuhan gizi. Sejumlah 25 anggota WKCP dilakukan pelatihan secara online. Data didapatkan melalui google form. Analisis perbandingan pre test dan post test menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: 25 peserta yang mengikuti pelatihan rerata memiliki anak palsi serebral dengan usia di atas 5 tahun, balita, dan remaja sebesar 40%, 32%, dan 28% secara berurutan. Gangguan oromotor (60%) menjadi hambatan utama dalam pemberian makan. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p: 0.000 (p <0.05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna dari hasil pengetahuan peserta sebelum dan setelah mendapatkan intervensi. Implikasi: Pengetahuan peserta meningkat baik setelah diberikan pelatihan pemenuhan gizi seimbang untuk anak palsi serebral. Simpulan: Pemberian metode pelatihan secara online di tengah keterbatasan untuk pertemuan secara tatap muka juga memiliki efektifitas yang cukup baik sebagai media edukasi pada peserta.