cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 4 (2024)" : 40 Documents clear
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MTs NW Bagik Nyala Muh. Herianto; Syamsul Arifin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MTs NW Bagik Nyala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain kasus tunggal dalam kerangka studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan model analisis interaktif. Triangulasi data digunakan untuk memvalidasi keaslian data. Temuan penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan tingkat motivasi peserta didik di MTs NW Bagik Nyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru untuk meningkatkan motivasi peserta didik mencakup penggunaan metode seperti pujian, penghargaan, pengulangan, dan hukuman. Mempertahankan motivasi belajar peserta didik sangatlah penting karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti motivasi intrinsik yang didorong oleh keinginan pribadi. Selain itu, faktor ekstrinsik yang berasal dari lingkungan seperti dukungan orang tua dan masyarakat juga berperan dalam membentuk motivasi peserta didik.
Analisis Pendidikan Humanisme Religius pada Pendidikan Dasar Islam Sinta Bella; Nabila Joti Larasati; Zulhijrah; Maemonah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1147

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis atau menggambarkan bagaimana pendidikan humanis religius diimplementasikan dalam pendidikan Sekolah dasar Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, majalah, koran, jurnal, dan literatur lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendidikan yang menghargai martabat manusia, pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan membuat peserta didik merasa aman dan nyaman. Oleh karena itu, implementasi pendidikan humanis religius dalam pendidikan dasar Islam dianggap penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang manusiawi dan harmonis. Keberhasilan implementasi pendidikan humanis religius dalam pendidikan dasar Islam sangat dipengaruhi oleh peran guru dalam mengajar, metode pembelajaran yang digunakan, materi yang diajarkan, dan evaluasi kemampuan siswa dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
Filsafat Islam: Fondasi Keunggulan Akademik M. Fathur Rahman; Nur Faizi Mansyur; Yuni Sari
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1155

Abstract

Pendidikan berasaskan nilai-nilai Islam memiliki dampak signifikan terhadap eksistensi manusia. Diskursus mengenai Filsafat Pendidikan Islam akan terfokus pada esensi filsafat sebagai akar dari seluruh elemen teoritis dan praktis dalam berbagai dimensi pengetahuan. Pendekatan filosofis akan diuraikan dengan mempertimbangkan perspektif Islam. Selanjutnya, artikel ini akan menjelaskan secara lebih mendalam bagaimana Filsafat Islam secara spesifik membentuk landasan pendidikan dalam berbagai konteks. Pembahasan mengenai Filsafat Pendidikan Islam perlu diuraikan secara teliti agar dapat terhubung secara relevan dengan konteks proses pembelajaran dan situasi terkait lainnya di sekitar kita. Selain itu, tulisan ini akan menggarisbawahi relevansi cabang-cabang filsafat, seperti metafisika dan aksiologi, serta aliran pemikiran filsafat, seperti pragmatisme, dalam konteks Filsafat Pendidikan Islam. Pemahaman yang mendalam terhadap Filsafat Islam terbukti sangat esensial untuk menafsirkan setiap dinamika saat ini dalam konteks masyarakat kita. Hal ini mencakup bagaimana implementasi aspek Filsafat Pendidikan Islam menjadi substansial dalam merespons tantangan sosial, menanggapi permasalahan lingkungan, dan memahami Kecerdasan Emosional serta Spiritual dalam masyarakat kontemporer. Tanpa keraguan, melihat proses pembelajaran dan dinamika terkini di negara ini harus dihubungkan erat dengan apa yang seharusnya diketahui dan bagaimana menginterpretasikannya dari perspektif Filsafat Islam. Keseluruhan, hal ini dianggap sangat vital untuk mencapai pembelajaran holistik yang mencakup seluruh dimensi tersebut.
Kontribusi Guru Bimbingan dan Konseling Mengatasi Kenakalan Remaja (Juvenile Delinquency) Nurfasilah Siregar, Pangulian Harahap; Nurfasilah, Nurfasilah; Khairiyyah, Rana; Dongoran, Rosita
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1156

Abstract

Kenakalan remaja (juvenile delinquency) merupakan masalah kompleks yang memerlukan perhatian serius untuk mencegah dampak negatifnya pada perkembangan remaja. Penelitian ini membahas kontribusi guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kenakalan remaja. Guru bimbingan dan konseling memegang peran kunci sebagai agen perubahan dalam membimbing remaja menghadapi tantangan perkembangan mereka. Fokus penelitian ini adalah pada upaya preventif, represif, dan kuratif yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling.Pendekatan preventif melibatkan penyediaan informasi, bimbingan kelompok, dan layanan mediasi untuk membantu remaja memahami konsekuensi dari perilaku negatif. Pendekatan represif melibatkan tindakan tegas, seperti kunjungan ke rumah dan konseling individu, untuk menanggulangi kenakalan yang sudah terjadi. Sementara itu, pendekatan kuratif mencakup konferensi kasus dan alih tangan kasus untuk memberikan bantuan kepada remaja yang mengalami masalah.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang peran penting guru bimbingan dan konseling dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pertumbuhan positif remaja, sehingga dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja secara efektif.
Jejak-Jejak Pluralisme di Aceh Muhammad Nurkhalis; T. Lembong Misbah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1158

Abstract

Istilah pluralisme masih asing di telinga masyarakat modern dan umat Islam. Tidak jarang pluralisme dianggap sebagai paham yang menyimpang, sehingga banyak umat Islam yang merasa alergi ketika mendengar istilah pluralisme. Selain itu, MUI pada tahun 2005 mengeluarkan fatwa yang melarang pluralisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah jejak pluralisme yang masih ada di Aceh hingga saat ini. Pluralisme ini terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pluralisme agama, etnis, bahasa, budaya, dan hukum. Fenomena pluralisme yang terjadi di Aceh menunjukkan bahwa pluralisme bukanlah sesuatu yang asing karena masyarakat Aceh masih menerapkan bentuk pluralisme tersebut hingga saat ini.
Pandangan Syekh AL-Zarnuji terhadap Hakikat Ilmu dan Fikih serta Relevansinya dengan Kurikulum Merdeka Belajar Munasir; Hafidin Nurhadi; Izuddin Mustafa; Ateng Rohendi; Muhamad Januaripin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1171

Abstract

Pada saat ini kurikulum merdeka begitu gencarnya disosialisasikan dan diterapkan di berbagai lembaga pendidikan atas instruksi menteri pendidikan. Apakah konsep kurikulum merdeka itu adalah konsep yang baru atau ulama Islam ada yang pernah membahasnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap pandangan Syekh AL-Zarnuji tentang hakikat ilmu dan fikih serta relevansinya dengan kurikulum merdeka belajar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif penulis mengupas pandangan Syekh AL-Zarnuji dan relevansinya dengan kurikulum merdeka belajar. Adapun pandangan Syekh AL-Zarnuji memiliki relevansi dengan kurikulum merdeka belajar. Dengan indikasi adanya belajar ditekankan pada aspek keleluasan pembelajaran untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan serta keadaan peserta didik di lingkungan belajarnya; mengutamakan ilmu akhlak atau pembinaan karakter; dan adanya fleksibilitas dalam Pembelajaran.
Manajemen Program Pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren Darul Quran Aceh (DQA) Alif Anharul Fahmi; Muslim; Nur Kholid
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen program Bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Quran Aceh (DQA) mulai dari perencanaan program, pengorganisasian program, pelaksanaan program, serta bagaimana evaluasi terhadap program tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah manajemen program bahasa Arab yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Quran Aceh (DQA). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ada menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analis data penelitian ini menggunakan model Millers dan Huberman yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan program bahasa Arab di Darul Quran Aceh menggunakan model interactive approach, Tipe organisasi yang diterapkan pada program berbahasa Arab di kursus Darul Quran Aceh mengadopsi tipe organisasi  salah satu bentuk organisasi yang penyusuna rencana suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh pihak bawah dan ipihak atas. Manajemen pelaksanaan program bahasa Arab di Darul Qur’an Aceh dilaksanakan melalui pembelajaran di kelas, bi’ah lughowiyyah, penambahan mufrodat dan ungkapan bahasa, serta muhadhoroh. Evaluasi program bahasa Arab di Darul Qu’an Aceh meliputi evaluasi mingguan, evaluasi bulanan, dan evaluasi tahunan. 
Penerapan Metode Eklektik pada Pembelajaran Al-Arabiyyah Lil Muyassarah pada Mahasiswa Baru Institut Ummul Quro Al-Islami Nurul Fahmi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1173

Abstract

Metode eklektik dalam bahasa Arab memiliki nama “Thariqah Al-Intiqaiyyah” yang pada penerapannya, metode ini banyak menekankan pada keterampilan mendengar (maharat istima’), ketrampilan berbicara (maharat kalam), keterampilan membaca (maharat qiroah) dan keterampilan menulis (maharat kitabah). Metode eklektik muncul akibat ketidakpuasan para pemelajar terdahulu terhadap metode-metode lain yang sudah ada sebelumnya. Munculnya metode baru menggabungkan kekuatan dan menambal kelemahan metode lama. Sejarah mengenai metode pembelajaran bahasa asing terus berkembang dari tahun ke tahun. Kemunculan metode baru merupakan bentuk upaya dari para peneliti untuk melengkapi metode pembelajaran yang telah ada sebelumnya. Hal itu terus menerus dilakukan agar terciptanya pembelajaran bahasa yang sesuai dengan target dan tujuan pembelajaran bahasa tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan secara holistik dan mendalam terkait penerapan metode eklektik pada mata kuliah Al-Arabiyyah lil Muyassarah pada mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor. Kesimpulannya Permasalahan pembelajaran yang dialami dan yang dirasakan partisipan adalah kurangnya kosakata bahasa Arab yang diketahui partisipan (41%), kurangnya motivasi belajar (24%), kesulitan menulis bahasa Arab dengan benar (22%), kesulitan menghafal kosakata bahasa Arab (9%) dan tulisan di papan tulis yang kurang jelas sebanyak 4%. Terakhir, peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode eklektik cukup efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab yang variatif sehingga pembelajaran berjalan menyenangkan dan jauh dari rasa bosan.
Hakikat Pendidikan Keluarga dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Al Hadits Rahmah; Mahyuddin Barni; Ahmad Khairuddin; Abdul Basir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1175

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menghadirkan kembali konsep pendidikan keluarga dengan mengacu pada Al-Qur’an dan hadis. Sedangkan tulisan ini menggunakan studi pustaka, dengan sumber primer adalah Taisiru al-Aliyyul Qadir li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsîr al-Qurân al-Hakîm. Selain itu didukung dengan beberapa hadits. Hasil pembahasan menunjukkan, bahwa Pendidikan keluarga adalah usaha orang tua untuk membangun potensi diri anak, baik secara intelektual, emosional, spiritual, maupun keterampilan. Pendidikan keluarga dimaksudkan untuk menjaga diri sendiri dan orang yang menjadi tanggungannya, serta untuk membentuk pribadi anak yang dewasa dan mandiri. Pendidikan keluarga menjadi tanggung jawab bersama ayah dan ibu. Lingkungan keluarga juga berperan penting dalam pendidikan anak, baik secara sadar maupun tidak sadar. Pada akhirnya, pendidikan keluarga merupakan proses pendidikan yang dilakukan kepada semua pihak yang menjadi komponen pelaku utama dalam keluarga, yaitu ayah, ibu, orangtua, dan anak.
Hati dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Muhammad Samuel Sugiharto; Mahyuddin Barni; Ahmad Khairuddin; Abd. Basir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1181

Abstract

Hati, sebagai pusat spiritual dan emosional manusia, memainkan peran sentral dalam pandangan al-Quran dan hadits dalam membentuk perilaku, moralitas, dan hubungan individu dengan Tuhan dan sesama. Dalam al-Quran, hati sering diakui sebagai pusat pemahaman, iman, dan taqwa. Ayat-ayat al-Quran menekankan pentingnya menjaga kebersihan hati sebagai kunci utama dalam mencapai kesadaran spiritual dan ketaqwaan kepada Allah. Rasulullah SAW juga memberikan petunjuk tentang bagaimana memperbaiki hati melalui amalan-amalan kebaikan, sikap tawadhu', dan kebijaksanaan dalam interaksi sosial. Kajian ini menggali makna dan peran hati dalam perspektif al-Quran dan hadits, dengan fokus pada pemahaman Islam tentang kebersihan hati, akhlak, dan hubungan dengan Allah. Selain itu, kajian ini juga mengeksplorasi konsep 'qalb' dalam al-Quran, yang merujuk pada hati sebagai pusat kesadaran dan perasaan manusia. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang peran hati dalam konteks Islam, menggambarkan bagaimana al-Quran dan hadits mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan hati, mengembangkan akhlak mulia, dan memperkuat hubungan mereka dengan Allah. Dengan demikian, pemahaman yang lebih baik tentang konsep hati dalam perspektif al-Quran dan Hadits dapat menjadi landasan untuk membimbing individu menuju kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan dalam ajaran Islam.

Page 1 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue