cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
Hakikat Pendidikan Keluarga dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Al Hadits Rahmah; Mahyuddin Barni; Ahmad Khairuddin; Abdul Basir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1175

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menghadirkan kembali konsep pendidikan keluarga dengan mengacu pada Al-Qur’an dan hadis. Sedangkan tulisan ini menggunakan studi pustaka, dengan sumber primer adalah Taisiru al-Aliyyul Qadir li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsîr al-Qurân al-Hakîm. Selain itu didukung dengan beberapa hadits. Hasil pembahasan menunjukkan, bahwa Pendidikan keluarga adalah usaha orang tua untuk membangun potensi diri anak, baik secara intelektual, emosional, spiritual, maupun keterampilan. Pendidikan keluarga dimaksudkan untuk menjaga diri sendiri dan orang yang menjadi tanggungannya, serta untuk membentuk pribadi anak yang dewasa dan mandiri. Pendidikan keluarga menjadi tanggung jawab bersama ayah dan ibu. Lingkungan keluarga juga berperan penting dalam pendidikan anak, baik secara sadar maupun tidak sadar. Pada akhirnya, pendidikan keluarga merupakan proses pendidikan yang dilakukan kepada semua pihak yang menjadi komponen pelaku utama dalam keluarga, yaitu ayah, ibu, orangtua, dan anak.
Hati dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Muhammad Samuel Sugiharto; Mahyuddin Barni; Ahmad Khairuddin; Abd. Basir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1181

Abstract

Hati, sebagai pusat spiritual dan emosional manusia, memainkan peran sentral dalam pandangan al-Quran dan hadits dalam membentuk perilaku, moralitas, dan hubungan individu dengan Tuhan dan sesama. Dalam al-Quran, hati sering diakui sebagai pusat pemahaman, iman, dan taqwa. Ayat-ayat al-Quran menekankan pentingnya menjaga kebersihan hati sebagai kunci utama dalam mencapai kesadaran spiritual dan ketaqwaan kepada Allah. Rasulullah SAW juga memberikan petunjuk tentang bagaimana memperbaiki hati melalui amalan-amalan kebaikan, sikap tawadhu', dan kebijaksanaan dalam interaksi sosial. Kajian ini menggali makna dan peran hati dalam perspektif al-Quran dan hadits, dengan fokus pada pemahaman Islam tentang kebersihan hati, akhlak, dan hubungan dengan Allah. Selain itu, kajian ini juga mengeksplorasi konsep 'qalb' dalam al-Quran, yang merujuk pada hati sebagai pusat kesadaran dan perasaan manusia. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang peran hati dalam konteks Islam, menggambarkan bagaimana al-Quran dan hadits mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan hati, mengembangkan akhlak mulia, dan memperkuat hubungan mereka dengan Allah. Dengan demikian, pemahaman yang lebih baik tentang konsep hati dalam perspektif al-Quran dan Hadits dapat menjadi landasan untuk membimbing individu menuju kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan dalam ajaran Islam.
Study Of Islamic Civilization In The Jahiliyah Period (Before 570 M) In The Field Of Politics Nabilla Nurbaiti Zulaini; Zulfi Mubarok; Nurkholid
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1188

Abstract

The study of Islamic civilization during the jahiliyah period (Before 570 M) The field of politics is very important to be studied more deeply. This is because the study never ceases to be debated. The purpose of this paper is to understand 3 things: First, the political paradigm of the jahiliyah period (Before 570 AD) in the Political Field. Second, internal and external factors that influenced the politics of the jahiliyah (Before 570 M) period in the political field. Third, the positive and negative political implications of the jahiliyah (Before 570 M) period of politics on Muslims at that time. The method used qualitative research with a literature review approach is based on the theory of Mustika Zed, as for data collection by means of library research techniques and analyzed by collecting, reducing, displaying, and drawing conclusions. The results found 3 things: First, the political paradigm of the Jahiliyah period had 3 forms: (1) Discrimination (2) Social (3) Economic. Second, internally there are 3 factors that influence the politics of the Jahiliyah era: (1) power (2) customary law (3) protection. As for externally influencing the politics of the Jahiliyah period, there are 3 factors: (1) tribes, (2) geography, (3) tribes. Third, the positive implications for the politics of the Jahiliyah period are 3 halls: (1) Diversity of political systems (2) Moral improvement (3) Preserving cultural culture. Meanwhile, the negative implications for the politics of the Jahiliyah era are 3 things: (1) discrimination and oppression, namely unfair treatment and differences in the rights that exist in the community, (2) conflicts between groups, namely wars or clashes that occur between tribes, (3) The absence of morals, such as burial and murder of newborn girls. The conclusion that this paper shows that it shows that it provides a new view and insight into the study of Islamic civilization during the Jahiliyah period.
Modernisasi Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia Menurut Munawir Syadzali Rakhmad Zubair; Rustam Ibrahim
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1189

Abstract

Artikel ini membahas tentang wacana pembaharuan dalam meningkatkan dan memajukan sistem pendidikan dalam konteks modernisasi lembaga pendidikan islam di Indonesia. Pemikiran Munawir Syadzali belakangan menjadi sorotan publik oleh sebab gagasannya dalam pengembangan sistem di Madrasah. Munawir Syadzali menawarkan program khusus bagi lembaga madrasah sebagai suatu upaya dan alternatif untuk menyiapkan generasi unggul serta menyelesaikan problem kelangkaan ulama dan pakar pendidikan agama Islam di Indonesia. Madrasah sebagai lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Indonesia didorong untuk terus tampil lebih modern baik pada fisik dan akademiknya. Sistem yang dibangun juga mengalami pengembangan mulai dari proses pembelajarannya, tenaga pendidik, dan kurikulum pendidikannya yang bercirikhas Islam. Tercatat bahwa dengan hadirnya program khusus pada Madrasah Aliyah khususnya telah membawa para lulusannya menjadi sarjana, master, bahkan doctor di berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi di Indonesia maupun di luar negeri. Melalui artikel ini diharapkan bahwa MAPK harus diperhatikan kembali agar tujuan pengembangannya menjadikan model madrasah yang baik dalam tafaqquh fid-din sebagai misi utamanya.
Study Literatur: Perkembangan Spiritual dan Peran Agama dalam Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja Ayu Rahmah Nur Azizah; Ayu Qurrotul Uyun; Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1194

Abstract

Konsep kesehatan mental pada anak usia remaja sangat penting untuk dipahami khususnya dalam perspektif perkembangan spiritual dan agama. Karena pada usia remaja rentan mengalami krisis identitas, sehingga konsep kesehatan mental perspektif Islam dapat menjadi dasar remaja dalam berpikir dan berperilaku. Metode penelitian yang dilakukan adalah Study Literatur. Pengumpulan data dengan cara study literatur dan metode analisis data mengunakan analisis deskriptif dan interpretatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa jauh peran nilai spiritual dan agama dalam mempengaruhi perkembangan dan kesehatnan mental remaja. Hasil dari penelitian ini yakni kematangan mental remaja dipengaruhi sangat besar dari faktor spiritual dalam ranah peran agama yang menjadi pondasi dasar dan mampu mengoptimalkan potensi pada diri manusia.
Aktualisasi Konsep dasar Ilmu Pengetahuan Perspektif Plato dengan Trilogi Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi Bagi Mahasiswa FTK Ahmad Ubaidillah, Ubed; Melani Agustiyaningsih, Lani; Dwi Ayu Anasthasyiah, Tasya; Moh. Faizin, Faizin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1195

Abstract

Tujuan dari artikel ini yaitu untuk menjelaskan serta mengetahui aktualisasi konsep dasar ilmu pengetahuan perspektif Plato dengan trilogi epistemologi, ontologi, dan aksiologi bagi mahasiswa FTK. Studi pustaka adalah metode yang dipilih untuk artikel ini, tentunya refrensi yang diambil berasal dari buku dan artikel jurnal yang telah disesuaikan dengan topik pembahasan. Pada artikel ini, penulis mengambil dari perspektif salah seorang filsuf terbesar sepanjang sejarah yang hidup di era Yunani Kuno, Plato dengan mengetahui bagaimana cara pandangnya terhadap ilmu pengetahuan, serta trilogi epistemologi, ontologi, dan aksiologi yang akan diaktualisasikan terhadap mahasiswa FTK. Ilmu pengetahuan diartikan sebagai segala bentuk usaha untuk meningkatkan tingkat pemahaman seseorang serta mendapatkan dari segi kenyataan manapun yang ada pada alam manusia. Plato beranggapan bahwa kebenaran dari hakikat dapat dipercaya jika dari alam yang kekal dan tetap, alam tersebut adalah alam idea, suatu kebenaran tidak dapat diperoleh dari pengamatan yang sifatnya indrawi karena sifatnya selalu berubah terus. Pada dasarnya, ontologi menjelaskan mengenai hakikat dari suatu hal yang ada. Jika ditinjau dari aspek ontologi, ilmu pengetahuan mencoba membuktikan bahwa keberadaan ilmu pengetahuan itu bisa dibuktikan. Pada aspek epistemologi menjelaskan mengenai pondasi dari pengetahuan, karakteristik, sumber serta kebenaran dari pengetahuan itu dan bagaimana mendapatkannya. Sedangkan, aksiologi berbicara mengenai hubungan ilmu dan memiliki hubungan terkait layak atau tidaknya perkembangan ilmu pengetahuan.
Implementasi Nilai-Nilai Akhlak dalam Pendidikan Islam Perspektif Tokoh Tasawuf Jalaluddin Rumi (Studi Pustaka Buku Fihi Ma Fihi) Yuha Ilaiya; Hana Ni’matul Izzah; Andika; Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1198

Abstract

Persoalan akhlak menjadi pokok bahasan yang mungkin tidak ada habisnya dalam dunia pendidikan pada umumnya, jika mengacu pada tujuan pendidikan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II Pasal 3, seyogianya pendidikan Islam mampu menjadi kunci utama dalam keberhasilan pendidikan di Indonesia. Karena tujuan akhir dari pendidikan Islam adalah terbentuknya peserta didik yang berakhlak mulia (manusia yang berkarakter). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam buku Fihi Ma Fihi karya Jalaluddin Rumi dan mengimplementasikannya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian library research. Adapun sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku Fihi Ma Fihi karya Jalaluddin Rumi, dan beberapa buku/jurnal terkait, sebagai sumber data sekundernya. Berikut nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam buku Fihi Ma Fihi berdasar pada hasil analisa penulis, di mana seorang pendidik berperan dalam membiasakan peserta didiknya untuk; 1) Niat karena Allah, 2) Memilih teman dalam berkawan, 3) Kesungguhan hati (ketekunan) dalam belajar dan beribadah, 4) Bersikap rendah hati, 5) Menjadi suri teladan bagi murid, 6) Bersikap Zuhud, 7) Bersikap sabar dan istiqomah, 8) Pandai bersyukur, 9) Berkata baik, dan 10) Percaya diri.
Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu untuk Meningkatkan Berpikir Logis Siswa SDIT Anak Sholeh Mataram Muhammad Purqon
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1207

Abstract

Berpikir logis merupakan cara berpikir yang runtut, masuk akal, dan berdasarkan fakta-fakta objektif tertentu. Dalam berpikir logis kurikulum memiliki peran yang sangat penting untuk menciptakan siswa memiliki kemampuan berpikir yang runtut dan masuk akal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum jaringan sekolah Islam Terpadu dalam meningkatkan berpikir logis pada siswa SDIT Anak Sholeh Mataram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian di dapat dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, beberapa guru dan siswa di SDIT Anak Sholeh Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu dapat membentuk Siswa berpikir logis di SDIT Anak Sholeh Mataram. Kurikulum SDIT Anak Sholeh Mataram memadukan antara ilmu umum dengan agama yang dapat menciptakan eksplorasi pada siswa. Metode pembelajaran yang digukana berpariasi seperti tanya jawab yang di aplikasikan dengan pembiasaan pada siswa. Peran guru dan orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan peserta didik memiliki kemapuam berpikir logis di SDIT Anak Sholeh Mataram.
Analisis Ekolinguistik Kritis: Dalam Konteks Pemberitaan Lingkungan “Kaltim Green” di Media Online: Analisis Ekolinguistik Kritis: Dalam Konteks Pemberitaan Lingkungan “Kaltim Green” di Media Online² Marpaung, Astria; Fadillah, Rachmad; Widayati , Dwi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dimensi ekolinguistik dalam konteks pemberitaan lingkungan "Kaltim Green" di media online dengan menggunakan website pada berita yang dipublikasikan melalui Busam.id, kaltimpost.id, Tribunkaltim.co. diskominfo.kaltimprov.go.id. Tujuan utama dalam media ini adalah mengidentifikasi penggunaan bahasa dalam penyampaian informasi lingkungan, serta memahami dampaknya terhadap persepsi dan kesadaran masyarakat terkait isu-isu lingkungan di Kalimantan Timur. Metode yang di gunakan adalah metode pendekatan kualitatif. Dengan metode ini pemberitaan lingkungan "Kaltim Green" di media online dapat dimulai dengan pengumpulan data dari berbagai sumber berita dan teks berita, fokus pada istilah , seperti pemilihan kata, metafora, eufemisme, disfemisme, modus, dan bahasa yang digunakan untuk menggambarkan isu lingkungan di wilayah tersebut. Dari Hasil penelitian ini terdapat 3 judul berita yang saya dapatkan sehingga dari ke-3 judul ini dapat menunjukkan bahwa dari segi ekolinguistik memiliki peran bahasa dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap isu lingkungan.
Perkembangan dan Problematika Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia Audi, Achmad Audi Pratama Jojang; Tasman Hamami; Moh Luthfih Gonibala; Farhan Moh Fahrurozi Bonde
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1210

Abstract

Artikel ini menyelidiki evolusi kurikulum pendidikan agama Islam di Indonesia sepanjang sejarah, menggambarkan perubahan dari masa prakemerdekaan hingga era reformasi. Metode dokumentasi digunakan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber. Sejak kedatangan Belanda pada 1695, pendidikan Islam tetap berlanjut, dan VOC mendorong pendirian sekolah Islam. Pembentukan Kementerian Agama pada 1946 memberikan dorongan signifikan, sementara masa Orde Baru melihat perubahan kurikulum pada tahun 1962, 1968, 1975, 1984, 1994, dan Suplemen 1999. Kurikulum PAI mencerminkan evolusi dari fokus agama dan hafalan teks ke integrasi dengan ilmu pengetahuan umum. Meskipun ada kemajuan, masih ada tantangan seperti kurangnya pemikiran kritis, pembelajaran aktif yang kurang, dan penilaian yang terlalu kognitif. Reformasi mendalam diperlukan untuk menjaga relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman, mempertahankan identitas Islam tanpa mengorbankan esensi ajaran, dan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan krisis moral.   Kata Kunci : Kurikulum, Pendidikan, Problematika

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue