cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
Studi Islam dalam Pendekatan Tafsir Wakhid; Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1212

Abstract

Artikel ini membahas tentang Studi Islam dalam Pendekatan Tafsir. Al-Qur’an merupakan rujukan dalam keilmuan islam yang sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan umat manusia di bumi. Seluruh persoalan kehidupan manusia dapat menemukan jawabannya di dalam Al-Qur’an. Maka Al-Qur’anlah yang diyakini menjadi sumber utama dalam ajaran islam. Metode pada peneliian ini adalah library research atau kajian pustaka. Karena dari itu dalam prosesnya sejak awal hingga akhir penelitian penulis menggunakan berbagai macam referensi pustaka yang relevan untuk membantu menjawab permasalahan yang diteliti. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan menerapkan analisa konten. Untuk membantu dan memudahkan analisa konten tersebut, langkah yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data-data dari berbagai macam journal, artikel, serta buku-buku yang relevan dan sesuai dengan topik pembahasan. Hasil dari penelitian ini adalah studi Islam dalam pendekatan Tafsir merupakan ajaran Islam yang membicarakan tentang makna-makna yang terkandung didalam Al-Qur’an. Dalam menafsirkan Al-Quran   juga membutuhkan bekal ilmu pengetahuan penunjang yang banyak terutama Bahasa arab.   Agar tidak sembarangan kelak dalam menafsirkannya. Mufasir juga harus memiliki akidah yang baik dan benar, memperhatikan etika, dan juga menghindari hawa nafsu ketika menafsirkan ayat Al-Qur’an. Sehingga petunjuk atau hukum yang ada pada ayat Al-Qur’an  dapat memberikan manfaat bagi manusia.
Optimalisasi Kemampuan Berpikir Kritis di Sekolah Menengah Pertama dalam Pendidikan Agama Islam Dengan Penerapan Model Konstruktivisme Raisul Fikri Al-Azizi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1216

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu komponen yang penting untuk dimiliki peserta didik pada abad 21. Kemampuan berpikir kritis dibutuhkan sebagai bekal dalam menghadapi berbagai macam tantangan pada era globalisasi yang semakin kompleks. Kemampuan berpikir kritis dapat dikembangkan dengan menerapkan model pembelajaran konstruktivisme. Implementasi pembelajaran konstruktivistik dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan pada kepala bagian kurikulum, dan guru PAI Global Islamic School 3Yogyakarta. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam telah melakukan berbagai metode pembelajaran dengan model konstruktivisme. Terdapat lima metode yang guru lakukan untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis siswa antara lain Summary Book, desain poster, mind mapping, pembuatan madding dan debat. Semua metode pembelajaran yang dilakukan tidak lain berfungsi sebagai sarana agar siswa dapat mengoptimalkan kemampuan berfikir kritis berdasarkan hasil pemahaman yang telah mereka bangun sendiri.
Peran Organisasi Kurikulum Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Linda; Luthfi Nurul Huda; Mutmainnah Septiani Al Marozy
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1217

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan elemen yang sangat penting dalam kurikulum resmi di Indonesia. Berbicara tentang kurikulum tidak lepas dari organisasi kurikulum, maka tujuan dari penelitian ini ialah membahas peran yang dimainkan oleh organisasi kurikulum dalam pengembangan pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan dengan content analysis.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil dan pembahasan mencakup pengertian tentang organisasi kurikulum, prinsip organisasi kurikulum, model dan peran organisasi PAI dalam mengembangkan kurikulum PAI, serta kriteria organisasi kurikulum yang efektif. Kesimpulan yang dapat diambil dari jurnal ini adalah bahwa organisasi kurikulum memiliki peranan yang signifikan dalam konteks pendidikan agama Islam. Organisasi kurikulum membantu dalam perencanaan, seleksi materi pembelajaran, pemilihan metode pengajaran, evaluasi, serta peremajaan kurikulum. Terdapat beberapa prinsip dan model dalam pengembangan kurikulum PAI yang dapat diterapkan, seperti Separated Subject Curriculum, Correlated Curriculum, Broad Fields Curriculum, Integrated Curriculum. Dengan organisasi kurikulum yang efektif, tujuan pendidikan agama Islam dapat tercapai dengan baik.
Implementasi Paradigma Wahdatul Ulum di Prodi Magister Pendidikan Agama Islam UIN Sumatera Utara Aldi Wijaya Dalimunthe; Salminawati; Tansri Riziq Hilman Afif; Susi Susanti
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1218

Abstract

Paradigma wahdatul ulum merupakan sebuah slogan dalam konsep intergasi ilmu di UIN Sumatera Utara, konsep integrasi yang memadukan antara ilmu agama dan ilmu umum serta tujuan dalam pengimplementasiannya adalah menyatukan kembali paradigma bahwa ilmu itu adalah satu kesatuan yang lahir dari Allah Swt dan berguna untuk kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia dan kususnya di prodi magister Pendidikan agama Islam UIN Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana penerapan paradigma wahdatul ulum di program magister Pendidikan agama Islam serta menjelaskan bagaimana hambatan yang terjadi dalam penerapan konsep wahdatul ulum tersebut. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode penelitian observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini didapatkan bahwa penerapan wahdatul ulum di prodi magister Pendidikan agama Islam ini sudah diterapkan dalam berbagai bidangnya yaitu bidang kurikulum dan pembelajaran, bidang penelitian dan bidang pengabdian Masyarakat. Dan hambatan yang didapatkan yaitu kurangnya sosialisasi paradigma wahdatul ulum dan kurangnya keseriusan dalam menjalankan konsep ini.
Konsep Iman Kepada Hari Akhir Perspektif Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Kitab Syarh al-Aqidah al-Wasithiyah Ayyu Zahara; Ahmad Sastra; Nesia Andriana
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1220

Abstract

Hari akhir adalah waktu terjadinya kehancuran secara menyeluruh di bumi dan alam semesta. Iman kepada Hari Akhir merupakan rukun iman ke lima yang wajib diimani oleh manusia. Globalisasi memberikan dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu dampak negatif dari era globalisasi adalah munculnya cara berfikir sekuler dan liberal di kalangan masyarakat. Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu cara untuk menanggulangi dampak negatif globalisasi, dengan penanaman aqidah islam dan pemahaman mengenai hari akhir atau yang seringkali disebut dengan hari kiamat. Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  metode  kualitatif  dengan  pendekatan  study  pustaka  (library  research).  Analisis  data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis), deskriptif dan induktif. Dalam Kitab Syarh al-Aqidah al-Wasithiyah, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menerangkan bahwa termasuk iman kepada hari akhir adalah beriman kepada seluruh apa yang diberitakan Nabi yang akan terjadi setelah kematian. Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, manusia mempunyai lima fase, yaitu: fase belum ada, fase alam rahim, fase dunia, fase barzakh, dan fase akhirat. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menyatakan bahwa ada sebelas perkara yang akan terjadi pada hari kiamat yaitu (1) ruh manusia dikembalikan kepada jasadnya, (2) bangkit dari kubur, (3) matahari mendekat sekitar satu mil, (4) manusia dikekang oleh keringat mereka, (5) amal manusia ditimbang, (6) catatan amal disebarluaskan, (7)  Allah menghisab para makhluk, (8) terdapat haudh, (9) sirath (10) masuk syurga, dan (11) syafa’at.
Perspektif Pendidikan Agama Tentang Konsep Isa atau Yesus di Akhir Zaman dalam Alkitab dan Al-Qur’an Ach. Zayyadi; Ahmad Faqihuddin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1223

Abstract

Alkitab dan al-Qur’an memiliki perspektif berbeda berkaitan dengan datangnya Yesus dan Isa di akhir zaman. Apakah yesus dan Isa di akhir zaman adalah orang yang sama atau tidak. Studi ini akan mencari titik temu akan kedatangan Yesus di akhir zaman. Penelitian ini mengunakan pendekatan kajian kepustakaan dengan menggunakan deskriptif-kualitatif dari sumber primer, Alkitab, Al-Qur’an serta kitab tafsirnya. Islam dan Kristen sama-sama meyakini akan kedatangan Yesus di akhir zaman. DanYesus akan membimbing umat ke jalan kebenaran. Kebenaran informasi yang dapat dipertanggung jawabkan terdapat dalam al-Qur’an. Kebenaran al-Kitab masih dipertanyakan, dalam buku The Five Gospels kurang lebih 80 persen isi Alkitab dikarang oleh para rasul kristiani.
Sejarah Perkembangan Filsafat Pada Masa Dinasti Abbasyiah Siti Aisyah Br.Rambe; Salminawati; Farhan Hidayat; M. Hafiz
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1224

Abstract

Disnati Abbasyiah merupakan kekhalifahan islam ketiga yang berkuasa antara 750-1258. Dalam periode kekuasaan Dinasti Abbasyiah mengalami perkembangan peradaban dari berbagai bidang, baik dari bidang politik, ekonomi dan bahkan perkembangan ilmu pengetahuan seperti ilmu tafsir, fikih, hadist dan filsafat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengupas dan memberikan informasi bagaimana perkembangan filsafat pada masa Dinasti Abbasyiah. Berhubung penelitian ini mengenai sejarah maka penulis mengambil jenis penelitian ini library research (studi pustaka) yaitu dengan mengambil sumber-sumber dari berbagai literatur mengenai perkembangan sejarah keilmuan pada masa Dinasti Abbasiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengungkapkan hasil kejadian-kejadian pada masa kejayaan Abbasyiah. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perkembangan pada masa Abbasyiah dengan dominan pada perkembangan ilmu pengetahuan baik ilmu pengetahuan islam maupun sains yang didukung kuat dari seluruh penjuru dunia dan menemukan kematengannya hasil-hasil dari pemikiran para tokoh yang terus berkembang hingga saat ini.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran PAI di SD Negeri 15 Koto Lalang Mardawila Adha Anjeli; Afif Putra Nazwan; Novita Juliana Sari Indah; Sasminelwati; Misra
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1225

Abstract

In Indonesia, the implementation of the curriculum has undergone various changes and improvements, namely the thirteen curriculum, after which in 2018 it became the thirteen revised curriculum and when Indonesia due to the impact of the co-19 pandemic turned into an emergency curriculum and then refined again into an independent learning curriculum. This study discusses how the implementation of the independent curriculum, especially PAI subjects. The research method uses qualitative research, the descriptive method aims to describe, describe, and analyze objects systematically on the implementation of the independent learning curriculum in schools, especially in Islamic Religion subjects. Data collection techniques based on observation, interviews and documentation. Data processing techniques are carried out by making interview instruments. The technique of analyzing data is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The research location is SD Negeri 15 Koto Lalang. Conducted on December 7, 2023. The research subject was the PAI teacher of SD Negeri 15 Koto Lalang. Results and discussion First, the teacher's understanding of the independent learning curriculum and has been implemented well. It's just that there are still aspects that require teachers to be more creative and innovative in carrying out the learning process based on the independent curriculum. Second, the benefits felt after implementing the independent curriculum are that the independent curriculum focuses more on freedom and creative thinking.  
Studi Islam dalam Pendekatan Toleransi dan Kebebasan Rijaludin Ali Mahmud; Hamdi Arif Rahman; Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1226

Abstract

Toleransi dan kebebasan beragama merupakan nilai-nilai fundamental yang harus dijunjung tinggi oleh semua umat beragama. Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan, termasuk perbedaan agama. Kebebasan beragama adalah hak setiap orang untuk memeluk agama dan menjalankan ajaran agamanya sesuai dengan keyakinannya. Namun, dalam praktiknya, toleransi dan kebebasan beragama masih sering mengalami tantangan. Hal ini dapat dilihat dari maraknya aksi-aksi kekerasan antarumat beragama, serta meningkatnya intoleransi dan radikalisme keagamaan. Oleh karena itu, studi Islam dalam pendekatan toleransi dan kebebasan menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami ajaran Islam tentang toleransi dan kebebasan beragama, serta mengkaji penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian library research. Studi Islam dalam pendekatan toleransi dan kebebasan dapat memberikan manfaat diantaranya membantu meningkatkan pemahaman umat Islam tentang ajaran Islam tentang toleransi dan kebebasan beragama; memperkuat komitmen umat Islam untuk menjunjung tinggi toleransi dan kebebasan beragama; menciptakan iklim yang kondusif bagi kerukunan dan kedamaian antarumat beragama. Studi Islam dalam pendekatan toleransi dan kebebasan merupakan upaya penting untuk mewujudkan kerukunan dan kedamaian antarumat beragama di Indonesia.
Studi Kebijakan Standar Sarana/Prasarana Pendidikan Islam di Sekolah Tiwi Putria Yosnela; Mohammad Asrori; Nurhasnah; Fitrah Ainul Mawaddah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1227

Abstract

Fakta di lapangan sering menunjukkan adanya sejumlah permasalahan terkait dengan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, baik itu pada lembaga pendidikan Islam maupun jenis pendidikan lainnya. Dalam konteks pendidikan, permasalahan seputar sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung yang krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, dengan metode library research, yang bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan atau fenomena tanpa adanya penilaian tambahan, dengan mengambil sumber data dari berbagai dokumen yang mendukung pelaksanaan penelitian. Hasil temuan penelitian ini adalah pertama, konsep sarana/prasarana Pendidikan Islam di sekolah meliputi fasilitas dan infrastruktur yang mendukung pembelajaran agama Islam. Sarana tersebut dapat berupa masjid, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang doa, dan fasilitas olahraga yang sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam. Kedua, standar sarana/prasarana Pendidikan Islam di sekolah ditetapkan berdasarkan pedoman yang telah disusun oleh pemerintah atau lembaga terkait. Standar ini mencakup ukuran dan kualitas ruang kelas, fasilitas keagamaan, serta keberadaan fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan laboratorium. Ketiga, kebijakan standar sarana/prasarana Pendidikan Islam di sekolah disusun dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap sekolah yang menyelenggarakan pendidikan Islam memiliki fasilitas yang memadai. Kebijakan ini mencakup pengaturan mengenai persyaratan minimal, pemeliharaan dan peningkatan fasilitas, serta pengawasan terhadap implementasi standar.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue